NovelToon NovelToon
Pembalasan Untuk Suamiku

Pembalasan Untuk Suamiku

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta pada Pandangan Pertama / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:335.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Mom AL

Pernikahan atas dasar cinta adalah pilihan setiap umat manusia, tetapi bagaimana jadinya jika di dalam kata cinta dan pernikahan itu ada orang ketiga?

Begitulah kisah Bima dan Nadia, kehidupan rumah tangga yang sangat harmonis telah mereka rasakan hingga pada akhirnya Bima memutuskan untuk mendua lalu membuat pernikahan mereka berujung perceraian.

Disaat sedang patah hati, Nadia di pertemukan oleh seorang pria dewasa dan karena kebersamaan mereka akhirnya benih-benih cinta pun mulai tumbuh. Namun, sebuah kejutan mengangetkan Nadia yang mana ternyata pria itu adalah Ayah dari selingkuhan Bima.

Bagaimana kisah Nadia selanjutnya?

So Stay Tune 🥰

Follow Ig: ningsihartono ❣️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mom AL, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29 Pembalasan Untuk Suamiku

Keesokan harinya.

Nadia telah bersiap untuk pergi ke kantor milik Heru, dia sangat penasaran akan diterima atau tidak untuk bekerja di kantor itu.

"Bismillah, semoga aku diterima. Jika aku gagal maka entah bagaimana lagi harus mencari kerja dan sepertinya aku harus mencari di kota lain saja."

Nadia terus berdoa lalu dia keluar dari rumah.

Tiga puluh lima menit.

Nadia sudah sampai di kantor milik Heru, dia terheran-heran karena gedung itu sangat besar, megah dan tinggi dibandingkan dengan milik Bima dulu.

"Besar sekali, aku yakin lantainya pasti sangat banyak." gumam Nadia sambil berjalan pelan ke lobi kantor.

Satpam menatap Nadia dari atas sampai bawah.

"Cari siapa ya, Bu?" satpam tersebut bertanya karena dia baru ini melihat Nadia.

"Maaf, Pak. Saya ingin bertemu Bapak Heru Herlambang, apa beliau ada di dalam?" Nadia berkata dengan sopan.

"Pak Heru? Apa Ibu sudah buat janji?"

Nadia terdiam. "Saya datang kesini atas perintah beliau karena saya ingin melamar pekerjaan, lalu bagaimana saya membuat janji?"

"Tunggu sebentar." satpam tersebut masuk ke dalam kantor dan menghampiri resepsionis.

Resepsionis melirik Nadia yang masih berada diluar, dia pun mengambil telepon gagang dan berbicara pada seseorang.

Satpam keluar dan kembali menghampiri Nadia.

"Silahkan masuk, Bu. Anda dengan ditunggu oleh Pak Heru."

"Terima kasih." Nadia tersenyum tipis dan masuk ke dalam kantor megah itu.

Dia segera menaiki lift ke lantai dua belas karena resepsionis sudah mengatakan pada Nadia saat Nadia baru masuk tadi.

Sesampainya di lantai dua belas, Nadia bergegas mencari ruangan DIREKTUR UTAMA milik Heru.

"Nah, ini ruangannya.'' ujar Nadia lalu mengetuk pintu.

Tok tok tok.

"Masuk!" teriak Heru dari dalam.

Nadia membuka pintu kaca itu dan dia masuk ke dalam ruangan Heru yang pastinya sangat mewah, terdapat dua sofa, kulkas, televisi dan masih banyak lagi. Menurut Nadia, ruangan itu lebih pantas untuk tempat bersantai dibandingkan tempat bekerja.

"Permisi, Pak." Nadia menunduk sopan.

"Silahkan duduk, Nadia."

Nadia pun duduk diseberang kursi Heru.

"Saya sudah membaca semua formulir lamaran kerja kamu, saya rasa kamu adalah wanita yang cukup berpotensi dalam bidang bisnis dan saya telah memutuskan untuk menjadikan kamu sebagai sekertaris saya." Heru mengulurkan tangan sebelah kanan untuk memberikan selamat.

"Saya tidak mimpi 'kan, Pak?" Nadia melongo tidak percaya.

Heru hanya mengedik. "Apa kamu tidak ingin menerima uluran tangan saya?"

Nadia tersadar dan segera menjabat tangan Heru.

"Terima kasih, Pak. Terima kasih sekali lagi." Nadia terlihat bahagia.

Jabatan tangan pun terurai.

"Jadi kapan saya bisa mulai bekerja, Pak?"

"Jika kamu tidak keberatan, kamu bisa bekerja hari ini juga." ucap Heru sambil mengambil sebuah kertas yaitu surat kontrak kerja. "Kamu bisa membaca surat kontrak ini terlebih dahulu untuk masalah gaji dan peraturan bekerja di kantor ini, jika kamu keberatan silahkan katakan pada saya."

