Jackie Anderson adalah pewaris tunggal kekayaan milik keluarga Anderson yang kaya raya.
hidupnya berubah setelah kecelakaan yang menewaskan kedua orang tuanya dan membuat dia kehilangan kewarasannya,
banyak penderitaan yang dia alami hingga akhirnya dia dapat kembali menjadi pemilik harta kekayaan keluarganya yang sebelumnya telah di kuasai oleh adik angkat sang papa.
bagaimana kelanjutannya
ikuti kisahnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon M@RI@, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
datang ke perusahaan Anderson
Malik membaca pesan dari Farida yang mengatasnamakan perusahaan Anderson, dia meminta agar Malik datang ke perusahaan.
" Mungkin inilah waktunya aku akan mengumumkan tentang pak Yakob yang akan menjadi CEO di sana!" Malik membuka ponsel barunya yang sudah siapkan khusus untuk menghubungi Mike.
Sebelum menghubungi dia mengirimkan pesan terlebih dahulu.
" Pak, saya Malik, bapak bisa menghubungi saya di nomor ini!" setelah terkirim Malik tersenyum karena Mike langsung merespon.
" Tadi saya mendapatkan pesan dari Perusahaan Anderson pak, ini pesannya!" Malik mengirimkan pesan yang Farida kirimkan.
Tak lama kemudian Mike menghubungi Malik.
" Hallo pak, bagaimana selanjutnya, apa saya harus mengumumkan tentang pak Yakob sekarang?" pertanyaan Malik membuat Mike terdiam, dia sedang berpikir.
" Baiklah Lik, kau umumkan sekarang, tapi katakan belum tau kapan pak Yakob akan mulai dengan tugasnya, buat seolah ini menjadi transparan, yang terpenting kita sudah memberitahukan mereka jika akan ada seorang yang memimpin perusahaan tersebut, katakan ini utusan dari negara!" Malik memahaminya dia juga sudah tau jika sedikit demi sedikit pak Yakob telah di ajarkan oleh Mike tentang perusahaan tersebut.
Setelah selesai Malik mematikan ponsel barunya, dia menyimpannya di dalam tas kerja miliknya, setelah itu Malik menyiapkan beberapa berkas terkait dengan perusahaan Anderson sebelum dia berangkat ke sana.
Malik datang ke perusahaan Anderson dengan mobil yang ada di kantor, itu adalah mobil khusus untuk para pekerja di kantor itu karena malik adalah pria sederhana Dia tidak ingin memiliki mobil bukan karena dia tidak sanggup membeli mobil dia hanya tidak ingin selalu terlambat datang bekerja jadi dia lebih memilih membeli motor untuk transportasinya bekerja dan ke mana pun agar mudah dan cepat itulah pemikirannya, tapi jika dalam keadaan seperti ini dia akan menggunakan mobil dari perusahaan Rana hukumnya yang sudah Mike siapkan untuk semua pegawainya yang membutuhkan kendaraan, Setibanya di perusahaan Anderson Malik segera keluar dari dalam mobil dia melihat perusahaan itu yang tidak ada perubahan sama sekali seperti saat beberapa tahun yang lalu dia datang ke perusahaan ini, Malik dulu sempat datang ke perusahaan ini bersama Mike sang atasan dia mengantarkan mike ke perusahaan ini, namun itu tidak setiap hari hanya beberapa bulan sekali dan terakhir Sudah beberapa tahun yang lalu namun David Anderson selalu datang ke kantor Rana hukumnya bersama dengan Jack Putra semata wayang David Anderson yang sekarang menjadi Arya.
Malik disambut dengan beberapa orang staf di perusahaan tersebut dia langsung berbicara untuk menyiapkan meeting mendadak hari ini setelah jam makan siang karena akan ada sesuatu yang dibahas salah satu staff bertanya masalah tentang apa namun malik hanya menjawab kita akan bahas nanti dalam meeting sebaiknya kau kumpulkan saja semua pegawai dan kita akan mengadarkan meeting Setelah jam makan siang!" saat Malik melewati ruangan Farida dia hanya melihat sekilas yang sedang sibuk di depan laptopnya dia tidak menegur karena dia merasa tidak ada yang perlu Untuk ditanyakan.
Malik memasuki ruangan CEO yang biasa Mike pakai untuk bekerja jika di perusahaan Anderson Dia segera masuk dan duduk di ruangannya kemudian dia membuka laptopnya dia mulai bekerja terkait dengan perusahaan tersebut, Malik terlihat sangat serius dalam bekerja hingga 30 menit sebelum rapat dimulai seseorang mengetuk pintu ruangannya Malik sedikit terkesiap karena dia sedang serius dengan mengerjakan pekerjaan nya hingga Dia sedikit terkejut,
"Masuklah,..!"ucapnya, Farida masuk,
"Selamat siang Bapak Malik!"tanpa melihat Maliki berkata,
" Iya ada keperluan apa?" Farida mendekat dan menyerahkan beberapa berkas kepada makhluk ini laporan tentang semua yang belum Bapak Mike tanda tangan dan lihat karena terakhir kali sebelum Bapak Mike menghilang dia belum sempat menandatangani laporan yang saya berikan jadi saya berpikir anda sekarang yang menggantikan beliau ,Saya hanya akan menyerahkan kepada anda!"tanpa menoleh Malik menjawab,
"Ya sudah Letakkan saja di meja!"Farida menghampiri dan menaruh berkas-berkas itu di atas meja, Farida hendak melangkah namun Malik berkata,
" Jangan lupa Setelah jam makan siang kita Rapat, saya harap seluruh karyawan di sini hadir, karena saya akan mengumumkan kabar tentang terkaitnya dengan perusahaan ini!" setelah itu barulah Farida berpamitan keluar.
Tepat pada saat jam makan siang Malik Berhenti bekerja dia sudah memesan makanan online yang akan diantarkan ke ruangan dia menghentikan semua pekerjaannya Karena dia pikir sudah selesai dan merapikannya kembali sedangkan berkas yang tadi dibawa oleh Farida belum disentuh sama sekali karena belum ada kesempatan untuk memeriksanya, Dia sedang dikejar waktu.
Tak lama kemudian seorang office boy datang dan mengetuk pintu dengan sopan,
"Selamat siang Tuan apa tadi Tuan memesan makanan?" Malik mengangguk,
" Apa makanannya sudah datang?"tanyanya.
" Sudah tua ini sudah saya bawakan!"
"Oke baiklah, terima kasih!"setelah itu office boy itu keluar, Malik segera mencuci tangan dan menghampiri makanannya dia menikmati makanan pesanannya terlebih dahulu sebelum mengadakan rapat, karena dia selalu mengingat pesan yang diberikan oleh Mike kepadanya,
" Sehat itu mahal jadi jngan pernah mengabaikan kesehatanmu, Jangan terlalu sibuk Sampai Kau lupain jika tubuhmu juga membutuhkan asupan makanan' itulah kata-kata Mike yang tidak akan pernah dia lupakan dan semua itu ada benarnya.
****