NovelToon NovelToon
Galaxy Sovereign System

Galaxy Sovereign System

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Petualangan / Kultivasi / Petualangan Fantasi-Fantasi Timur / Dan budidaya abadi / Sistem / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: SiPemula

“Lanjutan dari The World Emperor System....”
Baca dulu cerita TWES kalau ingin, hehehe...

°°°
Menceritakan perjalanan Reinar dan para istrinya di Dunia Surgawi, dan menjadikan Dunia Surgawi menjadi pijakan untuk menjadikan Reinar sebagai Penguasa Galaksi.

Kisah dan petualangan baru akan Reinar lalui di Dunia SurgawiSurgawi. Banyak rintangan akan menjadi penghambat tujuannya. Kisah cinta dan pengkhianatan akan menjadi bumbu dalam perjalanannya.

Sanggupkah Reinar mencapai tujuannya menjadi seorang Penguasa Galaksi?.... Ikuti terus jalannya cerita Novel Galaxy Sovereign System yang akan update setiap hari.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SiPemula, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertunjukan Menarik

Tanpa berbasa-basi Lilia keluar dari kamar dan langsung menghajar Kang Kuo dan orang-orang yang bersamanya, dan apa yang dilakukan Lilia cukup untuk membuat mereka merasakan kesakitan.

Kang Kuo dan orang-orang yang bersamanya hanya bisa meringis menahan rasa sakit tanpa sanggup membalas apa yang dilakukan Lilia. Kekuatan elemen angin yang begitu kuat muncul dan menghempaskan mereka keluar dari bangunan penginapan.

Di sisi lainnya, Reinar dan Sun Mo terlihat sangat menikmati pertunjukan yang terjadi di depan kedua mata mereka. Bahkan mereka melakukan taruhan tentang seburuk apa Lilia memperlakukan sekelompok orang yang mengganggu waktu istirahatnya.

Lilia sebenarnya tahu apa yang sedang dilakukan kedua orang itu, tapi saat ini dia lebih memilih diam dan mengabaikan keberadaan kedua orang itu.

“Kalian berdua keluarlah kalau kalian tidak ingin bernasib sama dengan mereka!....” Kata Lilia sambil menatap tempat persembunyian Reinar dan Sun Mo.

Mengetahu akan adanya bahaya yang akan menimpa mereka kalau tetap bersembunyi, keduanya segera menunjukkan diri setelah sebelumnya Reinar menghancurkan array buatannya.

Renar dan Sun Mo hanya bisa tersenyum kecut saat melihat ekspresi yang ditunjukkan oleh Lilia.

“Kalian berdua segera bereskan mereka, dan jangan biarkan ada satu orang pun yang kembali mengganggu waktu istirahat ku....” Kata Lilia tegas lalu dia kembali masuk kedalam kamarnya untuk kembali melanjutkan istirahatnya yang sempat mendapatkan gangguan.

“Sungguh kalian masih di naungi nasib baik karena masih dapat bernafas setelah mengganggu waktu istirahat Ibu ku, apa lagi dengan niatan buruk yang kalian tujukan padanya....” Kata Reinar pada Kang Kuo dan orang-orang yang bersamanya.

Setelah memastikan Ibuunya sudah kembali beristirahat, Reinar menyuruh dua sosok prajurit untuk menjaga kamar yang ditempati Ibunya. Sedangkan dirinya dan juga Sun Mo, mereka akan sedikit mengorek informasi dari Kang Kuo dan orang-orang yang bersamanya.

Hanya dengan melambaikan tangannya, Reinar dan Sun Mo muncul di sebuah hutan, dan di dekat mereka ada Kang Kuo dan orang-orang nya.

“Katakan, kenapa kalian mengincar Ibu dan kedua kakak ku?....” Tanya Reinar sambil melepaskan aura kekuatannya.

Dengan wajah pucat pasi dan keringat dingin yang membasahi tubuhnya, Kang Kuo mencoba sekuat tenaga untuk tetap menutup mulutnya.

