NovelToon NovelToon
My Annoying Duke

My Annoying Duke

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nipi Nupu

Nicole Louisa Edgar mendapatkan surat undangan dari kekasih pertamanya yang merupakan raja dari kerajaan Artaleta.

Tapi ia harus merasakan pernikahan dengan sahabat raja Artaleta sendiri yang merupakan musuhnya ketika mereka masih bersekolah diluar negeri.

Apakah pernikahan itu akan berlangsung lama?
Apakah ia akan jatuh cinta pada suaminya yang sangat menyebalkan itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nipi Nupu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ancaman calon duchess

"Mylady, kau harus membatalkan acara hari ini." desak Elissa.

Nicole menatap Elissa kesal. "Tidak akan. Aku akan tetap menghadirinya."

"Mylord tidak ada. Bagaimana jika terjadi sesuatu?"

"Tidak akan." jawab Nicole sambil berjalan keluar. Ia telah siap memakai gaun untuk acara perjamuan di istana bersama beberapa duchess dan para Lady.

Tinggal hitungan hari ia akan diberikan gelar oleh istana. Semakin banyak pula angin berhembus di telinganya. Banyak yang meragukan ia dan suaminya tidak akan mampu memegang gelar duke. Jamuan kali ini untuk memastikan bahwa ia mampu menjadi seorang duchess.

Sudah satu malam ia ditinggal oleh Vale karena tugasnya dari Raja. Masih ada dua malam dan ia harus dapat membuktikan pada warga jika ia pantas. Ia berlari keluar dan masuk kedalam kereta. Tangannya berkeringat karena gugup. Ia tidak takut pada apapun. Ia tidak tahu siapa yang menyebarkan gosip pertama kali sehingga warga meragukan suaminya.

Taman istana sudah terlihat beberapa lady sedang berbincang. Lady Alena dan Lady Ivanka yang merupakan sahabatnya sedang berbincang berdua. Ketika Nicole masuk, semua orang langsung terdiam. Ia menghampiri kedua sahabatnya.

"Aku hanya mendengar jika mereka sering ke Balmore untuk bersenang-senang. Apakah mereka pantas diberikan gelar duke dan duchess oleh istana ketika mereka sangat menyukai tindakan tidak terpuji. Aku mendengar dari salah wanita penghibur disana jika Lord Vale sering menemuinya. Aku ingat ia bernama Bella."

Nicole terdiam. Tapi ia langsung menutup telinganya.

"Halo, apa kabar?"

Lady Ivanka menoleh. "Lady Nicole" ucapnya terkejut.

"Sepertinya kalian membicarakan suamiku dibelakangku." ucap Nicole sambil tersenyum. Mereka berdua terdiam dan menunduk.

Tiba-tiba Duchess Erpham menghampiri Nicole. "Lady Nicole, aku senang kau datang ke acara ini. Itu membuktikan jika kau pantas menjadi seorang duchess."

"Terimakasih, myduchess."

"Namun acara jamuan siang ini akan membutuhkan waktu yang sangat lama, apakah kau siap?"

"Tentu saja, my duchess. Sebuah kebanggaan bagi saya dapat mengikuti acara ini yang sangat jarang terjadi."

Duchess Erpham menarik lengan Nicole. "Ayo ikut aku."

Nicole mengikuti setiap langkah Duchess Erpham. Ia sedih karena ibunya tidak hadir. Begitu pula dengan Ratu Zest karena ia sedang tidak enak badan. Tanpa bantuan siapapun ia bisa meyakinkan orang-orang jika ia bisa mengikuti semua acara ini. "Sayang, doakan mama. Kau harus membantu mama agar kuat." bisik Nicole sambil mengelus perutnya.

"Ini adalah acara hari ini. Pertama kita akan membuat karangan bunga yang akan kita berikan pada warga di Azalea. Warga Azalea akan berpendapat jika kita tidak untuk tidak peduli. Kemudian, akan ada lomba sedikit fisik. Bisa kita katakan kita akan berlomba memanah. Kita tahu memanah adalah pekerjaan pria namun tidak ada salahnya seorang wanita mencobanya."

"Baik myduchess. Itu adalah pekerjaan sehari-hari saya. Saya pasti bisa melewatinya."jawab Nicole.

Setiap acara dapat dilalui Nicole dengan baik. Ia bisa membungkam penilaian orang-orang padanya. Ia sedikit lelah kali ini, namun ia masih bisa menemui orang yang telah menghasut orang-orang yang membuatnya diragukan mendapat gelar itu.

Kereta Nicole memasuki halaman Balmore. Ketika ia turun, ia melihat pintu Balmore sedikit padat oleh pengunjung. Demi nama baik suaminya dan dirinya sendiri, ia harus menyelesaikan semua berita yang tidak benar.

Nicole masuk kedalam. Suasana redup terasa. Ia ingat pernah datang ke Balmore ketika mencari berita keberadaan jenazah kedua orangtuanya. Pamannya setiap hari datang ke Balmore dan hanya ialah petunjuk dimana ia bisa menemukan kedua orangtuanya.

