NovelToon NovelToon
Mantan Istriku Kembalilah

Mantan Istriku Kembalilah

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Patahhati / Perjodohan / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 5
Nama Author: Rere ernie

Sinopsis.

Seorang Wanita muda yang baru lulus kuliah bernama Kasyaira yang mempunyai kehidupan bahagia, hancur ketika menikah dengan CEO sebuah Perusahaan Multinasional yang bernama Randika Pramudita.

Sebenarnya Kasyaira sudah lama mencintai Randika meskipun Randika tidak mengetahuinya dan Kasyaira sangat senang bisa menikah dengannya. Tapi sayang setelah dimanfaatkan, Kasyaira dipaksa bercerai dan dibuang begitu saja.

Beberapa tahun kemudian, Kasyaira yang dulunya naif dan lugu serta dianggap belum dewasa oleh Randika. Disaat mereka bertemu kembali, mantan istrinya itu berubah menjadi wanita dewasa yang sangat cantik serta pintar.

Sedangkan Randika sendiri sudah mempunyai Istri lagi, yang dimana saat dia bercerai dengan Kasyaira, langsung menikah kembali. Randika menikah dengan wanita yang sangat dicintainya, sebelum dia menikah dengan Kasyaira.


Semoga Suka Ya 🥀🥀🥀

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rere ernie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.29 Tatapan Mata Iri Tertuju Padanya.

Saat ini pembawa acara naik ke panggung lagi, dia berbicara kembali.

"Hari ini pameran Perusahaan keluarga Wajendra telah sukses!" Kemudian panjang lebar ucapan dari pembawa acara dia juga mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah hadir.

Selanjutnya pembawa acara mempersilahkan semuanya untuk lanjut berpatisipasi dalam perjamuan yang sudah disiapkan.

Diikuti dengan suara musik dan tepuk tangan, orang - orang yang duduk di kursi mulai berdiri satu persatu. Saat khalayak yang berada di tribun sudah pergi, Raka baru datang kembali dari luar.

"Bagaimana masalah ini bisa terjadi?" Tanya Randika pada Raka seraya berdiri.

"Ceritanya panjang, semua karena aku yang telah memanjakan Viola. Intinya Viola yang melakukan kesalahan, sekarang aku akan berbicara dengan Direktur Nata secara baik-baik!" Kata Raka masih kesal dengan Viola.

"Tapi Randika, model yang berjalan di atas landasan tadi bersama Direktur Nata itu benar - benar luar biasa cantik!" Raka yang memang seorang playboy berkata dengan semangat.

"Bukankah kamu sudah memiliki Viola!" Randika menggelengkan kepalanya.

"Viola adalah Viola, dia akan selalu berada di sisiku. Apalagi dia tidak seperti Alise yang begitu ketat, Viola sangat baik dan patuh!" Kata Raka sambil mengangkat bahu.

"Lagipula memangnya kenapa jika berteman dengan wanita cantik. Kamu tahu? Penelitian ilmiah menunjukkan, ketika pria melirik seorang wanita cantik maka umurnya akan lebih panjang selama tiga detik!" Lanjut Raka sambil cengengesan.

"Raka, dari tadi kamu ngomong. Apa kamu tidak ingat siapa wanita yang sedang kamu bicarakan ini!" Randika tidak ingin Raka berhubungan dengan Kasyaira.

"Memangnya siapa dia? Apakah aku pernah bertemu dengannya sebelumnya?" Raka terkejut.

"Dia adalah wanita yang menarik perhatianmu saat di pesta ulang tahunmu hari itu, kamu benar - benar tidak ingat?" Randika mengingatkan.

Kening Raka mengerut ia mengingat wanita - wanita di pestanya yang saat itu membuatnya tertarik.

"Ahhhh! Aku ingat. Ternyata dia adalah desainer Perusahaan Wajendra, sepertinya namanya Kasya, Ind- apa ya?" Kata Raka lupa.

"Kasya Indira." Randika mengingatkannya.

"Ya benar, dia memang wanita yang kusukai dan membuatku kagum pada hari itu. Tak disangka hari ini lebih membuatku terkejut dan lebih kagum lagi." Kata Raka mengingatnya.

Seketika Raka juga mengingat Denis, sahabatnya itu juga mengatakan sangat menyukai Kasya seketika Raka kesal.

