NovelToon NovelToon
Aku Terbangun Menjadi Istri Bosku

Aku Terbangun Menjadi Istri Bosku

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Wanita / Kelahiran kembali menjadi kuat / Transmigrasi
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: waya520

Sebuah kecelakaan mengubah hidup Nara Anindya selamanya. Saat membuka mata, dia terbangun di tubuh Bianca Ardhana, istri CEO tempatnya bekerja, sementara tubuhnya sendiri telah dimakamkan. Di balik rumah tangga yang tampak sempurna, tersimpan pengkhianatan, ancaman, dan rahasia yang belum terungkap. Mampukah Nara mengembalikan kebahagiaan keluarga itu tanpa kehilangan hatinya sendiri?

Jangan lupa like dan votenya ya. terimakasih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon waya520, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berusaha Menjadi Bianca

Cahaya matahari pagi menerobos masuk melalui tirai kamar. Nara membuka matanya perlahan. Selama beberapa detik dia hanya melamun menatap langit-langit kamar.

Dia berharap semua yang terjadi hanyalah mimpi buruk. Namun saat dia menyentuh wajahnya sendiri, dia kembali merasakan kulit halus yang bukan miliknya.

Nara bangkit lalu mendekati cermin besar yang ada di kamar ini. Wanita cantik berambut panjang itu kembali menatapnya.

Bianca Ardhana.

"Aku benar-benar tidak bisa kembali ya." gumamnya lemah. Dia merasa tidak bersemangat untuk menjalani hidup yang bukan miliknya.

Air matanya hampir jatuh lagi.

Tok.... Tok....

Terdengar suara ketukan pintu lalu di susul suara seseorang dari luar. "Bu saya masuk ya."

Seorang asisten rumah tangga membuka pintu itu perlahan.

"Pak Elvano sudah menunggu anda di ruang makan." ucap asisten itu sambil menunduk.

"Iya." jawab Nara lirih.

Begitu pintu kembali tertutup, dia mengembuskan napas panjang. Hari ini adalah hari pertamanya menjalani kehidupan Bianca.

Dia tidak tahu makanan favorit wanita itu. Apalagi kebiasaannya. Kalau sampai salah sedikit. Elvano pasti akan curiga.

...

Ruang makan keluarga Ardhana jauh lebih megah daripada yang pernah dibayangkan Nara.

Meja panjang itu dipenuhi berbagai hidangan. Roti panggang, salad, telur, ada sup dan buah-buahan segar.

semuanya terlihat menggiurkan. Bahkan Nara sampai melongo melihat hidangan banyak itu didepannya. Berbeda sekali dengan di rumahnya.

Di ujung meja, Elvano sibu membaca koran digital di tablet. Sementara Elora duduk di kursi khusus balita sambil memainkan sendok kecilnya.

Begitu melihat Nara datang, gadis kecil itu langsung berseru riang.

"Mama."

Nara tersenyum tanpa sadar.

"Selamat pagi." sapa Nara kaku. Elvano menatapnya sekilas.

Elora mengangkat kedua tangannya ke arah Nara, dia meminta digendong.

Nara menghampiri dan mencium pipi mungil anak itu spontan. "Sudah makan?" tanyanya basa-basi. Astaga anak ini lucu sekali.

Elora menggeleng. "Belum mama, Elora mau di suapi mama." oceh anak itu polos.

Ucapan Elora itu membuat beberapa pelayan saling pandang. Salah satunya bahkan tampak terkejut karena selama ini Bianca tidak pernah menyuapi putrinya sendiri.

Semuanya dilakukan oleh pengasuh.

Namun sekarang, tanpa protes ataupun nada ketus. Bianca mengambil mangkuk bubur kecil yang sudah di siapkan pelayan.

"Ayo buka mulutnya."

"Aem..." tanpa drama, Elora langsung membuka mulutnya, menyambut suapan demi suapan yang di berikan mamanya sambil tersenyum lebar.

Melihat itu Elvano perlahan menurunkan tabletnya. Dia menatap istrinya tidak percaya.

Bianca sedang menyuapi Elora?. Apa ini mimpi?.

Lagi-lagi dia terkejut melihat istrinya yang bersikap tidak biasa. Apa kecelakaan kemarin membuat Bianca lupa ingatan?.

Tapi sepertinya tidak. Wanita itu masih mengingatnya.

Lalu apa yang membuatnya tampak berbeda?

...

Selesai sarapan Elvano langsung berdiri. "Aku berangkat."

Tanpa sadar Nara menjawab "Hati-hati di jalan sayang."

Suasana mendadak hening.

Raka yang baru saja masuk membawa map hampir menjatuhkan berkas di tangannya. Pakaiannya masih rapi, tetapi ekspresinya jelas menunjukkan keterkejutan.

Elvano sendiri mematung. Selama tiga tahun menikah. Bianca tidak pernah memanggilnya sayang. Apalagi membalas ucapannya.

Pria itu menatap Nara cukup lama. "Hm iya." Hanya itu jawabannya sebelum pergi. Elvano merenggangkan dasinya, dia mendadak gugup, apalagi tatapannya beradu pada Raka yang menatapnya menggoda.

"Baikan ya?" goda pria itu sambil menaik turunkan alisnya.

Elvano mengabaikan pria itu, dia

Begitu pintu utama tertutup. Nara baru sadar apa yang telah dia katakan. "Astaga apa aku salah memanggilnya sayang?" batinnya menjerit.

Dia menepuk dahinya pelan. Ekspresi terkejut Elvano jelas menunjukkan bahwa dia tidak pernah dipanggil sayang oleh istrinya.

