NovelToon NovelToon
Forced Marriage With Badboy

Forced Marriage With Badboy

Status: tamat
Genre:Obsesi / Beda Usia / Terpaksa Menikahi Murid / Bad Boy / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: ntaamelia

Squel (Stuck With Hot Brother)


Karena sebuah tragedi penggrebekan, mereka terpaksa menikah dan menjalani rumah tangga tanpa cinta. Apalagi status sebagai guru dan murid, membuat mereka menyembunyikan ikatan suci itu di depan orang lain.

Lantas bagaimana bahtera rumah tangga mereka akan berjalan? Sementara sang pemegang kendali hanyalah seorang pemuda SMA yang dikenal brutal dan nakal.

Ikuti kisahnya hanya di sini🤗

Ig @nitamelia05

Salam anu 👑

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ntaamelia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26. Terus Ditatap

Selama satu minggu Aura mengajar dua kali di kelas Zio. Tepat hari ini dia kembali memasuki ruangan tempat di mana suami kecilnya berada. Dia merasa cukup canggung karena kejadian tadi pagi, hah benar-benar tak terduga, bisa-bisanya dia lupa mengunci pintu kamar dan membiarkan Zio melihat sebagian tubuhnya yang telanjaang.

"Selamat pagi, Anak-anak," sapa Aura memecah kecanggungan yang dia ciptakan sendiri. Sebab suami mesyumnya itu justru tersenyum-senyum tidak jelas.

"Pagi, Bu," balas semua siswa dengan kompak.

"Lanjut materi kemarin. Saya minta kalian membuat contoh surat lamaran pekerjaan," tutur Aura dengan bola matanya yang berusaha menghindari tatapan buas Zio. "Erick, kamu tolong ambil kertas folio di meja saya. Tadi saya lupa bawa."

"Siap, Bu," jawab Erick dengan cepat. Sang ketua kelas pun segera bangkit dari duduk untuk melaksanakan perintah, dia mengambil kertas yang Aura maksud, lalu membagikannya pada seluruh teman sekelas.

Ketika sampai di bangku Zio dan Mike, Erick berhenti cukup lama, sebab Zio mengganggu kinerjanya.

"Apaan sih, Zi? Lu kalo suka sama gue bilang, jangan beraninya nyolek-nyolek doang," ketus Erick.

"Dih najis gue suka sama batang!" maki Zio tanpa perasaan. Lalu mengeluarkan sesuatu dari balik tasnya. "Nih—"

"Dih apaan sih, Zi! Bilangnya nggak suka tapi malah ngasih kembang. Emangnya gue cowok apaan?" potong Erick yang membuat Zio sedikit menggeram.

"Buat Bu Aura!" tegas Zio dengan mata yang menungkik tajam.

"Oh ngobrol dong," balas Erick yang begitu santai menganggapi amukan Zio.

"Lu yang banyak bacott, Nyet!" timpal Mike yang membuat Erick menghela nafas panjang.

"Udah minta tolong, bukannya makasih malah ngatain. Anjing emang lu bedua!" gerutu Erick seraya kembali melangkah untuk menyelesaikan tugasnya membagikan kertas.

"Erick, sudah belum?" tanya Aura, merasa sudah cukup lama waktu berlalu.

"Dikit lagi, Bu?"

Kali ini Erick melakukannya dengan lebih cepat. Kemudian membawa sisanya ke depan meja Aura, tak lupa dia pun memberikan titipan Zio, yakni setangkai bunga mawar merah. Zio tidak tahu kalau bunga mawar putih adalah kesukaan istrinya.

"Apa ini, Erick?" tanya Aura dengan wajah terperangah, tetapi beruntung ia masih bisa mengontrol suaranya.

Erick pun menutup mulutnya dengan satu tangan lalu berkata. "Maaf ya, Bu, itu bunga dari Zio. Kalo mau ngehukum, hukum dia aja."

Mendengar itu, wajah Aura semakin tak bisa dikondisikan. Antara malu, terkejut, juga salah tingkah. Astaga, bisa-bisanya di lingkungan sekolah Zio berlaku seenaknya.

"Kamu boleh duduk!" titah Aura, kemudian dia melirik ke arah Zio yang senantiasa menatapnya dengan mata yang berbinar-binar, bagai ada cahaya cinta. Tak ingin menanggapi tingkah Zio, Aura pun segera berpaling muka.

Lalu memberikan instruksi pada seluruh siswa untuk membuat contoh surat lamaran pekerjaan.

Selama waktu pengerjaan, Aura terus merasa diawasi. Sebab memang ada sepasang mata yang menatap lurus padanya. Namun, saat Aura melirik Zio, dia malah melihat tatapan Zio yang tertuju ke arah dadanya.

Sontak saja Aura langsung pura-pura membenahi pakaian. Namun, hal tersebut tak lantas membuat Zio berhenti, pemuda itu senyum-senyum dan semakin membuat Aura salah tingkah.

