Lin Yan, seorang anak yang di besarkan oleh sepasang pendekar kuat di dunia persilatan yang mana asal usul Lin Yan sangat tidak jelas dan tidak di ketahui bahkan oleh dua orang yang membesarkan nya.
Lin Yan adalah anak yang sangat luar biasa dia sangat jenius dan dia mampu mengasah dan menyaring seluruh ilmu yang di berikan ke dua pendekar itu pada nya membuat ia menjadi pendekar muda yang sangat hebat dan berbakat !!
Saat usia nya 17 tahun Lin Yan mencapai kenaikan kekuatan yang luar biasa dan berhasil menembus kekuatan Pendekar Suci di usia yang begitu muda dengan ilmu-ilmu tingkat tinggi akhirnya Lin Yan mendapatkan tugas untuk membasmi kejahatan dan juga siluman dari dunia ini !!!
Bagai mana kisah Lin Yan dan mampu kah dia menemukan kebenaran tentang asal usul nya sendiri dan apakah dia mampu untuk melaksanakan tugas yang di berikan oleh ke dua pendekar yang telah membesarkan dan melatih nya ....
ikuti kisah Lin Yan di dunia persilatan untuk membasmi kejahatan ....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elidar Netti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Siluman
Besok hari nya tentu saja apa yang baru saja terjadi tadi malam yang terjadi di pulau biru yang baru di buka untuk seorang murid inti menjadi bahan pembicaraan ada banyak orang yang penasaran siapa Lin Yan sebenarnya dan bagai mana dia bisa berada di pulau biru yang selama ini di tutup dan tidak pernah terbuka sama sekali yang mana itu tentu saja menjadi pertanyaan dari banyak orang yang ada di sekte naga sejati.
Lin Yan sendiri setelah kejadian tadi malam dia sebenarnya sudah mulai tau siapa yang menjadi benalu di sekte naga sejati mereka namun Lin Yan tidak bisa bergerak sekarang karna dia sadar jika dia bergerak sekarang dengan kekuatan seorang Pendekar Suci seperti nya hanya akan mati konyol di tangan seorang Pendekar Bumi.
Di tambah lagi Lin Yan masih perlu mengumpulkan banyak bukti untuk menjatuhkan pulau ungu terutama Du Guan dari sekte naga sejati nya , bagi Lin Yan itu penting dan harus dia cari tau sendiri bagai mana pun itu tugas yang di berikan oleh guru nya.
Di dalam kamar nya Lin Yan saat ini tengah membuat pil, di mana Lin Yan membuat pil yang bisa dia buat dari bahan-bahan obat yang di miliki nya, dari pil pemulihan dan berbagai pil yang berguna untuk nya, sebagai seorang alkemis tentu saja Lin Yan membutuhkan semua itu.
Whusssss
Tiba-tiba saja angin berhembus dari celah lubang yang ada di bangunan yang saat ini di gunakan oleh Lin Yan, di mana Lin Yan membuka mata nya wajah nya mendadak menjadi serius.
" Aura siluman " gumam Lin Yan pada diri nya sendiri di mana jelas sekali dia merasakan aura siluman dari hembusan angin tadi, hal itu membuat Lin Yan menyudahi pembuatan pil yang tengah di lakukan nya dan kemudian dia berdiri dari tempat nya.
Whusssss
Lin Yan melesat keluar dari dalam ruangan itu dan berdiri di atas bangunan yang tengah dia gunakan menjadi bangunan tertinggi yang ada di pulau biru di mana Lin Yan menggunakan teknik mata suci milik nya untuk melihat dan mencari di mana asal dari aura siluman itu.
" Pulau ungu " gumam Lin Yan pada diri nya sendiri di mana kemudian Lin Yan melesat dengan sangat cepat menuju ke arah pulau ungu di mana dia merasakan aura siluman itu.
Whusssss
Hanya dalam sekejap mata Lin Yan sudah terbang di atas udara tepat di atas pulau ungu tatapan mata nya menatap tajam ke arah sebuah bangunan di mana di sana lah Lin Yan dapat merasakan aura siluman yang dia rasakan.
Bagai mana Lin Yan bisa membedakan aura seseorang itu karna guru nya Che Yun mengajarkan Lin Yan cara untuk membedakan energi itu tentu nya.
