NovelToon NovelToon
Yuusuatouri: The Beginning of a Legend

Yuusuatouri: The Beginning of a Legend

Status: sedang berlangsung
Genre:Barat / Tamat
Popularitas:910.5k
Nilai: 4.7
Nama Author: LegendaNgawur

~Original Story by LegendaNgawur~

[ON-GOING]

Sebuah dunia paralel yang bernama Touri, terdapat 3 ras yang memiliki kelebihan mereka masing-masing. Ketiga ras itu adalah legenda, iblis, dan malaikat. Dan pada saat itu, seorang dewa yang maha kuasa menciptakan tiga semesta sebagai tempat tinggal ketiga ras itu secara berpisahan.

Seorang pemuda, meninggal karena mengalami kecelakaan fatal. Seorang dewa memberi kesempatan kepada pemuda itu untuk tinggal di kehidupan keduanya di semesta yang bernama Yuusuatouri. Yuusuatouri adalah semesta yang ditinggali oleh para ras legenda. Ras Legenda adalah ras yang memiliki penampilan sama persis seperti manusia, tetapi mereka memiliki sedikit akal sehat, pekerja keras, dan suka menginginkan kekuatan dan pertarungan. Berbeda dari manusia yang memiliki akal sehat dan serakah atas segala keinginan mereka.

Ras Legenda juga bahkan memiliki DNA dari setiap hewan dan tumbuhan yang ada di semesta Touri. Yang jadi perbedaan antara ras legenda dan ras manusia yaitu umur, penampilan fisik, dan sifat. Legenda memiliki umur yang abadi, penampilan tubuh fisik yang kekal, dan mudah terbawa emosi. Ketika ras legenda berumur lebih dari ratusan, ribuan, bahkan jutaan tahun, mereka tidak akan tumbuh menjadi tua, seperti seorang kakek dan nenek, penampilan fisik mereka selalu abadi seperti seorang remaja yang berumur 16 atau 18 sampai 20 tahun. Dan disitulah pemuda itu memulai kehidupan keduanya yang penuh aksi dan kegilaan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LegendaNgawur, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 24 - Sekolah Akademi Stage SSS

~~~10 tahun kemudian dan 1 bulan kemudian~~~

Masih tersisa 28 hari lagi sebelum Rxeonal menyerang wilayah Sillentesius.

Ashura's POV

Seperti biasa, aku bangun dari tempat tidurku dengan wajah yang ingin kembali tidur... Entah kenapa setiap aku tidur jam 9 malam, selalu saja aku ingin tidur terus sampai terlambat.

Yah... Aku tidak tahu kenapa logika ini bisa terjadi. Tidak bergadang tapi waktu bangun malah jadi lebih mengantuk.

Aku bangun dari tempat tidurku, lalu membiarkan kasurku berantakan karena membereskan kasur hanya untuk Legenda yang lemah. Setelah itu aku menghampiri kamar mandi untuk gosok gigiku yang setiap pagi selalu saja bau jigong.

Setelah aku masuk ke dalam kamar mandi, aku melihat cermin dan melihat wajah yang sangat tampan sekali di depanku... Aku berharap bisa berkencan dengan diriku sendiri... "Yah... Wajahku ini sih tidak layak untuk gadis yang gak cantik dan seksi."

Aku mulai mengingat insiden 10 tahun yang lalu dimana wilayah tempat tinggalku semuanya hangus hancur karena ulah dari seorang dewi bernama Homura Ghifari. "Gadis api itu memanglah gila, sama persis seperti ibunya."

"Rianna bilang bahwa Homura sudah memiliki suami ya...? Bentar... Hmmm... Suami itu tidak salah lagi..." Aku mulai mengingat siapa suami Homura sebenarnya.

"Ahh! Seorang Saint Light yang terpilih."

"SAINT LIGHT!?" Tiba-tiba seorang gadis cilik tiba-tiba muncul di belakangku dengan wajah yang bersemangat. Dia adalah partnerku di akademi Sillentesius, namanya adalah Vertevia Elemenatio Shiagaramo Ishijaya--- maaf, terlalu panjang...

