NovelToon NovelToon
Singa Jantanku

Singa Jantanku

Status: tamat
Genre:Time Travel / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:68.9k
Nilai: 5
Nama Author: cucu@suliani

Meyra merasa sangat aneh karena kini dia berada di sebuah pulau yang dia tidak tahu entah di mana, sejauh mata memandang hanya ada lautan saja.

Setelah dia mencari tahu, ternyata Meyra terdampar di dunia lain. Demi bisa kembali ke bumi, dia rela menerima tawaran untuk menikah dengan siluman singa jantan yang dia temui di sana.

"Apakah aku bisa pulang ke bumi jika menikah denganmu?"

"Tentu saja, aku juga bisa membantumu untuk mengungkapkan kejahatan yang menimpa ayahmu."

Bagaimana kisah selanjutnya?

Langsung kita kepoin yuk.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cucu@suliani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mencobanya

Aku benar-benar merasa bahagia saat melihat kebahagiaan di wajah suamiku, Singa jantan yang saat pertama kali bertemu membuat aku takut sampai jatuh pingsan.

Namun, kali ini Singa jantan itu sudah berubah menjadi sosok pria yang begitu tampan, gagah, perhatian, pengertian dan juga penuh cinta.

Aku merasa beruntung bersuamikan dirinya, walaupun pada awalnya aku merasa terpaksa dan juga ketakutan karena tidak mau kalau sampai tidak bisa pulang ke bumi lagi.

Kini, aku harus memikirkan kekuatan apa yang sebenarnya ada di dalam diriku. Aku harus bisa menggunakan kekuatan itu untuk masuk ke alam lain, agar bisa menarik kedua orang tuaku untuk kembali ke bumi.

"Ya Tuhan, sebenarnya kekuatan apa yang tersimpan di dalam diriku? Kenapa Lion berkata jika ada kekuatan yang begitu besar dalam tubuhku? Sebenarnya kekuatan seperti apa itu?" tanyaku penasaran.

Beberapa kali aku memikirkan bagaimana caranya agar aku bisa memakai kekuatan yang katanya begitu besar itu, sungguh aku merasa sangat penasaran.

Di saat aku sedang bingung dengan pikiranku, tiba-tiba saja aku teringat kepada ayah Lucas. Dia berkata jika aku bisa menggunakan kalung milikku dan juga milik Lion untuk membuka pintu menuju dunianya.

Aku tersenyum karena sepertinya dengan melakukan hal itu saat di bukit bunga, aku bisa membuka pintu menuju ke alam di mana bunda dan ayah berada.

"Hey! Kenapa sedari tadi kamu hanya mondar-mandir saja? Apa tidak cape?" tanya Lion yang tiba-tiba saja datang ke dalam kamar.

Aku langsung tersenyum melihat ke arah suamiku dan duduk di atas sofa, Lion ikut tersenyum. Kemudian, dia menghampiriku dia duduk tepat di sampingku. Lalu, menarik lembut tubuhku ke dalam pelukannya.

"Jangan terlalu banyak pikiran, aku yakin kamu pasti bisa membuka pintu ke dunia lain untuk menjemput kedua orang tuamu. Nanti aku akan membantu," kata Lion.

Mendengar apa yang dikatakan oleh suamiku, aku langsung melerai pelukanku. Kemudian, aku tatap wajahnya dengan penuh tanya.

"Memangnya kamu bisa membantuku apa?" tanyaku seraya membelai pipinya dengan sangat lembut.

Semakin aku melihat wajah suamiku, rasanya aku semakin merasakan hatiku berdebar dengan kencang.

Aku semakin mencintainya, apalagi melihat sikapnya yang lembut dan penuh perhatian. Hal itu membuat aku merasa beruntung bersuamikan dirinya.

"Bantu do'a," ucapnya seraya nyengir berkuda.

Mendengar apa ya dikatakan oleh suamiku, sontak aku langsung mencubit gemas perutnya yang terasa sangat keras dan juga liat.

"Kamu tuh tega banget sama aku, masa bantu do'a doang. Bantuin yang lain dong, biar aku bisa cepet ketemu sama ayah dan juga bunda," ucapku pura-pura merajuk.