“Kau tidak ingin menjawab apa yang aku tanyakan?....” Katanya sambil meningkatkan aura kekuatan yang di keluarkan nya.

Tak bisa bertahan dari aura yang terasa mencekik lehernya, Kang Kuo akhirnya mau membuka mulut walau dia mendapatkan tatapan tajam dari orang-orang yang merupakan bawahan dari sosok yang dia panggil tuan.

“Aku akan menjawab pertanyaan mu, tapi tolong tarik kembali aura mu!....” Kata Kang Kuo.

Reinar tak menarik aura kekuatannya, tapi dia justru memberi tatapan tajam pada Kang Kuo. “Kau tidak punya hak mengajukan tawar menawar denganku!.... Jawab saja apa yang aku tanyakan, atau aku akan mengambil otak mu untuk mencari sendiri jawabannya?....”

Mendengar itu Kang Kuo merasa kalau nasibnya kali ini benar-benar sial. Kebanggaannya setelah dia menemukan beberapa sosok wanita yang pantas untuk dia berikan pada tuannya seketika lenyap tanpa sisa.

Dari seluruh kesialan yang menimpanya, baru kali ini dirinya tertimpa kesialan yang bahkan sampai membuat nyawanya terancam.

“Aku hanya menjalankan perintah tuanku, dan aku ingatkan padamu, kau dan semua orang yang bersama mu pasti akan dilenyapkan oleh tuanku setelah dia tahu apa yang telah kamu perbuat kepada kami!....” Kata Kang Kuo.

“Membunuh aku dan orang-orang ku?.... Apa kau yakin tuan mu itu bisa melakukannya?....” Ujar Reinar meremehkan.

“Tuanku adalah kultivator dari Benua Tengah. Hanya dengan menjentikkan jarinya, dia sanggup mengubah mu menjadi kabut darah....” Kata orang di samping Kang Kuo yang kesal setelah mendengar tuannya di hina.

“Apa?.... Kultivator dari Benua Tengah?....” Kata Reinar dengan ekspresi terkejutnya.

Kang Kuo dan orang-orang yang bersamanya tersenyum saat melihat ekspresi terkejut yang ditunjukkan Reinar.

“Apa kini kau merasa takut setelah tahu sekuat apa orang yang akan kamu singgung?....” Kata Kang Kuo yang kembali terlihat angkuh dan arogan.

“Takut?.... Kenapa juga aku harus takut pada seorang kultivator dari Benua Tengah?.... Jujur saja, barusan aku hanya terkejut mendengar ada kultivator dari Benua Tengah yang memperbudak orang-orang lemah seperti kalian....” Kata Reinar dengan senyum yang terlihat di wajahnya.

“Kau, apa kau benar-benar ingin berurusan dengan tuan kami?....” Kata sosok disamping Kang Kuo dengan amarah yang semakin memuncak.

“Siapa tuan mu dan kenapa juga aku harus berurusan dengannya?.... Dan lagi waktu ku sangat padat, jadi aku tak akan sempat berurusan dengan tuan kalian itu....” Kata Reinar tenang.

“Tanyakan langsung apa yang ingin kau tanyakan kepada tuan ku....” Kata salah satu orang yang ikut dengan Kang Kuo sambil menghancurkan sebuah token miliknya.

Semua orang terdiam saat orang itu menghancurkan token miliknya, dan tak butuh waktu lama setelah token hancur, Reinar dapat merasakan seorang kultivator tingkat Dewa Berlian Putih bergerak dengan sangat cepat menuju ke arahnya.

Reinar dan Sun Mo saling pandang, lalu mereka tertawa lirih.

“Aku dapat memastikan kalau token yang baru dia hancurkan adalah token yang dapat dia gunakan untuk memanggil tuan nya....” Kata Sun Mo pada Reinar melalui telepati.