"Huh! Sungguh Kak Denis bisa memilih wanita, sekarang siapa yang bisa memahami rasa sakit ku ini?" Kata Raka seperti biasa masih dengan gaya lebay nya.

Raka mengajak Randika untuk pergi ke perjamuan yang sudah disiapkan, dia juga ingin sekalian meminta maaf kepada Direktur Nata.

Sambil berjalan Raka bertanya. "Oh iya, busana mana yang kamu sukai?" Raka baru ingat tujuannya mengajak Randika.

"Tidak ada." Randika menggeleng.

Kemunculan Kasyaira hari ini menganggu rencana awalnya, meskipun dia tidak mau mengakuinya tetapi saat Kasyaira muncul di catwalk, padangan matanya tidak pernah meninggalkan Kasyaira bahkan dia lupa mengenai rencananya untuk memilih busana untuk istrinya.

Raka hanya mengangkat bahu mendengarnya. "Menurutku gaun 'Bidadari' yang dikenakan oleh Nona Kasya sangat cantik, tapi aku tidak tahu Direktur Nata rela melepaskannya atau tidak." Kata Raka.

Keduanya mengobrol dengan santai, sambil berjalan perlahan menuju tempat perjamuan makan.

***

Kasya telah menyelesaikan tugasnya dan sekarang dia berjalan ke belakang panggung.

Kasya berkumpul bersama model - model busana lain, ia segera diserbu pertanyaan oleh para model itu. Dia hanya menutup mulutnya, karena malas untuk mendengarnya dan menjawabnya. Juga karena mengenakan gaun 'Bidadari' di landasan catwalk yang panjang, telah menghabiskan seluruh energinya.

Ketika para model itu masih sangat berisik, tiba - tiba masuk wanita cerewet yang tadi ada di pintu masuk gedung.

"Apa yang kalian ributkan!" Katanya dan langsung menutup mulut para model itu.

Ketika Kasya melihat lagi gaya wanita cerewet itu, dia seketika tahu bahwa dia adalah Bos disana.

Wanita cerewet itu pun menatap Kasya dari atas sampai bawah dengan terang - terangan, dia melihat ternyata Kasya cantik juga. Tapi Nata selalu bertemu wanita cantik, lalu apa sebenarnya yang bisa membuat Nata memperlakukan wanita itu dengan berbeda?

"Halo." Kasya yang ditatap merasa tidak enak, lalu menyapa duluan.

"Halo, namaku Lusi. Siapa namamu?" Akhirnya wanita cerewet itu memperkenalkan dirinya.

"Aku Kasya Indira." Jawab Kasya.

"Hem, sekarang ganti dengan gaun ini. Direktur Nata berkata bahwa dia akan membawamu ke konferensi pers dan ke pesta perjamuan." Ucap Lusi lalu pergi.

Kasya terkejut karena dia masih harus konferensi dan ikut ke perjamuan juga, dia berpikir keras jika dia menolak pasti Direktur Nata tidak suka. Akhirnya dia melangkahkan kakinya ke ruang ganti dan segera berganti baju.

Disaat Kasya berganti pakaian, masih terdengar para model diluar yang masih heboh berbicara tentangnya yang memakai 'Bidadari'. Terdengar mereka mengobrol dan menghinanya, bahwa ia pasti telah tidur dengan Direktur Nata hingga bisa memakainya.

Kasya menghela nafas, apakah mereka sengaja berkata seperti itu? Karena tidak mungkin mereka tidak tahu bahwa ruang ganti ini tidak kedap suara, hingga suara mereka bisa terdengar olehnya dari dalam.

Ketika Kasya merasa kesal mendengar perkataan mereka, tiba - tiba perkataan mereka berubah. Mereka satu persatu seperti sedang mengajak berbicara pada seseorang, orang itu adalah Direktur Nata.

"Direktur Nata, bisakah kamu meninggalkan kontak yang bisa dihubungi?" Salah seorang model berkata.

"Direktur Nata, apakah kamu punya waktu luang malam ini. Bisakah kamu makan malam denganku?" Tanya model yang lain.

Kasya menahan nafas dan mendengarkan perkataan mereka yang menyapa Direktur Nata, sepertinya Bos nya ada diluar dan Nata luar biasa terkenal hingga sangat heboh.

