NovelToon NovelToon
Don'T Come Back

Don'T Come Back

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Cintapertama / Romansa-Percintaan bebas
Popularitas:93.1k
Nilai: 4.2
Nama Author: SecretW

Setelah 5 tahun bersusah payah melupakan Aby dan menjalin kisah cinta baru dengan Alfi, hati Aresha kembali di guncang dengan kedatangan Aby kembali.

Aby, orang pertama yang membuat Aresha jatuh cinta dan orang pertama juga yang membuat Aresha merasakan sakitnya ditinggalkan.

Alfi, orang yang selalu ada untuk Aresha dan telah membuat Aresha "lupa" akan masa lalu tentang Aby.

Akankah Aresha mempertahankan kisah cintanya dengan Alfi atau memilih mengulang kisah lama dengan cinta peramanya, Aby ?



A romantic comedy novel, enjoy!❣️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SecretW, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Alfi cemburu ?

Hari ini Aresha benar - benar sibuk dengan jadwal perkuliahan. Bagaimana tidak, jadwal perkuliahan di mulai pukul delapan pagi dan berakhir sampai jam empat sore. Tugas kuliahnya pun sudah mulai menumpuk, sehingga ia merelakan makan siang dengan keadaan tenang karena sambil mengerjakan tugas tersebut.

Aresha berjalan sendirian ke arah kantin untuk mendiamkan suara cacing yang sedari tadi sibuk berdemo di dalam perutnya sembari membawa berbagai macam buku untuk membuat tugasnya.

Jangan tanyakan keberadaan Dini, ia sudah pasti sedang bersama Reza untuk meneruskan aktifitas kebucinan mereka.

Salah satu sifat Aresha dan Dini yang bertolak belakang adalah Aresha tidak akan tenang jika pekerjaan apa pun yang menjadi tanggung jawabnya belum di selesaikan, sedangkan Dini mengerjakan sesuatu dengan santai karena moto hidupnya "kenapa harus sekarang kalo bisa nanti ?"

Aresha memutar pandangannya mencari tempat duduk yang nyaman tanpa ada gangguan apa pun karena ia harus fokus mengerjakan tugasnya. Pandangannya terhenti pada meja di sudut kantin dimana disekelilingnya sedang tidak ada siapa pun.

Aresha segera menuju ke meja tersebut dan langsung didatangi oleh pelayan kantin untuk menawarkan pesanan.

“Non mau pesan apa ?” Ujar seorang laki - laki yang berumur sekitar 30 tahunan dengan logat jawa yang masing sangat kental

“Hm... mie ayam aja mas sama minumnya lemon tea ya” Jawab Aresha sambil mengembalikan buku menu yang sebelumnya diberikan oleh pelayan tersebut

“Baik Non, ditunggu ya” Ucap pelayan tersebut dan dibalas anggukan oleh Aresha

Pelayan tersebut pergi untuk menyiapkan pesanan Aresha dan langsung saja Aresha mulai berkutat pada tugas - tugas yang sudah menantinya.

Di tengah - tengah kesibukan Aresha membuat tugas, akhirnya makanan yang ia pesan telah tiba.

“Ini Non, selamat menikmati” Ucap pelayan tersebut sembari meletakkan pesanan Aresha di atas meja

“Makasih ya Mas” Ucap Aresha tersenyum ramah

“Sama - sama Non”

Aresha pun langsung memakan mie ayam pesanannya sambil kembali melanjutkan mengerjakan tugasnya.

Tiba - tiba Aresha merasakan getaran dari dalam tas nya, ia langsung memeriksanya dan melihat notifikasi pesan masuk dari Alfi.

Whatsapp

Alfi : Dimana sayang ?

Aresha tidak membuka pesan dari Alfi tersebut, ia hanya membacanya lewat notifikasi di tampilan lock screen ponselnya.

“Nanti aja deh balesnya, lagi fokus sama tugas gini” Batin Aresha

Ia sengaja menunda untuk membalas pesan dari Alfi karena tidak ingin fokusnya pada tugas kuliah menjadi terpecah belah.

Aresha pun kembali menyimpan ponselnya di dalam tas dan melanjutkan sesi makan sambil membuat tugasnya saat ini.

