NovelToon NovelToon
Oh My Husband

Oh My Husband

Status: tamat
Genre:Romantis / Cinta Beda Dunia / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 5
Nama Author: Dea Anggie

Luna adalah wanita lemah lembut dan baik hati. Luna terpaksa menikahi pria asing yang bahkan tidak dikenalinya. Papa dan mamanya menceritakan kejadian pelarian Lana (kembaran Luna) yang kabur saat ingin dinikahkan dengan seseorang, Luna melihat papa dan mamanya sedih, karena itu Luna mengajukan diri dan mau menggantikan Lana untuk menikah, semua itu dilakukan Luna karena Luna sangat sayang kepada papa dan mamanya.

Luna akhirnya menikah dengan seorang pria tampan bernama "Rekay Hawn", namun sayangnya "Kay" panggilan untuk "Rekay" adalah seorang pria yang tidak sempurna. Kay lumpuh dan hanya bisa duduk di kursi roda.

Bagai menelan duri ikan, Luna sangat terkejut melihat apa yang ada di depan matanya. Nasi sudah menjadi bubur, pernikahan harus tetap berjalan, dan janji suci pernikahan juga sudah diucapkan.

Luna resmi menyandang nama "Hawn" di belakang namanya, Luna dibawa Kay pulang ke rumahnya. Disinilah, hari-hari baru di lalui Luna. Meski sudah menikah Luna meminta pada Kay untuk tidak melarangnya bekerja.

Diam-diam Kay menyelidiki dan mengawasi Luna. Kay senang saat tahu istrinya adalah seorang dokter yang baik. Rendah hati dan membuat Kay Jatuh cinta perlahan.

Inilah kisah Luna dan Kay...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dea Anggie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Oh My Husband Ep-26

Rekay datang ke rumah sakit untuk menemui Luna. Rekay langsung datang ke ruangan Luna. Saat membuka pintu dan masuk dalam ruangan, Rekay tidak mendapati istrinya berada di dalam ruangan.

"Kau bisa menunggu di mobil Nick, aku akan hubungi kau jika aku sudah selesai nanti." Ujar Rekay.

Nicky mengangguk, "baik tuan. Saya permisi." Jawab Nicky.

Nicky pun pergi meninggalakan Rekay di ruang kerja Luna. Nicky keluar dan menutup pintu.

Beberapa saat setelah Nicky keluar dan menutup pintu. Rekay berdiri, Rekay memegang buket bunga yang di rangkainya sendiri. Rekay berjalan perlahan melihat isi ruangan istrinya.

Rekay melangkah mendekati meja kerja Luna. Rekay melihat ada sebuah bingkai foto, Rekay mengambil bingkai foto itu dan melihatnya. Senyuman Rekay terlukis, melihat foto pernikahannya dengan Luna.

Rekay meletakan kembali bingkai foto dan mengeluarkan ponselnya. Rekay mencoba mengirim pesan pada Luna. Rekay ingin tahu Luna ada di mana saat ini.

Pesan Rekay kepada Luna.

"Sayang, sudah saatnya makan siang. Kau sedang apa?"

Tidak berselang lama ponsel Rekay berdering, panggilan dari Luna. Rekay menerima panggilan dari Luna.

(Percakapan di telepon)

"Hallo," jawab Rekay.

"Sayang, ada apa? Kau sudah makan?" Tanya Luna.

"Belum, kau sedang apa? Apa sibuk?" Tanya Rekay balik.

"Hmm, aku tidak sibuk. Aku baru selesai dan akan kembali ke ruangan. Kau sedang apa?" Tanya Luna lagi.

Rekay berjalan kearah pintu, Rekay mengintip ke kiri kanan, mencari sosok Luna. Rekay melihat Luna sednag berjalan menuju ruangannya. Rekay langsung menutup kembali pintu ruangan Luna.

"Hallo, sayang, kau baik-baik saja?" Tanya Luna cemas.