Tiba - tiba terdengar ketukan di pintu.

"Kasya, apakah kamu sudah mengganti pakaian?" Tanya Nata dari luar.

Kasya pun mengambil nafas dalam - dalam lalu membuka pintu, dia melihat Direktur Nata sedang tersenyum padanya berdiri di depan pintu ganti.

Tatapan matanya tertuju pada Kasya, seperti ada tersirat makna yang mendalam. Kasya tidak berani menatap Direktur Nata, ia juga tidak berani menatap mata iri dan dengki para model yang disana.

Sekarang Kasya sudah mengganti pakaiannya dengan gaun putih yang memperlihatkan punggung mulusnya, rambutnya yang telah dikeriting juga tersebar ke bawah menutupi tulang selangkanya yang halus ditambah anting koral merah masih tergantung cantik di telinganya.

Kasya terlihat natural dan menyenangkan dari depan. Ketika dia berbalik, punggung putihnya terpampang di hadapan mata orang - orang yang membicarakannya. Kasya tetap terlihat manis dan menawan dalam tampilannya yang natural.

Nata semakin melebarkan senyumnya, "Jika kamu sudah selesai, maka kita bisa pergi sekarang." Katanya.

"Direktur Nata, jika aku mengikutimu menghadiri konferensi pers dan pesta perjamuan, menurutku sepertinya aku tidak pantas." Kata Kasya agak gugup dan malu.

"Kamu adalah orang yang mengenakan 'Bidadari', tidak ada yang tidak pantas. Ayo, ikuti saja aku." Nata masih tersenyum lalu memberikan lengkungan lengannya untuk digandeng.

Kasya berjalan sambil memegang lengan Direktur Nata lalu mereka berdua keluar. Para wartawan segera mengangkat kamera mereka.

Klik....

Klik....

Kasya hanya tersenyum kaku di depan kamera.

"Nona Kasya, aku ingin bertanya. Apakah ini pertama kalinya kamu berjalan di atas panggung? Bagaimana perasaanmu?" Seorang reporter bertanya.

"Ada hubungan khusus apa antara Anda dengan Direktur Nata?" Tanya salah seorang reporter lain.

Kemudian berondongan pertanyaan - pertanyaan lain dari para reporter dan Kasya hanya bisa terdiam.

^Bersambung^

1
Dodoi Memey
lanjutkan Thor cerita yg baru keren banget karyamu
Dodoi Memey
author keren banget
Hariyanti
egois😏😏😏kamu kotor dan menjijikkan tp mengharapkan suamimu bersih dan setia😏😏
Mei Saroha
kenapa ngga ditendang aja Kas. tadinya ud marah2 koq bisa langsung kalem gitu?
Mei Saroha
janda semakin mempesona 🤭
Suky Sukeni
aq susah focus dan bingung alur ceritanya,tp lanjut
Rere🌠: Cari yg lain kak 🤭
total 2 replies
Selvi -
lanjut thor.. orang yg ga suka belom tentu klo nulis bisa sebgus ini... jangn bisanya cuma menjelekkan saja dong...
Erna Wati
makan tu cinta matimu
Erna Wati
terlambat sudah kau menyadari nya
Erna Wati
sakit kan rasai /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Erna Wati
ini baru seru terimakasih kk semangat
Erna Wati
ini kapan kebahagiaan menghapirin kasya dan bian kesaan Thor dendam sm kesya ya maaf lanjut .kebawa emosi
Erna Wati
jalang ya tetap jalang makan cinta tulus mu Radikal /Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful/
Erna Wati
laki-laki bodoh cinta ya cintai tp gak bodoh bodoamat mkn tu cinta/Sneer//Sneer//Sneer//Sneer//Sneer//Sneer//Sneer/
Erna Wati
sadar diri km pelokor karma menanti mu/Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful/
Erna Wati
sakit hati aku baca frat ini sedih yg kesya alami masa di gigit anjing yg sm. maaf lanjut
Erna Wati
/Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good/
Erna Wati
jangan sampai mantan suami nya ambil anak tidak setuju.ya kk /Pray//Pray//Pray//Pray//Pray//Pray/
Erna Wati
Luar biasa
Erna Wati
pergi aja ko bingung perkerjaan bkn di jakarta aja kan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!