NovelToon NovelToon
DERAI AIR MATA

DERAI AIR MATA

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Contest / Patahhati / Tamat
Popularitas:4.5M
Nilai: 4.4
Nama Author: ulfatun khasanah

Masih ingat dengan saya kan? Ya Jihan aulia dan suami saya Zain Musthofa

Hm.... di season ke 2 ini, cukup ngeri ya judulnya , tapi gak papa, mudah mudahan banyak juga pembacanya Amin...

Okey... Sepulang dari ibadah haji, keromantisan kami makin bertambah, apa lagi bang Zain, semakin hari semakin bucin dan lengkat dengan gue, begitu juga dengan gue yang makin bucin dan gak mau jauh dari beliau

Dan gue pikir itu akan berlangsung dan terus romantis dan makin bucin sampai tua nanti, apa lagi kejutan demi kejutan yang sering kami berikan secara bergantian , kebahagiaan yang terus kami dapatkan setiap saat setiap hari, ditambah putra kami Muhammad Haidar Al-Musthofa yang makin aktif dan lucu tentu menjadi pelengkap kebahagiaan keluarga kami

Tapi... Rencana,Ujian dan Rahasia Allah tidak pernah ada yang tau,

Ya.... di tengah kebahagiaan keluarga kami, Ujian dan cobaan yang luar biasa datang, yang membuat DERAI AIR MATA yang luar biasa

Gimana kisahnya...??
Hayuk pantengin terus novel nya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ulfatun khasanah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Masih bisa aja

Jihan masih kelap kelip matanya, dia tidak bisa tidur malam ini, apa lagi kondisi Zain yang lagi sakit seperti ini, membuat Jihan khawatir walau pun sudah dia obati barusan, tapi namanya istri kalau suami sedang sakit ya begitu serasa ikut merasakannya apa lagi anak

Jihan kini masih dalam dekapan Zain, Zain sangat sensitif banget kalau lagi sakit kayak gini, Jihan gerak sedikit Zain langsung terbangun bangun, dan mau gak mau, untuk menjaga tidur serta istirahat Zain, Jihan memelih menjadi guling yang anteng bagi Zain

jam sudah menunjukkan pukul 02:00 dini hari , Jihan masih belum bisa memejamkan matanya, perlahan Jihan beranjak dan terlepas dari dekapan Zain, Karena Jihan merasa ingin melalukan sholat hajat dan bermunajah kepada Allah SWT

Dan okey berhasil... Jihan sudah lepas dari dekapan Zain yang cukup engap baginya, tapi hangat dan nyaman,

Jihan pun beranjak dan mengambil termometer untuk mengecek suhu tubuh suaminya, dan Alhamdulillah ada penurunan, Jihan meletakkan kembali termometernya dan memberi kecupan lembut di kening Zain sebelum kekamar mandi

30 Menit kemudian, Jihan sudah melaksanakan sholat hajad, sholat tasbih, sholat witir ,tapi tidak dengan sholat tahajut, karena Jihan belum memejamkan mata (belum tidur) ,jadi tidak bisa untuk melaksanakan sholat tersebut,

Karena sebagian ulama' ada yang mengatakan, sholat tahajut biasa di laksanakan kalau kita sudah memejamkan mata walaupun cuman sekejab, untuk sebagai syarat

Kini Jihan masih dzikir dan lanjut berdoa kepada Allah SWT, tapi sebelumnya dia membaca hamdalah dan sholawat nabi terlebih dahulu sebagai pembuka doanya

" Ya Allah Hamba memohon ampun atas dosa dan kehilafan yang hambamu yang hina ini perbuat, karena tidak ada yang bisa mengampuni dosa hamba kecuali engkau ya Allah, " ucap Jihan merendahkan hatinya di hadapan Allah SWT

Lanjut Jihan mengirimkan serta menyebut nama kedua orang tuanya berserta Abah dan Umi mertuanya, anak serta suami di setiap doanya, hingga akhirnya dia melanjutkan doanya

" Ya Allah, kalau memang ini ujian yang engkau berikan kepada rumah tangga kami, maka kuatkan lah kami dalam menghadapi cobaan ini, selalu berikan stiqomahan dalam keutuhan rumah tangga kami ya Allah, hanya kepadamu kami meminta pertolongan, hanya kepadamu kami meminta perlindungan, karena tidak ada yang bisa kami mintai bantuan kecuali engkau ya Allah" tambah Jihan di setiap doa panjangnya

Jihan tidak pernah curhat kepada siapapun, Jihan hanya bisa curhat kepada Allah dan juga suaminya, dan sebelum mengakhiri doa, Jihan kembali membaca sholawat nabi, berharap akan di ijabah oleh Allah, karena lewat lantaran sholawat kepada baginda nabi Muhammad terlebih dahulu

