Tumbuh dari kecil hingga dewasa di panti asuhan zen sekarang sudah berusia 18 tahun dan harus keluar dari panti untuk memulai kehidupan mandiri nya
Dan sekarang ketika hari pertama keluar dari panti dan tak tahu harus berbuat apa dan pergi kemana
Zen mendapat sebuah kekuatan hebat bernama Sistem Kekayaan Pemandu!
Bagaimana kisah nya kedepan setelah mendapat kan sistem?
Ikuti terus kisah nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Can's, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
26
26-Michael
Sesuai perintah dari zen semua nggota Umbrela menuju ke wuyuan dengan segera dan langsung melakukan semua perintah dari zen yang disampaikan pada ryu
Zen sendiri sekarang ini sudah berada di titik koordinat yang sebelum nya di dapat dari hasil pelacakan no hp diana dan jean bersama dengan ryu
"Tuan...seperti nya lebih baik kita menyisir setiap lokasi yang ada" ucap ryu
"Kalau begitu suruh semua anggota berpencar dan mencari ke setiap sudut kota agar lebih efektif pencarian kita ini" ucap zen dengan bernada kesal
Segera ryu melakukan perintah zen dan semua anggota umbrela menyebar melakukan pencarian kesana dan kemari ke setiap sudut kota yang di wuyuan hingga setelah beberapa jam berlalu sekarang baru ada kabar
Dimana salah satu anak buah zen menemukan tempat yang mencurigakan sebab di jaga ketat oleh beberapa bodyguard dengan lokasi berada di kaki bukit shan sebelah barat dari posisi zen sekarang berada dengan ryu
Segera semua anak buah zen menyerbu tempat tersebut dan melakukan serangan frontal terhadap para penjaga diluar tersebut yang dapat di kalahkan dengan mudah nya dan cepat
Kemudian zen dengan ryu juga beberapa anak buah Umbrela nya masuk kedal bangunan bekas gudang tersebut dan benar saja ketika di buka pintu nya terlihat ada diana dan jean sedang diikat pada tiang beton penyangga bangunan
Zen marah sekali dan ketika merasakan dengan insting bertarung nya tidak ada siapa sip di sekitar membuat zen berkelebat cepat melepaskan ikatan kedua nya
Setelah itu mengamankan mereka dahulu dimana terlihat kondisi mereka tak sadarkan diri dan dalam pengaruh obat bius
"Ryu...aku mau dalang nya sekarang juga kau selidiki!!" perintah zen ada tangan kanan nya itu
"Baik tuan muda" jawab ryu sambil kemudian pergi dari sana
Zen kemudian menunggu beberapa saat sampai akhir nya diana dan jean bangun dari pengaruh obat bius tersebut
Ketika bangun
"Ugh...kepala ku pusing" diana
"Aku dimana?" jean
Zen tersenyum melihat mereka baik baik saja dan kemudian menyambut kesadaran mereka dengan pelukan hangat nya
Membuat kedua nya kaget dan bertanya tanya mengenai apa yang sebenar nya terjadi
Zen menceritakan semua nya pada mereka berdua dan mereka berdua juga samar samar ingat mengenai apa yang terjadi pada mereka waktu sepulang kampus
"Lebih baik sekarang kita pulang saja yuk?" ajak zen lembut sambil mengusap kedua pipi wanita nya
"Ehm" jawab kedua nya kompak
....
....
