NovelToon NovelToon
Mafia Girls

Mafia Girls

Status: tamat
Genre:Fanfic / Mafia / Keluarga & Kasih Sayang / Balas Dendam / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:21.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: lady nuree

Yuk follow dulu ig nya Othor
'@lady.nuree


__


RUBY ALDERIA SMITH, tak ada kebahagian dalam hidupnya

Di fitnah oleh saudara angkat memang tak akan pernah di hiraukannya, tapi sakit, sakit hati jika orang tuanya tak mempercayainya.

Hidup rumit seorang gadis membuatnya tegar menghadapinya, walau berat tapi tetap harus semangat demi kelanjutan hidup nya.

MARAH, tentu pasti marah ! ruby anak yang mandiri walaupun selalu manja kepada orangtua dan kaka nya, tapi Ruby tidak pernah menyusahkan keluarganya.

dengan mengingat masalalunya membuat Ruby ingin membalas perbuatan Agatha, tapi tidak untuk keluarganya karena Ruby terlalu menyanginya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lady nuree, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPS 27

" DEV ". Lirih Edward segera menghampiri David yang masih setia menundukkan kepalanya, suara yang begitu dia rindukan kini terdengar kembali oleh telinga nya.

David masih dalam keadaan menunduk kala Ruby belum menjawab sapaannya.

Edward terus berjalan mendekati Ruby dan juga David di sana yang lumayan jauh dari kursi yang ia duduki, dia terus berjalan lurus mendekati mereka. Ruby yang masih di tatap oleh Kenzi dan Lucky hanya terdiam kala mendengar suara Edward yang kian Lirih.

" DEV !". Panggilnya lagi setelah mereka berdiri sangat dekat. David mendengar suara yang begitu juga dia rindukan, panggilan kesayangan dari sang kaka begitu mengiris hatinya. Perpisahan mereka merubah seorang Dev menjadi anak yang begitu acuh dan bertekad kuat, semua orang penghuni markas tahu itu tapi mereka memakluminya.

Dengan rasa penasaran, David menengadahkan kepalanya ke asal suara yang terus memanggil dirinya. Tubuhnya begitu tegang dan bergetar kala matanya menangkap bayang sang kaka di hadapannya, dia tidak percaya dengan hal itu. David terus mengerjapkan matanya berulang untuk memastikan bahwa ini nyata bukan bayangannya saja yang berdiri di hadapannya.

" DEV !". Panggil Edward. Panggilan terakhir itu membuat David memeluk kaka nya begitu erat.

BRUGHHH

Pelukan David sangat keras sehingga tubuh Edward sedikit bergeser. Dia begitu tidak percaya dengan semua ini, David menangis begitu pilu. Perpisahan dengan kaka nya begitu membuatnya terpukul, setelah kehilangan kedua orang tua nya yang begitu ia cintai di bunuh dengan begitu kejamnya hanya kaka nya harapan dia satu-satunya.

Jasad mereka tergeletak di atas lantai dengan bersimbah darah. Kaka nya memiliki luka yang begitu parah kala dirinya mengedarkan pandangan nya ke arah lain, di rumah yang begitu besar, mansion Lucifer menjadi kenangan yang begitu buruk untuk dirinya.

Belum puas dengan membunuh kedua orang tuanya, kakaknya yang begitu lemah dalam pelukan David mereka renggut paksa dari nya. Entah kemana mereka akan membawa kakaknya, dia begitu pasrah dengan semuanya.

Ingin melawan, tapi apa daya dia tidak bisa apa-apa menghadapi mereka yang lengkap dengan senjata di tangan.

Awalnya dia akan memberi kejutan kepada keluarganya begitu dia pulang dari pendidikannya di Negara X makanya, dia sengaja tidak memberi kabar kepada mereka semua. Tapi di saat dia sampai di rumahnya kejutan yang begitu besar David terima.

" DEV pergilah". David berlari menghampiri kakaknya yang masih dalam ke adaan sadar waktu itu.

" Pergilah Dev, selamatkan dirimu cepatlah sebelum mereka kembali ". Seru Edward mengelus wajah adik satu-satunya. Ucapakan kaka nya selalu terngiang pada telinga David.