"Oke, aku sedang melihat laporan penting. Nanti aku hubungi lagi. Muaach, i love you." Rekay buru-buru mengakhiri panggilannya, tanpa mendengar jawaban Luna.

Rekay bersembunyi di belakang pintu. Rekay ingin mengejutkan Luna.

Beberapaa saat kemudian, pintu ruangan terbuka. Luna masuk dan kembali menutup pintu. Seketika itu Rekay mendekap Luna dari belakang, dan memberikan buket bunga yang di bawanya.

"Kay.." panggil Luna.

"Hmm.." Jawab Rekay.

Luna menerima buket bunga dan melepas pelukan Rekay. Luna berbalik, menatap Rekay. Luna tersenyum cantik.

"Kau datang? Kenapa tidak mengatakan padaku jika kau datang." Tanya Luna.

"Aku ingin memberikanmu kejutan. Kau pasti lelah, ayo makan siang bersama." Ajak Rekay, Rekay membelai rambut Luna dengan lembut.

Luna melihat buket bung di tangannya, Luna mencium aroma bunga mawar putih di tangannya.

"Terima kasih, aku suka kejutanmu." Kata Luna langsung memeluk Rekay.

Rekay membalas pelukan Luna. "Aku senang kau menyukainya, aku memetiknya dan merangkainya sendiri tadi." Ucap Rekay menjelaskan.

Luna melepas pelukan, Luna meletakan buket bunga di kursi roda Rekay. Luna pun meraih tangan Rekay dan melihat telapak tangan Rekay. Benar saja, ada beberapa goresan luka karena duri mawar.

"Sudah ku duga." Kata Luna.

"Tidak apa, ini hanya luka kecil sayang. Luka ini tidak akan membunuhku." Jawab Rekay.

Luna mencium telapak tangan Rekay bergantian. Luna menempelkan kedua telapak tangan Rekay ke wajahnya. Luna menatap Rekay sedih.

Rekay menekan kedua pipi Luna gemas. "Aku baik-baik saja." Ucap Rekay lagi.

"Aku obati dulu, baru kita pergi." Jawab Luna.

Rekay mengangguk. "Iya.." jawab Rekay.

Luna melangkah mendekati meja kerjanya, luna membuka kotak obat miliknya dan menganbil krim obat. Luna kembali mendekat pada Rekay.

Luna mengoles krim obat, sesekali meniupnya. Rekay terus menatap Luna, menatap kecantikan istrinya.

Luna selesai, Luna berjalan mengembalikan krim ke kotak obat dan menutup kotak obat itu.

Luna melepas jubah kebesarannya dan menggantungnya di lemari. Luna meraba saku jubah dokternya, mengeluarkan ponselnya. Luna memasukan ponsel ke dalam tas, dan membawa tasnya.

"Ayo, aku sudah sangat lapar." Luna tampak bersemangat.

Luna mengambil dan meletakan buket bunga di atas meja kerjanya. Rekay tersenyum, kembali duduk di kursi rodanya. Luna dan Rekay keluar dari ruangan.

-----

Jafferson ada janji temu dengan temannya. Jafferson dan temannya makan siang bersama di sebuah restorant. Mereka membicarakan bisnis mereka masing-masing.

"Kau terlihat lebih baik Jeff." Kata seseorang di hadapan Jafferson.

"Kau bicara apa Will, aku tetap seperti yang dulu. Oh kau akan menetap di sini kan?" Tanya Jafferson.

Will mengangguk, "ya, aku akan menetap disini." Jawabnya.

"Aku senang bisa bertemu kau kembali Will. Sudah lebih dari 5 tahun kita tidak berjumpa." Kata Jafferson.

"5 tahun ya? Tidak terasa waktu cepat berlalu. Hmm, bagaimana keadaan keluargamu? Rekay? Bagaimana dia?" Tanta Will pada Jafferson.

"Keluargaku? Mamaku baik, papa ku juga baik. Untuk Rekay, kau tau kan bagaimana keadaannya. Dia masih tetap sama seperti 5 tahun lalu." Jawab Jafferson.

