NovelToon NovelToon
Dia Adikku Bukan Istriku

Dia Adikku Bukan Istriku

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Mafia / Cintapertama / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: wilia

Akibat desakan dari sang mommy akhirnya Noah terpaksa menikah dengan Zoe adik tirinya. Noah menganggap Zoe sebagai adiknya sendiri bahkan, setelah menikah-pun Noah tetap mengatakan pada semua orang bahwa Zoe adalah adik bukan istrinya.

Pernikahan rahasia antara Noah dan Zoe dari publik ternyata membuat Zoe cukup sakit hati. Ia menaruh perasaan pada Noah yang ia anggap sebagai pria satu-satunya setelah sang daddy yang pantas di jadikan suami tapi, Noah tak pernah mengakuinya lebih dari gelar ADIK.

Apa yang akan Zoe lakukan? Mungkinkah ia akan selalu bersabar menunggu posisi barunya atau pasrah melepaskan Noah?!
....

Bagi yang baru baca cerita ini mohon baca dulu novel IMPOTEN HUSBAND.

Jangan lupa vote, like and komennya say, mohon kritik dan saran tapi dalam bahasa yang manusiawi ya😄

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wilia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berani kau menyentuh Adikku!

Zoe mengejar sosok bayangan yang tadi hampir saja lenyap dari pandangannya. Sosok itu begitu cepat membuat Zoe harus benar-benar mengerahkan fokus dan kelincahan kakinya untuk berbelok beberapa kali lalu menuruni tangga darurat dimana sosok itu masih berlari begitu kencang.

"BERHENTI!!!" Teriak Zoe menambah kecepatan kakinya terus menuruni anak tangga itu sampai mereka tiba di anak tangga terakhir.

Sosok berjaket itu berbelok ke koridor sekolah menuju area belakang. Tanpa berhenti Zoe terus mengejarnya sampai tak peduli ia menjahui area terang yang ada di tempat ini.

Karena tak mau sosok itu semakin menjauh, Zoe mengambil batu di area jalannya yang sudah menapaki tanah lalu melempar batu seukuran pergelangan tangan anak-anak itu ke arah kepala sang pelaku.

Brugh...

Sontak saja tubuh lelaki itu tersungkur karena kehilangan keseimbangan. Melihat itu, Zoe bergegas datang dan menarik kerah jaketnya.

"Siapa kau??" Sentak Zoe memaksa sosok itu untuk berdiri.

Tatapannya menyorot nyalang diantara remang lingkungan belakang sekolah. Area ini terlihat sangat sepi dan jarang di tempati karena tak banyak lampu yang di pasang disini.

"JAWAAB!!" Geram Zoe naik pitam semakin kuat mencengkram.

Samar-samar Zoe melihat sosok lelaki muda dengan rambut hitam dan mata berwarna sama. Wajahnya masih tak jelas sampai Zoe semakin mendekatkan wajahnya hingga sesuatu yang keras langsung memukul punggung Zoe.

Zoe terjungkal ke depan. Rasa sakit di punggungnya membuat Zoe meringis kecil menoleh kebelakang.

"Siapa kalian?" Desis Zoe menatap tajam dua sosok yang baru muncul.

Dengan suasana remang dan cahaya seadanya ini, Zoe hanya bisa melihat satu pria bertubuh cukup kekar tengah memeggang balok kayu dan ada gadis dengan kulit putih menonjol diantara kegelapan.

"Akhirnya aku bisa menyaksikan kesakitan-mu malam ini," Seringai gadis itu bersedekap dada.

Rambutnya panjang hitam lurus tertiup angin. Ada pita kain di atas kepalanya terasa kian familiar di mata Zoe.

"Kau tak kenal aku? Baguslah. Dengan begitu aku tak perlu khawatir."

"Kau yang sudah menaruh hadiah-hadiah itu di mejaku?" Geram Zoe kian sengit bangkit dari rerumputan itu.

Suasana hening. Gadis itu diam menoleh pada pria yang tadi ia tarik jaketnya dengan pandangan tak biasa.

"Siapa kau?"

"Yah! Aku-lah yang melakukan itu. Memangnya kenapa?" Tanya wanita itu ketus.

Zoe hanya diam. Jujur ia ragu karena dari cara mereka menatap satu sama lain, sepertinya dua orang di hadapannya ini tak kenal dengan sosok berjaket tadi.

