NovelToon NovelToon
AKU IBU TIRI MUDA

AKU IBU TIRI MUDA

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Nikahmuda / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: Miss Danica

Bailla adalah gadis muda berusia 20 tahun seorang putri tunggal yang memiliki karakter yang manja dan terbiasa hidup dengan kemewahan ia terpaksa menjadi ibu tiri muda dan menikah dengan duda beranak 3 yang terpaut usia 20 tahun. Pernikahan itu terpaksa terjadi idikarenakan perusahan orang tuanya diambang kebangkrutan akibat tertipu investasi bodong. Bagaimana Bailla menghadapi kehidupan sebagai istri dan ibu muda untuk anak-anak yang usia hampir sama dengannya ?? banyak hal lucu dan sedih yang terjadi degan Bailla si ibu tiri muda ini. ,🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Danica, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

NYONYA ARYA**

~Hari Kedua sebagai Nyonya Arya*

Hari Minggu yang cerah. Cuaca pagi yang menggambarkan suasana hati keluarga kecil itu. Hari ini jadwal beli sayur ke mamang sayur di komplek itu.

Ini debut pertama sebagai Nyonya Arya dikompleks dengan misi 'Belanja Sayur plus Memproklamirkan diri sebagai Nyonya Arya '

Bailla mondar-mandir didapur mencari keranjang sayur karena sekarang plastik lagi mahal-mahalnya jadi harus ekstra kreatif biar gak pontang panting bawa belanjaan. Kebetulan isi kulkas udh pada kosong jadi perlu di upgrade lagi isinya.

Arya yang sedang menyeruput kopi panas buatan pertama dari istri kecilnya itu. Memperhatikan Bailla yang udh kayak setrikaan bokar tutup lemari mencoba mencari tahu misi apa yang lagi dijalankan Bailla.

"Bailla... Kamu lagi nyariin apa, udh bolak balik layak setrikaan aja". Tanya Arya penasaran

"Om... Ada lihat keranjang belanjaan gak??. Tanya Bailla sambil celingukan.

"Keranjang belanjaan...itu di........" tangan Arya sambil menunjuk kesegala arah karena dia aja lupa dimana pernah melihat salah harta Karun didapur itu. "Maaf Bailla saya lupa dimana... terakhir dipakai Aya buat nenteng anak kucing hehehe..." Jawab Arya sambil garuk kepalanya yang gak gatal.

Bailla yang Tampa sengaja ikut melihat kearahyang ditunjuk Arya seketika terdiam dan menarik napas dalam-dalam.

"Ya Ampun Om kirain tau.. Sudah berharap lho ini". Jawab Bailla dengan wajah kecewa kecil.

Pak Arya hanya bisa tersenyum nyengir.. "Nanti om tanya Ara ya cantik... Jangan cemberut dong ". Pak Arya mencoba mengoda Bailla. Bailla hanya tersenyum kecil karena tersanjung dibilang cantik.

"Ini dia harta Karun sudah ketemu, ternyata di tempat bermain anak-anak". Pak Arya merasa jadi pahlawan penemu harta Karun itu.

"Oke makasih sugar dady hehe. ". Bailla balas mengoda pak Arya. "Oke momy kecil mau jalan dulu ya... Jaga rumah kalau anak- anak nyariin bilang masih belanja ke mamang tukang sayur.

Bailla melangkah menuju pintu. Misi dijalankan

Bailla: istri baru. Skill masak masih level “telur hitam manis”.

Senjata: Keranjang belanja, uang 500.000 ribu dari ATM Pak Arya.

Lokasi:* Depan gang, tempat mang Oyo mangkal sama gerobak sayurnya. Tempat paling strategis buat gosip se-Komplek.

Tiba-tiba Ara Ara, maksa ikut. “Aku mau ikut , Kak! Sambil beli Ice cream !”

“Oke, tapi janji gak kelayapan ya entar hilang Kakak pasti dihukum Bapak”

“Asyiaaap kak Ara janji".

Bailla dengan Outfit Baju kaos oblong warna putih dengan celana jeans selutut tidak lupa sendal jepit Swalow dan Ara mengunakan celana pendek dan kaos warna pink. Kalu dilihat seperti Kaka adik.

Mereka Mulai berjalan kejalan kompleks banyak ibu-ibu yang menyapa dengan ramah. Mereka masih asing dengan Bailla. Sampailah mereka di TKP

“Pagi, Mang,” sapa Bailla, senyumnya 3 S: sopan, santun, setengah takut.

Mang Oyo “Pagi juga neng ! wah ada Aya Tumben Aya ikut belanja. Biasanya ikut bapak.”didalam hati Mang Oyo bertanya tanya. Apa mungkin ini istri barunya pak Arya tapi kok kayak anaknya ya...hehe.

