NovelToon NovelToon
Sekte: Komunitas Topeng Tanpa Ekspresi

Sekte: Komunitas Topeng Tanpa Ekspresi

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Horor / Teen / Tamat
Popularitas:113.2k
Nilai: 4.8
Nama Author: gafiqih

Bercerita tentang pria bernama Davie, yang di tinggal mati kekasihnya oleh sebab yang tak wajar akibat dijadikan tumbal.

Satu persatu orang terdekatnya pun terkena imbasnya dan mati dibunuh oleh "komunitas topeng tanpa ekspresi," sebuah sekte beraliran sesat yang menyembah iblis.

Mampukah Davie membalaskan dendamnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon gafiqih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Melamar Riska

Kami semua sedang menunggu gelisah mahasiswa kedokteran yang sudah dihubungi oleh Paula. Kamar yang tadi digunakan untuk menyekap tawanan itu pun, sudah selesai di bersihkan oleh Riska dan juga Novi.

Sudah 30 menit berlalu sejak Paula menghubungi mahasiswa kedokteran itu, tapi sampai sekarang dia belum juga datang, itulah yang membuat kami gelisah.

"Lo yakin semua baik-baik aja?" Tanya ku pada Paula.

Paula mengangkat kedua pundak nya dan tak membalas ucapan ku.

"Ada 2 kemungkinan yang bisa terjadi!" Ucap Satria.

"Apa?" Tanya ku.

"Kemungkinan pertama orang itu tersesat, dan yang kedua orang itu takut dan tak berani mengambil mayat ini," Jawab Satria.

"Takut kenapa, bukan nya mereka sudah biasa dengan mayat tanpa identitas?" Ucap ku.

"Takut karena tadi Paula bilang ini mayat anggota komunitas topeng tanpa ekspresi," Sahut Satria.

"Kalau gue sih yakin sama kemungkinan yang pertama," Ucap Achong.

"Aku setuju sama Achong," Sahut Paula.

Aku pun masih berfikir kalau dua kemungkinan itu salah, dan ada kemungkinan terakhir yang lebih parah. Tapi itu hanya ada di fikiran ku yang sedang kacau saja.

Novi dan Riska akhirnya bergabung dengan kami, dan menanyakan kenapa suasana disini sangat tidak enak.

"Kita cemas menunggu mahasiswa kedokteran itu!" Ujar ku.

Riska pun menghampiri ku dan duduk di sebelah ku, menyingkirkan Paula yang sedari tadi duduk di sampingku. Riska memegang tanganku dan menatap mataku, lalu dia mulai tersenyum dan berkata, "Tenang Dav..."

Mendengar ucapan Riska membuat ku jauh lebih tenang, aku coba menyandarkan kepalaku di bahunya, pura-pura tegar itu sangat melelahkan rupanya.

Baru saja menyandarkan kepala, tiba-tiba ada yang mengetuk pintu home stay. Paula tersenyum, dan langsung bangun membukakan pintu, sambil berkata, "Ini dia malaikat kita datang!"

Ketika pintu di buka, terlihat 2 orang pria yang sudah menyiapkan kantong mayat.

"Hai, kak Paula..." Sapa salah satu pria itu.

"Kakak, semakin cantik aja," Sahut Pria satu lagi dengan senyuman genit nya.

"Tak usah banyak basa-basi, segera bawa mayat itu pergi dari sini!" Ujar Paula.

Kedua Pria itu langsung masuk dan mengikuti Paula menuji kamar, Achong pun bangun dan ikut membantunya mengangkat mayat itu dan memasukan ke kantong mayat. Setalah mayat itu sudah terbungkus, salah satu pria memberikan amplop coklat kepada Paula dan tersenyum.

"Harganya masih sama kan?" Tanya Pria itu.

Paula menganggukan kepala dan mengambil amplop coklat itu, dan kemudian kedua pria itu pergi membawa kantong berisi mayat. Paula menutup pintu dan melempar amplop coklat itu, dan Satria langsung mengambil nya dan membuka nya.

"Uang?" Ucap Satria kaget melihat isinya.

"Berapa banyak?" Tanya ku.

"12 juta," Ucap Paula.

"Wow, murah sekali untuk jasad tak beridentitas!" Sahut Satria.

Kemudian aku berjalan ke kamar, dan mengambil kain hitam yang tadi ku bawa. Lalu ku lempar di atas meja, dan semua menatap ku.

"Apa ini Dav?" Tanya Satria.

"Buka aja!" Jawab ku.

Satria membuka kain hitam yang sudah ku ikat, dibukanya secara perlahan dengan memasang wajah cemas, dan kemudian terkejut ketika melihat kilauan emas si balik kain itu.

"Astaga, dari mana itu Dav?" Tanya Riska.

"Aku menemukan nya dilemari bangunan tua itu," Jawab ku.

"Sumpah ini banyak banget!" Ujar Satria.

"Kita bagi rata, atau gimana?" Tanya ku.

"Gue gak perlu!" Ucap Achonk.

"Aku juga enggak Dav, nanti Ibuku bertanya-tanya itu dapat dari mana," Sahut Riska.

"Kalau gitu kita bagi tiga!" Ucap ku.

"Nov mau kan?" Tanya Satria.

"Mau lah, secara kan gue udah berhenti kerja gara-gara ikut kalian ke sini!" Jawab Novi.

Kami semua tertawa mendengar penjelasan Novi, dan Satria beberapa kali meledek Novi dan menertawakan nya, Novi pun tak marah dan malah dia ikut tertawa dengar ledekan Satria.

"Kita bagi tiga, dan Davi dapat bagian paliang banyak," Ucap Satria.