Keputusan Aresha untuk membuat tugas disini tidak sepenuhnya benar, niatnya memilih meja paling sudut di kantin ini agar tidak terganggu oleh apa pun ternyata sia - sia saja, karena kali ini ia di kejutkan dengan kedatangan Bayu, teman sekelasnya yang tiba-tiba saja sudah duduk di sebelahnya.

“Sendirian aja” Ucap Bayu kepada Aresha

Aresha menoleh dan tersenyum, karena bagaimanapun ia harus tetap ramah meskipun saat ini ia merasa terganggu dengan kedatangan Bayu.

“Iya hehe” Jawab Aresha singkat

“Dini mana Sha ?”

“Lagi makan siang sama pacarnya Bay” Jawab Aresha tanpa mengalihkan pandangannya dari tugas yang saat ini ia buat

“Ohh”

“Ngerjain tugasnya di rumah aja Sha, ntar pusing loh, abis ini kan kita masih ada kelas” Saran Bayu

“Oh ini gapapa Bay, lagian sekarang gak ada kerjaan juga jadi mendingan nyicil tugas dikit” Cengir Aresha

Bayu menatap Aresha penuh makna hingga Aresha membuang pandangannya ke arah tugasnya agar tidak bertatapan langsung dengan Bayu.

Tiba - tiba Bayu menyentuh rambut Aresha, Aresha yang terkejut langsung bergegas melepaskan tangan Bayu dari kepalanya.

“Cantikan kalo di gerai gini” Ucap Bayu yang ternyata berhasil melepaskan jepitan rambut yang di pakai Aresha untuk menahan poninya

“Eh... i iya” Jawab Aresha merasa aneh dengan sikap Bayu kepadanya

Lagi - lagi ponsel Aresha yang ia simpan di dalam tas kembali bergetar, ia langsung membuka tasnya untuk mengambil ponsel tersebut yang ternyata menampilkan notifikasi panggilan dari Alfi.

Kali ini Aresha langsung menerima panggilan tersebut karena ia takut ada sesuatu hal yang mendesak yang ingin Alfi bicarakan dengannya.

On the phone

*Aresha : Iya Fi ?

Alfi : Ngapain berduaan disitu* ?

Aresha terkejut mendengar perkataan Alfi, ia langsung memutar pandangannya ke seluruh penjuru kantin untuk menemukan dimana keberadaan Alfi.

Ia akhirnya menemukan Alfi yang berdiri di depan pintu masuk kantin tersebut dengan tatapan tajam ke arahnya.

*Alfi : Beresin buku kamu sekarang

Aresha : Aku lagi ngerjain tugas kuliah Fi

Alfi : Beresin, aku tunggu kamu disini

Aresha : Tapi...

Alfi : Sekarang*!

Aresha menghela nafasnya dan akhirnya menuruti perkataan Alfi. Ia segera membereskan buku - bukunya dan memutuskan untuk menghampiri Alfi yang masih setia menunggunya di depan pintu kantin tersebut.

“Duluan ya Bay” Ucap Aresha kepada Bayu yang sedari tadi memperhatikan gerak gerik Aresha.

Bayu hanya mengangguk dan tersenyum miring ketika melihat ke arah Alfi yang saat ini memberikan tatapan tajam kearahnya seolah sedang memberi peringatan untuk "jauhi Aresha".

Aresha pun segera membayar pesanannya lalu menghampiri Alfi dan mengikutinya berjalan dari belakang sembari menunggu Alfi mengatakan alasan kenapa Aresha harus meninggalkan kantin sesegera mungkin.

Akhirnya Aresha berjalan di sebelah Alfi dan langsung memulai pembicaraan.

“Kamu kenapa diem ?” Tanya Aresha

Alfi tidak menjawab dan melanjutkan jalannya.

“Alfiiiii” Panggil Aresha dengan nada manjanya seraya mencolek - colek lengan Alfi

Alfi yang tidak tahan melihat tingkah laku Aresha yang menggemaskan akhirnya mengajak Aresha duduk di taman kampus mereka untuk berbicara.

