seorang wanita yang bernama Selena hidup sebatang kara tanpa mempunyai saudara.
dia harus menahan hinaan dan cacian dari semua orang,bahkan tidak ada yang mau berteman dengannya.
apalagi saat melihat wajah nya,semua orang akan jijik dan meludahi nya,dan dengan tekad nya yang kuat dia berusaha untuk bangkit dengan kuliah dan mengandalkan beasiswa nya.
hingga suatu hari saat Selena menyatakan perasaan nya pada pangeran kampus,dia di permalukan habis-habisan,dan pangeran kampus yang mempermainkan nya hanya memandang nya dengan merendah.
karna tidak tahan,Selena berlari meninggalkan kampus nya,hingga dia mendapatkan sistem yang membantu kehidupan nya.
dan sistem mengatakan jika dia ingin kaya raya dan bisa membalas dendam pada semua orang yang menyakiti nya.
dia harus menjalankan misi 3 kehidupan,setelah misinya berhasil dia akan mendapatkan kekayaan dari sistem juga kekuatan untuk melindungi dirinya.
bagaimana kah kisah selanjutnya ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EMiliya PUtry S, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
khawatir
Para pelayan yang sejak tadi berdiri disana terkejut,mereka menutup mulut saat melihat Amira menampar wajah Nadia,pelayan kesayangan nya.
" kamu berani menentang ucapan ku,,selama ini aku terlalu memanjakan mu hingga kamu melupakan posisi mu,,,apa kamu lupa siapa kamu disini,, kalau begitu biar aku perjelas kamu hanyalah pelayan ! pelayan yang harus mematuhi perintah majikan nya ! " tekan Amira,dia berdiri dan menatap Nadia yang terkejut saat mendapatkan tamparan di wajah nya.
" Amira ! apa yang kamu lakukan,kenapa kamu menampar nya..apa.." ucapan Luna terpotong saat Amira tiba-tiba melemparkan sendok kearah nya,jika saja dia tidak menghindar mungkin wajahnya akan cacat.
" diam ! kamu tidak berhak ikut campur disini,,kamu hanya orang luar yang menumpang di rumah ku,,apa kamu juga melupakan posisi mu " ucap Amira.
Luna tertegun,dia menatap Amira dengan tatapan marah,tapi dia tidak bisa membalas perkataan Amira,karna ini bukanlah saatnya dia melawan.
" dan kamu Nadia,,karna selama ini kamu selalu bersikap sesuka mu,aku akan memberikan pelajaran padamu,, pengawal!! bawa Nadia kedalam ruang bawah tanah,,jangan berikan dia makan dan minum tanpa seizin ku ! "perintah Amira.
para pengawal yang di tugaskan menjaga Amira tentu saja mendengarkan perintah nya,mereka menyeret paksa Nadia yang berteriak meminta maaf.
" nona jangan,,tolong maafkan saya nona,, lepaskan aku,, hikkkssssssssss,,nona..maafkan saya " teriak Nadia,tapi Amira sama sekali tidak mendengarkan nya,dia malah menatap para pelayan satu-persatu.
" mulai hari ini, siapapun yang berani melawan ku,aku akan menghukum nya,, bahkan aku bisa saja m3mbunuh nya,,,dan kamu,, sebaiknya kamu tidak usah ikut campur karna kamu tidak punya hak angkat bicara didalam rumah ku ! " setelah mengatakan itu,Amira pergi,kali ini dia berencana akan sarapan di restoran karna dia merasa kesal pada para pelayan. juga mood nya pagi ini sangat buruk.
Luna ? dia mengepalkan tangannya, wajahnya memerah tanpa mengucapkan sepatah katapun dia pergi meninggalkan ruang makan.
para pelayan yang ada disana, sontak saling bergosip,mereka heboh dengan perubahan Amira.
" sebenarnya apa yang terjadi pada nona Amira ? kenapa dia terlihat berubah,juga dia persis seperti tuan besar,,aku takut sekali melihat' nya "
" heh..apa kalian tidak tau tadi pagi-pagi sekali tuan muda Angga membawa sebagian pelayan dari mansion ini,,aku tidak tau apa yang terjadi pada pelayan itu,mungkin ini berkaitan dengan nona Amira,,karna pelayan yang di bawa adalah orang-orang yang sering menyakiti nona Amira "
" apa..? bukankah selama ini kedua tuan muda dan tuan besar mengacuhkan nona Amira ? apa jangan-jangan selama ini mereka hanya pura-pura,,? ya ampun jika itu benar,,aku benar-benar beruntung karna tidak pernah berurusan dengan nona Amira,,,"
begitulah gosip-gosip para pelayan,mereka benar-benar tidak menyangka Amira ternyata sangat di sayangi oleh kakak nya.
