NovelToon NovelToon
MODEL CANTIK INCARAN SANG CASANOVA

MODEL CANTIK INCARAN SANG CASANOVA

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Badboy / Model / Tamat
Popularitas:925.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: iraurah

Hasrat seorang Casanova tiba-tiba saja menggelora tatkala dirinya bertemu dengan seorang model pakaian dalam di sebuah lift.

Namun, tak disangka wanita itu justru memukul wajahnya dengan sebuah tas besar.

"Kau memperlihatkan anggota tubuhmu di berbagai majalah dan media, bisa-bisanya kau menolak tidur denganku!"

"Aku begini untuk bekerja, bukan untuk menjual diri!"

bagaimanakah perjalanan Sang Casanova mendapatkan wanita incarannya?

Instagraam: @iraurah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon iraurah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keberangkatan J Couple

Tiga hari kemudian, hari yang ditunggu-tunggu oleh salah satu pasangan suami-istri pun telah tiba.

Jhonson beserta Jena istrinya sudah berada di sebuah bandara. Ditemani oleh kedua putri cantik yang setia menunggu keberangkatan kedua pasangan harmonis itu beberapa menit lagi.

Pesawat yang akan ditumpangi pun adalah pesawat yang di sewa khusus untuk tim tour. Tak aneh jika banyak sekali penumpang pesawat yang memakai pakaian senada menandai jika mereka termasuk bagian dari peserta.

Tour yang akan dilakukan oleh kedua orang tua Bella memang akan lama dilakukan, mengingat ada sepuluh negara yang akan mereka singgahi.

Kebanyakan dari penumpang adalah para orang tua, mereka berlibur sekalian menikmati bulan madu untuk yang kesekian kalinya. Mengisi waktu luang guna menghilangkan rasa penat dan stress.

"Kalian berdua baik-baik selama memom dan daddy tidak ada, kabari jika sempat dan yang terpenting jaga kesehatan" Tutur Jena memberi wejangan.

"Of course, mom. Kalian juga jangan terlalu kecapean, beritahu kami jika sudah sampai"

"Tentu bel, kami titip Olive padamu ya"

"Yes, mom. Kalian tenang saja"

Jhonson menatap jam di tangannya, sebentar lagi pesawat akan lepas landas, mereka sudah harus segera naik dari sekarang.

"Baiklah, mungkin sudah waktunya. Daddy dan memom pergi dulu sayang, jaga diri kalian disini ya" Jhonson memeluk Bella terlebih dahulu begitu pula dengan Jena yang merengkuh Olivia dalam pelukannya.

"Olive, jangan terlalu nakal saat kami tidak ada. Memom sudah berpesan pada kakakmu untuk mengawasi yang kau lakukan setiap waktu" Ucap Jena memberi petuah.

"Mana mungkin Olive nakal, kakak kan galak Olive tidak berani" Kata Olive membuat Ibundanya terkekeh.

Olive pun bergantian memeluk daddy nya, mengucapkan selamat tinggal dan selamat berlibur.

"Turuti semua yang di katakan oleh kakakmu, jangan bandel nanti daddy potong uang bulanan kau"

"Ish daddy! Daddy kan sudah janji mau memberikan bonus bulan ini, jangan lupa transfer" Ujar Olive mengingatkan.

"Daddy kira kamu lupa, ya sudah nanti saat di pesawat saja"

Mereka pun mulai berpisah, pesawat take off pukul sepuluh pagi. Bella dan Olivia sama-sama melambaikan tangannya saat melihat pesawat yang mengantarkan kedua orang tua mereka terbang jauh.

"Bye daddy..... Bye memom..... "

"Hati-hati...... "

Teriak mereka di bawah sana.

***

Pukul enam sore Bella baru saja selesai membersihkan tubuhnya, ia keluar dari kamar mandi menggunakan bathrobe sambil mengeringkan rambut yang basah dengan sehelai handuk kecil.

Segar sekali rasanya berguyur dibawah shower setelah seharian berada di bawah teriknya matahari.

"Ah.... Segar sekali, aku ingin mandi lagi rasanya"

Drt... Drt... Drt...

Suara getaran ponsel mengalihkan perhatian Bella, benda persegi panjang yang terletak di atas nakas mengundang Bella untuk mengambilnya.

"Siapa ya yang menelpon? Apa memom?" Pikir Bella.

Si pemilik ponsel pun berjalan ke arah nakas lalu mengambil benda yang sedari tadi bergetar, dilihat nya nomor yang menelpon Bella.

Akan tetapi tak ada nama penelepon, justru nomor asing yang Bella tidak kenal.

"Nomor siapa ini?" Gumam Bella mengernyit.

Bella tak mengangkat panggilan pertama, ia mengabaikan telepon itu dulu.

Panggilan terhenti, tetapi nomor tersebut kembali menghubungi Bella.

Drt... Drt... Drt...

"Nomor siapa sih ini?" Karena penasaran dan takut ada hal penting Bella pun mau tak mau mengangkat nomor yang tidak dikenalnya.

"Hallo?"

"Hai cantik"

Deg!

Bella tertegun! Suara itu??? Darimana pria itu tahu nomor ponselnya?!

1
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
Gedeg bgt sm Sean😡😡😡
Halimah
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
Kelakuan Sean emang bener" diluar nurul/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!