Saat itu, David hendak berlari ke arah pintu, tapi musuh berhasil menghentikannya, mungkin barang yang mereka cari sudah berhasil mereka dapatkan. David terus meronta dalam genggaman para pembunuh itu, ketika ada peluang, dev melepaskan dirinya bukan pergi keluar melainkan berlari menghampiri Kaka nya dan terus memeluknya.

Malam yang begitu tragis, David di tarik paksa oleh mereka. mereka membuatnya pingsan dan entah kemana mereka membawa dirinya.

David membuka mata, terlihat ruangan yang begitu gelap hanya ada sedikit cahaya yang masuk lewat jendela kecil di atas dinding. David merasakan tubuhnya begitu remuk, pergelangan tangannya sakit sekali. Setelah sepenuhnya sadar, David melihat keadaanya yang begitu mengkhawatirkan. Tangan di ikat tiap sudut oleh rante yang begitu besarnya, kedua kaki nya pun sama.

Kala itu dia terus berpikir apakah ini akhir dari dirinya dan keluarganya.

**

" Dev are you oke ? ". Edward melepaskan pelukan nya dengan sedikit menjauh darinya hanya untuk melihat sang adik dengan jelas.

" Dev katakanlah sesuatu ". Sambungnya lagi. David masih menatap lekat mata sang kaka dengan mata nya yang penuh dengan air mata menggenang di sana. David hanya menganggukkan kepalanya dan langsung memeluk Edward kembali.

Suasana aula begitu haru, pertemuan kedua insan membuat pilu. Kenzi dan Lukcy kian mengerti kenapa Ruby tidak menjelaskan semuanya kepada mereka, Ruby hanya menyuruh melatih David dengan keras agar dirinya kuat dan bisa membalaskan dendamnya dengan tangan dia sendiri.

EKHEEEMMMM

" Sudah pelukannya ?". Suara Ruby memecahkan keheningan di aula yang begitu megah.

" Baby ". Lirih Edward yang langsung memeluk Ruby begitu erat. Ruby merasakan getaran tubuh Edward, mungkin karena tangisnya.

Ruby menyambut pelukan Edward, tepukan tangan Ruby di punggungnya meredakan tangisan Edward yang tak terdengar oleh mereka.

" Thank you so much". Ucap Edward di sela pelukannya, Ruby mengeratkan pelukannya.

" Sudahlah, kau cengeng sekali kak ". Ledekan Ruby berhasil membuat Edward melepaskan pelukannya.

" Kau ini selalu saja ". Edward menyentil dahi Ruby yang biasa dia lakukan kepada adiknya.

" Aw sakit ". Ruby memanyunkan bibirnya.

HAHAHAHAHAH

Tawa mereka pecah kala Ruby bersikap seperti itu. Hanya pada mereka yang di anggap keluarga sikap dan sifat ruby akan berubah drastis jika di dekatnya.

" Ka bagaimana kaka bisa bersama Lady ?". Tanya David merangkul tangan Edward.

" panggil aku Ruby Dev, kita seusia ". Ucap Ruby mempamerkan Senyumnya.

" Aah gosip tidak selalu benar hahaha, mana Lady yang kejam, aku tidak melihatnya ". Canda David

" Oh inikah David yang sesungguhnya ?". Seru Lucky menyenggol tangan Kenzi.

" Aku tidak percaya, biasanya mukanya datar kepada anggota lain ! tapi sekarang sangat berbeda". Timpal Kenzi.

" Datar apanya, wajah aku memang seperti ini, ramah selalu ". Bantah David memuji dirinya sendiri.

" Iya iya ramah ! Iya kan Luck ?". Ucap Kenzi melirik Lucky. Lucky mengacungkan jempolnya dengan mulut yang bersuara.

Masih berada di dalam aula, sore berganti malam sangat tak terasa. Di aula terdapat ruangan khusus mereka para petinggi kumpul membahas sesuatu yang begitu penting. Meja bundar terlihat melingkar begitu rapihnya. Mereka semua duduk di kursi masing-masing.

Rencana yang telah mereka persiapkan begitu matang, tidak memberi celah kepada musuh untuk memenangkan pertarungan ini.

