NovelToon NovelToon
Solo Reaper At The End Of The World

Solo Reaper At The End Of The World

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Epik Petualangan / Fantasi
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: RyzzNovel

Suatu hari, setiap umat manusia dari bumi diseret secara paksa ke dunia apocalypse dimana monster berada. Mereka menerima Aspek, sistem, dan satu tujuan tunggal yakni bertahan hidup.

Player 991 tidak panik. Dia tidak bergantung pada siapapun. Dia tidak mencari bantuan. Dia hanya mulai membunuh.

Sementara yang lainnya membentuk kelompok untuk memastikan keselamatan mereka, Player 991 mendaki papan peringkat global satu demi satu melalui jumlah kill yang dia kumpulkan sendirian.

Namun bertahan hidup saja tidak cukup. Ketika sistem memilih enam pemain terkuat sebagai Sovereign dan memberi mereka kekuasaan untuk membangun kembali peradaban manusia di dunia yang baru, Nate Leicester menemukan dirinya bukan hanya sebagai pemain terkuat — tapi sebagai salah satu dari enam penguasa yang akan menentukan masa depan seluruh umat manusia.

Papan peringkat tidak pernah berbohong. Dan saat ini, hanya ada satu nama di puncak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RyzzNovel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29

Hal pertama yang Nate lakukan setelah menerima perubahan tersebut adalah memeriksa seberapa jauh peringkatnya akan meluncur ke bawah.

[Papan Peringkat Global: Credit Tertinggi]

Player 61: 3.041.540 Credit

Player 12.222: 2.191.262 Credit

Player 991: 2.157.651 Credit

Player 7.779: 629.190 Credit

Player 54.412: 537.640 Credit

Player 115.641: 504.780 Credit

Nine telah mengambil alih peringkat pertama untuk player paling kaya. Nate mendesah pelan. Untungnya itu tampaknya tidak berpengaruh pada title yang dia miliki, meski secara kredit dia jelas bukan yang terkaya saat ini.

Setidaknya dia tidak turun terlalu jauh. Dan tampaknya penguasa yang lain juga sudah memutuskan untuk melakukan sesuatu terhadap wilayah mereka masing-masing.

Nate menutup tampilan hologram itu, lalu tersenyum tipis saat menatap wilayahnya yang kini memiliki pegunungan, sungai yang bersih, tumbuhan yang sehat, dan hewan-hewan.

"Kurasa aku harus pergi memeriksanya."

Dia melangkah masuk ke portal.

Begitu kesadarannya kembali, Nate menemukan dirinya berdiri di dalam hutan yang rimbun. Semak belukar tumbuh tinggi hingga setinggi setengah badannya, dan hembusan angin lembut langsung menerpa tubuhnya begitu dia muncul.

"Udaranya luar biasa. Ini sangat menyegarkan."

Nate tersenyum, merasakan sinar matahari yang membakar kulitnya dengan cara yang menyenangkan. Visinya dipenuhi pepohonan dan burung-burung yang beterbangan, suara kicauan mereka terdengar jelas bercampur dengan suara arus sungai yang mengalir lembut di kejauhan.

Nate melangkah tanpa tujuan, membiarkan kakinya menuntun dirinya sendiri, sampai akhirnya dia tiba di ujung curam sebuah pegunungan. Dari sana dia berdiri di ketinggian yang luar biasa, menatap jauh ke arah pegunungan lainnya yang hampir menyentuh awan.

Dari atas sini semuanya terlihat berbeda. Jika sebelumnya dia hanya melihat lewat layar hologram, sekarang dia bisa benar-benar merasakannya. Angin yang berhembus kencang, udara yang segar dan dalam, suara kicauan burung yang merdu dari berbagai arah.

"Kurasa ini sudah cukup untuk saat ini."

Bibirnya melengkung. Dia menyusuri kembali jalur yang dia pijak sebelumnya, menemukan portal di tengah-tengah hutan, lalu kembali ke ruangan pribadinya.

Nate mendesah kasar, memijat pelipisnya, lalu melangkah keluar dari ruangan itu. Tatapannya sejenak berhenti pada pintu-pintu kamar yang masih tertutup rapat di sepanjang koridor. Sepertinya yang lainnya masih sibuk dengan urusan mereka sendiri.

Dia berjalan dengan langkah ringan menuju ruangan di ujung koridor, dan menemukan tempat peristirahatan yang tidak masuk akal bagusnya.

Sebuah pilar melingkar berdiri di tengah ruangan, serbaguna dan elegan. Bagian bawahnya dikelilingi meja yang menempel melingkar, bagian tengahnya terdapat televisi, dan bagian atasnya dihiasi lampu-lampu kristal yang memancarkan cahaya hangat. Di sekelilingnya tersebar begitu banyak sofa yang cukup untuk menampung dua puluh orang sekaligus. Di belakang pilar itu, anak tangga mengarah naik ke lantai dua.