"Kenapa kau melakukan itu?"

"Zoe! Kau ini sudah kaya,cerdas,cantik dan begitu sempurna. Pasti banyak yang membencimu, bukan?"

Antara senang dan geram. Di suatu sisi pujian itu terdengar membanggakan tapi di sisi lain ia jijik dengan mulut yang mengatakannya.

"Tak hanya aku saja, tapi semua orang membencimu. Itulah alasannya."

"Lalu. Apa masalahmu?" Sengit Zoe sinis.

"Jelas semua itu masalah bagiku. Karena kau merebut semua perhatian semua orang. Kau sumber masalah bagikuu!!"

"Yah. Karena kau tak mampu dan jauh di bawahku," Jawab Zoe merendahkan.

Mendengar hal itu amarahnya kian naik menggebu-gebu. Dengan kasar ia mendorong bahu pria kekar di sampingnya untuk memukuli Zoe.

"Pukul dia sampai tak bisa mengikuti ujian kelulusan!"

"Baik, nona!"

Pria itu berjalan maju memeggang erat balok di tangan kanannya. Zoe waspada karena yakin tak hanya pria ini yang akan menyerangnya.

"Pastikan wajahnya juga rusak!!" Serunya lagi membuat pria itu segera menyerang Zoe.

Ayunan baloknya begitu kuat dan Zoe memundurkan tubuhnya. Lengan kekar yang terlatih meninju ke arah wajah Zoe tapi kaki jenjang itu sigap menendang perutnya sampai mundur kebelakang.

"Cepat habisi diaa!!" Provokasi gadis tadi kian naik darah melihat Zoe bisa menendang telak serangan bodyguardnya.

Pria itu kembali menyerang Zoe dengan brutal. Baloknya berulang kali membidik kepala Zoe tapi kelihaian Zoe itu cukup membuat lelaki berjaket tadi menyeringai.

"Seperti yang di harapkan," Gumamnya mengamati perkelahian dua mahluk beda fisik dan usia itu.

Zoe berulang kali mengelak lalu berputar mensalto tengkuk pria itu dengan keras hingga tersungkur ke tanah.

Melihat Zoe yang tak bisa di sentuh, gadis tadi langsung mengisyaratkan suruhannya keluar. Di tengah perkelahian ini Zoe melihat 10 para pria berbadan kekar yang muncul diantara sudut kegelapan.

Shitt!! Ternyata dia sudah menyiapkan bantuan sejak tadi. Batin Zoe waspada.

Tubuh kecilnya begitu lemah di hadapan para pria tinggi berotot bidang itu. Masing-masing dari mereka mendekat membuat Zoe meningkatkan kewaspadaannya.

"Patahkan kakinya!!" Seru gadis itu hingga mereka menyerang Zoe secara bersamaan.

Tak bisa diam saja di kepung para monster ini, Zoe melawan mereka sebisa tenaganya. Tangan kecilnya ber hantaman dengan lengan besar mereka menimbulkan rasa nyeri tapi Zoe tak patah akal.

Kakinya bergerak lincah melayang ke paha mereka lalu memberikan tendangan sabit setajam mungkin ke arah persendian salah satu pria di dekatnya.

Kelincahan Zoe dalam menghadapi serangan membuat lelaki berjaket tadi diam. Akan sulit baginya membawa gadis ini dalam serangan fisik.

"Aku harus pikirkan cara lain," Gumamnya mengamati Zoe tanpa ada niat membantu.

Namun, sekuat apapun Zoe mencoba mengalahkan 10 orang itu ia juga akan tetap terkena luka. Berulang kali punggungnya di pukul dengan tamparan keras melayang ke pipi mulus itu.

"Yaah!!! Habisi diaa!!" Sorak gadis tadi kian bahagia melihat Zoe tersungkur di lantai.

Sudut bibir Zoe berdarah dengan memar di pipinya kian jelas terlihat.

"Menyerah-lah nona. Kau hanya akan membuang-buang tenaga," Desis mereka kembali mengerumuni Zoe walau keadaanya juga tak jauh berbeda dari Zoe.

"Kalian akan menyesal!" Geram Zoe bangkit.

Mereka tergelak. Dalam keadaan seperti itu Zoe masih punya mental baja membuat lelucon yang menggelikan.

"Ayolah. Kau terlalu menggemaskan sampai aku ingin mematahkan lehermu!" Desis salah satunya diikuti gelak tawa mereka semua.

