NovelToon NovelToon
Gabby, My Fierce Girl

Gabby, My Fierce Girl

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Contest / Patahhati / Cintapertama / CEO / Hamil di luar nikah / Romansa / Tamat
Popularitas:21.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: NuKha

[Area termehek-mehek, siapkan tisu untuk menyeka air mata]

George selalu memperlakukan Gabby dengan kasar, dingin, dan mereka berdua selalu berseteru. Hingga membuat Gabby sangat membenci George.

Suatu ketika, Geroge mengetahui siapa Gabby sesungguhnya. Orang yang ia cari selama ini. Ia hendak menepati janjinya untuk menikah dengan Gabby setelah mengetahui identitas wanita itu. Namun sayang, hati Gabby sudah terlanjur beku. Ia sudah membenci George.

Disaat George sedang mencoba mendekati Gabby, seorang pria bernama Marvel hadir dengan membawa pembuktian cinta untuk Gabby.

Hingga suatu hari, George dan Gabby terjebak dalam satu ruangan dan terjadilah malam yang membuat Gabby kehilangan kehormatannya.

“Aku akan bertanggung jawab dengan perbuatanku, aku akan menikahimu.” George.

“Jika kau ingin menikah denganku hanya karena ingin bertanggung jawab atas kejadian ini atau ingin memenuhi janjimu dulu. Maka lupakan, aku tak membutuhkannya.” Gabby.

“Aku tetap mencintaimu, walaupun bedebah itu sudah mengambil sesuatu yang berharga darimu.” Marvel.

Siapakah yang akan dipilih oleh Gabby? George yang sudah merenggut kehormatannya atau Marvel yang menunjukkan betapa besar cintanya pada Gabby?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NuKha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 28

Suasana begitu hening di sekitar George dan Gabby. Keduanya tak ada yang membuka suara.

Gabby melanjutkan membersihkan lukanya sendiri, kedua tangannya begitu mahir dalam melakukannya seolah ia sudah terbiasa dengan hal itu. Tangan kanannya membersihkan luka di tangan kirinya, begitupun sebaliknya.

Selesai dengan luka di tangannya, Gabby berganti ke luka yang ada di kakinya. Ada bagian yang sedari tadi terus mengeluarkan darah namun tak pernah dirasa oleh Gabby. Bahkan cairan merah itu mungkin sudah mengering disekitar lukanya.

Dia sedikit memutar kaki kirinya, ada luka di betisnya itu. Gabby tak menunjukkan ekspresi apapun, tak ada rasa takut atau sakit melihat kondisi betisnya saat ini. Ia buka alkohol yang sudah ditutup rapat, tanpa mengambil kapas, Gabby langsung menyiramkan alkohol itu ke lukanya.

Tak meringis kesakitan layaknya orang pada umumnya ketika ada luka yang lumayan besar disiram oleh alkohol.

“Apa kau sudah gila!” bentak George. Pria yang sedari tadi hanya diam saja sambil mencuri-curi pandang dari ekor matanya, akhirnya mulai membuka suara ketika melihat luka yang disiram oleh Gabby.

“Kenapa?” Gabby mengalihkan pandangannya dari betisnya ke wajah George.

“Kau menyiram lukamu itu begitu saja?” Masih tak mengerti George dengan jalan fikiran Gabby.

“Ya! Ada masalah?” Gabby menutup kembali botol alkoholnya dengan rapat.

George bergeleng kepala. “Kurasa kau memang sudah gila! Lukamu bahkan seharusnya dijahit.” Ia menunjuk betis kiri Gabby.

Gabby tersenyum sinis. “Luka seperti ini? Dijahit?” Ia tertawa sejenak entah apa yang ia tertawakan, tak ada yang lucu menurut George. “Hanya luka karena terkena plat nomor sepeda motor kau bilang harus dijahit? Lucu sekali kau!”

“Hanya, kau bilang? Bahkan dagingmu sampai terlihat jelas dari sini,” bentak George yang entah mengapa dia merasa tak suka Gabby meremehkan luka itu.

Lagi-lagi Gabby tertawa. “Bahkan aku tak merasakan sakit apapun, sekalipun ku beri air laut.”

George menaikkan sebelah alisnya menunggu pembuktian. “Oh ya?” Terdengar meremahkan sekali dia.

Gabby langsung berdiri, bahkan jalan wanita itu terlihat seperti biasa saja. Ia mendekat ke arah air. “Lihat!” serunya dari jarak yang lumayan jauh.