Aku melipat kedua tangannya di depan dada, lalu kupalingkan wajahku dengan bibir yang kumajukan.

Lion malah terkekeh, kemudian dia memelukku dan menyadarkan dagunya di pundakku. Rasanya sangat geli, bahkan tubuhku terasa meremang.

"Jangan marah, Sayang. Kamu sangat tahu jika kekuatan aku sudah tidak berfungsi lagi kalau aku berada di bumi, tapi kalau misalkan nanti kita masuk alam lain, kekuatanku bisa muncul kembali. Aku bisa membantumu," kata Lion.

Mendengar akan hal itu hatiku merasa sangat senang, itu artinya aku masih bisa mendapatkan bantuan dari suamiku jika nanti aku sudah menemukan pintu untuk menuju dunia lain.

"Terima kasih, Sayang. Kamu memang yang terbaik," ucapku seraya membalas pelukannya.

Lion terkekeh, lalu dia mengangkat tubuhku dan mendudukannya di atas pangkuannya. Dia memeluk pinggangku, lalu mengecup bibirku beberapa kali dan dia berkata.

"Ayo kita ke bukit bunga, sopir sudah menunggu di depan, ibu juga sudah menunggu," kata Lion.

Aku benar-benar merasa sangat senang karena akhirnya Lion mengajakku untuk pergi ke bukit bunga, itu artinya sebentar lagi aku bisa menemukan bunda dan juga ayah.

"Ya, ayo," ucapku dengan bersemangat.

Akhirnya sore ini aku, Lion dan juga ibu Liliana langsung pergi ke bukit bunga diantar oleh pak sopir. Sepanjang perjalanan menuju bukit bunga hatiku terasa berdebar dengan sangat kencang.

Semoga saja saat tiba di sana aku benar-benar bisa membuka pintu ke alam lain, agar aku bisa segera bertemu dengan bunda dan juga ayah.

"Kita sudah sampai," kata Pak sopir.

"Terima kasih," ucap kami bersamaan.

Setelah itu kami bertiga turun dari mobil tersebut, tentu saja sebelum kami berjalan ke bukit bunga kami meminta pak sopir untuk pulang saja. Takutnya kami akan lama di sana.

Dengan perasaan penuh harap aku, Lion dan ibu Liliana langsung naik ke bukit bunga. Harum semerbak bunga langsung tercium, terasa segar dan menenangkan.

"Di sana, dulu setiap aku kemari di sana terdapat pintu yang bisa terhubung ke dunia Lucas."

Ibu Liliana berkata seraya menunjuk ke arah batu besar yang berada di antara bunga-bunga yang terlihat bermekaran dengan sangat indah, aku dan Lion langsung memperhatikan batu itu.

"Mau mencobanya?" tanya Lion.

Mendengar pertanyaan dari Lion, aku langsung menolehkan wajahku. Aku tidak paham dengan apa yang dia tanyakan, Lion terkekeh kemudian dia kembali berkata.

"Mau mencoba kekuatan kamu atau tidak?" tanya Lion lagi.

"Memangnya bisa?" tanyaku.

"Bisa, yang penting kamu harus fokus," kata Lion.

Mendengar apa yang dikatakan oleh suamiku, aku langsung menghela napas panjang. Kemudian, aku mengeluarkannya dengan perlahan.

Aku langsung memejamkan mataku, lalu aku memegang kalung yang diberikan oleh ayah Lucas kepadaku.

'Fokus Meyra, fokus. Ayolah Meyra, kamu pasti bisa,' ucapku dalam hati.

Aku berusaha untuk memfokuskan hati dan pikiranku, karena aku benar-benar ingin membuka pintu menuju alam lain di mana ayah dan juga bunda terjebak.

Tidak lama kemudian, aku merasa ada seberkas cahaya yang datang terlihat putih dan menyilaukan.

Namun, tidak lama kemudian cahaya itu kembali meredup. aku merasa kesal karena itu artinya pintu menuju alam dunia lain tidak terbuka.

"Sial!" keluhku dengan mata yang masih terpejam.

"Kenapa, Sayang?" tanya Lion.

Aku membuka mataku, lalu aku menatap wajah Lion dengan tatapan kesal bercampur rasa sedih. Aku merasa gagal.

