Ulang tahun pernikahan nya yang ke empat, menjadi awal kisah rumah tangga Elvira. Elvira yang berniat memberi kejutan untuk sang suami, makan malam romantis di sebuah hotel berbintang dengan lilin aromaterapi yang memabukkan. Siapa sangka justru dia yang mendapatkan kejutan dari suaminya.
Elvira yang merasa di bohongi suaminya, nekat membayar pria untuk membalaskan sakit hatinya.
Ausky Luis pria yang di bayar Elvira. Mereka berdua menghabiskan malam panas di ranjang hotel yang Elvira hias sedemikian rupa untuk kejutan pada suaminya.
Bagaimana kisah Elvira selanjutnya...
Yuk kepoin..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mom Eca, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab.31 # Sky ingin tau
Sedangkan Elvira sendiri sangat kecewa dengan Mark. Suaminya masih menutupi kebohongan nya padanya.
"Mark, aku merasa kau akhir akhir ini tak memperhatikan ku. Kau lebih mementingkan kertas putih dan laptop milik mu. Apa terjadi sesuatu di perusahaan, apa yang kau sembunyikan dariku."
Mata Elvira menatap Mark yang sangat dekat dengan nya. Tak lama kemudian Elvira tersenyum kecut saat melihat gelengan kepala Mark padanya.
"Aku harus bilang apa sayang, kertas itu benar benar menyita waktu ku,"
Kilah Mark menatap wajah cantik Elvira.
Rasa kecewa Elvira masih tak bisa hilang pada Mark yang memilih mengantar wanita lain dari pada mengantarkan nya. Tapi Elvira masih berpikir positif jika Mark memang datang ke sana, ke rumah Rosa adalah untuk mengucapkan bela sungkawa nya, Elvira tau itu.
Elvira menggelengkan kepalanya mengusir pikiran bodohnya yang membandingkan Mark dengan pria bayarannya, sementara Mark adalah suaminya.
Ya mungkin saja ini yang ia rasakan saat ini. Sentuhan Mark sama seperti sebelumnya. Lalu bagaimana jika benih pria itu tumbuh. Apa mereka akan bercampur dengan milik Mark.
Elvira menggelangkan kepalanya lagi, mengusir pikiran bodoh nya. Jelas saja milik Mark yang akan tumbuh secara mereka melakukan nya sangat sering, tidak dengan pria bayaran nya yang hanya sekali saja.
*
"Di mana dia Calvin,?"
Ucap Sky pada Calvin, mata tajam nya mengarah ke depan. Mengumpat Elvira yang mempermainkan nya, wanita liar itu memang sangat licik. Sky mendengus mengingat kebodohan nya lagi. Bagaimana Elvira mengelus milik nya dan kemudian dia pergi dari kamar nya. Ia yakin jika wanita itu saat ini sedang tertawa, menertawai dirinya.
"Nona Elvira bersama dengan suaminya tuan."
Jawab Calvin pada tuannya dan Sky hanya mendengus. Tapi tak lama kemudian Sky berteriak keras pada Calvin.
"Brengsek, apa kau bodoh Calvin. Elvira sedang bersama suaminya saat ini. Dan kau diam saja di sini, lakukan sesuatu bodoh. Bagaimana bisa wanita itu sekarang sudah bersama suaminya, Calvin. Jangan sampai mereka bercinta, aku tak mau wanita liar itu bersenang senang di atas penderitaan ku, sialan."
Teriak Sky, tak terima jika Elvira sedang bersama dengan Mark.
"Awas kau.." Gumam Sky mengumpat Elvira.
"Dia bercinta dengan suaminya tuan."
Jawab Calvin renyah dan benar menurut nya, tak melihat raut wajah di belakang nya, yang melotot dan siap membunuhnya.
"Calvin..."
Nginnnn....
Telinga Calvin berdengung mendengar suara bentakan keras Sky pada nya. Calvin gelagapan melihat kebelakang, mata tajam Sky seperti ingin membakar hangus tubuhnya.
"I_ya tuan.."
Calvin mengambil ponsel miliknya dan menghubungi seseorang. Tak lama kemudian ia melirik ke arah belakang. Menggelangkan kepalanya melihat senyum lebar tuannya yang menyebalkan menurut nya.
Bagaimana mungkin tuannya yang gagah dan tampan, muda dan berkarisma menginginkan wanita bersuami. Apa dia akan merebut wanita yang membayar nya dan menjadikan miliknya. Apa tuan pikirannya sedang terbalik, dia setiap malam bercinta dengan perawan sekarang dia justru mengejar wanita yang sudah bersuami. Jelas jelas masih enak perawan, mungkin itu juga.
Calvin menggeleng kan kepalanya mengusir pikiran bodohnya, sendiri. Dia tak mungkin menggurui tuannya. Jelas saja tuan nya yang akan menang meski salah sekalipun.
"Kita mau kemana tuan.?" Tanya Calvin pada tuannya.
Sky hanya melirik sekilas pada Calvin, jari tangan nya mengetuk ngetukkan di paha milik nya, memikirkan sesuatu, bagaimana caranya ia bisa mendapatkan Elvira dalam waktu dekat.
"Apa mereka bercinta Calvin.?"
'Mana aku tau.'
Calvin tak menjawab, ia bingung di tanya seperti ini oleh tuannya. "Sepertinya tidak tuan." Jawab nya kemudian.
Sky mendesah kasar, bagaimana caranya ia mengikat wanita liar itu menjadi milik nya. Entah kenapa Sky ingin menjadikan Elvira milik nya. Padahal banyak wanita berlomba-lomba ingin memiliki nya. Tapi ia justru menginginkan wanita yang sudah bersuami.
"Tuan bagaimana dengan tuan besar, beliau menginginkan anda pulang Minggu ini." Ucap Calvin melirik ke arah kaca spion.
"Aku tak perduli."