Genre : Action, Adventure, Fantasy, Romance, Harem (?), Game, Isekai, Supernatural, Akademi (Arc 4), Drama (?)
- Arc 1 - Training To Be Strong - End
- Arc 2 - Engagement, First Event, Spirit, and Memory - End
- Arc 3 - Second Event <Young Heroes Tournament> - End
- Arc 4 - I Am Your Lover - End
- Arc 5 - ???
Berawal dari seorang Pemuda biasa - biasa saja bernama Shirosaki Sieg. Dia mati saat memainkan game yang poluler di zamannya yaitu game <Become The Legends>
Dan tidak disangka - sangka dirinya justru terlahir kembali ke dalam game itu.
Untuk memperparahnya lagi, dia berpindah ke tubuh salah satu tokoh Villain salah satu Villain yang paling jahat dan yang selalu merepotkan MC di game itu.
Dia tahu masa depan apa yang menanti dirinya dan tahu bahwa dia akan mati sejak terlahir sebagai tokoh ini.
Karena tidak ingin dirinya mati, maka dia akan berusaha menjadi kuat dan memanfaatkan pengetahuannya untuk sebisa mungkin berusaha untuk tidak mati di tangan MC maupun Last Boss.
Peringatan!! Banyak kesalahan ejaan, kata - kata kasar di setiap chapter!
Terinspirasi dari Novel/Manga 'My Death Flags Show No Sign Of Ending'
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reza Yusuf, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ch. 26 - My Fiance?
1 Tahun Kemudian ~
Tampak ada seorang Anak Tampan berumur 11 Tahun yang sedang mengayunkan Katananya tanpa henti. Dia memiliki rambut berwarna putih salju, dan mata biru safir yang indah.
Ia mengenakan Pakaian yang sering dia gunakan ketika berlatih pedang dan Syal Putih yang setia selalu melekat di lehernya.
Kemudian setelah beberapa menit kemudian dia mengayunkan Katananya. Dia mulai membentuk kuda-kuda, dan dia bergumam..
"Kori No Kokyu, Roku No Kata.... (Teknik Pernafasan Es, Jurus Keenam...)"
Sebuah uap dingin terhembuskan dari nafasnya dan lalu dengan sekuat tenaga dia mengayunkan Katananya.
"ōra (Aura)!"
Aura dingin yang ada di tubuhnya meningkat berkali-kali lipat dan aura tersebut segera memberikan tekanan dingin yang membekukan targetnya, hal ini juga membuat Anak itu dengan mudah menebas targetnya itu yaitu Pohon Besar.
*Slasshh!!!* *Tassss!!*
Penggunaan Teknik Pernafasan Es anak itu sampai mempengaruhi area sekitarnya. Semuanya secara perlahan-lahan membeku. Bahkan Pohon yang dijadikan target langsung membeku, kemudian hancur berkeping-keping akibat tebasan anak itu.
Setelah itu. Dia menyarungkan Katananya kembali sembari menghembuskan nafas uap dingin.
"... Dengan Teknik Pernafasan ini. Bisa kugunakan sebagai Skill cadangan jika MPku sudah habis dan tidak boleh memakai Job Skillku. Yah, anggap saja ini adalah Skill ini versi lemah dari Job Skill [Ice Monarch]" ucap Sieg.
Begitu dia selesai menyelesaikan ucapannya. Sieg mendengar suara Gadis tenang nan merdu memanggilnya.
"Tuan Muda. Ayah anda memanggil anda."
".. Aku akan segera kesana. Pergi." Ucap Sieg dengan dingin.
"Baik. Sesuai keinginanmu. Tuan Muda." Ucap Natasya dengan tenang serta sedikit senyuman. Dia benar-benar berubah, padahal dulu dia akan selalu dingin dan wajahnya datar namun sekarang dia berbeda.
Natasya segera meninggalkan lokasi pelatihan Sieg yang biasanya membuat Sieg sekali lagi menghembuskan uap nafas dingin karena lelah.
"Sudah 1 tahun berlalu kah...? Sejauh ini Episode 3 dari Ruteku belum dimulai sama sekali.." ucap Sieg tapi Sieg langsung melupakan hal itu sembari menggelengkan kepalanya.
Menurutnya bagus jika Episode 3 dari Rute Sieg Von Black belum dimulai. Karena dengan begini, dia punya banyak waktu luang untuk memperkuat dirinya dan dia sudah menaklukkan banyak Dungeon dengan Skillnya.
Dan selama itu juga. Sieg bisa memikirkan beberapa rencana yang telah terpikirkan olehnya.
