NovelToon NovelToon
RNG Absolut: Dari Pecundang Jadi Legenda

RNG Absolut: Dari Pecundang Jadi Legenda

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Anime / Game / Slice of Life
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: webnakama

Kurosawa Kaito adalah pria paling sial di seluruh Jepang bukan kiasan, itu fakta yang bisa dibuktikan lewat statistik. Payung selalu ketinggalan pas hujan deras, promosi kerja direbut orang lain di detik terakhir, bahkan mesin ATM pernah menelan kartunya di hari gajian.

Semua berubah saat sahabatnya memaksanya mencoba Aeon Requiem, VRMMORPG full-dive terbaru yang sedang jadi fenomena dunia. Saat membuat karakter, Kaito yang selama ini terlalu sial untuk berharap apa pun asal memasukkan seluruh poin stat awal ke satu parameter yang paling sering diabaikan pemain lain: Luck (Keberuntungan).

Yang tidak ia sangka: sistem game ini menghitung keberuntungan bukan sebagai angka kosmetik, tapi sebagai variabel nyata yang memengaruhi drop rate, critical hit, event tersembunyi, bahkan takdir NPC. Seorang pemain yang di dunia nyata tidak pernah menang undian apa pun, kini menjadi satu-satunya orang yang ditakdirkan untuk selalu beruntung di dunia yang bukan dunia nyata.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon webnakama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 3 — Poin yang Tak Berarti

Rasanya kayak ketiduran, tapi bukan bener-bener tidur. Kaito nggak inget persisnya kapan gelap tadi berubah jadi terang, tapi tiba-tiba aja dia udah berdiri, beneran berdiri, kaki nginjek sesuatu yang padet, bukan lagi rebahan di sofa tapi di tengah ruangan putih kosong yang luas banget, seluas lapangan bola, tanpa dinding yang keliatan jelas ujungnya. Nggak ada bau apa-apa. Nggak ada suara apa-apa selain napasnya sendiri.

Dia ngangkat tangan, natap jari-jarinya sendiri. Keliatan normal. Terasa normal. Dia coba jentikin jari dan suara "tik" kecil itu kedengeran sejelas kalo dia lakuin di dunia nyata.

"Anjir, ini beneran nyata banget rasanya." gumamnya pelan.

Dia inget kata-kata Souma soal ini bakal berasa kayak "bangun di dunia lain," tapi denger doang sama ngerasain langsung itu dua hal yang jauh beda. Nggak ada rasa pusing, nggak ada rasa aneh di kepala kayak abis naik komidi putar. Cuma... dia di sini sekarang. Titik.

Sebuah panel cahaya biru transparan muncul di depan matanya, ngambang di udara, dengan tulisan rapi:

Selamat datang di Aeon Requiem. Mari kita mulai dengan membentuk dirimu.

Kaito berdiri diem sebentar, ngeliatin panel itu kayak orang yang baru pertama kali liat ATM canggih. Terus panel itu berubah nunjukin semacam cermin transparan di depannya, memantulkan bayangan yang mirip dia, tapi bisa diubah-ubah.

Bagian penyesuaian wajah, tinggi badan, warna rambut, semuanya muncul satu-satu. Kaito yang emang dari dulu bukan tipe yang peduli banget sama penampilan, cuma geser-geser dikit bikin rambutnya sedikit lebih rapi dari versi aslinya, terus nambahin tinggi badan beberapa senti karena, ya... kenapa enggak, di sini dia bisa. Selebihnya dia biarin default, nggak niat ngabisin waktu buat hal yang menurutnya nggak terlalu penting.

"Nama karakter?" muncul tulisan di panel berikutnya dengan kolom kosong buat diisi.

Dia mikir sebentar. Nama asli aja kali ya, biar gampang diinget. Dia ketik, Kaito, lalu konfirmasi.

Panel itu berkedip sekali, terus berubah lagi dan kali ini, jantung Kaito berasa dag-dig-dug dikit, karena dia tau ini bagian yang tadi disebut-sebut Souma. Bagian stat.

Alokasi Atribut Dasar Kamu memiliki 30 poin untuk dialokasikan (setiap atribut memiliki nilai dasar 5).