Zoe hanya diam cukup paham jika situasi tak berpihak baik padanya.

"Cepat patahkan tangannya!!" Seru gadis tadi hingga mereka kembali menyerang Zoe yang kewalahan.

Luka di punggungnya akibat pukulan balok tadi masih terasa sakit menyulitkan ia bergerak. Alhasil, karena ketidak seimbangan tubuh mereka semua sukses memukul Zoe tanpa belas kasih.

Pelipisnya berdarah dengan tubuh di injak ke tanah. Sesekali Zoe melawan menerjang kaki yang menginjak pahanya sampai beberapa dari mereka ikut tumbang tapi sayang Zoe tak bisa berdiri lagi.

Bughh..

Hantaman terakhir di kepalanya membuat kesadaran Zoe melemah. Matanya kabur dan rasa sakit di punggungnya kian menjadi-jadi.

"K..kak!" Lirih Zoe hanya bisa melirihkan kata itu.

Matanya terbuka sayu dengan sayup-sayup terdengar suara gelak tawa dari gadis yang tadi membawa orang untuk mengeroyoknya bersamaan.

"K..kak!" Lirih Zoe lagi sampai pandangannya mulai menggelap dan kepala terasa di hantam batu besar begitu peningnya.

Di ambang kesadarannya, Zoe melihat ada siluet bayangan seseorang melesat di hadapannya. Bayangan itu seperti tak nyata membuat gelak tawa di sekitarnya tadi berganti dengan pekikan dan teriakan ketakutan.

Getaran tanah kian terasa berat dikala satu persatu tubuh kekar yang tadi mengerumuninya dengan pukulan tiba-tiba terpental na'as bahkan tak ada yang mampu melawan.

"Ka..kakak!" Gumam Zoe tersenyum tipis kala melihat punggung kekar dan bahu lebar sosok pria berjaket hitam yang memunggungi arahnya.

Ntahlah. Walau tak melihat wajahnya, Zoe merasakan hawa keberadaan pria itu nyata. Rasa aman, nyaman dan terlindungi. Ia suka perasaan seperti itu di hatinya.

Tak lama setelahnya Zoe pingsan. Ia tak lagi bisa merasakan amarah dan kemurkaan pria yang tadi ia tatap sayu dalam pupil netra emasnya.

"K..kau..s..siapa?" Gugup gadis itu melihat wajah tampan menyeramkan yang tengah mencekik satu leher pria satu-satunya yang masih berdiri diantara para suruhannya.

Mata elang sosok itu menyorot tajam ke arahnya. Kemarahan, emosi meledak-ledak bahkan hawa membunuh berkabut di sekitar mereka.

"Berani kau menyentuh ADIKKU!"

.....

.....

Vote and Like Sayang

1
Aulia
sangat bagus sekali
Avril
😂
Nabila zaskia
Biasa
Nabila zaskia
Kecewa
AnaZa O
ximen aja hamilin anak org
ρυтяσ kang'typo✨
athor Prank aja cie ini... di umpetin kek'y Zoe
ρυтяσ kang'typo✨
ku harap ini hanya canda'n... tapi g lucu sama sekaliiiii
ρυтяσ kang'typo✨
saat kau menikah kan sudah banyak yang bilang Noah... jaga dia selagi ada😏😏🤧🤧😭😭😭u di kasih kepercayaan namun apa??? kau bahkan tak membalas cinta Zoe😭😭😭😭entah lah... kejer q
ρυтяσ kang'typo✨
setelah dia pergi untuk selama'y kau baru menyesali'y... mungkin Zoe meninggal itu adalah takdir yang baik😭😭😭
ρυтяσ kang'typo✨
ngucuuuur😭😭😭😭😭
ρυтяσ kang'typo✨
jangan harap Noah... Zoe sudah pergi sama Erlan😆😆😆
ρυтяσ kang'typo✨
apa ini Ximen yang mengirim pesan??
Lia Pazliani
Luar biasa
Ibelmizzel
Thor kapan lagi buat karya baru rindu dgn karyamu yg semuanya keren 😭
Lis Nawati
sangat keren
Anisah Batubara
bagus
Tiah Rahayu
Biasa
Tiah Rahayu
Buruk
Netty Netty
Luar biasa
Fareza Gmail.Com
ximen anak durhakim 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!