"Status.."
...[Nama : Sieg Von Black]...
...[Level : 50/100 (50%)]...
...[HP : 20.000/20.000]...
...[MP : 100.000/100.000]...
...[Job : Shadow Monarch, Ice Monarch]...
...[Fatigue : 00]...
...[AGI : 40] [STR : 35] [INT : 150]...
...[DFN : 35] [VIT : 50]...
...[SP : 120]...
...[Spirit : -]...
...[Ketuk Untuk Lebih Detail]...
Dia masih belum menggunakan Spnya untuk meningkatkan Statusnya. Dan Sieg masih terus menyimpannya sampai saat ini. Tetapi dia akan mengisinya nanti, karena semakin tinggi Statusnya maka semakin sulit Dungeonnya dan itu membuat Sieg kewalahan menyelesaikan Dungeon yang dia telah ciptakan.
"Mungkin aku akan ketemu sama Ayah. Sangat jarang dia memanggilku, apa dia ingin membicarakan sesuatu?"
Sebenarnya ada sedikit perubahan dari Sieg. Yaitu, dia tidak terlalu sering-sering berbicara kasar lagi karena dampak dari [Teknik Pernafasan Es]nya yang membuat emosinya sedikit tenang dan lebih stabil.
Namun bukan berarti Sieg menjadi baik. Dia masih lagi sedikit kurang ajar dan sering melontarkan kata kasar. Dan yang perubahan paling mencolok dari dirinya adalah.. kepribadiannya menjadi sangat dingin seperti Es.
...•••••••••••••••...
Setelah Sieg mengganti pakaiannya dengan Pakaian biasanya dengan Syal yang dililit di lehernya. Sieg mulai berjalan ke Ruang Makan Keluarga Black. Seperti biasa, orang-orang yang bekerja di kediaman selalu takut padanya karena wajah Sieg yang dingin seperti tak segan membunuh orang.
Hal ini menjadi kebiasan rutinitas Sieg. Dia sudah terbiasa dengan tatapan orang-orang yang membencinya dan takut dengannya. Karena satu tahun terakhir ini, rumor buruk tentangnya semakin parah.
Ada desas desus mengatakan bahwa 'Putra Kekuarga Black Bernama Sieg Von Black' menculik para Gadis lalu memperkosanya.
Ada juga rumor tentang dirinya yang mengatakan bahwa dirinya adalah Iblis. Dan ada juga rumor tentang dirinya Pembunuh berdarah dingin dan pernah membantai Satu Kota. Banyak lagi rumor-rumor buruk tentangnya, tapi yang paling terkenal adalah Rumor tentang dirinya yang pernah membunuh seorang Pelayan yang bekerja di Kediamannya.
Namun tidak ada satupun yang benar di antara semua rumor itu. Sepertinya ada orang yang sangat membencinya sampai menyebarkan rumor-rumor yang tanpa bukti seperti itu.
Tapi Sieg tidak berniat untuk mencari orang tersebut maupun menghentikan rumor ini. Karena ini bagus, dengan begitu Alur tentang Rumor buruk tentangnya akan terus ada sesuai dengan yang ada Di Game.
Sieg tiba di depan Pintu Ruang Makan Keluarganya dan berbeda dari sebelumnya yang selalu dia dorong dengan kasar. Sieg membuka Pintu Ruang Makannya dengan tenang.
Sieg benar-benar bersyukur karena tingkah laku, dan sikap kasarnya berkurang.
Sieg pun berjalan tenang dengan wajah datar dan dingin tanpa mempedulikan dengan tatapan-tatapan orang yang diberikan Di Ruang Makan Keluarga ini.
...••••••••••••••...
"Jadi? apa yang ingin kau bicarakan Ayah?" Tanya Sieg tenang tanpa melihat ke arah wajah Ayahnya sama sekali.
"Ah, Ayah hampir melupakan itu. Sebenarnya..." tapi sebelum Ayah Sieg ingin mengatakan kalimat yang ingin dai ucapkan, Ibu Sieg telah menyelanya dulu.
"Sayang. Bukankah itu terlalu cepat untuk dibicarakan?"
"Tidak Istriku. Sebenarnya Raja sudah ingin bertemu dengannya, karena ingin melihat Putra kita dengan kedua bola matanya sendiri. Apakah dia sesuai dengan rumor? Ataupun tidak."
Mendengar kata 'Raja' yang keluar dari mulut Harold. Sieg menyipitkan matanya. Dia sedikit penasaran kenapa Nama Raja muncul di dalam pembicaraan ini.
