Alessia Francesca Zorzi,Sang ratu jalanan yang liar dan kerasa kepala tiba-tiba saja harus menikah dengan CEO perusahaan besar yang tegas dan berwibawa,Vellano Federico Luca.
Bahkan sebelum menikah,Vellano mempunyai kekasih cantik yang ia sembunyikan selama 3 tahun.Yaitu seorang bintang musisi yang bernama Ansley Flavia.
Tentu saja pernikahan mereka hanya di atas kertas dan sebatas saling menguntungkan.Namun batasan itu hancur ketika salah satu diantara mereka dengan suka rela menghapus garis pembatas.
Akankah Vellano berhasil menaklukkan Alessia?atau justru malah keliaran Alessia yang membuatnya menyerah?
Yuk,mari kita baca sama-sama dan terus nantikan update episode terbarunya!
Author up lebih dari 1 part/hari!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fio Purple, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PART 4. A Wedding Day!
Di sebuah kamar Hotel paling mewah di kota itu.Gadis cantik tengah memandangi dirinya di depan cermin.Pikirannya melayang entah kemana.
Hari ini adalah hari yang sebenarnya tidak di tunggu oleh Alessia.Ia sudah 15 menit memandangi wajahnya di cermin.Berusaha membangun pertahanan yang hampir runtuh.Jantungnya berdegup kencang.Dia tidak pernah terbayangkan sedikitpun menjadi pengantin di usia semuda ini.Apa lagi menjadi istri dari pria yang tidak ia cintai.
Wajah cantik dan manis terlihat sangat anggun,dipadu dengan make up natural.Balutan gaun putih panjang lengkap dengan veil berwarna senada yang menjuntai.Mahkota elegan di kepalanya seolah mempertegas bahwa ia adalah sang ratu hari ini.
"Nak,sudah siap?." Sang ayah yang baru saja membuka pintu.
Ia membalik badan lalu menampilkan senyum paling manis miliknya,seolah dia memang bahagia hari ini.
"Tentu saja aku sudah siap pa." jawabnya.
Sang ayah pun membawanya ke altar untuk di serahkan kepada pria yang sama sekali tidak dia cintai,atau mungkin belum dia cintai.
Saat berjalan menuju altar,semua mata tertuju padanya.Bahkan tuan angkuh di seberang sana tampak terpana melihat betapa cantik dan anggunnya gadis itu sekarang.
Begitu sempurna dan terlalu sulit di ungkapkan dengan kata-kata!
Di depan altar,tuan Zorzi menyerahkan putri cantiknya kepada Vellano.Di iringi tetesan air mata haru dan sedih.Seperti tak rela jika harus melepaskan putrinya.Jelas terharu anak perempuannya akan menikah dan sedih mengingat pernikahan ini hanya sebatas hitam di atas putih.Namun,sebagai seorang ayah Tuan Zorzi tetap berharap anaknya bahagia dan pernikahan ini bisa bertahan selamanya.
Pendeta pun menuntun mereka untuk mengucap janji suci.
Pasangan yang tampak bahagia itu kini terlihat saling menautkan kedua tangan mereka lalu si pria berucap penuh khidmat.
"Di hadapan Allah dan para saksi, saya Vellano Federico Luca mengambil engkau Alessia Francesca Zorzi menjadi istri saya. Saya berjanji untuk mengasihi, menghormati, dan setia mendampingimu dalam suka maupun duka, sehat maupun sakit, sampai maut memisahkan kita."
Alessia mengambil nafas panjang,berusaha menahan tangisnya.Ia tahu benar ini terpaksa harus ia lakukan.Dengan nada yang sedikit bergetar,ia mengucapkan ikrar suci dengan hati-hati.
"Di hadapan Allah dan para saksi, saya Alessia Francesca Zorzi mengambil engkau Vellano Federico Luca menjadi suami saya. Saya berjanji untuk mengasihi, menghormati, dan setia mendampingimu dalam suka maupun duka, sehat maupun sakit, sampai maut memisahkan kita."
Setelah itu pendeta menyatakan mereka sah menjadi suami istri.Mereka lalu saling berciuman,tentu saja hanya sebagai formalitas.Setelah itu memberi kesempatan media untuk mengambil foto-foto mereka.
"Tuan anda terlihat sangat kaku dan tegang.Tolong senyum tuan".Ujar fotografer mengarahkan Vellano.
