NovelToon NovelToon
Kepentok Cinta DosenKu

Kepentok Cinta DosenKu

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Fantasi / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 5
Nama Author: Uni Ramadhani

Terancam di D.O membuat Galang harus berhadapan dengan dosen super duper Killer yang malah membuatnya jatuh cinta!

Mampukah Galang menaklukan hati dosen killer pujaan hatinya?!

Jawabannya ada di cerita Novel ini, ikutin terus yah kelanjutan ceritanya.....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Uni Ramadhani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hidup Tanpa Dirgantara

Suara Adzan berkumandang,,,

Galang terbangun dari tidurnya, dilihatnya Gadis yang masih tidur nyenyak didalam pelukannya. Tidurnya nampak damai dan juga nyaman, Galang pun tersenyum saat mengingat moment indah yang mereka lalui malam tadi. Bagaimana gadis benar-benar membuat Galang menggila dibuatnya.

Lalu Galang membangunkan Gadis dengan sentuhannya

"Sayang,,, bangunnnn" ucap Galang yang tangannya merajalela kemana-mana

"Emm... masih ngantuk mas, Gadis capek" ucap Gadis yang malah mengeratkan pelukannya.

"Tapi sudah subuh,, ayo bangun" ucap Galang

Gadis perlahan membuka matanya dan sayu sayu seakan ingin kembali tidur.

"Udah subuh ya,,,cepet banget" ucap Gadis

"Iyah,, kerasa cepet karena kita baru tidur jam 1. Mandi yuk baru sholat" ucap Galang yang kemudian beranjak lalu menggendong Gadis dan membawanya kekamar mandi. Gadis pun hanya menurut dengan apa yang dilakukan Galang kepadanya. Lalu Galang menurunkan Gadis dan mereka mandi wajib bersama. Setelah itu mereka berwudhu dan keluar dari kamar mandi.

Gadis mengambilkan pakaian untuk Galang, selanjutnya untuk dirinya sendiri. Setelah selesai mengganti pakaian mereka pun ibadah subuh bersama dirumah saja, yang biasanya Galang selalu rajin ke masjid, namun karena kesiangan, terpaksa dirumah saja. Tak lama Kemudian mereka selesai beribadah, Gadis membereskan tempat tidurnya yang terlihat seperti kapal pecah, lalu ia tarik selimutnya saat Gadis melihat bercak darahnya.

Wajahnya langsung memerah saat mengingat moment indah yang dilalui bersama Galang malam tadi. Lalu dengan cepat Gadis membawa sprei itu ke belakang dan memasukkannya kedalam mesin cuci. Galang yang baru saja keluar dari kamar mandi mencari keberadaan Gadis dikaamr tapi sudah tidak ada, lalu ia keluar dan melihat Gadis yang sudah berada di dapur. Kemudian Galang menghampirinya

"Lagi apa dis?" tanya Galang saat berada di dekat Gadis, dikecupnya singkat pipi Gadis dan langsung membuatnya merona

"Lagi masak aja mas, ini Gadis buatin bubur ayam, mau kan??" tanya Gadis

"Mau dong, apalagi masakan kamu enak banget" Ucap Galang, kemudian Galang duduk di meja makan, lalu Gadis menghidangkan semangkok bubur ayam untuk Galang, dan Gadis mengambil juga untuk dirinya sendiri. Keduanya pun kini tengah menikmati sarapan bersama.

Begitu selesai sarapan Gadis membereskan meja makan dan juga dapurnya, sementara Galang masuk keruang kerjanya. Gadis mengambil sapu dan membersihkan rumahnya, rumah itu tidak terlalu besar, membuat Gadis tidak terlalu capek membersihkannya. Saat Gadis tengah membuang sampah didepan rumah, Sebuah mobil mewah berhenti tepat didepannya. Gadis pun penasaran, siapa gerangan yang sepagi ini sudah akan bertamu.

Keluarlah dari dalam mobil seorang pria dewasa dengan berpakaian ala pimpinan perusahaan besar, pria itu melihat kearah Gadis lalu berjalan kearahnya.

"Permisi, apa anda tau rumahnya Galang?!" tanya pria itu

"Ini rumahnya Galang tuan" Jawab Gadis.

Pria itu meniti penampilan Gadis dari atas kebawah, dan mungkin ia berfikir jika Gadis adalah pembantu dirumah itu. Dengan Gadis hanya mengenakan daster bunga-bunga, jilbab jersey dan sandal jepit, sangat menggambarkan Gadis sepeerti seorang pembantu.

"Saya ingin bertemu dengannya" ucap pria itu

"Sebentar ya tuan, saya panggilkan dulu. Kalau boleh tau, namanya siapa ya tuan?" ucap Gadis

"Gilang" jawab pria itu cepat

Gadis merasa tidak asing dengan nama itu, Kemudian Gadis berjalan cepat masuk kedalam rumah, lalu ia masuk kedalam ruang kerja Galang

"Mas,,,,," ucap Gadis

"Ada apa sayang" jawab Galang

"Diluar ada orang yang cari mas Galang, namanya tadi Gilang kalau gak salah. Mirip banget sama nama mas?" ucap Gadis

"Gilang?!" tanya Galang memastikan

"Iyah, Gilang. Emang mas Kenal?" tanya Gadis

"Gilang Dirgantara, itu kakakku. Ayo kita keluar" ucap Galang

Dengan masih mencerna ucapan Galang, Gadis baru ingat jika Galang pernah menceritakan jika dirinya memiliki seorang kakak bernama Gilang Dirgantara. Tapi ia tinggal di luar kota dan sangat jarang pulang kerumah karena alasan keluarganya dan juga pekerjaannya, gadis pun mengikuti langkah Galang karena tangan nya di genggam erat. Keduanya akan menemui Gilang, kakaknya Galang. Begitu sampai didepan rumah, Galang melihat sosok kakaknya yang tengah berdiri tegak menghadap jalan

"Kak Gilang" ucap Galang

Gilang pun berbalik dan melihat sosok Adiknya bersama perempuan tadi.

