NovelToon NovelToon
Laman Kosong

Laman Kosong

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Tamat
Popularitas:3.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: UlanZu

Kau membuatku gila saat kau yang aku rasa berbeda telah pergi. Dan lebih menggilanya lagi aku tak pernah menemukanmu. Aira! Datanglah padaku, aku menunggumu. -Arka

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon UlanZu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pernyataan cinta

Tidak sabar lagi Arka menemui Aira. Memacu mobilnya dengan begitu cepat, melewati beberapa penjagaan bodyguardnya yang di luar pintu apartemennya Arka. Tak sabar masuk menaiki anak tangga dan membuka pintu di mana dibaliknya ada Aira yang sedang duduk meringkuk berbalut selimut di kakinya, tampak jiwa ketakutan Aira yang begitu terasa saat Arka ada di depannya saat ini.

Arka yang mengamati Aira yang sedang ketakutan. Arka duduk perlahan di samping Aira dengan posisi yang sangat dekat dengannya. Kedua tangan Arka menggenggam erat tangan Aira yang masih bergetar ketakutan.

“Apa kau takut?” Arka menatap penuh iba dan sedih pada diri Aira.

Aira menggeserkan tubuhnya kebelakang hingga akhirnya malah membuat Arka mendekat lebih dekat, hingga kedua wajah mereka berdua bersentuhan. Yang satunya menunduk takut, kalau Arka berbuat kasar karena Aira kabur-- dan getaran tubuh yang tak ingin dijamahi lelaki didepannya saat ini.

“Aku tidak akan menghukummu. Aira ... maafkan aku. Aku akan memahamimu, karena ini salahku."

Aira yang tubuhnya masih lunglai terbayang bayang kata-kata ******* dalam hatinya. Tak bisa menahan untuk tidak menangis terisak-isak di depan Arka dengan tangan yang masih tergenggam erat tangan Arka dengan terbata-bata Aira sedikit mendongakkan kepala dan mengungkapkan segala isi hatinya.

“A-apa kau menganggapku sebagai ******* juga ...? linangan air mata Aira membasahi pipinya.

Melihat dan mendengar perkataan Aira saat ini ... membuat hati Arka terasa sangat perih, dan teriris hingga detak jantungnya menjadi lebih cepat. Arka dengan cepat memeluk Aira yang berlinang Air mata ... membuat mata Arka berkabut hingga meneteskan air mata, mendengar sebuah pertanyaan yang sangat perih didengarnya, karena selama ini Arka tidak pernah sekalipun menganggap Aira sebagai wanita murahan. Arka menggelengkan kepalanya di sisi bahu Aira yang masih memeluk erat tubuh Aira.

“Tidak, sama sekali aku tidak pernah berpikir kata kata itu walaupun cuma sekali.” lanjut Arka melepaskan pelukannya lalu kedua tangannya menggenggam erat kedua sisi bahu Aira dan menatapnya wajah Aira penuh arti.

“Aira selama bersamamu aku belum pernah melakukan hal apapun terhadap wanita manapun, yang kau lihat tidak seperti yang kau kira. Bisakah kau percaya padaku?”

Aira hanya menuduk diam tanpa sepatah katapun keluar dari mulutnya. Melihat Aira hanya terdiam menunduk membuat rasa rindu yang amat sangat dalam Arka rasakan, Arka berusaha menggapai bibir Aira untuk Arka cium dan ingin melampiaskan kerinduannya yang tak bisa tertahan lagi hasratnya untuk menyentuh, menikmati wanita yang paling dia sukai.

Tapi, sangat terasa penolakan yang Aira lakukan. Aira meringsut mundur dan tangannya mendorong tubuh Arka, “Aku sangat merindukkanmu ... aku hanya ingin menciummu” bisik Arka yang penuh harap.

Sedangkan gerak Arka tetap maju menyingkirkan perlahan tangan Aira yang mendorong Arka, menempelkan bibirnya ke bibir ranum Aira. Aira menggelengkan kepala berulang kali tapi tak membuat surut Arka yang saat ini sudah terbakar kerinduan yang sangat dalam hingga tak bisa berkompromi dengan permintaan Aira yang tidak ingin lagi disentuhnya.

Sedangkan tubuh Aira saat ini masih lunglai lemah tak ada kekuatan yang berarti sekalipun di depan Arka, tangan Arka menahan erat rahang pipi Aira dan melum*t bibir ranum Aira dengan sedikit tidak sabar terus dan terus melum*t bibir Aira hingga Aira tak bisa menghindar dan tangan lemahnya hanya bisa mendorong dorong tubuh Arka yang sepertinya sudah mamanas untuk melanjutkan hal yang lebih.