"Katakan saja. Aku tidak punya waktu untuk disia-siakan disini. Aku masih punya urusan." Ucap Sieg.
"Ah baik-baik. Tapi jangan terkejut ya.."
Sieg hanya mengangguk paham. Dan Harold yang melihat itu tersenyum, begitu pula dengan Mayumi. Hal ini membuat Sieg sendiri semakin penasaran.
"Pasangan pernikahanmu sudah diputuskan."
"......."
[Ding! Episode 03 Dari Rute/Jalan Cerita Sieg Von Black Dimulai]
[Ding! Judul Episode Kali Ini adalah 'Tunangan'!]
...•••••••••••••••••...
...•Sieg Pov•...
Tunangan ya.. kalau diingat-ingat memang benar ada sih. Tokoh ini, walau Sieg Von Black adalah Tokoh Bajingan, namun sebenarnya dia memiliki tunangan yang sudah dijodohkan bahkan sebelum dia lahir.
Tapi yang masalahnya adalah.....
"Pasangan pernikahanku..? Siapa?" Aku tetap bertanya meski aku telah mengetahuinya
"Putri Kerajaan Ini. Namanya adalah Athanasia August."
*Sigh*. Nah, ini masalahnya. Tunanganku itu adalah seorang Putri. Bahkan aku sendiri belum pernah melihat dan berbicara secara langsung dengan tunangan ku itu.
Aku hanya pernah melihatnya dari Game. Dia adalah seorang Gadis cantik dengan rambut emas dan mata biru safir seperti warna mataku sekarang.
Tapi yang masalahnya disini nih.. Gadis itu sangat membenciku. Dia adalah satu-satunya Gadis yang benar-benar paling membenciku. Setidaknya itulah yang kuketahui dari Game Asli.
Dan mustahil aku melupakan Gadis itu karena kebencian Gadis itu padaku berada di titik tertinggi. Dan Gadis itu adalah Harem pertama Si Mc.
Benar. Athanasia August mencintai Mc. Itulah yang terjadi di Game dan Gadis pertama yang ditemui Mc lalu dijadikan sebagai harem pertama Si Mc. Tapi sekarang sepertinya itu belum terjadi karena itu akan terjadi dalam waktu 3 Tahun lagi. Tepat di hari sebelum Keluarga Black mendapatkan masalah Wabah Penyakit mematikan.
"Kau tidak kelihatan terkejut ya Sayang. Apakah kau sudah mengetahuinya?" Tanya Mayumi atau ibuku.
Yah.. tentu saja aku tidak terkejut. Karena aku sangat mengingat Gadis itu di otakku, apalagi Gadis itu adalah satu-satunya Karakter yang sangat membenciku dan berada di urutan pertama, tentu saja aku harus mewaspadainya. Selain itu, Gadis itu berpotensi untuk membunuhku.
"Tidak juga. Tapi bagaimana aku bisa bertunangan dengannya? Aku bahkan belum pernah bertemu dengannya." Tanyaku walaupun aku sudah tahu.
"Oh. Oke kalau begitu Ayah akan menceritakannya.."
Sebenarnya tidak perlu ceritakan. Karena aku telah tahu.
Di Game Asli. Awal mula bagaimana Sieg dijodohkan dengan Putri Kerajaan ini yaitu Athanasia. Semuanya berawal dari Kakekku atau ayahnya Harold.
Kakek adalah seorang Kesatria yang hebat dan sangat kuat. Apalagi dia diangkat sebagai seorang bangsawan Tingkat Duke yang membuatnya disegani ramai orang.
Namun di saat itu pernah ada kejadian Kakeku mendapatkan luka yang parah demi melindungi Istri Raja sehingga kekuatan Kakek melemah saat itu.
Raja pun merasa bersalah dan sebagai tanda terima kasihnya karena Kakek telah melindungi Istrinya. Jadi dia pun ingin menjodohkan Putrinya yang akan lahir dengan Cucu Kakek yang akan lahir sebentar lagi. Atau singkatnya... aku.
Ayah dan Ibu yang mendengar berita tersebut dari Kakek sangat terkejut ketika tahu bahwa aku yang masih dalam kandungan ini akan dijodohkan dengan seorang Putri. Lalu Kakekpun menjelaskan semuanya, sampai semuanya berakhir.
Harold dan Mayumi menangis bahagia karena aku akan dijodohkan.
Jadi bahkan sebelum aku lahir maupun Putri itu Athanasia lahir, kami memang telah dijodohkan oleh Kakek dan Raja. Bahkan Harold dan Mayumi tidak keberatan akan hal itu.. apa mereka benar-benar orang tuaku?