**********
sementara di restoran,Amira sibuk makan tanpa memperdulikan orang yang ada di sekitarnya,dia makan dengan lahap,bahkan wanita imut itu lupa jika dia masih memakai baju tidurnya yang bergambar hello Kitty.
( nona apa anda tidak risih dengan baju anda ? kenapa nona tidak mengganti nya dulu,,setelah itu Nona bisa pergi kemanapun yang Nona ingin kan )
amira yang telah kenyang bersendawa,lalu dia mengelus perutnya sembari tersenyum puas.
" aku tidak perduli dengan mereka,selagi mereka tidak menggangu ketenangan ku,aku tidak akan berurusan dengan orang-orang itu,,juga baju ku ini sangat lembut dan juga masih harum,,jadi untuk apa aku mengganti nya " ucap Amira.
Amira yang tidak mendengar suara sistemnya lagi, menghela nafasnya,tapi tiba-tiba dia merasakan seseorang sejak tadi menatap nya,Amira menoleh kearah samping,di meja paling pojok ternyata ada seorang pria yang memakai topi menatap nya terus-menerus.
" aneh kenapa pria itu sejak tadi menatap ku, jangan-jangan dia musuh ayah ku lagi " Amira duduk tegak, matanya melotot,dia mengepalkan tangannya dengan erat.
" gawat hari ini ujian ku akan di mulai,,Selena kamu harus bisa,, orang-orang yang kamu bunuh nanti adalah orang-orang yang jahat,,! dan juga jangan takut bukankah aku memiliki kekuatan luar biasa,,," batin Amira,dia kembali bersandar di kursi dan kali ini dia mengangkat kakinya dengan santainya.
orang-orang yang didekat Amira,sontak menutup mulutnya dan berbisik-bisik disana.
" ya ampun anak itu imut sekali,dan juga kelakuan nya seperti anak kecil saja "
" lucu apanya ? bagiku dia adalah anak yang tidak sopan lihat saja cara duduknya,dia kira ini di rumah nya,, mungkin anak itu tidak di didik oleh orangtuanya "
Amira yang mendengar itu semakin tidak perduli,dia bahkan membersihkan tai hidung nya disana,dan juga menusuk-nusuk giginya,mereka yang melihat itu langsung membuang muka.
" hahaha memang nya enak,,makan tuh taeok hidung ku,,kalian benar-benar tidak memiliki pekerjaan selain mengurus kehidupan orang lain " ketus Amira.
karna tidak memilki urusan lagi di restoran,dia membayar nya dan memutuskan untuk kembali ke mansion.
orang-orang yang membicarakan nya, geleng-geleng kepala melihat tingkah random Amira sejak tadi, sedangkan pria yang memakai topi juga pergi mengikuti Amira dari belakang.
**********
perusahaan Blackwood
didalam ruang rapat,Zeon yang sedang melihat sekretarisnya menjelaskan keuntungan perusahaan nya, tiba-tiba melihat asisten nya yang buru-buru berjalan masuk.
" ada apa ? kenapa kamu terlihat panik ? " tanya Zeon dengan serius,karna yang dia tau asisten ini selalu bersikap tenang.
asisten nya yang bernama johan berisik di telinga nya,saat mendengar apa yang dikatakan oleh asisten nya,Zeon berdiri, jantung nya berdebar kencang.
" apa benar apa yang kamu katakan ? " tanyanya dengan rahang mengeras.
" benar tuan,dan juga tuan Angga sudah dalam perjalanan, seperti nya musuh tuan kali ini benar-benar berencana membunuh nona Amira " jelasnya.
brakkkkkkkkkkkkkkkk
Zeon memukul meja, nafasnya memburu, sedangkan orang-orang yang ada didalam ruangan itu tersentak,tapi mereka tidak berani bersuara.
" jika mereka menyakiti putriku,aku tidak akan membiarkan mereka lolos ! bahkan aku akan membantai seluruh keluarga nya,,, Johan siap kan mobil kita harus segera menyelamatkan putriku " perintah nya,saat ini dia benar-benar takut sesuatu terjadi pada Amira.
" baik tuan " ucap Johan dan langsung pergi dari sana.
" rapat hari ini di tunda,,aku masih memiliki urusan penting" sebelum pergi Zeon menyudahi meeting nya dan berlari kecil menuju halaman perusahaan.
" sayang maafkan ayah karna selama ini mengacuhkan mu,, berjanji lah nak,,jangan tinggalkan ayah,,ayah benar-benar menyesal sayang " batin Zeon,terlihat dia menangis diam di dalam mobilnya.
#bagaimana kelanjutan ceritanya? kalian simak selengkapnya wkwkwkwk...jangan lupa tinggalkan jejak komentar kalian,,dan juga bagaimana menurut kalian Amira saat ini,,berikan pendapat kalian masing-masing,,agar author bisa memperbaiki cerita nya.