“Bagaimana bisa mereka ingin bertindak semena-mena di Benua ini hanya dengan seorang ahli di tingkat Dewa Berlian Putih?.... Aku rasa mereka terlalu menganggap remeh kekuatan para ahli di Benua Langit?....” Balas Reinar.

Kang Kuo dan orang-orang yang bersamanya tersenyum penuh kemenangan saat melihat Reinar dan Sun Mo terdiam saat merasakan kekuatan tuan mereka. Seandainya mereka tahu setinggi apa tingkatan kultivasi Reinar dan orang-orang nya, mungkin sejak tadi mereka akan sibuk memikirkan cara untuk melarikan diri.

Swusshh....

Seorang pria dengan sorot mata tajam muncul di tempat Reinar dan Sun Mo yang tengah menahan Kang Kuo beserta orang-orang yang bersamanya.

Kedatangan orang itu disambut dengan penghormatan oleh Kang Kuo dan orang-orang yang bersamanya.

“Aku menerima penghormatan kalian, tapi segera katakan padaku kenapa diantara kalian ada yang menghancurkan token pemanggil, di saat aku tidak melihat adanya sesuatu yang mengancam keselamatan kalian....” Kata pria yang sesaat yang lalu sedang menikmati jamuan malam di kediaman pemimpin Kota Bulan Sabit.

Kang Kuo dan orang-orang yang bersamanya kemudian menjelaskan tentang para wanita yang ingin mereka tangkap ternyata memiliki kekuatan yang cukup kuat, dan mereka juga menjelaskan tentang dua orang yang saat ini tengah menahan mereka.

“Sungguh berani, apa orang-orang lemah seperti kalian tidak tahu seberapa kuat kultivator yang berasal dari Benua Tengah, lalu dengan berani kalian justru menganggap remeh kekuatan seorang Kultivator dari Benua Tengah?....” Kata pria itu dengan tatapan mata tajam yang dia tujukan pada Reinar dan Sun Mo.

Mendengar Kata-kata itu, Reinar tak lagi dapat menahan tawanya. “Hahaha.... Kenapa juga kami tak berani menghina seorang kultivator dari Benua Tengah, selagi sosok itu memang layak untuk kita hina?....” Ujarnya mencibir.

Pria yang masih melayang di udara merasa geram dan langsung bergerak menyerang Reinar dengan mengerahkan seluruh kekuatannya.

Boomm....

Sebuah telapak tangan kokoh menahan pukulan yang mengarah ke wajah Reinar.

“Apa hanya ini kekuatan seorang kultivator dari Benua Tengah?....” Kata Sun Mo yang hanya dengan kekuatan fisiknya dapat menahan sebuah serangan yang tertuju ke wajah Reinar.

Di sisi pria yang serangannya berhasil di tahan Sun Mo dengan sangat mudah, dia terlihat sangat terkejut dengan kekuatan yang ditunjukkan oleh lawannya. Matanya yang tajam menatap lawan yang masih mencengkram erat tinjunya. Kekuatan cengkraman tangan lawannya mampu membuat tinjunya terasa mati rasa.

Walau tak merasakan adanya energi Qi yang mengalir di tubuh lawannya, dia dapat memastikan lawannya adalah seorang ahli yang kuat, dan dia merasa kalau lawannya memang sengaja menyembunyikan tingkat kultivasi nya.

“Kau tidak layak menjadi lawan saudara ku, bahkan kau terlalu lemah untuk menjadi lawanku....” Kata Sun Mo lalu dia melemparkan pria yang menjadi lawannya.

Boomm....

Tubuh pria itu terpental dan menghantam pepohonan.

“Saudara Rei, apa kita akan langsung menghabisi mereka?....” Kata Sun Mo dengan aura membunuh yang mulai meluap keluar dari tubuhnya.

Reinar dengan cepat segera menggelengkan kepalanya. “Kalau saudara Mo ingin membunuh, bunuh saja mereka!....” Reinar menunjuk Kang Kuo dan orang-orang di dekatnya, lalu dia kembali berkata. “Aku masih ada perlu dengan tuan mereka, jadi biarkan aku yang mengurusnya.....”