Gabby sungguh menyiram luka itu dengan air laut seperti ucapannya. Tak ada ringisan kesakitan.

Lukaku ini tak terlalu sakit dibandingkan hatiku.

George langsung berdiri, sebelumnya ia memasukkan ponsel Gabby kedalam tas kecil milik Gabby. Membawa tas serta plastik berisi obat yang ia beli. Ia langsung berjalan ke arah Gabby berada. Mencekal pergelangan tangan wanita itu hingga Gabby memberhentikan aksi gilanya.

George menyeret paksa Gabby, tak perduli dengan berontakan wanita itu dan para wisatawan yang menatap ke arahnya.

“Kau itu kenapa?” sentak Gabby disela langkah kakinya yang tergopoh-gopoh.

George diam, ia tak menanggapi. Ia memilih terus melangkahkan kakinya. Bahkan dia tak sadar jika melewati Davis dan Diora yang sedang berjemur.

Diora langsung berdiri melihat sahabatnya yang terlihat diseret paksa, ia takut Gabby akan diapa-apakan oleh George manusia yang dia anggap tak memiliki hati.

“Hei! Tunggu! Kau mau bawa kemana sahabatku?” teriak Diora.

Davis mengikuti istrinya mengejar George yang tak memperdulukan panggilan itu.

“Kenapa kau mengejarnya?” tanya Davis pada Diora.

“Tentu saja aku mengejarnya, apa kau tak lihat wajah asistenmu itu terlihat sangat marah,” jelas Diora. “Aku takut asistenmu itu akan melakukan sesuatu yang tidak-tidak dengan Gabby,” imbuhnya.

Mendengar penjelasan istrinya yang terlihat begitu khawatrir, membuat Davis langsung berlari untuk menyusul George.

1
Ririn Setiyawati
thor kalo cerita yg punya anak kembar dan miskin trus ketemu lagi sama ayah kandungnya judulnya apa ya lua
juhaina R💫💫
andai tak kau ikat pasti akan sebanding😂
juhaina R💫💫
lahhh seperti nya takdir berkata lain, sabar y Gebby 🤣
juhaina R💫💫
kangan jdi baca ulang 😂 tapi didetik terakhir sesak bgt
Wahyunni Winarto
sakitt bnggtt😭😭😭😭
Wahyunni Winarto
kasihan gabyy
mending mati aja klo kyk gtu
huhuhu😭😭😭
Wahyunni Winarto
😭😭😭😭
Wahyunni Winarto
hati orng kok pd buat mainan
sakit bngt jd gabby
Wahyunni Winarto
sedihhh jd gabbyy
Wahyunni Winarto
dia dah mati rasa yg ada sesakit apapun dah g dirasa
SLina
skt bgt jd gabby
SLina
skip deh, g kuat sama bpknya, sgt egois. ganti judul aja
SLina
thor, kok anda kejam sekali sama gabby
SLina
pengen ku kasih racun ke lord
Shifa Burhan
coba kalian (author dan reader2) bayangkan kalian diposisi George jangan hanya melihat dari posisi pemeran utama wanita saja

*aku kalau diposisi George mana mau menunggu gabi, ditolak, melihat gabi bermesraan dengan pria lain, melihat gabi bercumbu dengan pria lain, dan hanya dibuat kayak boneka yang pasrah dan megiti gabi selesai dia harus ada

thor aku tanya pribadi padamu, apakah kau diposisi George dan dilakukan kayak gitu kau mau menerima begitu saja

thor jadi novelis netral, lihat lah semua disitu pandang jangan hanya melihat sudut pandang wanita saja
*sudut pandang gabi enak menolak Georg menikah dan bercumbu dengan pria lain didepan Georg setelah dia selesai dengan pria itu, Georgia harus ada untuknya, enak benar hidupnya
*yang kasian geoge, ditolak, harus pasah melihat gabi bermesraan dan bercumbu dengan pria lain, setelah gabi selesai dengan pria itu, George harus menerima begitu saja

thor pakai hati berkarya, kalau kau adil buat gabi berjuang juga untuk George, karena faktanya gabi telah melukai hati George, jangan semudah itu, kalian buat George kayak boneka yang tidak punya hati yang bisa terluka juga

pakai hati thor
mars
sedih bgt pas scene marvel' paadahal aku berharap marvel mati tpi pura2 dan kabur gitu
mars
adik george ya
mars
bosen kesel sendiri batu bgt sih
Riki Amteme
Luar biasa
Riki Amteme
Lumayan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!