Tangan Arka menyibak selimut yang menutupi kaki Aira dan perlahan, Arka menaiki ranjang dengan mengangkat tubuh Aira untuk duduk dipangkuannya. Arka melanjutkan ciuman berhasratnya Tadi tangan Arka membuka kancing baju Aira. Tapi, Aira dengan sisa sisa tenaganyanya tangannya menahan gerak tangan Arka untuk berhenti. Tidak ingin ini semua berlanjut Aira bergeser turun dari pangkuan Arka dan tidur menunggingi Arka.

Arka pejamkan matanya seakan bersiap mengungkapkan sesuatu yang selama ini Arka ketakutan untuk mengungkapkannya dan hanya Aira yang bisa membuat Arka berani mengungkapkan isi hatinya bahwa Arka sangat mencintai Aira dan tak mau kehilangan Aira.

Mendekati dari belakang tubuh Aira, Arka membisikkan sesuatu yang berarti ditelinga Aira “aku mencintaimu, Aira” Aira yang tertidur begitu terkejut atas pernyataan Arka sekarang ... yang Omma pernah bilang, Arka tidak akan mengatakan perasaannya kesiapapun meski itu Aira sekalipun. Takut Aira akan menolak pernyataannya, Arka sedikit tidak yakin Aira menerimanya ... jadi Arka ingin membuat gerakan agar Aira bisa terhanyut dalam perasaan Arka.

Arka menciumi leher Aira dan berbisik, “Tolong terimalah aku dan tetap bersamaku.” kembali terbakar oleh nafsunya Arka menciumi leher Aira, hingga membuat Aira yang belum bisa menjawab apapun terbuai gerakan dan ciumannya Arka, tubuhnya yang masih lunglai kini taktahan lagi untuk tak mengikuti gerakan Arka dan bersuara saat ciuman.

Arka masih berlanjut, nafas Aira sudah tak beratur naik turun dengan cepat, Arka menilai reaksi Aira saat ini, Arka melanjutkan ke hal lain. Sempat ada penolakan dari tangan Aira tapi Arka malah mencium tangan Aira hingga menggigit gigit jemari Aira.

Kini giliran Aira yang memandangi wajah Arka dengan lembut, dan di balas tatapan sendu Arka yang seolah meminta Aira untuk mau dengannya. Tatapan yang tak bisa ditampik oleh Aira ... dan tanpa Aira sadari. Aira ikut apa saja yang di lakukan Arka padanya.

****

Chapter ini full revisi di bagian vulgar-nya. Agar pembaca di bawah umur tetap nyaman membacanya.

bersambung...

1
My atee
Luar biasa
Winsulistyowati
Alhamdulillah.. Happy Ending Y Thor..Trenyuh Critanya Sedih.Asiik n Kecewa seneng jd 1.. Bgitulah Cinta♥️
Sehat n Sukses Slalu y Thor To Pean..👍👍🖐️💪💪
Winsulistyowati
Hmm...Brcinta♥️😍😘
Winsulistyowati
Asiiik..Ambyar..Thor👍💪🖐️
Winsulistyowati
Asiik Ketemu lg kn Thor..Jodoh nai Yo..
Winsulistyowati
Assalamualaikum.Mampir aku Thor🖐️
||KYU🕊️: waalaikum salam, kak ngikuti novel aku kah😅itu udah revisi, mungkin gak ada romantis2nya🙏 itu novel gak terlalu bagus juga rangkaian katanya kak😅 makasi udah baca y, aku kasih laman kosong cz menurutku novelnya gak recommended
total 1 replies
Nonasan_34
Ceritanya seruuu...knpa masih sepiiii
black lady
he..hee baca dah berulang kali sampe adegan panas yg disensor apal loh.. banyak banget part yg dihapus ya thor. sayang banget. beneran dech
Pie Buah
kok gak mati2 ditusuk pisau dan ditembak di dada? itu kan tempat2 fatal...malah masih berkelahi dan ngobrol...gak masuk akal bgt🤔
Pie Buah
kurang hot lah...novel dewasa tanpa adegan hot...kurang greget lah
Pie Buah
terlalu gampangan seh Aira...gak tegas sama fay...makanya jgn sok jual mahal juga kalau emang cinta...sok2an nolak arka, sekarang malah ngejar2 kaya gitu
Pie Buah
gak seru ahh..kurang hot...anak kecil ya gak usah baca novel dewasalah...baca aja komik doraemon😒
Pie Buah
paling suka kalau baca novel tuh visualnya gambar manga, lbh pas gitu rasanya...kdg kalau foto asli suka gak cocok sm imajinasi
Syefiero Satria Suhaeri
itu Kim Hyun Joong thor....
Titin Puspita
terharu,jadi baper bacanya sambil berkaca2
Kristina Ida
kok key jahat bngt y
Tri Wulandari
penuh misteri.
Toshio Inge
kurang detil thor🤣
Toshio Inge
keren visual nya
Althofunnisa putri
q mampir,ninggalin jejak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!