NovelToon NovelToon
Asisten Pribadi Mantan

Asisten Pribadi Mantan

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Balas Dendam
Popularitas:5.6k
Nilai: 5
Nama Author: @Caramel_Machiato

Dirga dan Asha..

Keduanya menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih saat duduk di bangku sekolah, Asha adalah cinta pertama Dirga begitu juga Dirga yang cinta pertama Asha.

Keduanya saling mencintai satu sama lain, bahkan mereka bermimpi untuk menikah suatu hari nanti.

Namun takdir berkata lain..

Orangtua Dirga menentang hubungan Asha dengan Dirga, meminta Asha untuk pergi dengan memberikan sejumlah uang kepada asha.

Asha pun pergi meninggalkan Dirga tanpa penjelasan yang jelas..


Lima tahun berlalu..

Asha kembali Ke Jakarta..
Asha berpikir semuanya sudah berubah, termasuk Dirga..

Namun takdir kembali mempertemukan Dirga dan Asha, bukan sepasang kekasih tapi Bos dan juga asisten pribadinya.

apakah mereka akan kembali bersatu ? atau justru sudah ada orang lain yang mengisi hidup mereka ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Caramel_Machiato, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 24

Asha mengatur nafasnya, mencoba setenang mungkin untuk menjelaskan semuanya kepada Dirga

" Sha.. "

" Yang kamu liat itu cek tujuh tahun yang lalu Dirga "

" Cek yang mamah kamu kasih buat aku agar aku jauhin kamu selama tujuh tahun ini "

" Tapi aku ga pernah ambil uang itu sepeserpun Dirga "

" Aku masih nyimpen cek itu bukan karena uangnya.. "

" Aku simpan supaya setiap hari aku ingat, kalau aku pernah kehilangan orang yang paling aku cintai "

Asha kembali mengatur nafasnya

" Dulu saat kamu terbaring nggak sadar dirumah sakit, Mamah kamu ngajak aku ketemu "

" Dia bilang kalau aku ini pembawa sial bagi hidup kamu "

" Aku cuma manfaatin kamu "

" Dan dia bilang, kalau aku emang cinta sama kamu.. "

" Aku harus pergi dari hidup kamu Dirga "

Asha kembali mengatur nafasnya

" Dulu aku pikir itu waktu yang tepat "

" Aku pergi pindah ke Surabaya dan memulai hidup baru "

" Nyatanya, aku nggak pernah bisa lupa sama kamu Dirga. Semakin aku lupain kamu, semakin aku ingat dan sayang sama kamu "

Dirga mendekati Asha..

Menghapus air mata Asha dengan lembut

Dirga sendiri saat ini juga menangis di depan Asha

" Aku nggak pernah ninggalin kamu karena uang Dirga "

" Aku pikir aku nggak akan pernah ketemu sama kamu lagi, dan aku ikhlas kamu benci sama aku selama apapun itu Dir "

" Setiap malam aku tatap cek itu, rasanya sakit banget Dirga sakit. "

Dirga menarik Asha kedalam pelukannya..

Asha pun menangis dalam pelukan Dirga

" Aku sayang sama kamu Dirga bahkan jika aku harus mengulang hidup ribuan kali, aku akan tetap milih kamu buat jadi pasangan aku "

" Kamu kenapa nggak pernah cerita sama aku soal ini Sha ?"

" Karena aku nggak mau kamu benci sama mamah kamu "

" Kamu masih mikirin perasaan Mamah aku setelah apa yang dia lakukan ke kamu Sha ?"

Asha mengangguk singkat

" Sha ... "

" Maafin aku Sha, maaf karena selama tujuh tahun ini aku justru membenci kamu "

" Sedangkan tujuh tahun ini kamu nahan semuanya sendiran Sha "

" Maafin aku Sha "

Asha tersenyum sambil menangis

" Asal kamu bahagia, aku nggak masalah Dirga "

" Naufal, dia tau semuanya ?"

Asha mengangguk

" Bahkan Dokter Kevin juga tau "

" Kevin ? Dia tau ? "

" Hmm dia ada disana saat Mamah kamu nemuin aku "

" Dan beberapa kali aku ketemu dia di Surabaya "

" Kamu jangan marah sama dia, aku yang minta dia buat ga cerita ke kamu Dirga"

Dirga benar benar seperti orang bodoh saat ini

Selama ini ia membenci seorang perempuan yang justru begitu tulus dengannya

Tujuh tahun ini Dirga selalu membenci Asha

Sedangkan tujuh tahun Asha lalui dengan penyesalan setiap malam

Dirga benar-benar kecewa kepada ibunya

Ia juga kecewa kepada dirinya sendiri

" Dirga.. "

" Ya Sha.."