"Dicoba lagi," kata Lion pelan.

"Kamu pasti bisa," ucap Ibu Liliana seraya tersenyum.

"Ya, tapi... maukah kalian menggengam tanganku?" pintaku kepada kedua orang yang terlihat saling menyayangi itu.

"Boleh, Sayang. Boleh," kata Lion.

Lion langsung menggenggam tangan kananku, Ibu Liliana nampak tersenyum kemudian dia menggenggam tangan kiriku.

Kami kini berusaha saling menguatkan, kami percaya jika keajaiban itu akan datang. Aku merasa lebih bersemangat dan lebih percaya diri.

Aku kembali memejamkan mataku, berusaha memfokuskan hati dan pikiranku. Aku berharap dengan seperti itu, pintu itu akan segera terbuka.

Semakin lama aku memejamkan mata, bayangan ayah Lucas semakin tergambar dengan jelas.

Tidak lama kemudian setitik cahaya terang datang menghampiriku, semakin lama titik cahaya itu semakin membesar.

Tidak lama kemudian, aku merasa jika cahaya itu seperti vakum cleaner yang menyedot tubuhku dengan sangat kencang, sehingga tidak lama kemudian aku terasa melayang dan masuk ke dalam lubang cahaya tersebut.

'Oh Tuhan, semoga saja aku akan bertemu dengan kedua orang tuaku,' do'aku dalam hati.

Dengan mata yang masih terpejam aku merasakan tubuhku yang semakin ringan seperti kapas, aku tidak berani membuka mataku untuk saat ini.

Aku hanya berani menggenggam erat tangan Ibu Liliana dan juga Lion, karena mereka adalah penyemangatku.

***

Selamat malam kesayangan, selamat beristirahat. Satu bab untuk menemani waktu istirahat kalian, terima kasih sudah meninggalkan jejak like dan juga komentarnya.

1
panjul man09
kenapa up nya lama padahal ceritanya bagus 👍
panjul man09
alur ceritanya sangat menarik , membacanya , seolah olah menonton filmnya walaupun kadang ada salah tulis nama , tapi itu tertutupi dengan kemampuan penulis yg berfantasi dan saya suka dgn novel yg berlatar belakang luar negeri .
panjul man09
tante lolita mamanya roy , oh iya apa kabarnya tante liliana apa belum pulang ?
falea sezi
kok g lanjut Thor
ˢ⍣⃟ₛÐïñÐå💜⃞⃟𝓛ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©ѕ⍣⃝✰
mampir dan baru bisa komen sekarang
🌹🪴eiv🪴🌹
ternyata bem kelar ini cerita
far~Hidayu❤️😘🇵🇸
mujurlah pinter setelah tahu kejahatan roy
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
merya bener tuh jadi istri yg bisa membuat emosi suami turun tapi ya GK pas di jalan juga mainnya
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
tuh di kasih saran sama anak nya harus turutin lepaskan saja cowok yg kasar itu
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
Alhamdulillah akhirnya ketemu sama ibu yg selalu dirindukan dan ingin di peluk dari kecil
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
wah ternyata perbedaan umur singa dan manusia sangat berbeda jauh sekali
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
Liliana jadi penasaran saat lihat lion apa mungkin dia ibunya🤔
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
ternyata setelah jadi manusia Leon bisa makan apa saja
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
haha kedengarannya pas LG berhubungan untuk cuma sama bibi jika sama orang lain mungkin yg blm tau jika mereka menikah akan langsung di grebek
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
bener sih mungut di hutan ya GK merya nanti kalau jawab jujur mungkin kaget bibi
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
semoga GK salah alamat ya jika ditinggalkan merya tidur
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
kasian merya di gempur terus sama Leon dan ayah Leon juga sedih karena sebentar lagi Leon akan ikut ke dunia
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
lakukan saja lah kan sudah sah juga tuh
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
kalau sudah sah mah bebas merya kan juga kamu setuju menikah dengan Leon setelah itu baru kamu bisa balik ke dunia mu dan bisa bantu orang tuamu balik lagi
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
semoga setelah menikah nantinya tumbuh rasa saling mencintai dan tidak adanya perpisahan keduanya karena ini merupakan pernikahan dadakan yang menguntungkan kedua belah pihak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!