"Aku harus apa?"

...

Di dalam mobil.

Raka melirik atasannya melalui kaca spion. "Pak."

"Hm."

"Maaf kalau saya lancang."

Elvano diam tapi tetap mendengar ucapan Raka.

"Saya merasa Bu Bianca benar-benar berubah."

Elvano tidak langsung menjawab. Dia kembali mengingat semua kejadian sejak istrinya sadar dari kecelakaan kemarin.

Bianca mengucapkan terima kasih. Memeluk Elora. Menangisi kematian Nara. Menyuapi anak mereka.

Mengucapkan hati-hati saat berangkat kerja. Dan memanggilnya sayang?.

Padahal itu semua tidak pernah dilakukan Bianca sebelumnya.

"Aku juga menyadarinya." jawabnya singkat.

Jawaban singkat itu membuat Raka semakin yakin. "Menurut Bapak, apa karena kecelakaan kemarin?"

Elvano memandang keluar jendela. "Mungkin."

...

Sementara itu, di mansion.

Nara mulai berkeliling rumah. Dia ingin mengenali tempat tinggalnya saat ini.

Kalau benar dia harus hidup sebagai Bianca, setidaknya dia tidak boleh terlihat asing di rumah sendiri.

Saat memasuki ruang kerja Bianca, langkahnya mendadak terhenti. Ruangan itu dipenuhi rak buku dan lemari. Di atas meja terdapat sebuah laptop. Beberapa map dan sebuah bingkai foto.

Foto Bianca sedang memeluk Elora yang masih bayi. "Kalau kau sangat menyayangi putrimu. Kenapa semua orang mengatakan kau ibu yang buruk?"

Gumam Nara saat tidak sengaja mendengar gosip para pelayan dan pengasuh di dapur. Mereka mengatakan keburukan Bianca selama ini.

Dia yang mendengarnya saja syok berat karena ada seorang ibu yang kejam seperti Bianca.

Dia menatap sebuah laci yang sedikit terbuka. Entah kenapa. Dia penasaran dengan isinya.

Pelan-pelan ia menarik laci itu tapi kosong. Hanya ada sebuah amplop cokelat.

Nara membukanya. Di dalamnya terdapat beberapa lembar foto. Begitu melihat isinya, wajah Nara langsung pucat.

"Ini..."

Foto Bianca sedang bersama seorang pria. Pria itu merangkul pinggang Bianca dengan mesra.

Di foto lain...

Mereka tampak keluar dari sebuah hotel. Napas Nara memburu.

"Apa Bianca berselingkuh?" tanyanya penasaran.

Namun saat hendak memasukkan kembali foto-foto itu. Sebuah secarik kertas jatuh ke lantai.

Di sana hanya tertulis satu kalimat. "Kalau kau berhenti menuruti ku, suamimu yang akan mati lebih dulu."

Tubuh Nara langsung membeku. Tangannya gemetar hebat.

"Apa ini ancaman?"

Belum sempat dia berpikir lebih jauh. Tiba-tiba ponsel Bianca yang berada di atas meja bergetar.

Nomor tak dikenal. Nara bingung, haruskah dia mengangkatnya. Karena penasaran, dia langsung mengangkat panggilan itu.

"Halo?"

Beberapa saat tidak ada suara. Kemudian terdengar tawa pelan dari seberang.

"Kau akhirnya sadar juga."

Nara memilih diam.

"Bianca. Jangan pura-pura lupa padaku. Besok malam. Datang ke tempat biasa, jangan membuatku marah."

Klik...

Sambungan langsung terputus.

Nara mematung. Tangannya terasa dingin. Dia sama sekali tidak mengenal suara pria itu.

Tapi dia yakin, pria ini yang selama ini mengancam Bianca.

....

Di sisi lain, seorang pria tersebut tersenyum miring sambil menatap foto kecelakaan yang terpampang di layar tabletnya.

"Selamat datang kembali, Bianca."

"Aku penasaran. Berapa lama kau bisa terus berpura-pura?"

Tanpa disadari Nara, langkah pertamanya untuk mengungkap rahasia Bianca baru saja dimulai. Dan setiap jawaban yang dia temukan akan menyeretnya semakin dalam ke dalam permainan berbahaya yang mengancam nyawanya dan keluarga Ardhana.

Siapa pria itu sebenarnya.....

1
falea sezi
lanjut
waya520: siapppp
total 1 replies
meowww
baru bab belasan tp aku sdh kepo sm endingnya. jangan lama up nya thor semangat
waya520: hahahaha sabar yaa. pokoknya ikuti terus ceritaku 🤭
total 1 replies
meowww
konfliknya jangan lama2 thor
waya520: siapp
total 1 replies
meowww
good
meowww
ya Allah mau suami seperti Vano 🙏
waya520: samaaa 😩
total 1 replies
meowww
la iya. mw kmn mlm"
meowww
tolong buat happy birthday min🤭
waya520: hmmmmmmm🤭
total 1 replies
meowww
aaaaaa sukaaa
meowww
cepet up yhor seru
meowww
woy bianca. punya anak pny suami malah selingkuh
meowww
bianca berarti gk sayang anaknya selama in?
meowww
kasian nara. dia liat jasadnya sendiri
meowww
thor akhirnya ada cerita transmigrasi lagi
Wawasan Ilmu NgertiYuk
wahhhh cerita baruuuuu💪
Dinda Putri
up
waya520: siappp
total 1 replies
Dinda Putri
lanjut💪💪💪💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!