Di ujung kanan ruangan ada dapur yang lengkap dengan bahan makanan dan minuman. Di ujung kiri, kamar mandi dengan enam ruangan sekaligus.

Nate berkedip, lalu melangkah perlahan mengelilingi ruangan. Dia berhenti di bagian belakang pilar, menemukan dinding yang terbuat dari kaca tebal dan kuat, memungkinkan dia melihat daratan di luar sana yang masih tampak gersang dan kering.

Ketinggiannya luar biasa. Cukup untuk membuat Nate merasa seperti dia bisa jatuh kapan saja.

Tidak sanggup, dia segera membuang pandangan ke arah lain dan naik ke lantai dua, menemukan beberapa kasur yang tersedia untuk beristirahat.

Bersih dan empuk. Begitu Nate duduk di salah satu ranjang itu, kelelahan ekstrim yang selama ini dia tahan langsung menuntut tubuhnya untuk berhenti bergerak.

Nate mendesah kasar.

"Bisakah aku bilang bahwa aku sekarang adalah orang kaya?"

Dia tertawa geli. Bukan orang kaya biasa, melainkan seorang pemilik wilayah yang bisa mengatur apapun di dalamnya. Tampak lucu, tapi begitulah kenyataannya saat ini.

Saat Nate terbangun, dia berkedip beberapa kali dan menyadari bahwa ranjang bersih itu sudah kotor karena darah hitam dan jelaga yang masih menempel di seluruh tubuhnya.

"Oh. Ini bukan ranjangku, omong-omong."

Dia pergi dengan pura-pura tidak tahu, berjalan menuju kamar mandi tanpa ragu-ragu.

Sebaiknya dia benar-benar membersihkan dirinya dulu. Sudah berapa lama dia tidak mandi dengan benar? Seharusnya sudah cukup lama hingga dia bisa mencium bau badannya sendiri.

---

[Papan Peringkat Global: Level Tertinggi]

Player 991: Level 19

Player 12.222: Level 18

Player 7.779: Level 17

Player 61: Level 17

Player 115.641: Level 17

Player 54.412: Level 17

Seorang pria menatap papan peringkat global itu, wajahnya suram, salah satu tangannya diperban rapi.

"Heh... Aku berani bertaruh bahwa si bodoh itu pasti berada di peringkat terbawah. Lagipula dia hanya beruntung karena menerima aspek yang kuat. Siapapun dengan aspek seperti itu akan bisa jadi sekuat dia. Apa yang bisa dia lakukan tanpa aspek itu?"

Bryan tertawa mengejek. Dia tidak percaya bahwa orang yang sama itu, Nate, sudah menjadi cukup kuat hingga berani padanya. Karena itulah dia perlu menempatkannya pada posisinya yang seharusnya.

Di seberangnya, Linea terbaring di ranjang. Wajahnya pucat pasi, ketakutan jelas terlihat di pupil matanya yang bergetar, kedua tangan dan kakinya terikat.

Melihat Linea yang tidak merespons, Bryan mendecakkan lidahnya, lalu meremas pipi gadis itu dengan jari-jemarinya.

"Kamu semakin kesini semakin menentangku. Apa yang kamu takutkan? Inilah yang kamu dapatkan karena begitu berani melawanku."

Bryan tertawa. Kegilaan histeris terlihat jelas di wajahnya saat dia dengan paksa merobek pakaian Linea, dan apa yang terjadi selanjutnya hanyalah teriakan Linea yang dipenuhi ketakutan dan tangisan yang terisak-isak.

Bryan tidak peduli. Dia melakukan apapun untuk kesenangannya sendiri, dan dia tidak akan pernah memaafkan siapapun yang berani menentangnya, terlepas dari sekuat apapun orang itu.

"Perhatikan, Linea. Dia tidak lama lagi akan segera keluar. Pada saat itu, akan kuperlihatkan padamu kepala dari pria yang sangat kamu takuti itu hingga berani menentangku."

Bibir Bryan melengkung sempurna. Dia sejenak teringat pada Nate di dunia sebelumnya, seorang pemuda yang biasanya patuh namun sesekali menunjukkan sepasang pupil mata yang seolah-olah siap membunuh siapapun yang tidak dia sukai.

Mata itu.

Bryan berniat untuk menghancurkannya hari ini dan selamanya. Anak haram yang tidak seharusnya dilahirkan ke seluruh dunia ini.

Juga, seorang pembunuh tak beradab.

***

1
Pradama Okta
harusnya udah peringkat D gak sih, kan syarat dari E ke D 5600 kill
Nameless: yang dihitung monster peringkat E keatas, kalau F kebawah gak kehitung
total 1 replies
SETH
cerita nya bagus..mudah2an rajin update dan gak hiatus
blueby
bagus
Nameless: terimakasih!
total 1 replies
KayyLawrence
mampir cuyy,jujur ceritanya bagus,langsung saja terbitkan dan adaptasi jadi manhwa
tintakering
mampir, k
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!