Beberapa gadis penjaja seks sudah berdiri dengan manis didepan pintu masuk. Orang-orang yang datang tinggal memilih mana yang ia sukai dan bisa dibawa. Nicole ingat ia harus mencari seseorang bernama Bella. Siapakah Bella? Kenapa ia sangat peduli pada kehidupan keluarganya?

Ia terus mencari sosok wanita itu. Ketika salah seorang pelayan menghampirinya, Nicole mengeluarkan beberapa keping uang koin untuk diberikan pada nya. "Dimana aku bisa menemukan Bella?"

"Bella adalah wanita tercantik di Balmore. Kau akan sulit menemuinya."

"Aku hanya ingin tahu. Tolong katakan."

Pelayan itu membalikkan badannya. ia mengangkat salah satu tangannya dan menunjuk seorang wanita yang sedang duduk disalah satu sofa untuk menunggu tamunya. Ditangannya terdapat sebatang rokok. Dan gaun yang dikenakan wanita itu sangat sexy. Bisa membuat pria manapun bertekuk lutut ketika melihatnya.

Nicole sedikit gugup. Ia menghampiri wanita itu. "Bella.. nama yang bagus." ucap Nicole ketika berada dihadapannya.

Wanita itu menoleh pada Nicole. Ia mengeluarkan asap rokok itu padanya.

"Aah, Lady Nicole. Atau bisa disebut calon Duchess yang merasa terancam."

"Cepat katakan apa yang kau inginkan?" tanya Nicole marah.

Wanita itu tersenyum. "Aku ingin suamimu."

Nicole sedikit terkejut. Ia mundur selangkah. "Apa maksudmu?"

"Aku bisa meredakan berita itu asalkan suamimu bisa menjadi milikku! Aku tidak mau menjadi duchess. Cukup aku menjadi istri keduanya." jawab Bella sambil tersenyum.

"Jangan kurang ajar, Bella. Sampai kapanpun aku tidak akan memberikan suamiku padamu."

"Baiklah kalo begitu, aku tidak akan berhenti untuk menyebarkan berita itu."

Nicole kesal. Ia langsung menampar wajah Bella dengan kencang. "Aku ingatkan kau untuk berhenti membuat berita bohong! Atau aku akan.."

"Penjaga! Bawa wanita ini keluar!" teriak Bella sambil memegang pipinya yang merah.

"Aku peringatkan kau!" teriak Nicole. Tiba-tiba tangannya ditarik oleh kedua orang. Penjaga Balmore menyeretnya keluar.

"Lepaskan aku! Aku bisa keluar sendiri!"

Ketika berada dijalan, Nicole menangis. Ia tidak menyangka kehidupannya tidak akan mudah. Jika Vale ada disini, ia pasti akan bertindak. Ia tidak mungkin membiarkannya bertindak seorang diri. Perlahan ia mengelus perutnya yang mulai terasa sakit..

1
widya widya
My God Vale.. Kamu kaya lagi PMS aja
Lily Lily
👍👍👍
Ni Ketut Patmiari
Luar biasa
Sulati Cus
cerita yg bagus, singkat simple tp mengena di hati
Siti Shopia Nuriyatun Nisa
Seru... Mantapp... Alurnya tidak terlalu ribet👍🏻
Agnes Orindo
bagussss
Bintang Juing
Luar biasa
Latifa rasila
luar biasa
Linsslyn
Karya mu sungguh bagus!😍🥰
Jangan lupa mampir di karya ku juga!☺️Mari kita saling mendukung semua karya anak bangsa🇮🇩😎
_
Terima Kasih🙏 @Karolinly🤓
Nur Aini
sukaa
Sulati Cus
dia hrs hapus air mata eh mlh sk yg ngeluarin airmata
Sergiy Karasyuk Lucy S.K.L.
Bener ya c Vale ni bikin nyesek 😫🤛
❤️ Konoha Kᵝ⃟ᴸ𝐙⃝🦜༄⃞⃟⚡
Hai Kak, mampir juga yuk ke tulisanku "Istri Duke yang ditinggalkan"
Tema rumah tangga angsat. Makasih
Maria Lina
walau pun singkat bab nya tpi padat dan berisi tfk bertele"ceritanya aku suka thor🥰
Sidieq Kamarga
Hmmmmm makan tuh kepongahanmu Vale !
Sidieq Kamarga
Asli Thor di Part ini aku 😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭, sakit sekali me.bayanvkannya 😭😭😭😭😭
Sidieq Kamarga
Lho masa Nicole selingkuh dengan pria tua ? Kayanya ini adalah salah persepsi !!!
Sidieq Kamarga
Teka teki kenapa sikap Vale sangat membenci Nicole ? Sedangkan sikap Nicole sepertinya boasa saja ! 🤔🤔🤔
Sidieq Kamarga
Novrl ini mengingatkanku pada cerita di novel Barbara Cartland jaman SMA dulu 🤔🤔🤔😍😍😍
Anonim
setuju dg komen yg lain ..cerita nya bagus,simpel ..ga kebanyakan riber
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!