Sekarang zen yang sudah mengantarkan kedua wanita nya pulang pun sudah berada di dalam ruangan kantor Umbrela Cooperation milik nya dimana terlihat zen sedang mengeluarkan aura dingin dan marah yang terpendam
Sebab ryu masih belum memberikan kabar mengenai siapa dalang dibalik pelaku penculikan diana dan jean sebelum nya
Kala dalam kesal nya ryu menelpon "tuan saya menemukan petunjuk dan bukti nya"
"Bagus datang langsung ke kantor aku tunggu diruangan ku sekarang juga" ucap zen masih kesal nya
Setelah menutup telpon nya sekarang ini zen menyeringai dingin dan kejam sambil berkata "tunggu saja siapapun kau atau kalian yang berani main main dengan ku akan kubuat habis kalian dan menyesal karena telah melawan dan mengusik ketenangan ku" ucap zen dalam seringai tipis nya
Tiga puluh menit kemudian ryu datang dengan membawa beberapa orang anggota Umbrela yang menyeret seorang lelaki dewasa kehadapan zen
"Jelaskan!" pinta zen dengan geram nya
"Pelaku dibalik penculikan nona diana dan nona jean adalah orang ini yang bernama Michael dengan motif balas dendam" jelas ryu singkat yang membuat zen mengerutkan kening nya
"Balas dendam atas dasar apa kau ini hah?!" tanya zen sambil berjongkok dihadapan michael dan menatap mata nya dengan sorotan mata tajam nya
"Heh...kau telah membuat keponakan ku keluar dari kampus karena kalah taruhan sebelum nya apakah kau lupa? atau pura pura lupa dengan perbuatan mu hah!?" tanya michael dengan suara meninggi
Membuat zen tersenyum dan berkata "oh kau paman dari si sombong itu ya ternyata"
"Tapi kau telah membuat ketenangan ku terusik dan menyeret kedua wanita ku dalam masalah ini maka terima hukuman mu" ucap zen sambil mengambil sebuah pisau dari meja nya yang sudah tersedia
Kemudian berkata pada ryu
"Buka baju nya hingga telanjang dada" ucap zen
Michael jadi ciut nyali nya namun tak dapat berbuat banyak sebab dipengangi dengan kuat oleh dua orang anggota Umbrela milik zen sekarang ini dan terlebih ketika melihat zen tersenyum menyeringai membuat bulu kuduk nya merinding
'Syat' tanpa aba aba sebuah sayatan panjang di lengan kanan nya terlihat dengan darah mengalir disana
Michael sesaat tak bereaksi apa apa namun setelah itu kemudian berteriak kencang setelah merasakan sakit dan melihat darah di lengan kanan nya mentes ke lantai
"Aaaaarrrrgggghhhhh!"
Zen makin menyeringai sedangakn ryu biasa saja dan kedua orang anggota umbrela yang ada disana dan tengah memegangi lengan micahel agak sedikit dibuat ngilu
"Kenapa sakit kahyang barusan? padahal aku melukai mu disini loh?" ucap zen yang kemudian juga memberikan sebuah luka sayatan panjang di dada nya
"Aaaaaarrrrgggghhhhh" teriakan kembali terdengar di dalm ruangan kantor zen sekarang ini
"Masih baru dimuali michael" ucap zen sambil kembali lagi melakukan sayatan panjang di lengan kiri nya
"Aaaaarrrrrggggghhhh!"
"Bajingan....setan....kau..... iblis....lebih baik bunuh aku saja cepat daripada menyiksa ku begini!!!" raungan micharl putus asa dihadapan zen dan ryu juga dua orang anggota umbrela
Zen semakin menyeringai dingin melihat reaksi dan ekspresi orang bernama micheael dihadapan nya saat ini
Kemudim selanjut nya sayatan demi sayatan mendarat di badan michael hingga membuat nya meraung dengan terus menerus nya di dalam ruangn kantor zen saat ini
Hingga lima menit kemudian semua badan bagian atas michael dipenuhi oleh banyak luka sayatan pisau walau tidak dalam tapi tetap saja membuat michael tersiksa sekali di tambah dengan darah yang mengalir perlaham dari luka tersebut
Melihat kondisi michael zen kemudian menyimpan pisau nya setelah dibersihkan dengan sebuah sapu tangan kemudian beralih pada kotak P3K di atas meja yang sudah siap
"Hey michael sebagai permohonan maaf ku atas luka di tubuh mu itu akan kusembuhkan ya" ucap zen
"Tapi sebelum itu akan kubersihkan dulu ya luka nya" ucap zen yang kemudian mengambil sebotol besar alkohol dalam kotak P3K nya
Membuka tutup nya dan diguyurkan pada semua luka sayatan di tubuh michael yang membuat nya meraung perih dan sakit diseluruh tubuh nya sampai sampai pingsan
Melihat hal itu zen mengeluarkan sebuah pill putih dan menyuruh ryu untuk meminumkan nya pada michael
"Setelah ini semua luka nya akan sembuh dan kurung dia di penjara dengan bukti yang ada dengan hukuman seberat berat nya" ucap zen
Ryu yang sudah memberikan pill tersebut pada michael mengangguk paham dengan tugas nya berikut nya setelah ini dan pergi dengan dua anggota Umbrela dari dalam ruangan zen sambil menyeret tubuh michael dari sana
Note :
Kurang sadis atau udah sadis?
Komen ya
Dan ini sesuai yang requesy ya mau ada sikopet nya
hihihihi
Makasih semua
Tong hilap Like nya
Jangan Lupa
Dukung novel ini
Like,Komen,Vote,Rate 5 Bintang & Favorit
Terimakasih
sampe 2x aku baca cerita ini gk nemu lanjutannya..
belum lagi yg katanya mau liburan nateng teman²nya, kok tiba² udh bikin perusahaan payung..