"Kau masih tetap tidak akur dengan Kay? Dia saudaramu Jeff." Kata Will.

"Saudara ya, tapi aku tidak pernah menganggapnya saudaraku. Aku tidak ada ikatan darah dengannya. Kau tau kenapa aku membenci Kay? Karena Kay memiliki segalanya, Kay selalu berada di atasku. Kay selalu membuatku kesal. Si cacat itu aku tidak menyangka jika dia pintar, lebih pintar dariku." Jafferson bercerita, hatinya kesal mengingat kejadian di masa lalu.

"Ck.. ck.. Jeff, Jeff, sifat jahatmu tidak pernah berubah. Berubahlah, hidupmu pasti akan lebih tenang. Ini hanya saranku, jangan terlalu membenci seseorang. Kau tidak akan tau apa yang akan terjadi dimasa depan." Kata Will lagi.

"Hmmm, kau pandai bicara Will. Tidak sia-sia kau menjadi seorang pengacara." Kata Jafferson.

Pesanan makan siang meraka datang. Pelayan menyajikan hidangan di atas meja dan pergi setelahnya. Jafferson dan Will makan siang bersama, keduanya menikmati hidangan yang mereka pesan masing-masing.

Di tempat yang sama, Rekay dan Luna datang untuk makan siang. Luna terkejut melihat Jafferson yang sedang makan. Luna menghentikan mendorong kursi roda Rekay.

"Sayang, kau baik-baik saja?" Tanya Rekay.

"Kau lihat itu, si pengolok ada di tempat yang sama dengan kita." Kata Luna.

"Apa kau merasa tidak nyaman? Kita bisa pindah tempat." Kata Rekay.

Luna menghela napas panjang, " tidak perlu sayang. Ayo kita makan, tidak perlu menghiraukan pria menyebalkan itu. Kau sudah memesan tempat, bukan?" Tanya Luna.

"Hmm, sudah. Kita harus bertanya pada pelayan. Ini pertama kalinya aku memesan tempat makan di luar secara pribadi. Sebelumnya aku selalu mengandalkan Nicky." Kata Rekay menjelaskan.

"Oh, baiklah. Ayo kita panggil pelayan." Luna menatap sekeliling dan memanggil pelayan.

Pelayan datang mendekati Luna dan Rekay. "Selamat datang, tuan, nyonya." Sambut pelayan itu.

"Suami ku sudah memesan tempat, bisa antar kami, nona?" Tanya Luna.

"Oh, apakah pemesanan atas nama Tuan Hawn?" Tanya pelayan.

"Benar," jawab Luna.

"Silahkan sayan akan mengantar anda." Kata pelayan. Pelayan itu berjalan menunjukan tempat yang di pesan Rekay.

Luna mendorong kursi roda Rekay mengikuti pelayan. Mereka berjalan melewati meja Jafferson. Luna dan Rekay pura-pura tidak melihat. Jafferson yang asik makan kaget, melihat Luna bersama Rekay masuk ke dalam ruangan.

"Luna, Kay.." ucap Jafferson dalam hati.

Will melihat Jafferson yang melamun. "Ada apa Jeff?" Tanya Will, memalingkan kepala menatap ke arah belakangnya. Will tidak melihat apa-apa.

"Ah tidak, aku hanya sedang memikirkan sesuatu saja. Kau makanlah, aku akan segera kembali Will." Jafferson berdiri dari duduknya dan berjalan meninggalkan Will sendiri.

Jafferson pergi ke kamar mandi untuk mencuci tangan.

Luna dan Rekay duduk, Luna melihat sekeliling. "Kenapa disini hanya ada kita berdua?" Guman Luna.

"Karena aku memesan tempat ini. Aku pesan seluruh meja." Kata Rekay.

"Apa? Kay.. kau memboroskan uang lagi." Luna melebarkan mata.

Rekay tersenyum, "kali ini saja. Oke? Aku ingin memberikanmu sesuatu." Kata Rekay.

