NovelToon NovelToon
Pengabdian Seorang Istri

Pengabdian Seorang Istri

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Cintamanis / Perjodohan / Tamat
Popularitas:207.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ali Ajay

Menceritakan tentang kisah kasih seorang wanita muslimah yang bernama Khadijah yang menikah dengan seorang lelaki yang bernama Ustadz Hafizh.

Mereka berdua menikah karena keinginan dari Kyai yang tak lain adalah Ayah dari Khadijah. Senang susah mereka lalui bersama, hingga suatu ketika Khadijah mengalami kesusahan dalam melahirkan dan akhirnya Khadijah mengalami pendarahan sehingga merenggut nyawanya.

Bagaimana kisah selanjutnya, jangan lupa terus ikuti kisah Cinta Suci Khadijah..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ali Ajay, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 30

Khadijah dan Ilham sama sama bingung dengan percakapan Ustadz Hafizh dengan Alya karena seperti menyimpan masa lalu.

"Kenapa Abi ya kok nggak seperti biasanya apa pernah kenal sama Alya ya?? gumamnya dalam hati Khadijah.

Dan Ilham mengajak mereka semua untuk makan bareng di sebuah warung bakso yang tak jauh dari taman itu.

"Gimana kalau kita makan bakso diwarung itu, baksonya enak loh.."ucap Ilham sambil menggandeng pundak istrinya.

Dan Ustadz Hafizh pun menggandeng Khadijah, tapi Khadijah yang masih bingung dengan sikap Ustadz Hafizh hanya diam melihat suaminya.

" Sayang dinda mau makan bakso?? Tanya Ustadz Hafizh pada istrinya.

"Terserah Abi.." Ucap Khadijah pelan karena masih bingung dengan sikap suaminya.

Dan mereka ber empat sama sama memesan bakso dan duduk satu meja, dan setelah baksonya datang mereka ber empat bergantian menuangkan saos, kecap dan cabe, dan secara tak sengaja Alya menegur Ustadz Hafizh.

Karena Ustadz Hafizh menuangkan cabe di baksonya sendiri.

"Kebanyakan itu cabenya bukan nya kamu nggak suka pedas.?? Ucap Alya pada Ustadz Hafizh keceplosan.

" Kok kamu tahu sayang kalau Hafizh nggak suka pedas?? Tanya Ilham pada Alya dengan suara terkejut karena masih bingung dengan tatapan istrinya pada Ustadz Hafizh.

"Ya nggak cuma nebak aja biasanya kan cowok nggak suka pedas." Jawab Alya dengan suara gugup karena keceplosan menegur Ustadz Hafizh.

"Kok bisa ya aku kayak gini apa aku merasa cemburu karena sekarang Hafizh mempunyai istri yang begitu cantik dan sholehah, padahal aku dulu sedikit pun tidak punya perasaan apapun pada Hafizh, tapi sekarang Hafizh tambah ganteng, bersih dan tambah sholeh, kenapa dulu Hafizh nggak kayak gini ya, mungkin aku mau dari dulu, Astaghfirullah.. Apa yang aku pikirkan sekarang kita sama sama punya pasangan hidup yang pasti terbaik untuk hidup kita." Gumamnya dalam hati Alya.

Setelah makan bakso Ustadz Hafizh dan Khadijah berpamitan untuk pulang duluan karena waktu sudah menjelang sore.

"Ya udah ana pulang duluan ya udah sore. " Ucap Ustadz Hafizh pada Ilham sambil menjabat tangan Ilham.

"Oh ya udah kalau gitu kapan kapan kita ketemu lagi, dan kalau ada waktu kamu lah Fiz main kerumah kami, apa kami yang main kerumah antum." Ucap Ilham dengan suara candaan.

"Boleh boleh ana masih tinggal dirumah istri ana." Jawab Ustadz Hafizh.

Setelah diperjalanan Khadijah masih penasaran dengan sikap Ustadz Hafizh yang tak biasanya setelah bertemu dengan Alya.

Selama didalam mobil Khadijah memperhatikan suaminya yang hanya diam tanpa bicara apa pun,dan Khadijah menegurnya.

"Bi...kenapa Abi nggak enak badan?? Tanya Khadijah sambil memandang wajah Ustadz Hafizh seperti orang banyak pikiran.

Ustadz Hafizh yang tidak konsetrasi dengan ucapan Khadijah masih terus diam tanpa merespon pertanyaan Khadijah, lalu Khadijah menepuk paha Ustadz Hafizh dengan pelan.

" Astaghfirullah..."ucap Ustadz Hafizh dengan suara terkejut dengan tepukan Khadijah.

"Maaf Bi..kalau Abi terkejut dengan tepukan dinda." Ucap Khadijah dengan suara gemetar takut Ustadz Hafizh marah.

"Maafin Abi sayang, Abi jadi tidak fokus dengan pertanyaan dinda, oh ya dinda nanyak apa tadi."

"Abi kenapa.. Nggak enak badan tah?? Ucap Khadijah sambil mengelus jidat Ustadz Hafizh.

" Nggak sayang, Abi nggak apa apa."jawab Ustadz Hafizh sambil memegang tangan Khadijah.

Dan karena nggak enak takut menyinggung perasaan Ustadz Hafizh, Khadijah diam tanpa bertanya lagi.

Sepanjang perjalanan Ustadz Hafizh masih terus diam,

"Kenapa ya Abi melamun terus, apa Abi pernah kenal sama Alya ya." Gumamnya dalam hati Khadijah yang terus masih penasaran dengan sikap Ustadz Hafizh yang tak seperti biasanya.

1
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
Neulis Saja
the name of marriage is nothing temporary for sure forever
Neulis Saja
the beginning from trouble
Neulis Saja
please, don't share love
Neulis Saja
hafidz, you explain to your wife
Neulis Saja
ehm i'm confused 🙈
Neulis Saja
you explain to him if you can't do it
Neulis Saja
hafidz, don't share love to other woman
Neulis Saja
tuh kan kata2 Syifa jadi doa pasti poligami dgn syifa
Neulis Saja
what happen
Neulis Saja
tanda2 bakal ada poligami nih
Neulis Saja
congrats Dijah 🙏
Neulis Saja
Dijah, you are pregnant
Neulis Saja
goodby
Neulis Saja
ok have a nice day
Neulis Saja
tired of being jealous
Neulis Saja
surprise 👏
Neulis Saja
please Dijah, you have to calm down
Neulis Saja
next
Neulis Saja
good luck
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!