Bisa kalian panggil bocah imut ini atau LOLI ini Via. "Ada apa, Via?! Tiba-tiba muncul tanpa mengetuk."

"Dasar Ashura bodoh! Via 'kan istri mendatang Ashura... Jadi jangan begitu dan ciumlah Viaa!!!" Via melompat ke arahku dan aku langsung mencubit kedua pipinya.

"Jangan bersikap bodoh! Nanti aku kena cyduck!!! Dasar loli aneh!"

"Hmmmmmmm..." Via menggembungkan kedua pipinya seperti terlihat marah.

Via adalah seorang Elemental Saint Legenda, dia adalah Saint Earth. Dia juga memiliki wujud Neko Legenda. Rianna bilang bahwa aku harus melindungi Via karena kekuatan Saintnya bisa saja dicuri, dan Via bisa saja di bunuh.

***

Aku dan Via meninggalkan rumah kita untuk pergi ke akademi Sillentesius. Akademi penyihir stage SSS atau bisa disebut dengan akademi paling terbaik dan terhebat di seluruh Yuusuatouri!!! Untuk para Legenda sih...

"Ngomong-ngomong, tadi Ashura bilang Saint Light 'kan?"

"Ohh iya... Rianna pernah bilang kepadaku bahwa ia memiliki adik kecil yang memiliki kekuatan Multiversal Saint. Saint Legenda yang terkejut."

"Whoahh!!!"

"Dan juga... Ia memberitahuku bahwa Saint Light, Saint Dark, Saint Water, dan Saint Fire sedang berada di kota Legenia." Ashura tersenyum.

"Ahhh!!! Ayo kita kesana Ashura! Aku ingin sekali bertemu dengan Saint Legenda lain!!!"

"Bodoh! Kita tidak punya cukup diamonds untuk pergi ke kota Legenia!"

"Hmmmmm..." Via mulai merasa sedih.

Tiba-tiba Rianna menepuk bahu kiriku. "Kamu pagi-pagi sudah memarahi Via saja... Kasihan tahu."

Via dan Aku melirik ke belakang dimana Rianna sedang bersama dengan seorang gadis dewasa. "Ahhh... Rianna dan...?"

Aku menunjuk gadis yang berambut panjang dan diikat seperti ekor kuda itu. "Kau siapa?"

"Dia hanyalah tamu dari kota Legenia, Ashura. Kenalkan, dia ini adalah Homura Ghifari, seorang legenda yang hampir menghancurkan wilayah ini."

"Perkenalan macam apa itu, Rianna?! Nanti mereka pikir aku ini jahat loh." Homura menyilangkan kedua lengannya.

"Jadi kau yang menghancurkan wilayah ini!?"

"Hmm... Itu tidak sengaja kok, itu sejak dulu sekali dimana kekuatanku ini tidak bisa dikendalikan."

"Ngomong-ngomong... Kenapa kau kesini dengan sangat tiba-tiba?! Bukannya kau sudah punya keluarga sendiri?" Rianna tersenyum dan meresa kebingungan mengapa Homura datang dari tempat yang jauh untuk kesini.

"Aku datang kesini untuk memasukan anakku Methode masuk ke dalam akademi ini." Homura tersenyum dan ia tiba-tiba mengenalkan anaknya yang sedang bersembunyi di belakang kedua kakinya.

Anak Homura menatap wajah Via dengan wajah yang sombong dan aku bisa merasakan bahwa anak itu nakal dan suka mengganggu. "Hmm? Ini Wilayah Sillentesius ya?"

"Methode, ingat... Kamu jangan membunuh siapapun ya?"

"(Membunuh!?)" Aku merasa sangat kaget mendengar perkataan itu.

"Tidak-tidak! Mereka semua adalah teman Methode!" Methode tiba-tiba menghampiri Via dengan sangat cepat bahkan aku bisa melihat api-api biru yang keluar.