"Jadi Raja ingin bertemu denganmu sekarang juga."
"Apa harus sekarang? Apa tidak bisa besok?"
"Tidak. Perintah Raja itu adalah mutlak. Kita tidak boleh membantahnya."
Uwaaa... aku baru pertama kalinya melihat sisi Harold yang tegas seperti ini. Dan ngomong-ngomong, cara berbicaraku menjadi lebih baik ya? Bahkan tidak ada kata 'Bajingan' lagi.
"Baik..." aku menjawabnya dengan tenang.
"Sekarang sayang silahkan ganti pakaianmu. Kita akan berangkat sekarang juga ke Istana."
"Mama, Papa, Kak, Miyu juga ingin ikut. Boleh kan?" Miyu memohon pada Sieg, Harold dan Mayumi. Tetapi Sieg sendiri hanya mengabaikannya.
"Tentu saja sayang~ kau boleh ikut kok."
"Apa Tidak masalah jika Miyu ikut dengan Kakak?"
Hey. Kenapa kau ingin bertanya lagi? Bukankah ibu sudah jelas-jelas mengizinkanmu ikut. Jadi kenapa kau harus meminta izin dariku.
Baru-baru ini aku merasa aneh dengan adikku. Dia selalu mencoba mendekatiku dan dia sepertinya tidak takut lagi padaku, mungkin itulah yang dapat kusimpulkan dari semua tingkahnya selama ini.
"Terserahmu. Tapi jangan mengangguku disana nanti."
"Ba-baik Terima Kasih Kak! Miyu akan segera mengganti baju."
Miyu langsung berlari bersemangat ditemani dengan beberapa Maid cantik. Mereka pun keluar dari Ruang Makan ini sehingga tersisa beberapa Maid termasuk Natasya, aku, Harold dan Mayumi.
"Sekarang Sieg giliranmu."
"Aku? Apa tidak bisa menggunakan Baju ini saja?"
"Tidak boleh. Kau akan bertemu dengan Calon Istrimu, jadi kau harus berpakaian rapi."
"Tcih." Tanpa sengaja aku mendecakkan lidahku kesal.
"Natasya. Tolong bantu Sieg ya." Ibu meminta Natasya untuk memilihkanku pakaian. Sebenarnya aku bisa saja memilih pakaianku sendiri, tetapi mereka masih melihatku sebagai anak kecil. Sepertinya mereka lupa bahwa sebenarnya aku lebih kuat dari Ayah yang merupakan Tuan Rumah di Kediaman ini.
"Baik Nyonya. Saya akan melakukannya dengan senang hati." Natasya berbicara dengan senang.
Kenapa dia senang begitu? Dan juga sepertinya aku harus berhati-hati saat tiba di istana. Pasti ada yang ingin mencari masalah denganku, walau itu mustahil. Jika seseorang melihat wajahku, dijamin nyali mereka akan ciut.
Tapi sebenarnya.. masih ada satu hal lagi yang harus kalian ketahui..
Sebenarnya Raja dan Istrinya cukup enggan menyerahkan Putri mereka padaku setelah mendengar rumor-rumor buruk yang beredar tentangku.
Tetapi karena mereka ingin melihat apa aku sesuai dengan rumor buruk yang beredar serta janji yang dilakukan oleh mereka dengan Kakek. Maka merekapun mengundang Keluarga Black agar mereka memiliki kesempatan untuk melihat seperti apa diriku ini.
"Boleh saja.. aku akan menemani kalian bermain. Game Dimulai.."
...••••••••••••••••••...
Sekian sampai disini saja dulu.
Waduh, kayaknya Sieg bakal masalah nih karena tunangannya adalah seorang Putri Cantik wkwkwk!!
Oh iya, Thor memang sengaja skip 1 tahun. Biar Sieg cepat dewasa.
Dan juga pasti banyak dari kalian yang penasaran kenapa setiap Mc Novel Thor selalu menderita kan? Itu karena Thor suka melihat Mc menderita, lalu mereka akan menjadi badass. Biar lebih menarik HAHAHAHA!!
Maafkanlah Thor ini. Mungkin Thor aneh ya? Thor sangat suka Mc menderita.
Jangan Lupa Dilike, Komen, Share, Vote dan Rate 5 Bintang
padahal novelnya bagus karena bisa dibuat dengan hati
emosional nya dapet
action nya dapat
alur nya bagus
bahkan cewe² nya cakep uy😋
siapa yang memanggil alucard disini???dingin tetapi tidak kejam