NovelToon NovelToon
Legenda Arka Yudistira

Legenda Arka Yudistira

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Reinkarnasi / Fantasi
Popularitas:11k
Nilai: 5
Nama Author: Sastra Aksara

Turnamen Peringkat Langit baru saja dimulai. Di hadapan para penguasa Alam Tiran, Arka Yudhistira melangkah ke arena bukan sebagai pecundang, melainkan sebagai naga yang tengah terjaga.
​Di antara bayang-bayang Ratna, Citra, dan kesetiaan Larasati, Arka siap mengguncang tatanan dunia. Panggung telah siap, pedang telah terhunus, dan sejarah baru akan segera ditulis.
​Inilah awal dari...
​LEGENDA ARKA YUDHISTIRA
​Biarkan dunia bersujud pada sang naga.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sastra Aksara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29

​Bagaimana mungkin sebuah kain bisa sekeras pedang baja?

​"Bisa mengendalikan Pita Salju Phoenix Es dengan sebebas itu... Bagaimana mungkin!" seru Luhur tanpa sadar. Jika ia tahu Ratna baru menyentuh pusaka itu selama satu tahun, ia mungkin akan pingsan karena terkejut.

​"Pita itu menyimpan sebagian jiwa Phoenix Es, sangat sulit dijinakkan," puji Guru Ratna pelan. "Pemimpin Istana kami butuh tiga puluh tahun untuk menguasainya secara penuh. Namun Ratna... ia hanya butuh satu tahun untuk mengeluarkan tujuh puluh persen kekuatannya. Dalam seribu tahun pun, belum tentu akan muncul murid berbakat seperti dia."

​Di atas kertas, senjata keduanya seimbang sebagai Pusaka Tingkat Langit. Namun, Pita Salju Phoenix Es adalah kelas tinggi sejati, sementara pedang Yoga berada di kelas menengah. Ditambah dengan penguasaan Ratna yang luar biasa, Yoga mulai menyadari bahwa dari segi senjata dan dasar kekuatan batin, ia tidak lagi memiliki keunggulan.

​"HAAH!!"

​Yoga berteriak keras. Pupil matanya menyempit, dan di dalamnya muncul bayangan dua bilah pedang. Seluruh niat pedang dalam tubuhnya dikerahkan habis-habisan hingga tubuhnya tampak seolah dibakar oleh api transparan yang dingin.

​SRET!!

​Yoga menerjang, membawa badai bayangan pedang yang menutupi langit arena. Ratna tidak tinggal diam. Pita putihnya menari di udara, melepaskan gelombang hawa dingin yang menusuk untuk menghancurkan ilusi pedang lawan.

​BOOM!!!!

​Dinding pelindung yang dibuat wasit retak seketika saat energi keduanya berbenturan. Duel dua ahli Alam Jiwa ini benar-benar telah mencapai puncaknya. Pedang Yoga bergerak seperti kilat, sementara pita Ratna berubah-ubah; kadang selembut kabut, kadang sekeras es murni, melilit dan menebas dengan luwes.

​Setelah bertukar lebih dari tiga ratus jurus, Yoga mulai beradaptasi. Ia mulai menyerang celah-celah di antara gerakan pita Ratna.

​SRET!!

​Kilatan pedangnya menggores tanah rata, menciptakan belasan parit dalam.

​DUMM!!

​Ratna menyapukan pitanya ke tanah. Gerakan yang terlihat lembut itu memicu ledakan energi dingin yang dahsyat, meretakkan lantai arena hingga ke kaki wasit. Yoga melompat ke udara, menciptakan puluhan pusaran pedang yang mengepung Ratna dari segala arah. Situasi menjadi sangat mencekam hingga para penonton merasa darah mereka membeku.

​Namun Ratna tetap tenang. Di bawah kakinya, tiba-tiba mekar sebuah bunga teratai biru raksasa yang memukau.

​"Penjara Teratai Es!"

​Dua belas kelopak teratai itu mekar dengan kilau bintang, namun alih-alih menyerang, teratai itu justru meledakkan dirinya sendiri!

​KRAK!!

​Kristal-kristal es yang menutupi langit beterbangan, bertumbukan dengan sinar-sinar pedang Yoga. Dalam badai kekacauan itu, Pedang Yuan Langit dan Pita Phoenix Es terus bertukar serangan dengan kecepatan yang tak lagi bisa diikuti mata manusia. Yang terlihat hanyalah kilatan cahaya dan suara dentingan logam yang tak henti-henti.

​Lebih dari setengah arena kini tertutup es dan bayangan pedang. Penonton terpana. Para pendekar senior bahkan harus segera memasang pelindung untuk murid-murid muda mereka.

​"Keduanya pasti akan menjadi puncak di Benua Arcapura suatu saat nanti," gumam Satya dengan mata terbelalak. "Terutama Ratna... dia akan menjadi sosok yang tak tertandingi!"

​Luhur Pangestu semakin cemas. Ia melihat putranya, Yoga, telah mengerahkan seluruh tenaganya namun tetap tidak bisa mendominasi. Sebuah ketakutan mulai merayap di hatinya: Bagaimana jika Yoga kalah?