Di dalam sana Ruby pun menceritakan bagaimana dia menemukan David dan menyelamatkan nya kala itu, Semua rasa penasaran yang david tahan semuanya sudah terjelaskan oleh Ruby. Dirinya tidak menyangka dengan rencana yang di atas mempertemukan mereka.

" Kalian berdua berhati-hatilah, gunakan otak kalian !". Seru Ruby mengetuk-ngetukan jemari nya di atas meja.

" Pimpin mereka dengan otak kalian bukan dengan hati, jika perlu lindungi anggota yang akan mengikuti kalian jangan ada yang terluka, Paham !". Ucap Ruby mengarahkan tatapannya pada mereka berdua bergantian.

" Bukan hanya untuk membayar semua perbuatan mereka kepada kalian, tapi mereka juga harus benar benar di beri sanki karena perdagangan yang ilegal mereka selama ini". Ruby begitu semangat dengan itu bibir ranum nya memperlihatkan senyum iblis nya.

Malam larut pun tiba, mereka segera menyiapkan semua keperluannya dengan begitu teliti dan rapih. Mereka semua berangkat dengan mobil hitamnya.

Ruby satu mobil dengan Edward dan yang lainnya pergi bersama dengan anggotanya termasuk David.

KOTA C

MARKAS BLOODY KNIFE

" Cepatlah susun dengan rapih, jangan sampai ada yang salah semuanya harus dikirim malam ini jangan sampai gagal". Pemimpin BLOODY KNIFE terus memperhatikan anggotanya menaikan barang-barang yang akan di edarkan nya ke dalam mobil box yang besar.

BRUAAKKKKK

Suara hantaman yang begitu keras terdengar oleh mereka. Mobil serba hitam berjejer rapih di halaman markas Bloody knife.

Pemimpin itu seketika tertegun melihat siapa yang turun dari mobil yang terlihat berbeda dari yang lain. mafioso yang lain masuk ke dalam dengan hati-hati di pimpin oleh David , Kenzi dan juga Lucky.

TAP,,,TAP,,TAP

Langkah Ruby begitu anggun nya senyum iblis tak hilang dari bibir nya.

BRUGHHH,,, SREKKK ,,, REKKKK

Salam hangat dari author

LIKE

VOTE

SHARE

KOMEN

😍😍😍😍

stay terus yah di karya ku, terimakasihh 🙏😍

1
Erlina Ibrik
betul ,Ruby mmng bodoh
🧟‍♂️🧟‍♂️
tch kata ini mengganggu sekali, entah kata2 dari mana ini
🧟‍♂️🧟‍♂️
lagian dari awal salah ruby sendiri yang seakan-akan kasih harapan ke leo, ngatain agatha jalang padahal dia juga bgtu, udah tau ada ed masih aja jalan sama leo menjijikkan sikap ruby
🧟‍♂️🧟‍♂️
cih si ruby jalanggg
🧟‍♂️🧟‍♂️
puki emang ruby jalanggggg
🧟‍♂️🧟‍♂️
ruby ini kek jalang, ada ed bukannya ajak malah ajak leo aneh bin mau jalang kek agatha
Sri Wahyuni
best
Ollin Versi
Menyenangkan, salah satu novel yg sering aku baca ulang/Drool/
Semangatt terus...
Kenangan
gak tau udah yg keberapa kali aku baca novel ini, tapi ttp aja selalu nagih. first time aku baca nomor ini tahun 2021, udah brpa tahun berlalu ttp gak bikin aku bosan🥺🥺
Kenangan: siapp akak, maaf yah baru notice soalnya sibuk persiapan natalan
total 3 replies
Harni Suleman
Kecewa
Harni Suleman
Buruk
Nania Nia
Luar biasa
Nameera
keren
Glauca
Luar biasa
ikatillah
luar biasa
Merry Tunggal Dewi
Luar biasa
Abd Rahman
ko sedih ya😭😭
amnyeshty
kurenggg
amnyeshty
suka bgt si ama ni novel
Abd Rahman
ini udh ke 3 kalinya aq baca novel ini,seruuuu
Abd Rahman: lanjut dong sama anak"
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!