"Baik, Pak." Nadia membaca sejenak tulisan yang berada di dalam kertas itu.

'Perbulan lima juta? Wah, ini lebih dari cukup.' batinnya ketika tahu gajinya perbulan yang akan diberikan oleh perusahaan Heru.

"Pak, apa gaji saya tidak salah? Bukankah saya baru mulai bekerja?"

"Itu adalah gaji semasa traning yaitu untuk dua bulan ke depan, jika potensi kerja kamu semakin meningkat maka saya akan menambahkan menjadi delapan juta perbulan. Tapi, kamu harus siap untuk lembur dan uang lemburmu akan di hitung ke dalam gaji perbulannya. Apa kamu keberatan?" Heru menatap wajah cantik Nadia.

"Tentu saja tidak keberatan." Nadia tersenyum sambil menatap Heru, pria dewasa yang sangat gagah dan berwibawa.

"Kalau begitu, kamu bisa tandatangan disini sebagai kesepakatan dan persetujuan bekerja." Heru menujuk kertas kosong yang disana ada sebuah tulisan lain dan ada nama Nadia.

Nadia segera membubuhkan tandatangan disana.

"Baik! Selamat bekerja dan jika ada yang tidak kamu tahu, kamu bisa tanyakan pada wakil sekertarismu."

Nadia mengangguk seraya beranjak dari kursi.

"Saya permisi, Pak." ucapnya berpamitan sambil membawa surat kontrak kerja.

Heru menatap punggung belakang milik Nadia, tanpa sadar senyumnya terbit begitu saja.

🏵️🏵️🏵️🏵️

Jangan lupa untuk mampir ke novel teman Othor 🥰

Blurb:

Kurebut Calon Suamimu

Author Yeni Sri

Silvia Lestari tertabrak mobil yang di kendarai oleh Devan Alvandra, seorang Pria yang ia kenali adalah calon suami dari mantan sahabat lamanya. Mantan sahabat yang pernah membuat hidup dan reputasinya hancur seketika. Di tinggalkan oleh kekasih sekaligus kehilangan Ayah tercintanya.

Karena kecelakaan yang tak disengaja membuat tulang kaki Silvia mengalami keretakan parah dan tak mampu lagi berjalan dalam waktu yang lama, sehingga Silvia memanfaatkan kondisi itu dan meminta Devan untuk menikahinya sebagai pertanggungjawabannya dan juga sebagai jalan untuk membalaskan dendamnya terhadap sang mantan sahabat.

Akankah Silvia mampu membuat Devan mencintai dirinya, dan berpaling dari Cathrine, mantan sahabatnya sendiri?

1
Rea Sitta
Genderang Perang Ditabuh....... 👍
Rea Sitta
Luar biasa
Khairul Azam
aku paling benci penculikan terus melecehkan perempuan
Nur Mashitoh
Nama ibunya jd Saniah /Facepalm/
Fay
Luar biasa
🖤: terima kasih kakak untuk bintang nya 😍🥰
total 1 replies
Surati
bagus
yunna
rasain kmu karma Uda dekat
yunna
makanya jgn bego mau aja d ajak pergi, nar nyesel lo
Teh Yen
rasain lu d tangkep.kan Lo makanya jangan jahat jd ornag
Teh Yen
bukannya Aira pintar yah.knp.mau aj d bodohin bima
Teh Yen
ih jahat banget sih Aira ,,.biasanya yg jahat itu ibu tiri ke nak tirinya lah ini kebalikmyah.thor 🤦🏼‍♀️
Teh Yen
ikut bahagia untuk Heru d Nadia 🤗🤗
Teh Yen
owh jd Bima cuma.ngincer hartanya Aira yah 🤔jelas sudah d sini siapa yg matre 😀😀
Teh Yen
ternyata Bima benar" bukan laki" baik aku kira dulu dia menikahi Aira karena terpaksa sudha d jebak d kepalang basah nyatanya sekali selingkuh ttp selingkuh lagi dasar buaya darat
Teh Yen
hah untung Nadia cerdas dia menggunakan otaknya bukan perasaan ,, kl aku yg jd Nadia d pastikan wanita ular itu tak akan keluar dengan baik" saja
Teh Yen
hahaha good job Nadia ,, btw itu kapan yah Nadia nyakar.tangannya 🤭🤭🤭
Teh Yen
pembalasan d mulai jangan kira Nadia akan diam saja d jahatin lagi smaa kamu yah Aira no way 😏
Teh Yen
wow pesta mewah dong yah 🤗🤗🤗
Teh Yen
karma kamu itu bim dulu acuh dan tak peduli dengan kehamilan Nadia skrng pengen punya ank susah karena istrimu takut terkekang hidupnya miris sekali yah
Teh Yen
kode tuh Nadia kode 🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!