" Makasih karena masih kasih aku kesempatan buat cerita semua ini ke kamu "

Dirga menggeleng

"Justru aku menunggu hari ini Sha "

" Aku menunggu kamu buat cerita semua nya ke aku Sha "

" Karena aku cape Sha, aku cape nebak nebak soal kepergian kamu "

Asha tersenyum, ia mengangkat satu tangannya dan mengusap pipi Dirga

" Aku ngerasa lega udah jelasin semua ini ke kamu Dirga "

" Jangan pergi lagi, Sha "

" Enggak janji "

" Harus janji Sha "

" Engga janji Dirga "

"Pokoknya janji, ga boleh ingkar "

Dirga pun kembali memeluk Asha dengan erat

Namun perlahan tubuh Dirga merosot jatuh

Ia berlutut di hadapan Asha..

" Dirga bangun Dir .. "

" Aku gagal jadi orang yang paling percaya sama kamu "

" Kalau kamu mau pukul atau tampar aku silahkan Sha "

" Asalkan aku mohon sama kamu, jangan pernah tinggalin aku lagi Sha "

Asha meminta Dirga untuk bangun, namun Dirga menggeleng

" Dirga bangun, aku nggak suka liat kamu kayak gini "

Asha pun akhirnya berjongkok di hadapan Dirga

" Apa aku masih pantas Sha dapat kesempatan kedua kamu ? "

" Apa aku masih pantas buat milikin kamu lagi ? "

" Apa aku - "

" Pantas Dirga, karena dari dulu cuma kamu yang aku mau Ga "

" Udah ya bangun sekarang, sini kita duduk disini "

Dirga dan Asha duduk bersebelahan di pinggir ranjang tempat tidur

" Jangan nangis lagi ya Pak Dirga "

" Nggak mau dipanggil Pak "

" Terus mau dipanggil apa ?

" Om Dirga ? "

" Enggak mau "

" Kak Dirga ? "

" Enggak mau "

" Bang Dirga ? "

" Enggak mau "

" Mas Dirga ? "

" Enggakkk mau "

Asha tertawa

" Om aja deh, Om Dirga cocok kayaknya "

" Enggak cocok Sha "

" Biar kamu jadi sugar dady aku "

" Jadi suami kamu aja maunya "

" Nggak ah nggak mau, nggak mau punya mertua galak "

" Nanti aku cari pawang biar nggak galak ya "

Keduanya pun tertawa bersama

...

Menjelang malam Asha dan Dirga merebahkan tubuhnya di atas ranjang

Dirga membuang pembatas yang Asha buat sebelumnya

" Sini Sha, mau peluk"

Asha tersenyum dan mengangguk

Kemudian Asha pun masuk kedalam pelukan Dirga

" Kamu tau nggak kenapa waktu itu minuman coklat itu aku buang ? "

" Nggak kenapa ?"

" Karena aku habis ketemu mamah kamu, dan beliau minta aku pergi lagi dari hidup kamu "

" Dia mau ngasih aku uang lagi buat aku pergi yang jauh, tapi aku melawan dan menolak "

Selama Asha bercerita, Dirga terus mengusap kepala Asha

Menyisir helai demi helai rambut Asha dengan jari-jarinya

" Mulai sekarang, kamu terbuka ya Sha sama aku "

" Iyah,tapi nggak janji "

Dirga memeluk erat Asha

" Sha.. "

" Iyah kenapa Dirgantara Mahessa ? "

" Boleh cium ?"

" Dirgaa ngapain pake nanya sih, bikin malu ah "

Dirga mengecup kening Asha cukup lama

Asha memejamkan matanya sambil tersenyum

Setelah tujuh tahun yang pahit

Mereka berhasil melewati semua

Kini mereka siap untuk membuka lembar baru,

Walaupun bukan sepasang kekasih

Tapi asalkan itu dengan Asha, Dirga merasa sangat bahagia

1
partini
satu kata buat kamu Dirga STUPID
partini
ya sat set lah cari tau
Angga Gati
lanjut kak👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!