NovelToon NovelToon
Cinta Wanita Pedang

Cinta Wanita Pedang

Status: tamat
Genre:Cinta Istana/Kuno / Fantasi / Transmigrasi / Tamat
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: bidadari

Bagaimana jadinya, hidup kembali sebagai wanita ahli pedang di zaman kuno?

Sudah pastinya begitu tidak menyenangkan, Anya seorang dokter Bedah yang meninggal karena di khianati oleh seorang sahabat nya.

Ia bereinkarnasi menjadi wanita ahli pedang di zaman Kerajaan China kuno. Bagaimana kisah nya?


Baca kisahnya... Di

— Cinta Wanita Pedang —

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bidadari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26 Merasa bersalah

Mayang menatap lekat Wiko yang sedang duduk di kursi kemudi. Pagi ini Wiko mengantarkan dirinya ke rumah sakit karena ada pasien mendadak yang harus di operasi

" Anya " Panggil Wiko membuat Mayang membeku ia mengingjt bibir dalamnya, tatapan matanya mengarah ke Wiko

" Kenapa? " Tanya Mayang suarnaya bergetar menahan gejolak hati nya.

Wiko menatap lurus tangannya bergerak menyetir ia mengambil napas seolah ini adalah antara hidup dsn matinya.

" Nanti habis selesai menangani pasien, aku tunggu di cafe ya dekat — Rumah sakit "

Mayang mangut-mangut mendengarnya, tatapan nya mengarah ke arah jendela yang menyajikan beberapa pemandangan indah gedung-gedung yang memadatkan kota. Yang sudah setiap hari ia lihat dan tidak aneh

" Mas " Panggil Mayang membuat Wiko segera menyahut " Kenapa? "

" Aku mau cerita " Kata Mayang dengan nada berat ia menoleh ke Wiko

" Apa? " Tanya Wiko

" Aku letih, ada suatu hal yang tidak pernah bisa aku ungkapkan ke orang lain. " Ungkap Mayang helaan napas panjang terdengar menyiratkan beban yang ia pikul sendiri

" Letih karena apa?, bukan kah kamu memiliki aku? Harusnya kamu cerita sama aku Anya " Sahut Wiko dengan nada menenangkan membuat Mayang tersenyum getir " Kamu ngga bakal percaya " Kata Mayang dengan suara berat

" Maksud kamu? "

" Jalan kan saja kita harus cepat-cepat ke rumah sakit. Ada pasien yang menunggu ku! " Mayang mengalihkan pembicaraan tersebut

***

Sementara itu di zaman kuno Anya memandang jendela kamar nya, selama ia mengandung ia tidak diizinkan keluar walaupun hanya untuk menikmati segelas teh hangat oleh dayang-dayangnya di taman.

Tangannya meraba perutnya yang sudah membuncit di balik jubah emasnya itu. Rintikann air mata mengalir dari pelupuk matanya ia tidak pernah membayangkan kalau dirinya akan berakhir menjadi seorang istri di Kerajaan yang ada di zaman kuno, hal itu sungguh-sungguh sulit ia Terima

Tetiba sebuah tangan kekar menghentikan tangisnya, ia mengusap pelan pipinya yang banjir air mata ia menoleh ke sosok tersebut. Yang sedang berdiri di belakang tubuhnya dengan tangan melingkar di pinggang

" Baby, kenapa kamu suka sekali menatap jendela? " Tanya Yan Qian ia menaruh dagunya di bahu Anya membuat Anya menoleh tatapan nya bertemu dengan Yan Qian entah kehangatan dari mana langsung menjalar, dari kaki hingga ke atas kepalanya

" Sayang anak kita juga Butuh udara segar, kalau aku di kurung terus bisa-bisa aku mati kebosanan! " Cebik Anya ia memutar bola matanya malas

" Sayang ayahanda dan Ibunda bilang wanita yang sedang mengandung, harus banyak istirahat apalagi yang dalam kandunganmu adalah calon pangersn dinasti Yan! " Jelas Yan Qian tangannya meraih tangan Anya menuntun wanita terkasihnya. Untuk duduk di pembaringan

" Tapi sayang kamu tahu aku bosan! " Protes Anya tangannya bersendekap dada membuat Yan Qian menjawil pipi wanita itu. Wajah masam terpampang jelas

" Jangan seperti itu dong baby, ini demi kebaikanmu dan calon pangeran kita " Sahut Yan Qian sembari mengusap lembut wajah Anya membuat Anya tersenyum memalu

" Ya aku terima "

" Sekarang kamu tidurlah, istirahat aku harus mengurus beberapa berkas istana " Kata Yan Qian ia tangannya bergetar menyelimuti wanita itu Anya tersenyum melihatnya.

" Sayang "

" Apa? "

" Aku mau nanya " Anya menatap lekat lelaki tersebut dengan tatapan dalam

" Apa? Coba tanyakan saja " Sahut Yan Qian lembut Anya mengigit bibir dalamnya bayang-bayang ketakutan itu menyelusup masuk ke dalam dirinya. " Bagaimana kalau aku bukan Puteri Mayang? " Tanya Anya bibirnya bergetar

" Baby, kenapa kamu berkata seperti itu? Tidurlah kau terlalu banyak memikirkan apa yang seharusnya tidak kamu pikirkan " Cakap Yan Qian ia mengecup dahi Anya

" 𝘛𝘢𝘱𝘪 𝘪𝘵𝘶 𝘮𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘦𝘯𝘺𝘢𝘵𝘢𝘢𝘯 𝘯𝘺𝘢 " Batin Anya menahan badai di dalam hatinya. Matanya berkaca-kaca melihat kebaikan dan ketulusan lelaki tersebut ia tidak ingin lelaki itu kecewa

" Sayang maafkan aku " Kata Anya

" Maaf kenapa?, bukan kah kamu tidak ada salah? " Tanya Yan Qian menatap heran

" Kamu salah "

" Maksud kamu? " Tanya Yan Qian Anya menaruh kedua belah tangannya di wajah tampan tersebut. " Harus kamu tahu kalau aku benar-benar mencintaimu " Ungkap Anya

" Aku tahu Baby buktinya, kamu mengandung bukan? " Sahut Yan Qian sembari tersenyum menatap sang istri

" Aku sayang kamu! "

" I know "

" Love you "

" Love you more"

1
Memey
Bagus ceritanya.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!