Whusssss
" Bocah, setelah mencari masalah dengan pulau ungu kami, berani nya kau datang ke tempat ku apakah kau menghina ku " tiba-tiba saja ada sebuah suara yang di iringi oleh aura tekanan yang kuat membuat Lin Yan sedikit merasa tekanan pada tubuh nya.
Whusssss
Tak lama Du Guan muncul di hadapan Lin Yan mereka hanya berjarak sekitar seratus kaki dan saling berhadapan
" Tetua Du Guan, apakah seperti ini cara mu memberi pelajaran pada seorang murid " Lin Yan berkata dengan datar menatap ke arah Du Guan membuat Du Guan mengkerutkan kening nya dan menggertakkan gigi nya karna marah lalu aura tekanan itu menghilang.
" Bocah apa maksud mu datang ke Pulau ungu ku, tempat ini tidak menerima bocah sialan seperti mu " Du Guan berkata dengan dingin dan amarah pada mata nya.
" Serahkan siluman itu " Hanya satu kalimat itu saja yang keluar dari mulut Lin Yan suara nya dingin dan datar.
" Bocah sialan jangan kau pikir kau memiliki hubungan dengan ketua sekte kau membuat fitnah di hadapan ku, percaya atau tidak aku mampu untuk menghukum mu karna telah berani lancang " Du Guan nampak marah atas kalimat Lin Yan di mana Lin Yan sama sakali tidak bergeming.
" Tetua Du Guan, guru ku adalah seorang pemburu ras siluman dia telah mengajarkan ku bagai mana membedakan seorang manusia dan juga seorang siluman bahkan jika siluman itu menggunakan teknik tertinggi sekalipun "
" Jelas kau telah melanggar aturan sekte, atau kau sebenarnya seorang pengkhianat yang menyembunyikan seorang siluman " Lin Yan berkata dengan nada tajam kemudian dia mulai mengeluarkan senjata nya di mana Lin Yan mengeluarkan Pedang Tulang Naga milik nya.
" Bocah berani nya kau.... " belum sempat Du Guan menyudahi perkataan nya tiba-tiba saja Qing Wang muncul di antara mereka berdua.
" Lin Yan apa maksud mu mencari masalah di sekte ini " Qing Wang berkata dengan suara tenang namun tegas
" Ketua sekte dia datang hanya untuk mencari masalah dengan pulau ungu kami kenapa kau masih bertanya " Du Guan nampak menyalahkan Lin Yan namun Lin Yan mengangkat pedang nya
" Sudah aku katakan serahkan siluman itu atau, aku sendiri yang akan mengacak tempat ini untuk menemukan nya " Lin Yan dengan suara tenang namun dengan intimidasi di mata nya.
" Siluman " Qing Wang menatap ke arah Du Guan dengan tatapan dingin seperti seorang dewa kematian membuat Du Guan nampak panik
" ketua sekte jelas dia hanya ingin menuduh pulau ungu kami, bagai mana mungkin seorang siluman mampu untuk lepas dari pengamatan ketua sekte " Du Guan memberikan pembelaan dan juga menyalahkan Lin Yan di mana Lin Yan sebenarnya sudah sangat malas untuk berdebat dia menatap ke arah bawah
" Ingin melarikan diri, apakah siluman kecil seperti mu mampu melarikan diri " Lin Yan berkata dingin menatap ke arah bawah membuat Qing Wang menatap ke arah bawah di sana sudah ada banyak murid
Whusssss
Lin Yan melesat dengan kecepatan tinggi ke bawah dan dia menebaskan pedang tulang naga nya
Whusssss
Bommmmmmmmmmmmmmmmmmmmm
Tebasan energi pedang itu menghantam tubuh seorang pemuda kurus dengan wajah pucat membuat pemuda itu langsung terpental menghantam beberapa bangunan yang ada di pulau ungu itu, melihat itu para murid pulau ungu nampak sangat terkejut atas keberanian Lin Yan.
" Tetua Du Guan sekarang apakah kau bisa menjelaskan tentang hal ini pada kami " Lin Yan menatap ke atas langit setelah asap ledakan menghilang pemuda itu telah menghilang di mana di sana hanya asa seekor makhluk menjijikan dan menyeramkan memiliki sayap dan wajah nya seketika burung namun tubuh nya manusia yang di mana hal itu membuat semua orang terkejut.
" Apa siluman " semua murid berseru secara bersamaan ketika melihat itu sedangkan Du Guan nampak bingung dan mulai pucat.
moga alur dan bahasa menarik.
Semangar💪