"Salam kenal! Aku Methode Ghifari, seorang Saint Fire."

"Ahhh! Saint Legenda ya!? Aku juga Saint Legenda... Saint Earth! Kamu bisa memanggilku Via~" Via terlihat senang bertemu dengannya, Yah... Tapi aku juga harus tetap waspada dengan anak dewi ini. Bisa-bisa dia mengganggu Via terus.

Homura tiba-tiba menundukkan kepalanya kepadaku dan Rianna. "Yah... Mohon bantuannya ya."

Homura menatap wajahku dengan wajah yang tersenyum. "Jaga anakku ya. Dia kadang bersikap cukup nakal."

"I-Iya--" Homura langsung menghilang dengan sangat cepat seperti kompor api yang di matikan.

Rianna tersenyum dan merasa bersemangat bahwa ia memiliki murid baru kuat dan imut. Rianna ini memang sangat suka dengan murid imut. Ia langsung berlutut dan menatap wajah Methode. "Selamat datang ke Akademi, Methode."

"Apakah aku akan di ajarkan sihir-sihir disana!?" Methode tersenyum.

"Hmm! Sihir dan seni bela diri juga!"

"Waaaaahhhhh~~~!"

Via tiba-tiba memegang tangan kiri Methode. "Maukah aku antar kamu ke akademi sekarang juga!?"

"Ayo! Ayo!"

Via dan Methode tiba-tiba lari menuju akademi dengan wajah yang sangat bersemangat. Aku hanya bisa tersenyum melihat Via memiliki teman yang seumuran dengannya.

"Kau bisa melihatnya 'kan?"

"Hmm?" Tanyaku kepada Rianna dengan kebingungan.

"Saint Legenda... Mereka ini memiliki seni bela diri dan bahkan sihir yang cukup kuat. Dan juga... Ada-ada saja Saint Legenda yang masih anak kecil... Aku jadi kasihan melihat mereka terbunuh."

"Jangan bilang begitu, Rianna... Karena aku sudah berjanji kepada Via bahwa aku akan melindungi dia dari segala kejahatan yang mencoba untuk mencuri hatinya."

Aku sudah berjanji kepada Via... Seketitar 5 tahun yang lalu, aku bertemu dengannya di hutan yang penuh dengan monster-monster. Aku melihatnya sengsara dan terlihat seperti tidak memiliki sebuah keluarga.

Seketika aku tahu bahwa terdapat sebuah tulisan dimana dia itu adalah Saint Legenda... Jadi aku mengadopsinya dan merawatnya, Aku sudah bersumpah kepada Rianna bahwa aku akan melindunginya dari segala bahaya akan yang datang.

"Hmph... Kau sepertinya sudah tau banyak tentang Saint Legend ya...? Aku merasa terkesan."

"Iya... Saint itu kuat dan bisa membandingi para dewa dan dewi yang ada, jika mereka berkerja keras untuk menjadi kuat."

"Sebenarnya, jika seseorang mengumpulkan 9 kekuatan Elemental Saint... Ras itu akan menjadi sangat kuat dan bahkan bisa saja setara dengan Papaku di wujud dewanya dengan kekuatan 20%"

"Ahh!? Apa yang akan terjadi jika 9 kekuatan elemental saint itu terkumpul?!"

"Ras itu akan menguasi seluruh sihir Elemental Saint dengan sangat sempurna... Dia bisa saja menghancurkan Yuusuatouri dalam sekejap."

"A-Astaga... Itu buruk sekali."

"Iya, dan itulah kenapa kau harus melindungi para Saint Legenda dari para ras yang haus dengan kekuatan."

"Apa yang terjadi jika jantung Saint mereka diambil?"

"Sebagian besar... Mereka akan kehilangan kekuatan Saint dan sebagian kecil mati. Tetapi... Jika kau memiliki jiwa yang kuat untuk memiliki kekuatan Saint maka jantung itu tidak akan pernah hilang... Ras itu bahkan bisa menggunakan kekuatan Saint tanpa sebuah jantung itu."