“Kamu ngapain di kantin tadi sama dia ?” Tanya Alfi to the point

“Dia siapa ? Bayu ?” Tanya Aresha polos

“Aku gak mau tau namanya siapa” Jawab Alfi dengan nada datar yang mulai di keluarkannya

“Dia baru dateng kok, tadi aku ke kantin sendirian, tiba - tiba aja dia duduk di samping aku”

“Baru dateng aja udah berani elus - elus rambut ya”

Aresha terkejut, ia tidak menyadari bahwa Alfi melihat kejadian ia bersama Bayu di kantin tadi.

“Gak ada yang elus - elus rambut, dia cuma ambil jepit rambut aku kok” Jawab Aresha polos

“Buat apa ? mau di pake tuh jepit rambut ?”

Aresha yang mulai menyadari kekesalan Alfi kini memandang Alfi dari arah bawah wajahnya seraya tersenyum lucu dengan tujuan untuk meredahkan amarah Alfi dan membuatnya tertawa.

Lagi - lagi, Alfi kalah dengan sisi menggemaskan yang di tampilkan Aresha, ia tersenyum sekilas lalu kemudian kembali melanjutkan pembicaraan mereka.

“Aku gak suka ya kalo kamu deket - deket sama cowok lain” Ucap Alfi

“Oh sekarang aku ngerti, kamu cemburu yaaaa ?” Goda Aresha

“Dasar oneng! telat banget pikirannya baru sadar sekarang” Jawab Alfi sambil menekan pelan dahi Aresha

“Ihhh aku beneran gak tau, kirain kamu marahnya karena aku gak bales chat kamu” Ujar Aresha polos

Alfi menggelengkan kepalanya berulang kali, benar kata Dini, pacarnya ini memang sedikit lama dalam berpikir.

“Pokoknya aku gak suka kamu deket - deket sama cowok lain. Satu lagi, kalo mau kemana - mana bilang sama aku, jangan sendirian kayak tadi, oke ?”

“Oke Alfi sayang” Ucap Aresha seraya membentuk kata "ok" dengan jarinya

Alfi mengelus rambut Aresha dan mengajaknya kembali ke dalam kampus untuk melanjutkan perkuliahan.

“Lucu juga liat Alfi cemburu” Batin Aresha seraya tersenyum menatap Alfi yang sedang berjalan di sebelahnya.

1
nazwaa
boom like dari our terrible story♡
nazwaa
Like mendarat dari our terrible story
reina
full like favorit 5 read hadir . dukung balik aku kak 🙏
Rvm Swett Ipki
kpn kelanjutan ny lsma sekali ini
SyaSyi
hai k aku mampir di karyamu membawa like.
aku suka karyamu, aku jdkan favorite.
aku nyicil baca+like dulu ya
salam dari aku dan mantan kekasih suamiku.
aku tunggu feedback nya
Rvm Swett Ipki
kapan lanjut ny thor,, terlalu lama 😢
Siti Khumairoh
Udah ku like thor👍
Semangat!!

Yok jangan lupa mampir di ceritaku juga yuk
Judul:Taqdir Cinta Shafa.
🙏
Darah Biru (Bangsawan)
mantap 👍🏻
Darah Biru (Bangsawan)
👍🏻👍🏻
Darah Biru (Bangsawan)
jejak dukungan 👍🏻
Mamah fadhil
buruk
Dinda Natalisa
Hai author aku mampir nih kasih like jangan lupa mampir di novel ku "menyimpan perasaan" mari saling mendukung.
Felicia
Maaf ya kak nyempil 🙏🙏


mampir di ceritaku yukk

Curahan hati Mafia
terimahaksi
Anita Jenius
Lanjut kk
reina
28 bom like hadir 🖤
semangat thor
Yudhi Nita
Semangat donk
nur
bomlike🤩 mampir juga yuk di ceritaku 'pengantin bayaran'saling dukung kita 🖤 smngtt!!!
Rian Cappuchino
Kak mampir yuk kenovelku.Judulnya "Ray Stardust."

Kutunggu kedatanganmu.

Terima kasih.
Almora
Like 👍
Aestech
Haloo kakakk salam kenall,

"Dewi Senja" udah mampirr. Semangat terus kakk. Ceritanya bagus banget😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!