NovelToon NovelToon
Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam

Status: tamat
Genre:CEO / Diam-Diam Cinta / Identitas Tersembunyi / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:130.3k
Nilai: 5
Nama Author: mom alfi

Kak.. ih dipeluk kek adeknya!"

"Enggak!"

"Kakak nyebelin!"

"Bodo!"

Apa yang sering kali diharapkan seorang adik perempuan terhadap kakak laki-lakinya?

Rasa ingin dilindungi, disayang bahkan dimanja. Itu sangat wajar bagi seorang adik perempuan terhadap kakak laki-lakinya.

Sama halnya dengan Binar yang selalu ingin dekat dan dimanja oleh Surya. Layaknya seorang adik kakak pada umumnya.

Namun Surya justru terkesan cuek dan enggan berdekatan dengan Binar, sampai-sampai Surya memilih untuk tinggal di apartemen dengan alasan ingin belajar mandiri.

Ingin belajar mandiri atau justru ingin menjauh dari Binar?

Sampai hari dimana Binar mulai dekat dengan seorang laki-laki, Surya yang awalnya cuek justru berubah posesive.

Hingga sampai pada hari dimana Binar mengetahui sebuah rahasia besar, benang kusut pun perlahan mulai terurai.
Bahkan tanpa disadari oleh keduanya, ada sebuah rasa yang seharusnya tidak pernah ada.

Lantas bagaimana, apakah keduanya akan bersama? Atau justru sebaliknya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mom alfi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30

Setelah memghabiskan sarapanya, sepasang pengantin baru itupun kembali ke kamar. Kebetulan ini hari sabtu, jadi keduanya tidak perlu untuk datang ke kantor.

Binar itu sedang duduk di atas ranjang dengan bersandar di dada bidang milik suaminya.

Sedangkan Surya, pria itu terlihat asik memainkan rambut sang istri, menggulungnya dengan jari lalu melepaskanya, pria itu melakukanya hingga berulang kali, menjadikan rambut hitam nan lurus itu, menjadi sedikit bergelombang.

Sejak tadi pria itu hanya diam sembari memainkan ujung rambut istrinya, seperti halnya anak kecil yang mendapat mainan baru. Akan anteng dan tidak banyak tingkah.

"Mas.." ucap Binar dengan suara lembut.

"Hemm." jawab Surya yang lebih tepatnya seperti gumaman. Pria itu masih asik dengan mainannya.

"Semalem mas dari mana?" lagi Binar bertanya dengan suara yang begitu lembut masuk ke indra pendengaran Surya.

"Ada teman mas yang sakit dan tidak ada yang menjaganya. Mas disana semaleman, ponsel mas kehabisan batrai. Itulah sebabnya mas tidak bisa menghubungimu."

"Pak Nardi juga?" Pak Nardi adalah supir yang saat itu mengantarkan Surya.

"Kalau pak Nardi Mas tidak tau. Mas hanya meminta untuk diantar sampai rumah sakit, setelah itu Pak Nardi pulang naik taksi."

"Oo.." Jawaban dari Surya tidak benar-benar membuat hati Binar lega. Teman? teman siapa? yang mana? sepenting apa sampai-sampai ia melupakan istrinya sendiri? pertanyaan-pertanyaan itu terus berputar di kepala Binar, namun wanita itupun enggan untuk bertanya lebih detail kepada suaminya. Toh dia juga tidak ingin menceritakanya.

"Kamu semalem gimana pulangnya?" kini giliran Surya yang bertanya.

"Pakai mobil kantor." jawab Binar sedikit malas.

Menyadari istrinya berubah, Surya pun membalik tubuh Binar untuk menghadapnya. Hembusan nafas Surya terasa hangat menerpa wajahnya.

"Maafin Mas." ujarnya lembut dengan membelai pipi Binar.

"Iya." jawab Binar acuh, wanita itu menunduk tidak berani menatap mata suaminya. Bukan karena takut kepada Surya, tapi Binar takut tidak bisa menahan air matanya.

