NovelToon NovelToon
Menaklukan Sang Duda Dan Kedua Kembar Bar Bar Nya

Menaklukan Sang Duda Dan Kedua Kembar Bar Bar Nya

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Duda / Anak Genius
Popularitas:61k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

Hari yang seharusnya menjadi hari paling bahagia dalam hidup Zoey berubah menjadi mimpi buruk.

Di depan ratusan tamu undangan, sahabat yang paling ia percaya mengaku tengah mengandung anak calon suaminya.

Tak ingin keluarganya dipermalukan, Zoey melakukan sesuatu yang bahkan tak pernah terlintas di benaknya. Ia menarik tangan seorang pria asing yang kebetulan hadir sebagai tamu.

“Aku akan menikah dengannya.”

Pria itu adalah Damian, konglomerat tampan berusia tiga puluh delapan tahun yang dikenal dingin, berwibawa dan sulit didekati. Demi alasan masing-masing, mereka sepakat menjalani pernikahan tanpa cinta.

Namun, sesaat setelah resmi menjadi suami istri, Zoey dibuat syok oleh kenyataan yang sengaja tidak diberitahukan Damian. Pria itu adalah seorang duda dengan anak kembar berusia enam belas tahun.

Mampukah Zoey menaklukkan sang duda yang menutup hatinya sekaligus memenangkan hati kedua kembar nakalnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 24

“Apa tadi ada masalah di sekolah, Tuan?” tanya Lukas seraya meletakkan cangkir itu tepat di sisi berkas-berkas penting yang berantakan.

Pria paruh baya itu memperhatikan kerutan tebal di kening tuannya.

“Ya,” jawab Damian singkat.

Damian menyandarkan punggungnya ke kursi , memejamkan mata sembari memijat pelipisnya yang berdenyut hebat.

“Victor membuat ulah lagi. Dia menghajar salah satu teman sekelasnya sampai babak belur. Bocah itu tidak pernah sekalipun tak membuat ulah!”

Lukas terdiam sejenak, lalu bertanya, “Tuan muda memukul seseorang?”

“Menurutmu hukuman apa yang pantas untuk anak nakal itu, Lukas? Dia benar-benar membuat wajahku tercoreng di hadapan kepala sekolah tadi,” ucap Damian tak bisa lagi membendung amarahnya.

Mendengar kalimat itu, Lukas hanya bisa menarik napas dalam-dalam. Majikannya ini selalu saja menarik kesimpulan buru-buru, terbiasa menghakimi tanpa pernah sudi mendengarkan penjelasan di baliknya.

“Mungkin sebaiknya anda bertanya langsung pada mereka terlebih dahulu, Tuan. Supaya anda tahu apa pemicunya dan tidak terburu-buru menyimpulkan,” saran Lukas dengan hati-hati.

“Jangan mengajariku, Lukas!” seru Damian menatap dingin ke arah pelayan kepercayaannya. “Kau tahu sendiri bagaimana sikap mereka sejak kecil. Selalu saja berbuat seenaknya.”

“Itu karena mereka tidak pernah mendapatkan perhatian dan kasih sayang darimu, Tuan,” balas Lukas dalam hati, tak sanggup mengatakannya langsung.

Percuma saja berdebat secara terbuka. Sejak tragedi kepergian nyonya besar di masa lalu, Damian mengunci rapat-rapat hatinya.

Damian berubah menjadi sosok pria dingin yang kaku dan hanya tahu mencukupi materi kedua anak kembarnya tanpa pernah sekalipun memberikan pelukan hangat.

“Saya mengerti kekecewaan anda, Tuan. Tapi sejak kedatangan nyonya Zoey, saya merasa perlahan ada perubahan pada mereka. Bukankah citra ibu tiri biasanya kejam? Namun kenyataannya, nyonya Zoey justru sangat tulus menyayangi si kembar. Anda sebenarnya sangat beruntung memilikinya.” Lukas kembali bersuara.

“Beruntung katamu?” Damian tertawa sinis, sudut bibirnya terangkat meremehkan. “Beruntung dari mana, Lukas? Semenjak kami menikah, seluruh perhatian wanita itu tersita penuh pada anak-anak. Aku bahkan tidak dianggap ada di rumah ini.”

“Bisa jadi itu karena anda sendiri yang selalu menjaga jarak dengannya, Tuan,” celetuk Lukas dengan berani.

Sebelum tuannya sempat meledak, ia buru-buru membungkuk hormat.

“Tolong pikirkan baik-baik keputusan anda. Jangan sampai anda menyesal karena memberi hukuman tanpa alasan yang jelas. Saya permisi ke belakang dulu.”

Setelah Lukas melangkah keluar dan menutup pintu rapat-rapat, keheningan kembali menelan ruangan.

Damian termenung menatap kepulan uap panas kopinya.

Bayangan wajah Zoey tiba-tiba melintas di benaknya. Mengingat sorot mata wanita itu tadi pagi yang memohon kepadanya agar tidak bersikap kasar pada Victor, dada Damian berdesir aneh.

