"Bagaimanapun dia tidak bersalah, biarkan dia tumbuh" ucap Bram
"Tapi aku tidak ingin, Paman" jawab Alex
Pikirannya dipenuhi dengan kebimbangannya mengambil keputusan yang seharusnya
"Aku akan memikirkannya" ucap Alex seraya berdiri dari duduk nya, mengayunkan langkah nya meninggalkan Bram di ruang baca
Naik melewati anak tangga menuju kamar nya dan membuka pintu lalu menutupnya
Kezia berlari menuju kamar mandi karena rasa mual yang dirasakan nya
"Aku ingin muntah, tapi nggak bisa keluar" ucap Kezia
Membawa langkah nya keluar dari kamar mandi, namun baru sampai depan pintu kamar mandi
Mendadak pandangan nya berputar dan tiba tiba ruangan menjadi gelap, tubuh nya jatuh ke lantai di depan Alex yang masih berdiri
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mey Insta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mengantar Pulang
Langit mulai gelap, petang mulai datang.
Alex menghentikan mobil nya tepat di depan halaman pintu utama rumah Kezia
Hembusan angin yang semula perlahan lama kelamaan menjadi kencang memecah keheningan halaman rumah Kezia saat Alex mengantar nya masuk ke dalam rumah nya
"Terimakasih sudah mengantar" ucap Kezia
Alex berdiri terdiam di depan pintu masuk rumah Kezia, menatap paras cantik nya
"Baiklah, aku akan pulang" ucap Alex lalu memutar tubuh nya
Kemudian Kezia dengan cepat meraih lengan tangan Alex dan melangkah mendekatkan tubuh nya pada punggung belakang Alex
Mendekap kan kedua lengan nya melingkar pada sela kedua tangan dan tubuh Alex, dan memeluk nya semakin erat lalu membenamkan wajah nya pada punggung belakang Alex dan berkata
"Aku, kesepian" ucap Kezia
Alex yang mendengar pengakuan Kezia seketika memutar tubuh nya berhadapan dengan Kezia, meraih dagu mungil Kezia supaya menatap nya
"Tinggal lah sebentar, paling tidak sampai aku terlelap" pinta Kezia
"Baiklah" ucap Alex
Kemudian melingkarkan lengan nya pada pundak Kezia dan menuntun langkah nya masuk menuju kamar pribadi milik Kezia
Melewati ruang baca yang menarik perhatian nya, rasa penasaran nya membuat nya ingin memeriksa lebih dalam ruang baca tersebut
Hati kecil nya mengatakan ada hal lain yang tersembunyi di dalam ruangan tersebut, dan Alex merasa hal tersebut dapat menjadi petunjuk untuk nya
Ceklek... bunyi pintu di buka
Kezia menggandeng tangan Alex lalu menuntun langkah nya masuk ke dalam kamar pribadi
Membiarkan pintu kamar nya tetap terbuka, lalu Alex melangkah kan kaki nya kemudian duduk di sofa yang hanya cukup untuk satu orang lalu mengangkat kaki dan men silangkan nya dia atas sofa berbentuk kubus di hadapan nya
Kezia meraih baju tidur nya dan menuju kamar mandi pribadi nya
Kring...Kring... ponsel Alex berdering lalu dia meraih nya dari saku celana nya dan menatap layar ponsel nya
"Halo, Bang besok Lexa mau pulang ya. Lexa mau melanjutkan study di Ibu Kota saja. Lexa nggak betah di sini" ucap Lexa
Kezia melenggang kan kaki nya keluar dari kamar mandi pribadi nya dengan handuk yang menggulung di atas kepala nya menutupi rambut nya yang basah
Mengenakan baju tidur berwarna hitam yang sedikit ketat dengan panjang di atas lutut membuat kaki jenjang nya semakin terlihat ke seksi an dan dua tali yang menggantung di pundak kanan dan kiri nya
Sinar lampu tidur di meja samping tempat tidur nya semakin membuat terlihat lekukan tubuh seksi nya, Alex ter kagum dengan apa yang ada di hadapan nya seraya menelan ludah nya masuk ke tenggorokan nya
Jantung nya berdetak kencang, jiwa nya meronta ingin sekali mendekap nya dan melakukan nya
"Hubungi lagi nanti" ucap Alex lalu menutup sambungan telepon nya
Kedua mata nya menatap setiap gerakan Kezia yang mondar mandir di hadapan nya dengan kedua tangan nya berusaha mengeringkan rambut basah dengan handuk yang semula dia pakai di atas kepala nya
kemudian Kezia duduk di atas tempat tidur nya dan mengarahkan pandangan nya pada Alex yang terus menatap nya dan memberikan senyuman pada nya
Alex bangkit berdiri dan melangkah kan kaki nya mendekati Kezia dan kini berdiri di hadapan Kezia
Kemudian tangan kanan nya membuka tiga kancing kemeja nya dari atas ke bawah, lalu sedikit menurun kan tubuh nya membuat dada bidang atletis nya semakin terlihat. Membuat Kezia tidak berhenti mengarah kan pandangan nya pada dada bidang milik Alex
Mendekat kan wajah nya ke paras cantik Kezia dan menatap kedua bola mata nya, meraih dagu Kezia dan mengusap kan jari jempol tangan nya lalu naik ke bibir mungil nya
Jantung Kezia berdetak kencang, ingin rasa nya dia merasakan kecupan nya kembali dan mulai menutup kedua mata nya
"Kamu tidak lapar" tanya Alex. Kemudian dengan segera Alex meraih kembali tangan nya dari dagu Kezia
Seketika mata Kezia terbuka saat Alex menanyakan hal tersebut, bukan melakukan apa yang di inginkan nya
"Ah, tidak. Aku masih kenyang" ucap Kezia
Warna kulit wajah Kezia seketika memerah,
Alex mulai terbiasa dengan hal seperti ini, semakin hari dia semakin mengerti perasaan apa ini
Sikap dingin nya membuat nya gengsi menanyakan pada orang lain tentang apa yang dia rasakan saat bersama Kezia
"Baiklah, istirahat lah. Aku akan menunggu mu sampai terlelap" ucap Alex seraya membuat tubuh nya mundur dan kembali ke kursi sofa nya
Kezia kemudian berbaring di atas tempat tidur nya dan menarik selimut nya menutupi separuh tubuh nya lalu memejamkan mata nya dan membawa nya terlelap
Langit yang mulai gelap, pertanda malam tiba dan kencang nya angin mulai membawa air berhembus bersama nya membasahi kaca jendela kamar Kezia
lagian Alex yg udah suka kn sama Tasya. bt Thom gak papa ya,Tasya nya sama boss Alex, biar km bisa dapet lexa
kn istri lagi hamil, trs d bikin nggak enak moodnya, sekarang hati bercabang. moga Tasya hatinya tidak egois masih memikirkan sesama wanita.
kl gtu apa nantinya ada karma.
pdhl kn Kenzie gak tau apa2.toh Alex jga belum ktmu ada misteri apa antara ayah kenz sama momz Alex
nunggu selanjutnya aja lah aku
salah ya kak.
ikut alur ya saja.