Surya meraih tubuh Binar dalam pelukanya, wanita itu hanya pasrah tidak menolak namun tidak juga membalas pelukan suaminya.

"Kamu marah?" tanya nya sembari mengelus rambut Binar.

"Enggak."

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Sedangkan di rumah Sakit, Gadis yang baru saja dipindahkan ke kamar rawat inap akibat kondisinya yang terus membaik itu terlihat melamun. Pandanganya kosong, sesekali air matanya pun menetes hingga membasahi bajunya.

Dada nya terasa sesak bukan karena penyakit, namun karena sebuah rasa ketidak ihlasan akan takdir.

'Mengapa bukan aku? kenapa harus orang lain?' mulutnya bisa mengatakan ihlas, namun hatinya jauh dari kata itu.

Lagi-lagi semesta seakan mempermainkanya.

Pintu ruangan terbuka, Umi muncul dari balik pintu bersama Abi yang duduk di kursi roda. Selang infus masih menancap di tangan kananya, menandakan jika kondisinya belum baik-baik saja.

"Assalamualaikum.." ucap keduanga kompak.

"Waalaikumsalam.." lirih Naura.

"Bagaimana kondisimu Nak?" tanya Abi saat berada di hadapan Naura, mata pria itu berkaca-kaca. Perlahan tangannya terulur menyentuh pipi putri semata wayangnya yang basah akan air mata.

"Naura baik Bi.." Lirih Naura.

"Tolong jangan diulangi lagi Nak.." ucapnya bersamaan dengan air mata yang menetes tidak kuasa lagi untuk dibendung.

Umi pun sama, wanita baya itu menangis tanpa suara.

Hati Naura sakit melihat kedua orang tuanya sampai menangis karene kondisinya yang begitu menyedihkan. Bahkan Abi, pria itu sampai jatuh sakit akibat memikirkan putrinya.

"Abi janji tidak akan lagi memaksamu untuk menikah. Abi janji tidak lagi menjodoh-jodohkanmu dengan pria manapun. Tapi tolong Nak.. jangan kau ulangi lagi. Semua ini abi lakukan semata-mata karena abi begitu menyayangimu."

"Maafkan Naura Bi.. tidak seharusnya Naura sampai berbuat senekat ini. Maafkan Naura Mi, Bi."

"Segeralah bertaubatNak, mohon ampunan sama Allah." ucap Umi sembari mengelus kepala putrinya.

1
Muna Junaidi
😍😍😍😍
Yeti martini
sangat suka❤️
Bunda Salma
ceritanya sangat menarik ...
Nani Evan
baru baca karena baru lewat😁
Siti Rambe
sangat menarik dan tidak membosankan
Sri Handayani
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
karya nya bgs bgt sukses trs buat KK ny buat hasil karya yg lebih menarik dan semangat buat KK ny, pasti semua nya gemar cerita nya 👍👍
Ummi kalsum
🤣🤣🤣🤣🤣
Ummi kalsum
sabar binar...,,😘
anin aja
kereeeen
anin aja
novelnya bagus
Nuranita
keren nih kata mutiarax......dalem bnget...izin thor copy paste y
Nuranita
aq org sby lo...senengx ketemu novel yg nyritain ttg kota sby.....smngat thor💪💪💪💪💪💪💪💪💪
vi
karya mu bagus
vi
karya mu bagus thor.... aq suka
amount
MashaaAllah... calon suami idaman sekalihhh si bang Surya ini😂
amount
Binar dan Surya bukan saudara kandung yach?
Khairu Nnisa
nama Surya mengingatkan ku pada Surya Manurung
Fitri Ayu: Boleh ktwa gk si
total 1 replies
Khairu Nnisa
aaa menarik ceritanya lanjut
✨정국✨
pengen rasanya klo nikah kyk gini🥺
Alfi Zia: Amin...
total 1 replies
Dewi Fuzi
bagus saya suka alur ceritanya 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!