Berawal dari kehilafan seorang clening service yang terbuai denga sentuhan seorang CEO sehingga terjadi sesuatu yang diluar dari kehendak mereka, sehingga mengakibatkan mereka harus menikah.
Dari awal pernikahan mereka berkomitmen akan menjalani pernikahan dengan ikhlas sehingga menjadi keluarga yang bahagia, tapi siapa sangka ditengah keluarga mereka datang sang mantan kembali menganggu rumah tangga yang sudah bahagia.
akankah mereka dapat bersatu sampai tua dengan bahagia?
ikuti terus hanya di takdir cinta CEO dan cleaning service.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linasolin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 30
🌷🌷🌷
"Auuuuuu sakit Raka" keluarlah kata itu dari mulut Rima, akhirnya pertahan Rima sudah hilang kini Raka sudah berhasil membobol Rima untuk pertama kalinya. mereka berperang dalam waktu yang lama, baik Rima mau pun Raka akhirnya menikmati pertempuran itu hingga satu jam lamanya pertengkaran dan pertempuran itu selesai 🤣🤣🤣 dan sudah berapa kali Raka mengeluarkan sesuatu di dalam sana. mudah mudahan ini nanti jadi ucap raka dalam hati.
Raka mengelus rambut Rima yang basah karena keringat akibat pertempuran itu. Rima yang berada disampingnya menangis dan campur bahagia, ya walau diawal dia menolak sebenarnya dia bahagia bisa melakukan ini bersama orang yang di cintainya tapi dia tidak pernah bilang dia mencintai Raka.
"Apa sekarang kamu masih mau cerai lagi? apakah dengan cara begini dulu baru kamu mau tinggal dengan ku? dan sekarang kamu mau pergi silahkan tapi ingat, mungkin sebentar lagi anak ku akan tumbuh dalam tubuh mu. dan satu yang perlu kamu ingat kalau pun kita pisah aku akan minta hak atas anak agar kamu kesepian dan akhirnya minta aku menikahi mu" ucap Raka jahat.
Rima mendengar itu pun menangis, "kamu kok jahat banget sih Raka?" Raka tertawa melihat Rima menangis. "udah jangan nangis, aku cuman bercanda semua itu nggak betul kok" sambil memeluk Rima yang sedang menangis, dan karena capek akhirnya mereka memutuskan tidur. jam 10 pagi mereka bagun lagi karena sudah lapar belum ada sarapan dari tadi pagi. rima memungut bajunya dan ingin memakainya kembali dan agar bisa kembali ke kamarnya.
"Kamu mau kemana? kamu mau pake baju itu padahal sudah koyak?" Raka berjalan mendekat ke arah Rima, "udah sekarang kita mandi dulu baru keluar, kamu nggak malu di lihat bibik Nur , lihatlah penampilan mu sudah kayak habis diperk*sa preman acak-acakan sekali" ucap Raka tertawa. "diperkosa suami mirip preman" sahut Rima tak mau kalah.
Akhirnya mereka pergi kekamar mandi berdua, karena Raka menggendong Rima lagi agar mau mandi berdua. "udah, sekarang kamu mandi aku juga mau mandi, cepat biar kita makan aku lapar nih" sahut Raka.
Rima yang kesal langsung punya ide menjali Raka, saat raka sedang berguyur tubuhnya dibawah sower tiba-tiba Rima datang dari blakang Raka. Rima langsung memegang sesuatu yang ada pada Raka, Raka yang terkejut langsung menoleh kearah Rima, dan melihat muka Rima yang sedang menjahilinya. Raka juga menjali Rima balik dengan respek Raka memegang kedua gunung itu. Rima pergi dari sana, menuju bak mandi, karena gagal menjahili Raka, malah dia yang dijali Raka balik.
Saat Rima sedang asik berendam Raka langsung masuk ke dalam bak mandi. "kamu kenapa kesini sana mandi" usir Rima. "siapa suruh kamu membangunkan singa sedang tidur?" "nggak ada kok? mana ada aku membangunkannya" jawab Rima menolak "kalau nggak kamu bagunkan nggak mungkin sekarang sudah begini" sambil menunjukkan sesuatu dia depan mata Rima, Rima respek menutup matanya, "kamu apa-apaan sih?"
"Buka mata mu Rima siapa suruh kamu mengganggu aku tadi" katanya lagi dengan senyum jahilnya. kamu nggak ingat ya adi kamu memanggil nama ku karena yang satu ini. kamu memanggil namaku karena n*kmat dan minta tambah" ucap Raka lagi.
Dan alhasil didalam kamar mandi salama 1 jam baru keluar, karena mereka melakukannya lagi sampai beberapa ronde baru mandi. kamu pake handuk dulu ya! biar aku ambil baju kamu dari kamar mu kamu tunggu disini dulu sahut Raka.
Saat raka keluar dari kamar, melihat bik Nur di depan tv lagi nonton. "tuan, nona kok nggak ada dikamar nya? tadi juga blanja, nona tidak ikut.nona kemana ya?" tanya bi Nur pada Raka. "dia lagi di kamar sebelah bik. bibik siapkan makanan dulu ya biar kita makan" "ia tuan, saya siapkan sekarang" kata bik Nur sambil berjalan keruang makan.
Raka yang masuk kedalam kamar Rima, langsung bergegas memilih baju yang cocok untuk rima, tidak menunggu lama Raka sudah menemukan baju yang cocok untuk Rima yaitu gaun mini yang cantik berwarna coklat.
"Sekarang kamu pake baju mu biar kita makan aku udah suruh bibik menyiapkan makanan. kamu laparkan?"
"Ialah maksud kamu nggak lapar gitu? ini itu udah jam 11 hampir siang siapa yang nggak lapar" ucap Rima ketus.
"Kok bajunya ini sih, ini bukan baju rumah Raka ini baju aku kalau pergi pergi, harusnya kamu ambil baju yang biasa dipake dirumah sambil tidur tidur. aiss kok buat kesel sih" sewot Rima.
"Siapa juga yang akan tidur? kita mau pergi selesai makan".
"Kemana? jangan aneh deh aku tuh mau istrahat capek tau"
"Aku mau ke rumah mama siang ini" sahut Raka serius.
🌷🌷🌷
Hy teman jangan lupa tinggalkan jejak ya
Terima kasih ❤❤❤
lnjut thor
Selalu semangat 💪
Aku alon-alon ya bacanya... 💋
Selalu semangat ya
Udh Ry fav,like n komen
13 mantan Ry mampir
Mampir juga ya ke novelku Senja di Hati Meira