​Jika Yoga kalah, kejayaan Perguruan Pedang Surgawi sebagai kekuatan nomor satu akan runtuh. Mereka akan jatuh ke peringkat ketiga—sebuah aib yang belum pernah terjadi dalam sejarah klan mereka. Belum lagi hadiah juara berupa Zirah Sisik Naga yang sangat berharga.

​Melihat suaminya gelisah, Ningsih berbisik menenangkan, "Luhur, jangan khawatir. Jangan lupa, Yoga belum menggunakan Bayangan Pedang Jiwa. Begitu jurus itu keluar, Ratna tidak akan punya peluang."

​"Kekuatan Pedang Langit —— Alam Semesta!!"

​Yoga meraung. Sinar pedang berwarna biru menyala liar di pedangnya, membentang hingga enam puluh meter, seolah ia sedang memegang pedang raksasa yang turun dari langit. Ia mengayunkan pedang raksasa itu ke arah Ratna.

​BOOM!!

​Sebuah retakan raksasa sepanjang tiga ratus meter terbuka, membelah arena menjadi dua. Namun, Ratna sudah melesat jauh ke udara. Ia dikelilingi oleh salju yang turun perlahan, yang dalam sekejap berubah menjadi badai salju tak terbatas yang menelan segalanya.

​"Ini... tahap keenam Seni Awan Beku Panggilan Salju Langit!!" Luhur pucat pasi. Jurus ini seharusnya hanya bisa dilakukan oleh ahli tingkat tinggi, bukan seorang gadis di Alam Jiwa.

​Butiran salju yang terlihat lembut itu menyimpan daya hancur yang mengerikan. Yoga terjebak di tengah badai. Meski ia terus menebas salju dengan pedangnya, ia mulai kewalahan. Tiba-tiba, sebuah cahaya putih menyentuh dadanya. Fokusnya terpecah oleh badai, dan ia gagal menghindari sentuhan ujung Pita Salju Phoenix Es.

​BANG!!!

​Yoga menyemburkan darah segar yang menodai salju putih. Ia terpental jauh, berguling belasan kali di udara sebelum mendarat dengan satu lutut. Ia terengah-engah, menggunakan pedangnya sebagai penopang.

​Luhur berdiri dengan cepat. Ia menyambar Pedang Yang Surgawi milik putra bungsunya, Yogi, lalu melemparkannya ke arah Yoga. "Yoga, tangkap!"

​Yoga mendongak, matanya memancarkan rasa sakit namun penuh tekad. Ia menangkap pedang kedua itu. Ia tahu, demi kehormatan perguruan, ia tidak boleh kalah. Meski menggunakan dua pedang sekaligus dianggap sedikit mencederai harga diri pendekar, prestise Perguruan Pedang Surgawi jauh lebih penting.

​Dengan Pedang Yuan Langit di tangan kiri dan Pedang Yang Surgawi di tangan kanan, Yoga berdiri perlahan. Pedang di tangan kanannya mulai melayang di udara, dikendalikan oleh kekuatan batinnya.

​Kedua tangan Yoga terlipat di depan dada. Matanya menyala dengan sinar yang tajam. Energi berwarna abu-abu terang mulai berputar-putar di sekeliling tubuhnya.

​"Bayangan... Pedang... Jiwa!!"

Sebuah bayangan samar mendadak bangkit dari balik Pedang Yang Surgawi. Seiring gumaman rendah dari bibir Yoga, seluruh energi batin dalam tubuhnya meledak dahsyat, membuat bayangan itu mengental dengan cepat. Tak lama kemudian, sosok itu mewujud sempurna; seorang manusia yang identik dengan Yoga. Mulai dari pakaian, perawakan, hingga tatapan matanya yang tajam—tak ada bedanya. Sosok itu mengulurkan tangan, menggenggam erat Pedang Yang Surgawi, memancarkan gelombang niat pedang yang sama kuatnya dengan Yoga yang asli.

​Kini, berdiri dua Yoga berdampingan. Kecuali pedang yang mereka pegang, mereka benar-benar kembar identik!

​Arka ternganga, matanya membelalak tak percaya. Ilusi? Bayangan sisa? Bukan! Jika itu hanya ilusi, mustahil energi pedang sehebat itu bisa dirasakan. Sosok itu benar-benar Yoga yang lain!

Seluruh penonton terhenyak. Arena seketika gaduh oleh bisikan-bisikan ngeri. Keahlian macam apa ini? Bagaimana mungkin ada manusia yang bisa membelah diri menjadi dua dengan kekuatan yang sama persis?

1
Jojo Shua
😄🔥✅️
Jojo Shua
👍🥛
Jojo Shua
👍🫰☕️
Jojo Shua
🫰☕️
Jojo Shua
👍👍
Jojo Shua
👍
Jojo Shua
☕️☕️☕️☕️
Jojo Shua
☕️☕️☕️
Jojo Shua
☕️☕️
Jojo Shua
☕️
Uswatun Hasanah
ratna ratna ratna
Uswatun Hasanah
arka arka arka
Jojo Shua
🔥🔥
Jojo Shua
🔥
Jojo Shua
👍✅️🫰
Jojo Shua
👍🔥
Uswatun Hasanah
dua duanya dilahap
Jojo Shua
Gak boleh dibunuh si Yeti, merusak ekosistem
Jojo Shua
Moyangnya Yeti
Jojo Shua
kalau 4 chapter sekaligus biasax pembaca lupa kasi ole" ke author
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!