"Masuk kak" ucap Galang mempersilahkan kakaknya untuk masuk kedalam rumah. Lalu Gadis ke dapur dan membuatkan minum. Sementara Galang dan Gilang duduk bersama diruang tamu

"Ada apa kak Gilang kemari?!" tanya Galang

"Aku hanya memastikan kau hidup dengan layak! Dan aku ingin tau wanita mana yang membuatmu meninggalkan rumah!" ucap Gilang

"Aku lebih senang hidup sederhana dirumah ini bersama wanita yang aku cintai, daripada dirumah besar itu dengan tidak menjadi diriku sendiri" ucap⁷ Galang

"Kau sangat kekanakan Galang! bagaimana bisa kau meninggalkan papa dan mama juga perusahaan kita hanya karena wanita itu?! bahkan terlihat jelas kasta kita berbeda! buka matamu!" sarkas Gilang

"Kak Gilang salah! bahkan Gadis mengajarkanku arti sebuah perjuangan!" jawab Galang

"Kau terlalu naif Galang!" Hardik Gilang

Kemudian Gadis keluar dari dapur dan membawa 2 gelas teh hangat. Belum Gadis menurunkan gelasnya, Gilang sudah bangkit dari duduknya

"Suatu saat kau akan menyesali keputusanmu Galang!" ucap Gilang yang kemudian pergi

"Tunggu kak!" ucap Galang, Gilang pun berhenti dan akan mendengarkan ucapan Galang

"Aku akan buktikan kepada semua orang, jika kami bisa hidup tanpa Dirgantara!" ucap Galang dengan penuh ketegasan.

Gilang pun mengeratkan genggaman tangannya lalu ia pergi meninggalkan Galang dan Gadis. Lalu Gadis meletakkan nampannya dan mendekati Galang

"Sabar mas, jangan terbawa emosi" ucap Gadis saat mengusap pelan dada Galang untuk menenangkannya

"Mas gak emosi sayang, hanya saja sedikit panas" ucap Galang saat menatap istrinya

"Aku akan terus disini bersamamu mas" ucap Gadis yang kemudian memeluk Galang dengan erat. Galang pun memeluk Gadis dengan sangat erat. Saat ini hanya Gadis lah penyemangat hidupnya, bagi Galang hidupnya saat ini lebih indah karena Galang bisa menjadi dirinya sendiri, dibandingkan ia hidup bersama keluarga Dirgantara yang hanya bisa memaksakan keinginan mereka tanpa memikirkan apakah anak mereka menyukainya atau tidak. Bagi mereka Harta, kepopuleran, Derajat dan pangkat sangat penting diatas segala-galanya....

.

.

.

Setelah ini, ujian Galang dan Gadis akan semakin berat, dapatkah mereka melaluinya???

1
Diyah Saja
ehhhh🤭🤣🤣🤣
HIATUS
aloooooooi
HIATUS
alooooo
Ristiyanti Riswan
gadis kan bawa HP nya galang, kenapa gK di rekam percakapannya sama thania kan bisa di jadikan alat bukti thooorrr
hilda avita
💪💪💪💪 galang
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
mampir
Elly Sukanti
bagus suka ceritanya.
Siti Khoyimah
bukannya gaalang punya temn yg pinter cari bukti ?
geo apa rio ya kn?
Siti Khoyimah
aq berharap mreka berdua sukses tmpa dirgantara
panjul man09
mungkin sebaiknya galang usianya 29 tahun dan bu gadis 27 tahun kan wajah galang kayak wali murid dan gadis kayak ibu beranak satu .
Marina Tarigan
terima kasih tadi kita mau marah dlm hati
Marina Tarigan
baik sangat perlu gadis tapi terlampau baik bagi orang yg sdh kamu tahu sepank terjangnya kaya iblis untung kamu baik2 kan
Marina Tarigan
rencana Thania semoga berhasil ya thour supaya dia puas dan gilang sampai kapanpun tdk akan suka sama Thania
Marina Tarigan
kejahatan tak pernah menang Thania kamu lebih dulu menjahati keluarga Galang nikmati saja dgn keluargamu ulahmu sendiri
Marina Tarigan
bagus Thania lebih dulu kamu menjahati Gaklang dan Gadis sia2 hidupmu yg se
rakah.
Marina Tarigan
gimana Thania kalah telak kan
Marina Tarigan
thania kya harta tapi Gadis kaya otak dan mengandalkan pertolongan Tuhan
Marina Tarigan
hai Thania jalang Gadis kalah harta darimu tapi kamu lupa Gadis adalah seorang dosen perguruan tinggi yg sangat pintar terus berulah lagi sampai keluargamu malu didepan umum
Marina Tarigan
lambat laun kejahatan akan terbongkar walaupun ada yg korban
Marina Tarigan
ydk suka pemnunuh sadis semoga balik pada keluarga zthania tjour jgn terus Gados yg disakiti
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!