Aku mulai mengerti sekarang. Ternyata Saint legenda ini memanglah ras yang sangat penting. Tetapi, Rianna bilang bahwa Saint Legenda bukanlah Saint yang kuat juga... Masih ada banyak lagi.

"Seorang ras yang memiliki Universal Saint... Dialah legenda yang memang benar-benar terpilih oleh Virra." Rianna menyilangkan kedua lengannya dengan wajah yang bangga.

Aku berhenti berjalan dengan wajah yang sangat khawatir. Kekhawatiranku mulai membesar tentang jika seseorang mengumpulkan 9 kekuatan elemental Saint.

Rianna berhenti berjalan dan melihatku dengan wajah yang kebingungan.

"Apakah Dewa Alvin bisa mengalahkan ras yang memiliki 9 kekuatan itu...?"

"Aku tidak tahu... Papaku sudah tidak terlihat lagi karena dia sudah mati." Rianna kembali berjalan menghampiri akademi.

"Bergegaslah atau kau akan terlambat."

"Cihhhh... Sialaaaaan..." Kedua mataku mulai berubah menjadi simbol tengkorak dimana itu adalah sisiku yang membenci dengan kejahatan.

Aku mulai berlutut dan memegang tanah dengan wajah yang kesakitan. Perlahan-lahan... Mataku menumpahkan darah yang melelehkan tanah itu. "Apakah aku bisa melindungi para Saint Legenda dan mengalahkan seorang ras yang ingin mencuri Via..."

"Seni bela diriku lemah, Tapi... Sihir-sihirku bisa saja menyelamatkan Via..."

"Woi... Woi..." Tiba-tiba seorang legenda penyihir berhenti didepanku dengan wajah yang kesal. Aku mengenalinya... Dialah yang selalu menggangguku dan mengejekku.

Aku bangkit dari tanah, lalu melihatnya. "Apa?"

"Apakah kau membawa sebuah diamond yang aku butuhkan...?"

"Sihir EX... Aktifkan!" Kedua lenganku bersinar dengan sangat terang. Aku mengeluarkan sihirku yang sangat kuat.

"Perintahilah seluruh kekuatan dan jiwaku... Sihir dari segala elemen!" Aku mengangkat tangan kiriku dan tiba-tiba simbol-simbol semua elemen muncul di atas langit.

"Apa yang!? Apa yang kau lakukan...!?"

"Elementals Punishment!"

BAAAAAAAAAAAMMMMMM!!!

***

Aku tiba di depan akademi Sillentesius, dan sepertinya aku tidak terlihat terlalu terlambat. Aku menunggu kedua mata sihirku untuk berhenti bersinar karena energi sihirku terus saja beregenerasi.

Methode's POV

Ternyata Mamaku memang benar, sekolah akademi ini terbuat hanya untuk legenda yang sangat kuat dan ingin sekali mempelajari tentang sihir. Sayang sekali Selvia tidak ingin kesini karena ia sedang dilatih oleh Papa tentang fisik dan kekuatan.

Sedangkan aku sudah mempelajari semua itu kecuali sihir-sihir.

Papa dan Mamaku, mereka hanya mengajariku tentang sihir-sihir biasa itu sejak 1 bulan yang lalu bersama Selvia juga. Tapi, Mamaku lebih merekomendasikanku untuk berlatih sihir-sihir disini... Hahaha...

Karena aku pernah membakar rumahku sekali hingga Mama marah besar dan berubah menjadi Mama Flames.

Dan ngomong-ngomong setelah aku melihat legenda penyihir tadi yang bernama Ashura dan juga Via... Aku melihat sebuah simbol aneh di tangan kiri mereka. Itu hampir terletak dekat dengan urat nadi.

"Via?"

"Ada apa, Methode?" Via menatapku dengan wajah yang tersenyum.

"Simbol aneh apa yang ada di tangan kirimu?"