"Setuju!" Sahut Novi.

"Ehh gak usah, bagi rata aja!" Ujar ku.

"Enggak lah, ini kan punya lo, dan lo bisa aja sembunyiin ini terus lo ambil semua... Tapi gue kenal lo bukan cuma 2 hari Dav," Ucap Novi.

"Iya dan lo gak akan menyembunyikan sesuatu ke kita!" Sahut Satria.

"Nah kan lo semua udah tau, jadi kenapa gak di bagi rata aja," Ucap ku.

"Gak usah, gue menghargai usaha lo Dav!" Ujar Satria.

Satria pun mulai membagi emas itu dan Novi membantu nya.

"Kamu mau pakai buat apa, emas-emas itu?" Tanya Riska.

"Mau aku jual, dan ku jadikan uang," Jawab ku sambil tersenyum.

"Memangnya kamu sedang butuh uang?" Tanya Riska lagi.

"Yaaa... Baru saja ku fikirkan dan ternyata aku butuh uang," Jawab ku.

"Memang nya kau butuh buat apa?" Tanya Riska.

"Untuk menikahi mu," Jawab ku sambil tersenyum.

Mata Riska pun berkaca-kaca dan dia pun memeluk ku, terdengar suara isak tangisnya dan aku pun melepaskan pelukan nya dan melihat wajahnha. Riska menangis sambil tersenyum, wajah nya nampak bahagia sekali, dan aku pun menariknya dan memeluknya.

"Sepertinya hati ku memilih mu untuk menemani hari-hari ku, mau kah kamu menikah dengan ku?" Tanya ku.

Tiba-tiba suara tepukan berisik mengisi ruangan, dan suara sorak yang mengatakan "terima" ikut mengisi ruangan ini. Aku melihat sekeliling teman-teman ku sedang menepuk tangan dan bersorak, Riska tak mampu menahan lagi air matanya dan dia mengeluarkan semuanya.

Riska melihat sekeliling dan tersenyum, kemudian dia mengusap air matanya, dan menganggukan kepala nya.

"Aku mau menikah sama kamu!" Ucap Riska.

Semua temanku bersorak ke girangan dan bertepuk tangan, ruangan ini berubah jadi tempat bersejarah bagi hubungan ku dengan Riska. Aku tak menyangka memilih nya, aku tak pernah menduga kalau dia adalah pelabuhan terakhirku.

"Selamat ya Ris," Ucap Novi sambil menjulurkan tangannya.

Riska menyambut tangan Novi, dan tersenyum. Senyum tipisnya tulus sekali, membuatku semakin yakin kalau dia pilihan terakhirku.

"Pesta... Pesta... Pesta..."

Semua berteriak seperti itu, tak terkecuali Paula yang memasang senyum palsunya.

"Uang 12 juta ini, kita pakai untuk pesta gimana?" Tanya Paula.

"Ide bagus!" Ucap Achong.

"Gue sih ayo aja..." Sahut Satria.

"Yaudah kalau gitu, satu orang ikut aku buat beli perlengkapan pesta nya!" Ujar Paula.

"Ayo sama gue aja," Ucap Achong.

Mereka berdua meninggalkan home stay dan membeli perlengkapan untuk pesta nanti malam.

"Sat, gak masalah?" Tanya ku.

"Tenang aja, kita perlu istirahat juga kali," Jawab Satria sambil tersenyum.

"Iya, apasalah nya kita merayakan momen bahagia lo Dav," Sahut Novi.

"Lo tuh memang temen-temen terbaik gue!" Ujar ku.

Hari juga sudah mulai sore, dan matahari sudah mulai sedikit jingga, hari ini kemenangan pertama kami, dan kemenangan untuk ku, karena mendapatkan kepercayaan Riska untuk menjadi suaminya. Sekarang aku jadi tak sabar dan ingin segera menyelesaikan urusan dengan komunitas ini, dan hidup bahagia dengan Riska.

"Tak selamanya langit mendung berwarna hitam, dan tak selamanya langit cerah berwarna biru."

......................

1
Ling Gaexia
d'buat film kayak nya keren
whydoyouhateme?
lanjut thor
Ananda Trizna
lanjut lg thor .msih seru tuh
Ananda Trizna
menegangkan ..
Ananda Trizna
the besst
Ananda Trizna
tmbah seruu nih
Vanna Bant
Yaelaaaa si achong ternyataa,maaf riska😁
Vanna Bant
kayanya riska deh pengkhianatnya
wini nurwulan
baru mampir
Akira ✨
like 😉
Fikah Herawati
pling sedih novi ma satria...pas mati ny bikin nysekk
Fikah Herawati
y ampun ..sedih jg salut m davie wlpun lemot tp ttp brusaha
Fikah Herawati
y ampun jgn mti davie kn bintang utam
Fikah Herawati
apahbngn ny tuh iblis m andini mngkn mo d jdikn wadah kli
Fikah Herawati
hadeh lgian g babat abis..lngsung tnang z..liat achong mti udh tau iblis g gmpng lngsg mti gtu z. gmn si davie..aih..
Fikah Herawati
nyeseek y ampun sedih ny
Fikah Herawati
trnyta achong bnr kn ...penghianat pnts J tubuh ny d biarin z....cm buat pncingan..lgian dy jg yg kya raya..trnyt dy pemimpin ny..farraaaah..
Fikah Herawati
kirain achong..pnghianat
Fikah Herawati
knp gw curiga ny m achong y..secara dy bebas prgi kmn z..bolak balik se sendirian trs...
Fikah Herawati
mimpi tah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!