Setelah doa yang cukup panjang Jihan panjatkan, Jihan kembali merapikan mukenanya, dan bangkit mendekat ke tempat tidur baby Al, yang ada di box baby yang sekarang udah mulai sempit kalau di tempati baby Al

" Assalamualaikum putra Umi, " ucap Jihan lirih pada baby yang masih bobok nyenyak

" Udah lasak ya tidurnya, udah mulai cempit nih tempat bobok baby Umi..." ucap Jihan lorih dengan menggendong baby Al untuk di bawa naik ke atas ranjang bersama mereka

" Udah makin gede baby ini Umi, udah mau bobok diri di kamar ya" ucap Jihan lagi dengan membaringkan buah hatinya di sebelah Zain

Setelah itu Jihan perlahan ikut berbaring di sampingnya, dan ikut memejamkan matanya

Jarum jam ber putar pada di seluruh sisi angka, dan

" Assholatu khoirumminan naum ..." Gema suara adzan Ahmad dari masjid komplek mereka

Membuat Jihan terbangun dan membuka matanya, untuk bangun, dan begitu juga dengan Zain yang ikut membuka matanya perlahan dan menoleh pada Jihan

Seketika pandangan pereka bertemu, tatapan sayup dari Zain, membuat Jihan tidak tega melihatnya, Jihan mencoba menyunggingkan senyumnya untuk suaminya

" Sayang...." panggil Zain lirih pada Jihan

Jihanpun tersenyum dan bangkit dari duduknya, Jihan mendekat dan kembali mengecek suhu tubuh Zain, dan Jihan juga mengecek infus yang Zain gunakan ternyata masih terus berjalan, karena malam tadi sudah sempat Jihan ganti yang baru, karena cukup tinggi panas Zain jadi perlu cairan infus yang masuk dalam tubuhnya

" Abang mau sholat?" tanya Jihan membantu Zain untuk duduk

" Iya, Abang mau ke kamar mandi dulu sayang" jawab Zain dengan suara lemah

" Sini Adek bantu" jawab Jihan dan perlahan membantu Zain turun dari tempat tidurnya

Tubuh Jihan yang sangat mungil, berasa sedikit kesulitan kalau harus memapah Zain yang sangar gagah ini, tapi ini udah kewajiban Jihan sebagai istrinya, harus merawat suaminya yang sedang sakit

Jihan membantu Zain untuk membuang hajadnya, dan lanjut membantu Zain untuk tayamum, setelah kembali ke tempat tidurnya,

Zain tidak bisa wudhu karena tangannya masih di pasang selang infus, dan berniat tayamum untuk mensucikan dirinya dan lanjut sholat dengan duduk, sebagai lihurmatil waktu,

Karena bagai manapun keadaan kita, wajib hukumnya melaksanakan sholat, toh kalau sakit juga di beri kemurahan bisa dengan duduk, tidur miring, dan bahkan bisa dengan ber isyarat, kalau memang sudah tidak bisa ngapa ngapain lagi

Lanjut Jihan juga melaksanakan sholatnya, dan kembali berdoa panjang setelah sholat tadi, setelah sholat keduanya lanjut kembali tidur dan Zain lagi lagi meminta agar Jihan tetap ada di pelukannya,

Sekitar jam 7 pagi, baby Al sudah bangun dan duduk di sebelah kedua orang tuanya yang sedang berpelukan, dan lagi lagi baby Al cemburu kepada Abahnya yang selalu memeluk Uminya, dan baby Al kembali memukul mukul Abahnya membuat Jihan dan juga Zain terbangun

" Eh... Sayang, gak boleh dong, " ucap Jihan kaget dan langsung terduduk

" Gak boleh pukul pukul abah lagi ya nak, ya..." ucap Jihan lembut dan membawa baby Al pada pangkuannya

" Lihat tuh Abah,... Abah di suntik, dan pake infus, jangan pukul pukul lagi ya" tambah Jihan lagi dengan menunjuk selang infus di tangan Zain

" Babah Tatit ya Umi...? ( Abah sakit ya Umi?)" tanya baby Al langsung mengerti

" Iya sayang, Abahnya lagi sakit, baby gak boleh nakalin Abah lagi ya" jawab Jihan lembut dan mengelus kepala baby Al

Baby Al mengangguk sebagai jawaban, dan bangkit dari pangkuan Jihan, kemudian berjalan menuju Zain

" Al inta manaf ya Babah, Babah tepet tebuh ( Al Minta maaf ya Abah, Abah cepet sembuh )" ucap baby Al pada Zain

Zain dan Jihan kompak menyunggingkan senyumnya dan Zain reflek mengelus lembut kepala buah hatinya yang menggemaskan itu

" Iya sayang, Amin.." ucap Zain lembut

Kemudian Jihan mengambil baby Al dan di bawanya ke lantai bawah, karena Halimah sudah datang untuk menjaga baby Al seperti biasanya,

