Alesha sudah menabung untuk pernikahannya bersama dengan Kekasihnya, Devano, tapi semua itu harus batal saat kekasihnya, Devano malah menikahi wanita lain yang merupakan sahabat Alesha.
Sakit hati, Alesha bertemu dengan Bossnya, Ion, yang ternyata merupakan Ayah dari Sahabat Alesha sekaligus Mertua Devano.
Ion memiliki masalah pernikahan yang sama dengan istrinya yang membuat hubungan diantara keduanya semakin dekat dan dimanfaatkan Alesha, untuk balas dendam.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 30. Darion Junior?
Alesha menatap wajah yang ada disampingnya itu, Darion sendiri langsung menatap lurus ke depan, dia mengeluarkan sapu tangan dari sakunya dan memberikannya kepada Alesha.
"Pake nih."
Alesha menatap sapu tangan itu cukup lama namun tidak mengambilnya yang membuat Darion menghela napas panjang dan memilih mengusap sendiri air mata istrinya itu.
"Harusnya kamu ngomong sama saya, Alesha," ujar Darion saat mengusap air mata dari istrinya itu.
"Mas, ngikutin aku yah?" tanya Alesha yang membuat Darion mendelik dengan bibir bawah yang dimajukan sedikit.
"Mana ada, GeEr kamu, saya kebetulan aja ngeliat cewek yang ngehantam orang pake Tas, dan ternyata orang itu Klien saya, dan saya tadi liat dia."
Alesha menunduk malu, dia sadar aksinya tadi cukup nekat dan mungkin saja di rekam oleh orang lain. "Terus Mas, ngapain pas ketemu dia?"
"Siapa, Daniel?" tanya Darion meluruskan kakinya sejenak, sementara Alesha megang. " Saya bantu dia berdiri kemudian berbisik."
"Berbisik?"
"Iya, saya bisikin, gimana enak gak di bogem istri saya?" jawab Darion yang membuat Alesha sedikit tersenyum, Darion yang melihat itu juga ikut tersenyum.
"Jangan senyum, saya marah sama kamu," ujar Darion lagi yang membuat Alesha diam.
"Maaf," jawab Alesha yang membuat Darion menatap tajam Alesha kemudian mencubit hidung istrinya itu. "Katanya ga boleh senyum, kok Mas malah senyum?"
"Kan saya suami kamu," jawab Darion. "Saya gak marah Alesha, saya hanya kecewa pada awalnya karena kamu tidak jujur dan menanggung beban itu sendiri."
"Maafin aku," jawab Alesha kembali meminta maaf.
"Saya tahu, Andrew sudah menjelaskan semuanya kepada saya tentang latar belakang yang membuat kamu begini dan saya rasa dua Bogeman belum cukup untuk membalas Daniel, kamu hebat, saya tidak sedikitpun marah, tapi saya boleh minta satu hal, Gak?"
Alesha menatap Darion sejenak kemudian mengangguk, sangat imut sekali bagi Darion.
Darion meraih tangan Alesha kemudian menggenggamnya erat. "Saya suami kamu, dan kamu istri saya, saya hanya minta kamu terbuka kepada saya."
"Maafin aku Mas, aku cuma gamau ngerepotin kamu," jawab Alesha terdiam sejenak. "Aku gatau harus ngapain lagi."
Darion mengusap wajah istrinya dan perlahan mencium keningnya, ini adalah kecupan pertama dari Darion untuk Alesha yang membuat Alesha membeku sejenak karena itu.
"Saya ingin mengatakan sesuai, mumpung kamu sudah terbuka, saya mendekati kamu untuk balas dendam kepada Vina tapi saya tidak percaya bahwa akan menikah dengan kamu, dan saya rasa, saya menikmatinya," ujar Darion menatap sendu Alesha.
"Aku juga mau jujur, aku setuju menikah dengan Mas Ion, untuk balas dendam dengan Devano dan one day aku akan bilang ke dia BUKAN SALAHKU MEREBUT MERTUAMU!"
Darion tertawa sejenak mendengar itu, dia mengusap kepala Alesha dan menghela napas panjang. "Alesha saya pengen bilang sesuatu."
"Apa?"
"Saya, Cinta sama kamu, saya sadar saya hanya insan biasa yang punya banyak salah dan tidak pantas untuk kamu, tapi sebelum saya terlambat saya hanya ingin mengatakan, saya cinta sama kamu, sejak kejadian dihutan membuka hati saya bahwa saya mencintai kamu, dan kamu tahu kapan saya mulai pertama kali merasakan getaran ini? Di Masjid tempat kamu berdoa dulu."
Alesha terdiam, dia meraih tangan Darion pelan. "Mas tahu? Aku juga cinta sama Mas Ion, aku bisa aja menikah dengan Daniel untuk menyelamatkan keluargaku, tapi aku gak bisa meninggalkan suamiku sendiri."
Darion melebarkan senyumnya kemudian meraih Alesha ke dalam pelukannya, mereka berdua menikmati pelukan itu, tanpa memikirkan apapun lagi, kejujuran dari diri masing-masing membuat mereka saling mencintai.
"Sepertinya saya sudah, siap."
"Untuk apa?"
"Darion Junior!"
•
•
•
TBC
Assalamualaikum
Ntar dulu bikin Darion Juniornya woi, itu Vina lagi skarat wakakaka
bc judul crita karyamu yg opo to judule sih thor. ..mpe bingung.
kyk gk asing nama iki lhoo
tp krn mungkin yg nm nya folos ma bego tuh beda tipis x yeee...😄😄😄