"Aya iya mang ini sama kak Bailla". Sambil melihat kearah Bailla.

"Oh iya, Mang. Beli Bayem satu iket, wortel dua, sama... sama...” Bailla buka HP, liat catatan empe, cabe, bawang, tomat dan kerabat nya.

Belum selesai menyebutkan barang yang mau dibeli tiba-tiba datang gerombolan ibu-ibu komplek.

"Oh mbak Bailla istri nya pak Arya ya". Tanya ibu ibu yang sudah ikut nimbrung di gerobak sayur mang Oyo.

"Iya mbak. Kenalkan saya Bailla istri nya Pak Arya kakaknya anak-anak hehe". Sambil tersenyum mesem.

"Ka.... oh iya, Saya Bu Ida rumah yg no 21 dekat rumah pak Arya. Sepertinya ibu Ida paham dengan panggilan Kakak.

"Bailla sekarang usianya berapa?". Tanya ibu yang pakai roll rambut. Tampa memperkenalkan dirinya.

"Masih 20 tahun Bu tapi udah tua karena sudah punya 3 anak hehe.". Jawaban spontan dari Bailla itu cukup memperjelas status dan perannya.

"Bu Arya geulis pisan ya ibu-ibu seperti bintang film itu siapa ya.... Eeee".

"Kak Bailla mirip Natasha Wilona kan Bu. Cantik ". Ara ikut nimbrung dengan senyum bangga.

"Iya benar... Mirip masih muda cantik beruntungnya pak Arya dapetin buah segar hahaha....". Maaf bercanda ya neng". Candaan ibu Roll Kepala. Ngenes juga batin Bailla.

Tiba-tiba datang ibu gemuk berdaster dengan tempelan koyo di pelipisnya. Bu RT scan Bailla dari ujung sampai ujung sandal. “Pantesan Pak Arya betah di rumah sekarang. Biasanya jam segini udah jalan-jalan puter kompleks.

Bu Ida nimbrung: “Denger-denger pinter masak ya, Neng? Kemarin bikin nasi goreng, anak-anak habis. Kata Aya, ‘enak ada telur hitamnya ’.”

Satu gerobak ketawa. Bailla mau masuk ke karung bawang.

“Eh, itu... itu namanya ‘telur hitam manis, Bu,” bela Ara, nongol dikit. “Resep rahasia.

Mang oyo nambahin bonus: satu plastik tauge. “Nih, Bu. Buat telur hitam manis . Biar ada kriuk-kriuknya.”

Satu komplek ngakak.

*Misi belanja complete!!!*

Bailla jalan pulang, nenteng tas belanja. Ara bawa ice cream dikedua tangannya kayak bawa piala.

Di gerbang, Arbil lagi nyuci motor Bapaknya . Dia melirik tas belanja. “Baru pulang perang, Kak?”

"Iya.. Ini korban keroyokan ibu ibu komplek. Cuma Alhamdulillah dapet bonus touge".

Arbil ketawa. Pertama kali ketawa lepas sejak Bailla datang. “Besok aku temenin. Biar Ibu-Ibu gak ngeroyok.”

Bailla kaget. Arbil manggilnya... gak pake “Kak” lagi. Tapi juga belum “Bu”.

Gak apa-apa. “Ibu-Ibu” udah cukup.

Pukul 09.00, Makan Pagi Yang Hangat

Dimeja makan sudah terhidang sayur bening bayem, tempe goreng, sambel terasi resep dari Mami.

Pak Arya nyicip sayur. Asinnya pas..

“Enak,” katanya. “Lulus belanja, lulus masak.”

Bailla senyum. “Lulus digosipin juga, Pak.”

Pak Arya nyuap lagi. “Ibu-Ibu komplek itu kayak CCTV, Bailla. Kalau mereka udah nerima kamu, berarti kamu aman. Artinya... rumah kita aman.”

Dari ruang tengah, suara Ara berteriak “Kak Bailla! Besok belanja lagi ya! Aku mau ikut! Mau minta bonus permen!”

Bailla membalas dengan teriakan “Siap, Bos!”

Di luar, Bu RT lewat, teriak: “Bu Arya, besok arisan di rumah saya ya! Dateng! Bawa Telur Hitam Manis' ya!”

Bailla melambai. Tangannya masih bau bawang.

Tapi hatinya... wangi. Kayak diterima.

"Misi SUKSES......

...****************...

...****************...

1
Yuliyana
ada bima n dito, siapa ya ?
Miss Danica: Maaf kak di Bab ini ada perubahan nama tokoh dan ada yang lupa edit ... Makasih atas koreksiannya. Selamat membaca kak 😍🙏
total 1 replies
Miss Danica
Hay gaeess sahabat NT mohon suportnya karya pertama ku ini ya. mohon bimbingannya juga semoga sehat sehat semuanya sukses untuk kita semua.😍😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!