Hingga akhirnya, wanita dengan tubuh semampai itu tidak tahan, dia segera bangkit dan berjalan ke arah Zio. Bahkan dengan gerakan cepat Aura mengambil kertas yang ada di tangan suami kecilnya itu.

Dia terbelalak ketika melihat kertas tersebut justru dipenuhi coretan, sebuah gambar yang tak begitu asing. Yakni wajahnya sendiri.

"Zio, apa ini?" tanya Aura.

"Gambar," jawab Zio dengan enteng.

"Saya menyuruh kamu untuk membuat surat lamaran pekerjaan, Zio. Bukan untuk menggambar!"

"Saya udah kerjain kok, Bu," timpal Zio masih dengan suara lembut padahal Aura sudah berapi-api. Bahkan Zio masih saja mencuri-curi kesempatan untuk mengagumi keindahan yang ada di depan matanya.

"Mana? Dari tadi kamu cuma senyum-senyum nggak jelas!"

Seluruh siswa pun beralih fokus pada Aura yang sedang memarahi badboy nomor satu di sekolah mereka.

"Lho, emang dari tadi ibu perhatiin saya doang?" tanya Zio yang membuat Aura tergagap. Berhadapan dengan Zio benar-benar membuat tensi darahnya naik seketika.

"Jangan mengalihkan pembicaraan. Sekarang kamu kerjakan tugas ini di luar!" tegas Aura, tak ingin mendapat tatapan mesyum dari Zio.

"Kenapa saya malah diusir?"

"Pokoknya kamu keluar. Karena kamu terus membantah ucapan saya. Dan ingat, ini bukan kelas seni, jadi dilarang untuk menggambar!"

Melihat Aura yang sudah sangat frutasi, akhirnya Zio mengalah, dia pun segera keluar dari kelas dengan bermodalkan kertas folio dan satu buah pulpen yang diletakan di sela telinganya. Aura tidak tahu saja, kalau sebenarnya Zio sudah lebih dulu menyelesaikan tugasnya di bagian belakang kertas. Dia menggambar karena iseng.

Setelah Zio benar-benar hilang dari pandangan Aura. Wanita itu pun menarik nafas dalam-dalam dan membuangnya secara perlahan. Kalau sudah begini dia jadi merasa lebih aman.

"Bu!" Tiba-tiba ada yang memanggil sambil melambaikan tangan. Dengan reflek Aura pun segera mengangkat kepalanya.

"Ada apa, Mike?"

"Saya juga ngerjainnya di luar ya," ujar Mike, benar-benar besti sekali nampaknya.

"Kamu tetap di sini!" Namun, Aura tak mengizinkan Mike begitu saja.

"Tapi saya juga ngegambar, Bu," seru Mike sambil menunjukkan hasil jari-jemarinya. Aura menaikkan satu alisnya, tidak Zio, tidak Mike, sama-sama menguji kesabarannya yang setipis tisu dibelah tujuh.

"KAMU KELUAR!"

@@@

Cabal, Bu, besok dikasih kiko deh😂😂

1
F
cerita bapak sama mami nya cio ada ga thorrr??
kalau ada spill dong penasaran soalnya 🤭😄
Ratu Anu👑: Ada di f1zz0 kak
total 1 replies
Lafi Tsaqib
astagahhhhhhhhhauthorrr🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Lafi Tsaqib
bocillllll🤣
Lafi Tsaqib
ketawa muluuuuu🤣🤣🤣
NayNay
/Heart//Heart//Heart/
Lusiana_Oct13
Sangat puas dgn jalan ceritanya ❤❤⭐⭐⭐🌟⭐
Lusiana_Oct13
Yaaa ALLAH ape gk ngakak terus ngeliat kelakuan cucu buaya pada begini ya /Facepalm//Facepalm//Facepalm/ makasih ya thor /Pray//Pray/
Lusiana_Oct13
yea apa bedaaanya sama elo that??? elo juga agois
Lusiana_Oct13
anjaaaaaayyyy kikooooo gk tyuuuu/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Lusiana_Oct13
Pasti ulah si rangga klo gk athar
Lusiana_Oct13
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ kering gigi nyengir2
Lusiana_Oct13
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Slight//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ yaa ALLAH ngaaaakaaaaakkkk
Lusiana_Oct13
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Lusiana_Oct13
Diiiiiihhhhh ni bocah minta di selding/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Lusiana_Oct13
Aseeekkk dek cioooooooo gitu loh
Lusiana_Oct13
Apmpuuunnnn kelakuan anakkknya si Al ada2 aja
Lusiana_Oct13
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Alexa Juliana
Mam_pus kau SeRangga kau akan di geprek Baskara..
Kartini💗💞
👍🏻
Ulfaa Chyellatune Arie
👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!