Alessia geram sekali,dia berbisik kepada suaminya itu "Kontrol wajah mu yang seperti menahan buang air itu Tuan!."
Vellano berdehem canggung lalu membenarkan posisi dan tersenyum.Seolah mereka bahagia dan memang menginginkan pernikahan ini.
"Mari,1,2,3,smile!"
Manis sekali bukan,dan sandiwara mereka terlihat begitu sempurna!
Kemudian tak lupa sesi pemotretan dengan keluarga
Keluarga tuan Zorzi
Keluarga Vellano
Ya,si bungsu milik keluarga Zorzi.Remaja tampan bernama Nicholas Zorzi, selalu di ajak berfoto oleh ke-dua keluarga itu. (Alasan aja,padahal authornya nggak pandai edit🤣)
Mereka terlihat sangat bahagia.
......................
Pukul 09:00 malam.
Acara telah usai,dan dua pasangan pengantin baru itu kini sudah berapa di kamar.
"Gila,benar-benar gila!.Aku lelah sekali seharian di panjang, berpura-pura tersenyum bahagia lalu berjabat tangan dengan semua tamu yang hadir.Sialan sekali.Kau mengundang lautan manusia sebanyak itu tanpa mendiskusikan dulu dengan ku!.Jika tau begini menikah saja kau sendiri!" Gerutu gadis itu begitu sampai di kamar hotel yang memang sudah di siapkan untuk nya dan suaminya.
Alis Vellano berkerut,ia merasa gadis itu terlalu cerewet.
"Kau terlalu berisik untuk manusia yang bisa bebas sesuka hati mengakses semua kekayaan ku.Mandi dan tidurlah dengan tenang Alessia!."
Alessia kesal sekali,ia membuat gestur bibir menirukan semua ucapan suaminya itu.
Mereka berdua kini sudah selesai mandi dan sudah memakai piyama tidur.
"Kau tidur di sofa,aku tidak sudi tidur di sebelah mu!" Ujar Alessia sambil menunjuk sofa panjang di seberang tempat tidur.
Vellano memutar bola matanya malas.
"Apa kau pikir aku sudi tidur dengan mu?gadis liar dan pembangkang!"
"Ya,terserah kau saja tuan Vellano yang dingin dan sok keren!"
Tanpa basa-basi lagi, Alessia membanting tubuhnya di kasur,menarik selimut sebatas leher lalu terlelap.Ia lelah sekali,kakinya pegal mengingat pesta pernikahan berlangsung begitu lama.
......................
Pagi telah tiba,jam dinding menunjukkan pukul 08:00 pagi.
Gadis itu membuka matanya malas.Ia merasa asing dengan tempat ini namun seketika ia sadar bahwa ia sudah menikah sekarang dan kini sedang berapa di kamar hotel paling mewah di kota ini.
Ia melihat suaminya sudah rapih,sedang duduk di sofa sambil melihat-lihat angka di tabletnya.
Sangat membosankan,begitu pikirnya.
"Jika sudah bangun,pergi mandi dan bersiap-siap.Setelah sarapan kita akan di jemput." ucap pria itu datar.
Alessia malas sekali menanggapinya.Ia tidak menjawab sepatah katapun lalu pergi beranjak menuju kamar mandi lalu bersiap.
Ia sudah menebak,tentu saja ia akan di boyong ke mansion pribadi milik suami sok sibuknya itu.
......................
Mobil mewah Limosin yang membawa sepasang pengantin baru tampak memasuki pekarangan sebuah mansion mewah.Rodanya berhenti tepat di depan dekat pintu.
Semua orang tenggelam dalam keheningan masing-masing.Alessia berjalan mengikuti suaminya menuju neraka baru yang di sebut kamar utama.
"Kita tinggal sekamar.Kau Nyonya Vellano sekarang.Kau harus patuhi peraturan rumah ini dan jangan lupa tentang perjanjian kontrak kita."Beber suaminya panjang lebar.
sekali lagi ia sangat malas sekali menjawab.Namun terpaksa harus mengeluarkan suara.
"Aku tau.Tidak usah berulang kali kau katakan.Aku tidak amnesia suamiku sayang.Tuan Vellano Federico Luca!"Penyebutan nama yang penuh penekanan dengan raut wajah kesalnya itu membuat suaminya terdiam sejenak.
