( Season 1 dan 2 )
Apa jadinya jika pria yang telah menjaga dan merawatnya sedari usia 7 tahun hingga sekarang menginjak usia 18 tahun, diam diam jatuh cinta pada pria dewasa yang usianya terpaut 22 tahun?
pria yang biasa dipanggilnya om dan sudah seperti ayahnya sendiri ternyata juga menyimpan perasaan yang sama seperti yang dirasakannya?
juga kedua sahabatnya yang sama sama berjodoh dengan pria pria dewasa.
apakah cinta beda usia yang sangat banyak itu bisa menyatu?
Baca juga di PROJEK MEMIKAT HATI SUAMI ya ...karena para tokoh nya sambung menyambung menjadi satu.
di season 2
Lebih di fokuskan pada anak anak mereka
Ig. rii.ena
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
28. syarat
Dimas menggeleng tidak percaya. pupil matanya menatap lucu pada wajah malu cinta .
" apa yang ada dalam kepala kecil kamu itu hem ? harusnya belajar yang rajin , dapat nilai yang bagus , mewujudkan cita cita "
cih, Dimas berdecak.
cinta cuma senyum senyum simpul .
" Ayuk kita sarapan dulu " ajak Dimas.
" ntar dulu om ! " cinta menahan Dimas agar tetap duduk
"ada apa ? " --- Dimas
" hem...kalau om....cinta enggak sama istri om ini ? " tanya cinta tak tau malu
Dimas.menaikkan sebelah alisnya , ia menjadi takjub melihat sifat cinta sekarang, dulu masa masa sekolah ....ia tidak berbeda dengan remaja kebanyakan , sukanya nonton Drakor dikamar bareng temannya , sepintas terdengar cekikikan ngebahas cowok cowok disekolah yang cakep cakep, kenapa bisa dia menyukai Dimas sejak usia pubertas.dan sekarang......baru semalam menjadi istrinya ...perubahannya luar biasa.
Dimas tidak habis pikir .
" oomm...." rengeknya
Dimas hanya tersenyum tanpa berniat buat menjawab.
timbul pikiran licik dalam kepala Dimas . didekatkannya bibirnya ketelinga cinta .
" saya akan menjawab apa yang kamu tanyakan tadi, saat kamu sudah memberikan hak saya sebagai suami kamu " kata Dimas mengedipkan sebelah matanya lalu melangkah pergi keluar menuju meja makan
cinta hanya bisa membuka lebar pupil matanya dengan mulut yang terbuka membentuk huruf O.
aduuuuhh....kenapa sih yang dibahas itu terus, sebenarnya aku kan masih takut....kalau tadi aku bilang sudah siap , itu cuma agar si om tidak kecewa , gimana dong ? cinta memukul mukul dahinya dengan telapak tangannya .
dengan lesu dia berjalan menyusul Dimas kemeja makan.
***
Dan sekarang,cinta sudah berada dalam kelas berkumpul dipojokan sambil ngerumpi yang gak penting menjelang dosen masuk, ada jeda sepuluh menit waktu yang tersisa .
karena pernikahannya tidak mengundang teman temannya , cinta tidak mengambil izin libur beberapa hari , begitu juga Dimas, semua berjalan seperti biasa.
" gimana malam tadi " tanya Clara berbisik
" cerita dong cerita dong ! " Maya menimpali penasaran
" apaan " ucap cinta cuek.
" eh non..jangan sok lugu deh " Maya sebel sambil mengerucutkan bibirnya .
" cintaaa......" Clara berteriak.
" berisik ach....tuh anak anak lihat kemari " cinta memperingatkan kedua sahabatnya .
reflek mereka mengedarkan pandangannya keliling kelas, benar, sebahagian mereka memperhatikan cinta cs.
" makanya cerita ! " ----. Maya
" gak ada yang harus gue ceritain " ---. cinta
" maksud Lo...? " Maya dan Clara kompak.
" gue masih takut " ucap cinta menaikkan kedua bahunya cuek
Clara dan Maya hanya bisa memukulkan dahi mereka dengan tangan mereka masing masing tanda tidak habis pikir dengan kelakuan cinta .
" kalau lo takut begituan, kenapa lo nikah buru buru ,dodol " ucap Maya keki.
" sstttt ....Bu Farah dah datang tuch " ucap Cici dari bangku depan memperingatkan ketiganya yang sedari tadi bisik bisik.
dua jam pelajaran sudah selesai dari tiga puluh menit yang lalu , dan sekarang mereka lagi nongkrong di kantin menikmati bakso pedas yang menjadi kegemaran ketiganya dan sudah kosong isinya , tapi ketiganya belum berniat buat beranjak dari tempat duduk favorit di pojokan.
" hai cin....ntar pulang , ada acara gak ? " tanya Roy tiba tiba sudah berada di belakang mereka
" sepertinya enggak " jawab cinta sambil menyeruput sisa es jeruknya .
" heeemmm, mau temani gue beli kado ? mau ya " ucapnya agak memohon
cinta memandang Maya dan Clara bergantian meminta petunjuk .
kedua temannya menggeleng , dan itu tidak luput dari pandangan Roy .
" maaf Roy ...sepertinya gak bisa " -- cinta
" kenapa ? " desak Roy
cinta bingung mau menjawab apa ,kalau dia pergi menemani Roy , ia harus izin dulu pada Dimas , karena mulai pagi tadi pergi dan pulang ke kampus harus bareng ,tidak perduli siapa yang kelasnya duluan atau belakangan, harus saling menunggu.
lagi pula , apa mungkin Dimas mengizinkan .
kedua sahabat cinta mengerti kebingungannya .
" kami sudah janji mau nonton Drakor bareng di rumah cinta Roy " ucap Clara memberikan alasan.
" gak bisa nobarnya lain kali aja ? " Roy masih tidak menyerah
" tidak " jawab mereka serentak.
" oh..." hanya itu ucapan Roy lesu
" maaf ya Roy ...! " kata cinta gak enak ati.
Roy cuma tersenyum tipis , berlalu meninggalkan ketiganya , berjalan gontai keluar kantin.
...🌻🌻🌻🌻🌻...