“Sial. Kenapa juga aku harus memikirkan ucapannya?” gumam Damian frustrasi seraya mengacak rambutnya sendiri.

****

Sementara itu, di dalam mobil mewah yang tengah membelah jalanan kota yang padat, Zoey duduk gelisah.

Layar ponselnya menyala terang, memperlihatkan deretan kalimat yang baru saja ia ketik pada kolom pencarian internet, cara membuat suami yang dingin luluh.

Sejak belia, Zoey memang dikenal cerdas dan selalu unggul dalam segala hal. Mulai dari urusan bisnis, strategi negosiasi, hingga menganalisis situasi rumit.

Namun menghadapi pria kaku macam Damian? Ia merasa hampir kehabisan akal sehat.

“Kalau bukan demi membalas dendam dan menghancurkan keluarga Robert sialan itu, aku juga tidak sudi merendahkan diri begini,” rutuk Zoey pelan seraya bersandar lelah

Pernikahan pertamanya gagal total karena calon suaminya justru main gila dan memilih sahabatnya sendiri. Fakta miris itu masih menyisakan perih, membuatnya semakin enggan percaya pada rayuan romansa.

Jemari lentiknya kembali menggulir layar, membaca salah satu artikel terpopuler dengan saksama.

“Trik ampuh meluluhkan hati suami dingin. Gunakan gaun tidur yang seksi. Dekati dia, tatap matanya lekat-lekat selama minimal lima detik, lalu berikan senyum paling manis dan panggil namanya dengan nada lembut nan menggoda.”

“Gaun seksi?” Zoey mendelik horor membaca deretan kalimat konyol itu.

“Nyonya, anda baik-baik saja?” tanya sang sopir dari kaca spion, heran mendengar gumaman majikannya.

“Ah, tidak apa-apa, Pak. Lanjutkan saja menyetirnya,” sahut Zoey canggung sambil menyembunyikan layar ponselnya.

Zoey kembali menggerutu dalam hati dengan pipi yang mulai merona sampai telinga. Ia harus memakai pakaian terbuka di depan Damian?

Yang benar saja!

Memangnya dia wanita penggoda rendahan? Lagi pula, pria berhati batu seperti Damian pasti tidak akan goyah semudah itu oleh piyama tipis.

Namun, teringat wajah dingin sang suami dan ancaman hukuman keras yang membayangi Victor, Zoey tidak punya banyak pilihan lain. Untuk melindungi anak-anak itu, ia harus bisa menaklukkan sang kepala keluarga terlebih dahulu.

Zoey menarik napas dalam-dalam, lalu menghembuskan nya dengan perlahan.

“Persetan dengan harga diri. Malam ini, mari kita praktikkan teori gila ini, Zoey” gumam Zoey sembari mengumpat dalam hati.

Entah apa yang ada di pikiran Zoey saat ini. Yang jelas, Zoey tidak mau rumah tangganya hancur berantakan, sama seperti pernikahannya yang sempat gagal.

1
Esther
Alana takut rahasianya selama ini terbongkar karena Arga minta tes DNA.

Ayo.Zoey taklukan Victoria
aleena
sabar Lukas
ini Baru sarapan pagi
belum nanti malam
tiba tiba ribut lgi 🤣🤣🤭🤭
aleena
ahahah
mulai rebutan perhatian zoey

belum nanti victoria
Mundri Astuti
dasar tuan duda 😂😂
Mundri Astuti
😂😂😂
Endang Sulistiyowati
Dapet kecupan semangat ya Zoey, hahahaa 🤣
Sastri Dalila
😅😅
rheisha
Otw jatuh cinta ini roman nya...😁
rheisha
kaya nya si gitu zoey...😁
Bunda SalVa
menang 1 - 0 kamu Damian, dapat bibir perawan 😄😄
Nisa Via
diicch Tuan kulkas kek nya agak mencair yaa 😂😂😂
Sri Rahayu
hahaha...kena kiss Damian ya Zoey, gmn rasanya panas dingin ga Zoey 🤩🤩🤩...lanjut Thorr
Helen@Ellen@Len'z: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣adakah ini namanya ciuman pertama zoey ya 🤭🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
Anonim
Heeeee lucunya ❤️❤️❤️
Anonim
Keluarga laucu 😍😍😍
ryuka
🤣🤣🤣🤣🤣🤭🤭🤭🤭🤭🤭🔥🔥🔥🔥🔥🔥
Ni'mah azzahrah Zahrah
wah wah ini mah gilaaa, gengsinya mulai runtuh
Anonim
😄😄😄😄
Anonim
Lucunya
Sri Rahayu
ga bapak ga anak sama2 kaku keras gengsian....semoga zabar Zoey 🤩🤩🤩🤩🤩....lanjut Thorr😘😘😘
Susi Sayadi
wes wani ngambung😆😆😆
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!