Aulia Jasmine, gadis sederhana yang merasa hidupnya sudah sempurna karena di nikahi oleh Calvin Syahputra. Seorang pria yang sangat ia cintai dan juga menunujukan cinta yang besar untuknya. Namun, sebuah fakta menamparnya saat Jianita Kanaya datang padanya dan Jia mengaku sebagai istri sah Calvin. Jia memperlihat surat nikahnya, foto pernikahannya bahkan foto saat ia melahirkan anak pertamanya dan Calvin.
Jasmine seperti di sambar petir di siang bolong, ia tak mampu berkata-kata dan hanya bisa memegang perutnya dimana buah hatinya dan Calvin juga tumbuh disana. Kenapa semua itu terjadi padanya? Ternyata dia adalah pelakor?
"Dasar pelakor!" Seru Jia penuh amarah, Jasmine hanya bisa menggeleng lemah dengan deraian air mata yang tiada henti di pipinya.
"Aku bukan pelakor..."
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SkySal, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab #27 - Ganti Dari Yang Hilang
Calvin menemani Jasmine yang saat ini sedang berjuang melahirkan putri meraka dengan susah payah bahkan mempertaruhkan nyawanya, Calvin menggenggam tangan Jasmine yang kini sudah tampak kelelahan dengan keringat dingin yang membanjiri sekujur tubuhnya.
Calvin terus menyemangati Jasmine dan menguatkan istrinya itu, hingga akhirnya perjuangan Jasmine pun membuahkan hasil ketika dokter mengatakan telah melihat kepala sang bayi.
Dengan sisa tenaga yang ada, Jasmine mengejang sekuat tenaga dan seketika ia terkulai lemas saat dokter berhasil menarik bayinya keluar. Namun, suasana yang harusnya penuh haru itu kini justru tampak tegang di karenakan bayi Jasmine tak bergerak dan tak bersuara sedikitpun.
Calvin dan Jasmine pun tampak begitu panik, bahkan Jasmine sudah tak mampu membendung air matanya karena ketakutan terjadi sesuatu dengan anaknya. Dokter memeriksa detak jantung putri Jasmine, mereka terkejut sekaligus cemas karena mereka tak dapat meraskan detak jantung bayi itu.
"Mas..." lirih Jasmine meremas tangan Calvin yang juga tercengang, detak jantungnya seolah melambat saat ini karena ia pun begitu ketakutan.
"Tenang, Sayang. Nggak akan terjadi apa-apa," hibur Calvin menenangkan. Namun, kenyataan pahit harus mereka terima ketika dokter menyatakan anak mereka tak bernapas dan jantungnya tak berdetak.
Calvin meminta dokter memeriksa sekali lagi, ia juga meminta dokter agar melakukan sesuatu agar bayinya kembali bernapas. Segala cara di lakukan oleh Dokter dan Suster untuk menolong putri Calvin dan Jasmine. Namun, takdir tampaknya berkata lain.
Jasmine menangis sejadi-jadinya karena anak yang ia tunggu-tunggu kelahirannya kini justru terenggut begitu saja darinya, Jasmine bahkan tak di berikan kesempatan untuk mendengar suara putri kecilnya itu.
Jasmine histeris yang membuat Calvin ikut menangis, ia tak bisa melakukan apapun untuk mengobati kesedihan sang istri. Satu-satunya yang bisa Calvin lakukan hanya memeluk Jasmine, berharap pelukannya bisa memberikan ketenangan untuk Jasmine walau hanya sedikit saja.
Namun, luka yang Jasmine terima saat ini begitu menyakitkan. Ia tak sanggup menerimanya yang berakhir membuat ia pingsan.
...🦋...
Seorang gadis yang berusia 18 tahun menangis sesegukan saat melihat bayi yang masih berdarah itu di perlihatkan padanya. Ia merasa jatuh cinta pada bayi yang baru saja ia lahirkan, tapi sayangnya ia tak di perbolehkan untuk menyentuh anaknya itu.
"Ingat, Maura! Anak ini bukan siapa-siapa, ini cuma buruk buat kamu dan keluarga kita!" seru seorang wanita paruh baya dengan begitu sinis pada gadis bernama Maura itu.
"Ma, please ... aku ingin melihatnya, Ma. Sekali ... aja !" mohon Maura memelas. Namun, wanita yang ia panggil Mama itu tampak tak memperdulikannya.
Ia justru membayar sejumlah uang yang cukup banyak pada Dokter dan Suster yang membantu persalinan Maura dan meminta mereka untuk membuang anak itu jauh-jauh. Maura menangis tanpa henti dan terus memohon agar putri yang baru saja ia lahirkan tak di pisahkan darinya.
"Maura mohon, Ma. Jangan lakukan ini, kasian putri Maura, Ma."
"Ini lebih baik, Maura! Karena anak itu hanya akan menjadi racun dan boomerang untuk nama baik keluarga kita!" desis sang Mama yang membuat Maura semakin histeris.
"Cepat bawa anak ini keluar dan ingat! Tutup mulut kalian semua!" perintah ibunya Maura dengan tegas.
Suster itu pun membawa anak itu keluar untuk di bersihkan. Namun, setelah itu ia bingung akan di bawa kemana anak itu.
"Ya Tuhan, kasian sekali kamu, Nak. Apa yang harus aku lakukan sekarang," gumam suster itu kebingungan.
Bersamaan dengan itu, temannya datang dan bertanya anak siapa yang di gendongnya. Suster yang kebingungan itu menceritakan yang sebenarnya bahwa anak itu lahir dari seorang gadis berusia 18 tahun. Dan ibu dari gadis itu ingin bayi ini di buang.
"Astaga!" pekik temannya itu. "Istrinya dr. Calvin sampai pingsan karena anak yang di lahirkannya meninggal, meraka berdua menangis tanpa henti. Tapi ini... Ada anak di lahirkan dengan sehat kok malah di suruh buang," gumamnya tak faham.
Seketika suster itu mengerti apa yang harus ia lakukan. "Bagaiamana kalau bayi ini kita berikan saja pada dr. Calvin sebagai ganti dari putrinya yang meninggal?"
sayang sekali padahal ceritanya menarik
nasibnya istri ke dua/Sob//Sob/
kok mau sih cuma dinikah siri...?