Kang Kuo dan orang-orang di sekitarnya merasakan nyawa mereka dalam ancaman, setelah melihat bagaimana tuan mereka dengan mudah dilemparkan oleh orang yang kini mengarahkan aura membunuh kepada mereka.

“Kang Kuo, ini semua salahmu!.... Kalau saja kau tidak mengajak kami mengganggu para wanita itu, tidak mungkin kita semua terjebak dalam situasi sulit seperti ini....” Kata seseorang yang sebelumnya telah menghancurkan token pemanggil untuk memanggil tuannya.

“Kalau saja tuan kalian itu jauh lebih kuat, kita tak akan terjebak dalam situasi ini....” Kata Kang Kuo mencoba membela diri.

“Kau justru menghina tuan kami?.... Sebelum kami mati, kau lah yang terlebih dahulu akan kami kirim ke alam kematian!....” Dengan mengerahkan seluruh kekuatannya, orang-orang di sekitar Kang Kuo melancarkan serangan ke arah Kang Kuo yang hanya sanggup bertahan dari serangan mereka.

Sun Mo memandang Kang Kuo yang sedang menjadi bulan-bulanan beberapa orang yang semula berada di sisi yang sama dengannya.

“Saudara Rei, bukan nya pertunjukan kali ini jauh menarik dari pertunjukan sebelumnya?....” Kata Sun Mo sambil mengalihkan pandangannya kepada Reinar.

Perkataan Sun Mo membuat Reinar tersenyum. “Ini bahkan jauh lebih menarik dari perkiraan ku....” Balasnya.

°°°

Jangan lupa like, vote, dan komentarnya setelah selesai membaca, terimakasih....

Maaf kalau cerita jadi agak kurang menarik dan cuma satu episode untuk malam ini. Akhir-akhir ini author lagi kurang enak badan, jadi belum terlalu bisa konsentrasi dalam menulis, tapi author usahakan untuk tetap update walau hanya satu episode.

1
ShrakhDenim Cylbow
Buat karya yang MC-nya cowok lagi dong thor🤭👍🙏
Dendi Capresius Samosir
bolehhhh 👍
Dendi Capresius Samosir
benar sekali,aku sudah lama tak baca novel ini
Dendi Capresius Samosir
olahraga binaragawan 🤭
AzZai83
Mantap thor,💪 Lanjut!!!
Robby Tom
ya agak kurang mengesankan tapi sudah cukup bagus, tetap tingkatkan karyaMu kedepannya Thor
Robby Tom
yg komen rame klo yg beginian 🤭
Aray Boim
jawabannya C. bang Toyib 🤣🤣🤣🤣🤣
Aray Boim
harusnya ganti sael
Aray Boim
tapi walaupun rapuh. wanita tetap menjadi yang terkuat. the power of emak-emak.
Travel Diaryska
lanjutan seasonnya ada gakkk? bagus thor jd penasaran lanjutannya
Travel Diaryska
ada lanjutan seasonnya ga? lanjutannya thorr
indrawanto djiwanto
Luar biasa
𝕲𝖔𝖊𝖘 𝕼𝖚𝖒𝖎𝖊𝖟
semakin menarik,tetap semangat dalam berkarya
𝕲𝖔𝖊𝖘 𝕼𝖚𝖒𝖎𝖊𝖟
pokokke juozxzxz
𝕲𝖔𝖊𝖘 𝕼𝖚𝖒𝖎𝖊𝖟
bisa lewat jalan pintas?
𝕲𝖔𝖊𝖘 𝕼𝖚𝖒𝖎𝖊𝖟
Luar biasa
Luken
not bad
odonk tri
Luar biasa
Dwi Andrianto
ini novel ada yg muat di aplikasi sebelah tp dia ganti judul novel n jg nama MC tp ceritanya semua sama.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!