Lima kolom muncul berjejer:

STR — Kekuatan serangan fisik

AGI — Kecepatan gerak dan reaksi

VIT — Ketahanan tubuh dan HP

INT — Kekuatan sihir dan mana

DEX — Akurasi dan presisi skill

Dan satu kolom terakhir agak terpisah dari yang lain, dengan warna teksnya sedikit lebih pudar dibanding lima yang lain, kayak sengaja dibikin nggak menonjol:

LUK — Faktor keberuntungan. (passive flavor stat)

Kaito natap layar itu cukup lama. Persis kayak yang Souma ceritain semalem deskripsinya emang seadanya banget, kesannya kayak stat sisa yang nggak penting-penting amat.

Dia mulai gerakin jari, nambahin poin ke STR, terus ke AGI, ngikutin insting biar karakternya nggak terlalu lemah pas nanti ketemu monster pertama. Tapi entah kenapa, tangannya berhenti di tengah jalan.

Dia inget lagi kata-kata Souma soal LUK. "Katanya cuma ngaruh ke drop rate item sama peluang critical dikit doang." Stat yang hampir semua orang skip. Stat yang dianggep nggak berguna dan entah kenapa, pikirannya malah nyangkut ke situ.

Kaito berdiri diem di tengah ruangan kosong itu sambil mikir. Bukan mikir strategi. Lebih ke mikir sesuatu yang lebih personal, yang jauh lebih dalem dari sekadar itung-itungan build karakter.

Sepanjang hidupnya, dia selalu jadi orang yang "hampir." Hampir dapet sepeda waktu SD. Hampir naik kereta. Hampir dapet promosi. Selalu ada satu hal kecil, satu kebetulan buruk, yang bikin semuanya lepas di detik terakhir.

Dia udah coba usaha keras berkali-kali, dan hasilnya selalu sama. Jadi kenapa sekarang di dunia yang katanya "beda," dia harus percaya usahanya bakal berakhir beda juga? Kalau dia isi stat combat normal kayak orang lain, terus tetep aja gagal di dungeon pertama, itu bakal jadi kekecewaan yang sama persis kayak yang udah dia rasain ribuan kali. Setidaknya kalau dia coba sesuatu yang beda, kekecewaannya juga bakal kerasa beda.

Kalau emang bener hidupnya dikutuk sama semacam nasib buruk yang nggak masuk akal itu, mending dia buktiin aja sekalian. Toh, ini cuma game. Toh, kalau emang gagal lagi, ya paling dia cuma buang-buang waktu semalem doang, kayak kata Souma.

Ada semacam kepuasan pahit yang muncul di kepalanya, kepuasan yang aneh hampir kayak dendam kecil ke sistem yang katanya "keberuntungan cuma stat sampah."

Coba aja. Buktiin. Kalau emang gue beneran orang paling sial yang pernah ada, biar keliatan jelas di statistiknya sendiri.

Dia mulai gerakin semua poin yang udah dia taro di STR dan AGI, nariknya balik, terus mindahin semuanya satu per satu, sampai angka di kolom LUK naik terus ninggalin kolom lain di nilai dasar paling rendah yang sistem izinin.

STR: 5

AGI: 5

VIT: 5

INT: 5

DEX: 5

LUK: 35

Muncul tulisan peringatan kecil di bawah layar, warnanya kuning:

Peringatan: alokasi tidak seimbang terdeteksi. Karakter dengan build ini berisiko tinggi pada fase awal permainan. Lanjutkan?

Kaito baca peringatan itu, terus, entah kenapa, dia malah ketawa kecil sendirian di ruangan kosong itu. Nggak ada yang denger, nggak ada yang liat, tapi dia ketawa juga.

"Ya emang," gumamnya, "gue emang selalu berisiko tinggi. Nggak ada bedanya."

Dia tekan tombol Konfirmasi.

Untuk sepersekian detik begitu cepat sampe dia hampir nggak yakin itu beneran kejadian atau cuma efek visual biasa, seluruh panel di depannya berkedip gelap, dan muncul satu baris simbol yang sama sekali nggak dia kenal. Bukan huruf Jepang, bukan alfabet, bukan angka. Kayak semacam pola garis yang tersusun rapi, cuma nongol sepersekian detik, terus ilang secepat munculnya, digantikan lagi sama tampilan normal sistem.

Kaito berkedip, natap panel yang udah kembali biasa itu.

"...Glitch kali," gumamnya sambil ngangkat bahu. Dia udah nggak kaget lagi sama hal-hal aneh, toh sepanjang hidupnya juga penuh sama kejadian yang nggak masuk akal. Satu glitch kecil di game nggak bakal ngubah apa-apa.