Ia berlalu ke kamar mandi meninggal suaminya yang mungkin masih kesal.
Selesai buang air kecil di kamar mandi,ia kembali ke arah sofa di sudut kamar.Ia tidak mendapati suaminya di sana.Namun dari arah balkon samar-samar terdengar suara suaminya.Ia mendekat ke arah balkon tersebut.
Suaminya tengah berbicara dengan perempuan yang bisa ia pastikan bahwa perempuan itu adalah Ansley.
Ia baru tau,suaminya bisa lembut begitu ketika berbicara dengan Ansley.Namun ia tidak merasakan apapun.Ya tentu saja karena tidak punya perasaan apapun!.
Begitu Vellano kembali dari balkon,Alessia membenarkan posisinya.Ia berlari kecil ke arah single sofa di sudut kamar itu.Pura-pura bermain ponsel.
Ia melihat suaminya itu tampak mengambil sesuatu.
"Ini utuk mu dan termasuk hak mu yang sudah tertulis di kontrak perjanjian pernikahan kita."Sambil menyodorkan sebuah blackcard berbahan titanium hitam pekat.Ya itu adalah kartu hitam tanpa batas American Express (Amex)
Alessia masih memandangi kartu itu tanpa mengambilnya.Sejujurnya ia merasa itu tidaklah perlu,mengingat dia sudah punya sendiri.
Vellano yang geram melihat respon gadis itu,langsung menyerahkan kartu itu di telapak tangan gadis itu.
"Itu untuk semuanya kebutuhanmu.Walaupun pernikahan kita hanya sebatas hitam di atas putih,aku tetap bertanggung jawab atas dirimu dan kebutuhan mu."
Alessia memandangi wajah suaminya itu,lalu mengangguk.
"Ya,terimakasih,Tuan!."
"Dan satu lagi Alessia,berhentilah memanggil ku tuan.Kita sudah menikah dan kau istri sah ku!." Ujar Vellano lagi.
Alessia membuat gesture merolling bola matanya malas.Malas sekali.
"Baiklah suamiku.Vellano Federico Luca." Balasannya dengan tatapan tajam ke arang sang suami.
.....................
Kita tinggalkan pasangan pengantin baru yang bahagia itu,ya anggap saja mereka bahagia.
Latar pindah ke sebuah mansion megah dengan pintu gerbang yang menjulang tinggi bertuliskan "PALAZZO BELVEDERE LUSSO" .
Sesuai namanya,mansion mewah itu memiliki pandangan indah yaitu hamparan kebun anggur yang mengelilinginya.Entah berapa ratus hektare,namun sangat amat luas.Bangunan megah bernuansa Italia klasik itu berdiri paling megah di kota.Seolah menegaskan bahwa pemiliknya adalah orang terkaya di kota itu,ah bukan.Di negara itu lebih tepatnya.Iya,itu adalah kediaman milik tuan Zorzi.Istana tempat ia dan keluarganya tinggal.
Tuan Zorzi sedang duduk di ruang tamu di dampingi istrinya yang cantik dan secangkir kopi hitam pekat tanpa gula.Istrinya sedang bersandar manja di dekatnya.
Wajah tuan Zorzi yang dingin dan tegas selalu kontras dengan wajah istrinya yang murah senyum.
"Kira-kira gadis keras kepala itu sedang apa ya,Pa?." Nyonya keluarga Zorzi membuka pembicaraan.
Tuan Zorzi tersenyum tipis sekali,nyaris tidak terlihat.
"Sedang beradu argumen dengan suaminya tentu saja."
"Aku harap mereka bahagia Pa dengan pernikahannya."
Obrolan mereka terhenti ketika seseorang berjalan kearah mereka.Ia terlihat membawa map cokelat.
"Maaf Tuan dan nyonya,ada seseorang menitipkan ini,untuk anda Tuan" Ujar penjaga pintu kepada kepala keluarga Zorzi itu.
Tuan Zorzi membuka map cokelat tersebut,matanya memerah,rahangnya mengeras.Ada amarah yang seperti sudah ia bendung bertahun lamanya.
...****************...
Kira-kira apa isi dari map coklat tersebut?.Dan dari siapa?.
Stay terus ya, Author usahakan up setiap hari
Bagi yang sudah mampir jangan lupa tinggalkan jejak.
Semoga kalian sehat selalu,salam damai🥰