"Apa itu?" Tanya Luna penasaran.

"Aku akan berikan nanti, aku akan ke kamar mandi lebih dulu." Kata Rekay.

"Biar aku antar kau." Sahut Luna.

Rekay mengangguk, Luna mendorong kursi roda Rekay menuju kamar mandi. Luna dan Rekay sampai di depan kamar mandi khusus pria.

"Kau masuklah, aku akan menunggu di disini. Aku wanita, jadi aku tidak bisa masuk kedalam." Kata Luna.

"Ya, tunggu aku." Kata Rekay.

Saat Rekay ingin membuka pintu, pintu sudah lebih dulu terbuka. Jafferson keluar dari kamar mandi, terlejut melihat Rekay dan Luna.

"Oh, kau rupannya." Kata Jafferson berdiri di hadapan Rekay.

Rekay diam, tidak bicara. Begitu Luna yang hanya diam dan menatap kearah Jafferson.

@@@@@... @@@@@...

Hallo semua..

Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..

Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..

Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..

Jangan lupa berikan vote juga ya..

Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,

•Lelaki Bayaran Amelia (Season 1&2 End)

•Pelukan Hangat Paman Tampan (End)

•Pangeran Es Jatuh Cinta (End)

(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)

•Pangeran Vampir (End)

•Pangeran Vampir 2 (SEASON 2) (End)

•Vampir "Sang Abadi" (End)

•Cinta Lama Yang Datang Kembali (End)

•Mommy And Daddy (CLYDK 2) (End)

•Darren & Karren (Perjalanan Cinta) CLYDK SEASON KE 3 (End)

•Dendam Permaisuri Kepada Kaisar

•Kamu dan Aku

•Jatuh Cinta Pada Tetangga

•Suami Pengganti

Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar.. vote juga dong..

Terimakasih..

Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..

Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..

ig: dea_anggie

Line id: dea_anggie

Fb: dea anggie

Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia

❤❤❤❤❤

Bye bye..

Salam hangat,

"Dea Anggie"

1
456123
Lumayan
456123
Biasa
Bunda Puput
Luar biasa
Ran Aulia
👍👍👍👍👍👍

terimakasih author, kay-luna so sweeeeeet 😍😍😍😍😍
ireneeee_
suka novel ini karna laki2 nya ga menghalang wanitanya bekerjaya. novel lain di suruh duduk rumah istrinya
ireneeee_
aku rasa lana akan menjadi duri dalam daging saudaranya sendiri. thomas kan sepupunya si adik tiri si laki di luna
ireneeee_
ketukar pasangan hahahaha
ireneeee_
lana ini kenapa jahat bgt. kali anak pungut ni
愛の光 (Ai no Hikari)
menarik sih ceritanya, tp klw diprolog udh diceritain smua inti ceritanya lha udh gak penasaran lg dong sama ceritanya..

saran aja nih Thor, klw mau bwt prolog singkat aja jangan inti cerita dimasukin ke prolog kan jadinya klw bgtu orang gak penasaran lg..

tp dr inti cerita itu bagus kok, sukses selalu tetap semangat berkarya Thor 🥰🥰
uups
kelemahan Lana hanya uang
uups
bagus Luna,,, biar kau Ng d tindas
uups
Ng takut kena azab apa,,,🙄🙄🙄🙄
Nuri 73749473729
lanjuutt extra part thor...
Joey Joey
Sifat Luna seperti iguana dimana dia berdiri disitu dia akan menyesuaikan diri
Dea Anggie: Luna:iguana..
klo Lana gmn kak??🤔
total 1 replies
Yunia Abdullah
jngn trlalu formal ngobrol pasutri y
Satifa Oriza
keren Thor👍👍👍
Meyy
buju buset prolog nya panjang kali kek narasi
Mozarata Ata
buka lah mata mu James,Lana bukan perempuan yg bisa di diatur dan di nasehati James,,,
Ayusofiatun
Semoga ceritax bgus smp tamat..😘😘
Rafli Sitio
fix, Chatarina sama James
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!