Panel di depannya berganti lagi, kali ini nunjukin peta kecil dan tulisan baru:

Karaktermu telah siap. Selamat datang di Area Tutorial — Padang Rerumputan Awal.

Ruangan putih di sekelilingnya perlahan berubah. Lantai kosong itu digantiin sama rerumputan hijau yang bergerak pelan ketutup angin, langit biru muncul di atasnya lengkap sama awan yang bener-bener keliatan bergerak, dan suara-suara alam, burung, angin, gemerisik daun mulai keisi satu-satu, seolah dunia ini baru aja dinyalain di sekitarnya.

Kaito berdiri di tengah padang itu, masih agak nggak percaya sama semua yang dia liat. Ini jauh lebih hidup dari yang dia bayangin, rumput yang dia injek beneran kerasa lembut di bawah sepatu, angin yang lewat beneran kerasa dingin di kulit lengannya. Kalau bukan karena panel-panel sistem yang sesekali muncul di sudut pandangannya, dia bisa aja lupa kalau ini semua cuma simulasi.

"Halo, petualang baru!"

Suara itu bikin Kaito nengok. Muncul dari balik semak deket situ, sosok NPC berbentuk kakek tua berjubah cokelat, dengan senyum ramah yang keliatannya emang udah dirancang buat nyambut pemain baru ribuan kali sehari. Nama di atas kepalanya muncul: Penjaga Tutorial — Elder Tomo.

"Sistem mendeteksi kamu baru saja menyelesaikan pembuatan karakter. Izinkan aku menjelaskan dasar-dasar bertahan hidup di dunia ini," kata si kakek, nadanya ramah dan sedikit terlalu bersemangat buat sesosok NPC.

Elder Tomo ngejelasin cepat soal kontrol dasar, gimana caranya nyerang cukup dengan gerakan tangan yang natural, gimana caranya buka menu inventory dengan gestur kecil, dan gimana caranya kabur kalau kondisi kritis. Semua informasi itu ngalir cepet di kepala Kaito, sebagian nyantol, sebagian enggak, tapi dia ngangguk-ngangguk aja, coba nyerna sebisanya.

"Nah, di depan sana ada Slime Kayu, musuh paling lemah di seluruh dunia ini, cocok buat latihan pertamamu," Elder Tomo nunjuk ke arah rerumputan tinggi yang bergerak pelan. "Jangan khawatir, di area tutorial kamu tidak akan mati sungguhan meski kalah. Anggap saja ini... perkenalan."

Kaito ngangguk, walau dalem hati dia mikir, perkenalan macam apa yang tetep bisa bikin gue keliatan payah di depan NPC.

"Semoga beruntung," kata Elder Tomo, sebelum akhirnya mundur beberapa langkah, berdiri di pinggir padang buat ngawasin dari jauh, standar prosedur NPC tutorial kayaknya.

Kaito berdiri di tengah padang itu sendirian, tangan mengepal pelan, ngerasain detak jantungnya sendiri buat pertama kalinya di dunia ini.

Slime kecil itu makin deket, gerakannya pelan dan malas, sama sekali nggak nyadar kalau makhluk yang lagi jalan ke arahnya itu baru aja tanpa dia sadari sendiri, mengetuk pintu yang udah lama banget nggak ada yang pernah sentuh.

1
Zyren Vale
ikut meramaikan 🔥
Zyren Vale
kena kutukan nih
Zyren Vale
inti bumi kah
Tio Buki
Hadiah untukmu thor🙏🙏🙏🙏
Tio Buki
Semangat ya thor🙏👍💪
Tio Buki
Lanjut
Tio Buki
Ikut meramaikan ya thor🙏🙏🙏🙏
Tio Buki
Mampir gan👍👍👍👍
Tio Buki
Hadiah untukmu thor🙏🙏🙏🙏
Tio Buki
Ngak tau saya, yang hanya buang buang waktu saja
Tio Buki
Mungkin nama spesial
Tio Buki
Apa itu
Tio Buki
Tidak mengapa
Tio Buki
Bumi ya
Tio Buki
Siapakah dia
Tio Buki
Wow
Tio Buki
Seberapa jau kah
the virtuso
saling support yah thor👍
Giooooo
Keren ceritanya thorku 💪
Author Melda
salah suport kak mampir yah ke novel ak KKN DESA MATI👍
Author Melda: terimakasih kak👍
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!