"Ohh... Ini simbol Legenda Penyihir. Hanya penyihir kuat dan layak yang akan memiliki mantra ini dan ketika itu terjadi..."

"Kau bisa menggunakan Mantra pemanggil, mantra teleportasi, dan mantra pergabungan. Dan juga... Sihir milik dirimu juga pasti akan menjadi lebih kuat dari sebelumnya dengan simbol ini." Via menunjukan mantra sihirnya.

"Begitu ya..."

"Jangan anggap aku bodoh loh karena aku tidak mengetahui tentang hal itu."

"Tidak-tidak... Kamu ini temanku Methode. Aku suka membantu teman." Via tersenyum.

"Hmmm..." Kedua mataku tiba-tiba terasa gata, tiba-tiba Via menatapku dengan wajah yang khawatir.

"Loh? Kedua matamu kenapa Methode?"

"Itu berwarna merah seperti darah... Apa kedua matamu tidak apa-apa!?"

"Hmm... Ahh, ini memang selalu terjadi karena keturunan."

"Sebentar ya." Aku lari pergi dari lorong dengan sangat cepat karena seluruh tubuhku terasa panas dan bergetar dengan sangat cepat. Aku merasakan sensasi seperti ingin meledak.

"Ughhh... Apa yang tejadi dengan diriku ini...? Aku merasa mual dan seperti ada seseorang yang berbicara di dalam pikiranku..." Aku memegang mulutku dengan sangat rapat karena sepertinya aku ingin muntah.

Sesampaiku di kamar mandi, aku mengunci diriku di dalam. Kedua mataku tiba-tiba mulai menjatuhkan darah yang sangat banyak. "A-Apa ini...?"

"Sakit..."

"SAKIT....!!!!" Seluruh tubuhku terasa terlumuri oleh darah yang banyak sekali. Seluruh tubuhku mulai terbakar seperti api yang tidak mau padam.

"SAKIITTT SEKALII AAAAAAAHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH!!!!" Aku mengeluarkan banyak sekali api, hingga kamar mandi itu mulai terbakar.

BAAAAAAAAAMMMMM!!!

1
Sak. Lim
goblokkkk mc naiiiiif die sndri yg nolak.
Moretti: bantu support novelku dong gan /Smile/
total 1 replies
J'e
Yhh aku senang sekali membaca aplikasi novel
Moretti: bantu support novelku dong gan /Smile/
total 1 replies
J'e
ok aku sdh mengerti
Bong
bagus
Ega Cokren Al
sangat keren
Rakha Albian
nggh
リファイ
Ternyata selama ini aku adalah Dewa
Ned
Good
Andreas Adhe
Kapan Shira pegang payidaranya??
Reverb Nation
leh ugha...leh ugha...alay bgt sumpah 🤦🤦
Didi L
oke
Uchu Yuza
baru baca sudah mulai suka
Zoel Zack: Novel recommended : That Time We Got Separated In The Another World
total 2 replies
Alfin Thofar
banyak kalimat yg penyusunannya kutang tepat
LegendaNgawur: bang liat chat gue dong
total 2 replies
Suki Waifu
anime isekai dengan kekuatan OP kena sindir 🤣 untung gak nyindir Lord Kazuma
Nulamal
semangat thor, lanjutkan.

owh ya aku juga buat novel, kembalinya legenda kuno, genre fantasy, kalo ada kesalahan maaf ya masih author baru
Eclairs5888
Wauuw mantab Thor! Ditunggu update episode selanjutnya....

Ijin promosi juga untuk karya saya,

DELAPAN PUSAKA : AMARAH HARIMAU
Sejahtera
Kak Ijin promosi sebentar,yaaa. Kakak-kakak silahkan mampir bentar ke novelku yang berjudul Stuck in Vedio Games World
Henisa
mantap
sai akutod
p
LegendaNgawur: gpp wkwkwkwk
total 3 replies
Mahija Sakti
mampir yok ke novel saya, nanti ku feedback
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!