NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Pewaris Amazon

Reinkarnasi Pewaris Amazon

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cintapertama / Mengubah Takdir
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: To Raja

Jingga membuka mata, kembali ke masa sebelum tragedi besar menimpa keluarga Amazon.

Kali ini, tidak ada lagi gadis lugu yang mudah dimanfaatkan, matanya penuh dendam dan kebencian.

Hanya ada satu hal, Balas Dendam!

Mari kila mulai permainannya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon To Raja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24. Telepon rindu

Arga masih berusaha berkata, "manajer, tolong beri--"

"Pihak grup Pratama akan kembali menjadwalkan ulang pertemuannya, tetapi berikutnya mohon yang hadir adalah pewaris asli keluarga Amazon," kata sang manajer selalu berjalan meninggalkan tiga orang di sana.

"Sialan!" Bryan mengumpat penuh emosi, selama ini seluruh urusan luar keluarga Amazon diberikan padanya dan Arga, baru kali ini dia bertemu orang yang menolak membicarakan kerjasama dengan mereka dan malah meminta bertemu dengan Jingga!

Keluarga kaya dari ibukota memang sangat semena-mena!

Mata Tasya langsung berkaca-kaca, wajahnya tertunduk dan suaranya gemetar, "kak, sepertinya aku memang tidak pernah diakui. Apakah karena aku hanya Putri angkat yang--"

"Apa yang kau bicarakan!" Arga menarik Tasya ke pelukannya, "jangan berpikir yang tidak-tidak, tuan muda Pratama itu hanya belum mengetahui bagaimana baik dan lembutnya dirimu, jadi dia meminta untuk bertemu dengan Jingga. Kalau saja dia sudah bertemu denganmu, dia pasti akan mengerti kenapa keluarga Amazon kita lebih memprioritaskan mu daripada Jingga," hibur Arga.

"Hah...." Tasya mengangguk pelan, "aku paham maksud Kak Arga," ucap Tasya.

"Lalu bagaimana sekarang? Kita akan membiarkan Jingga bertemu pewaris keluarga Pratama?" Kata Brian menatap Arga.

"Biarkan mereka bertemu, hanya pertemuan pertama dan setelah itu kitalah yang akan mengurus selanjutnya," ucap Arga.

"Tapi bagaimana kalau dia mengacaukan segalanya? Dia tidak pernah becus setiap kali mendapat tugas, sangat berbeda dengan Tasya kita yang tidak pernah melakukan kesalahan apapun," ucap Bryan yang selalu saja kesal setiap kali ia memikirkan Jingga.

"Nanti aku akan bicara dengannya," ucap Arga.

"Kalau begitu kita kembali saja sekarang, tunggu kabar dari grup pertama," ucap Bryan.

Ketiganya pun keluar dari hotel, menaiki mobil untuk kembali ke kediaman keluarga Amazon.

Di mobil, Tasya duduk sambil tertunduk meramas ujung gaunnya dengan rasa kesal, 'padahal aku pikir aku mungkin bisa menarik perhatian Tuan muda Pratama agar membuka peluang sukses yang lebih besar, tapi sekarang kesempatan itu malah akan diberikan pada Jingga? Ini tidak masuk akal! Aku tidak setuju!' Gerutu Tasya dalam hati.

"Jangan murung terus, makanlah permen ini untuk memperbaiki suasana hatimu," kata Bryan memberikan sebungkus permen pada Tasya.

Tasya menerima permen itu, memegang bungkusnya dengan erat, 'Jingga! Tunggu saja, sebentar lagi upacara kedewasaan akan digelar dan pada saat itu aku akan menjadi satu-satunya pewaris keluarga Amazon. Tidak akan ada penghinaan seperti ini lagi, tidak akan ada ia lagi yang mengatakan Aku anak angkat, tetapi semua orang akan bilang aku adalah pewaris tunggal keluarga Amazon yang mendapat dukungan penuh dari Arga dan Bryan!' pikir Tasya dalam hati.

Mobil dengan segera tiba di kediaman Amazon, saat itu Jingga sedang berada di taman belakang rumah menikmati secangkir teh beraroma mawar yang disiapkan oleh asisten Rama.

"Hah... Akhirnya rumah ini menjadi damai tanpa tiga orang pengganggu itu. Tapi pipiku masih terasa sedikit nyeri gara-gara tamparan tadi, aku harus mencari waktu untuk membalas tamparan itu," gerutu Jingga dalam hati mengeluarkan ponselnya, segera menghubungi Farhan di rumah sakit.

Drrtt.... Drrtt....

Panggilan terhubung.

"Apa kau sudah merindukanku?" Suara Farhan dari seberang telepon membuat pipi Jingga langsung merona.

"Hm! Bagaimana keadaanmu?" Tanya Jingga.

"Aku sangat merindukanmu," kata Farhan.

"Aku bertanya dengan serius!" Gerutu Jingga.

"Ini aku sedang serius, aku benar-benar merindukanmu," lagi kata Farhan.

"Baiklah, aku akan mencari waktu untuk kembali ke rumah sakit, bersikap patulah pada Gian, orang sakit tidak boleh mengatur orang sehat!" ucap Jingga.

"Aku..."

"Jingga!" Sebuah teriakan dari belakang langsung membuat Jingga menutup panggilan telepon itu dan berdiri menatap 3 orang yang baru saja kembali.

'Kenapa mereka cepat sekali kembali? Apa urusan mereka tidak berjalan dengan lancar atau berjalan terlalu lancar?' Jingga merasa heran, padahal dia pikir dia akan menikmati waktu santainya sedikit lebih lama tapi sekarang...

1
Allea
ahhh berarti si jingga ini awalnya bodoh y thor 😁
Soraya
hadir thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!