Setelah baby Al dengan Halimah, dan Halimah mulai mengajak baby Al untuk mandi, sedangkan Jihan membuatkan bubur untuk suaminya

" Mbak, hari ini kami gak ada yang pergi, tapi mbak di sini aja ya jagain Al, karena bapak lagi sakit, " ucap Jihan pada Halimah saat membawa bubur kekamarnya

" Ya Allah, iya mbak siap,.. biar baby Al sama saya aja, ... tapi ini mau saya bawa kerumah boleh mbak? takutnya kalau di sini, maunya ikut sama mbak aja, nanti malah ganggu istirahat bapak" jawab Halimah mengerti, karena kalau ada Jihan baby Al pasti mau gulet terus dengan Uminya

" Oh iya juga, Ya udah gak papa kalau gitu mbak" jawab Jihan dan akhirnya Halimah pamit untuk membawa baby Al kerumahnya

Setelah kepergian Halimah, Jihan langsung ke kamar dan mulai menyuapi Zain dengan bubur buatannya

Setelah selesai makan, Jihan membantu Zain meminum obat, dan lanjut mengembalikan mangkok bubur kedapur, dan Jihan kembali lagi kekamar karena Zain gak mau di tinggal

" Sayang...." ucap Zain lembut dengan kembali memeluk Jihan

" Hem...." jawab Jihan lirih

" Al mana?" tanya Zain masih dengan suara yang cukup lirih

" Di bawa pulang sama mbak Bang, nanti kalau di rumah gak mau lepas sama Adek, " jawab Jihan dengan mengelus wajah pucat Zain

" Oh.. Mumpung Al gak ada, kita bikin Adeknya Al yuk" ucap Zain dengan nada yang masih lirih dan lesu juga

Bisa bisanya memang Zain tuh, badan lagi sakit kurang sehat, masih aja bisa mikir sampe sana

1
Alina Bams
yak, cerita sampah🤭
Mayfi Ifriyanti
mantaaap 👍, makanya jadi orang orang kok mulut lemes ya Zain padahal ustadz
Mayfi Ifriyanti
mantap tu Jihan jlep langsung ke hati 👍
♨ˢᶜ🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦zc❖ ༄༅⃟𝐐🍁Henny❣️
pzt kaya kapal pecah tuh dapur 😂😂😂
persis kaya bojo ku klu pkai dapur
Eity setyowati
gedeg juga ya baca ,mosok masalah kaya gini ndk kelar ,jihan jenius zain ustad kok pada ndk jelas cari sulusinya. ya terserah yg nulis lah mau gimana lagi hehehe
Bunda Murniati
knp Zaid gak jujur aja klw mau ketemuan sama rani
Sabilnur Alif
kebahagiaan dtg,tp aqu penasaran gmna cerita nya Zain tau klo baby IL anak nya🤔🤔
Sabilnur Alif
jd nya mereka kata anak kembar 🤗
Sabilnur Alif
🤣🤣🤣perut aqu sakit..liat tingkah dua bocah
Sabilnur Alif
lagi sedeng"terharu nya..aqu ngakak sendiri liat kesetiaan pak Irfan yg kadang nyeleneh 🤣🤣
Sabilnur Alif
😭😭😭 subhanallah ya Allah..luar biasa Jihan mempertahan kan rmh tangga nya..ya Allah, semoga aqu bisa sprt Jihan,mempertahan kan rmh tangga 😭😭
Sabilnur Alif
Luar biasa
Sabilnur Alif
si Rani sma Ema nya di bikin dr apa yahh..kalah"di buat dr api neraka annjjiirr 😡😡
Sabilnur Alif
sampe punya kejeniusan,bukan di gunakan jihaannnn 😬😬ngapain sihh msh mau pertahankan
Sabilnur Alif
🤦🤦pindah judul ajj x yahh klo gni😬😬males aqu sma si zaiin..knp bukan cerita Jihan ajj sih sma anak"nya
Sabilnur Alif
awal cinta istiqoroh,tp di sakitin Mulu...kaga suka aqu jd nyaahh 😡😡😡cinta sejati setan Zain cuma sma setan Rani tuh😡😡
Sabilnur Alif
jgn dl jihaaaaaannnn😬😬😬😡😡😡😭😭aqu ajj nangis liat penderitaan penghinaan cacian makian yg suami Lo lontarin
Sabilnur Alif
😡😡😡istri udh berkorban bnyak buat dia,juga keluarga besar nya..nih lg ajj balesan nya..udh Jihan bnran x ni tinggalin
Sabilnur Alif
kebakaran jenggot, istri nya di deketin cowok..kaga sadar tuh si Zein sma bacot nya,klo nyakitin istri nya 😡😡
Sabilnur Alif
iihh..kalau saja aqu bisa sprt Jihan,ya Allah seneng nya hati quu.. sayang aqu nga bisa.. semangat jihan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!