NovelToon NovelToon
Tahta Darah Sembilan Cakrawala 2

Tahta Darah Sembilan Cakrawala 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Kebangkitan pecundang / Fantasi Timur / Balas Dendam
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Baldy

(SEASON 2)

Dengan Inti Emas Iblis di Dantian-nya, Shen Yuan kini meninggalkan benua kelahirannya. Ia melangkah menembus Gerbang Lintas Benua menuju jantung peradaban Sembilan Cakrawala, siap membawa badai darah mematikan bagi para dewa palsu yang pernah merenggut segalanya darinya. Perburuan yang sesungguhnya baru saja dimulai!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Baldy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Utusan Pedang Besi

Angin sore yang membawa debu perak berhembus melewati pelataran pos tambang Paviliun Tembaga Merah. Udara di tempat itu terasa sangat berat, ditekan oleh dua kekuatan yang saling bertolak belakang.

Di atas punggung Burung Rajawali Besi yang mengerikan, Utusan dari Istana Pedang Besi menunduk menatap pemuda berjubah hitam yang baru saja melangkah keluar dari bangunan utama. Pria paruh baya itu bernama Zhou Yan, seorang ahli yang telah menapaki Awal Ranah Peleburan Jiwa. Di alam bawah, ia akan dipuja sebagai dewa, namun di alam atas ini, ia hanyalah seorang utusan penagih pajak.

Meski begitu, kebanggaannya sebagai anggota kekuatan penguasa tidak luntur sedikit pun.

"Kau membayarkan pajaknya untukku?" Zhou Yan menyipitkan matanya. Kesadaran spiritualnya langsung menyapu tubuh Shen Yuan laksana jaring tak kasat mata.

"Hanya seorang bocah di Puncak Ranah Pembentukan Inti Emas?" Zhou Yan mendengus, tawa meremehkan meledak dari tenggorokannya. "Ma Teng si babi botak itu pasti sudah sangat tumpul hingga bisa dibunuh oleh semut sepertimu. Namun, membunuh anjing penjaga Istana Pedang Besi berarti kau telah menampar wajah majikannya. Berlutut, potong kedua tanganmu, dan serahkan seluruh Batu Roh Spiritual di pos ini, maka aku akan bermurah hati membiarkanmu menjadi budak tambang seumur hidup!"

Di ambang pintu bangunan utama, Lu Qi dan penambang gemuk yang bersembunyi menahan napas mereka. Mereka tahu pemuda berjubah hitam itu adalah sosok mengerikan, namun Zhou Yan adalah ahli Peleburan Jiwa! Di Alam Spiritual, perbedaan antara Inti Emas dan Peleburan Jiwa adalah jurang yang tidak bisa dilompati oleh bakat fana.

Shen Yuan berdiri dengan santai. Ia bahkan tidak memandang rajawali raksasa itu, melainkan menatap lurus ke mata Zhou Yan.

"Kau terlalu banyak bicara untuk seseorang yang sebentar lagi akan menjadi mayat," ucap Shen Yuan datar.

Mendengar tantangan yang begitu sombong, wajah Zhou Yan berubah menjadi sangat buas. "Bocah iblis yang mencari mati! Biar kutunjukkan padamu perbedaan antara kerikil dan bintang di langit!"

Zhou Yan melompat dari punggung rajawalinya, melayang di udara. Ia tidak mencabut pedang yang tergantung di pinggangnya. Bagi seorang ahli Peleburan Jiwa, berhadapan dengan Inti Emas tidak membutuhkan senjata ragawi. Ia memusatkan hawa murninya dan melepaskan tekanan jiwanya secara bersamaan!

"Alam Jiwa: Penjara Hujan Besi!"

Wuuuuung!

Seketika itu juga, dunia di sekitar Shen Yuan berubah. Pelataran batu merah menghilang, digantikan oleh hamparan abu-abu yang dipenuhi oleh ribuan pedang besi yang melayang di udara. Tekanan berat bumi di dalam Alam Jiwa ini meningkat seratus kali lipat dari tekanan Alam Spiritual yang sudah mengerikan!

Jika pendekar Inti Emas biasa terjebak di sini, darah mereka akan mendidih terbalik, dan tulang mereka akan remuk hanya karena tekanan ruang tersebut.

Namun, Shen Yuan bukanlah pendekar biasa. Ia telah memantapkan fondasinya menggunakan puluhan Batu Roh Spiritual, memurnikan Tubuh Emas Gelap-nya untuk sepenuhnya beradaptasi dengan hukum alam atas. Terlebih lagi, ia pernah menghancurkan Alam Jiwa milik Bai Luo yang jauh lebih mematikan dari ini.

"Hanya ilusi besi karatan," Shen Yuan mendengus dingin.

Ia tidak merunduk. Ia menegakkan punggungnya, membiarkan Tubuh Emas Gelap-nya memancarkan pendaran cahaya perunggu kehitaman yang melawan tekanan tersebut. Di dalam Dantian-nya, Inti Emas Iblis berdenyut ganas, memompa hawa murni merah kehitaman ke seluruh jaringan nadinya.

"Mati kau!" raung Zhou Yan dari atas. Ribuan pedang besi di dalam Alam Jiwanya melesat turun bagaikan hujan bintang jatuh, mengincar setiap jengkal tubuh Shen Yuan.

Sutra Penelan Surga, Putaran Rantai Hantu!

Empat untai rantai hawa murni iblis meledak dari punggung Shen Yuan. Di Alam Spiritual, rantai ini terlihat jauh lebih padat dan nyata, memancarkan kilau logam hitam yang menyerap cahaya.

Rantai-rantai itu meliuk dengan kecepatan kilat, membentuk kubah pertahanan berputar di atas kepala Shen Yuan. Saat ribuan pedang besi ilusi itu menghantam rantai tersebut, hal yang membuat Zhou Yan membelalakkan matanya pun terjadi.

Cshhhh! Cshhhh!

Pedang-pedang besi itu tidak memantul atau meledak. Begitu mereka menyentuh Rantai Hantu, hawa murni yang membentuk pedang-pedang itu langsung meleleh dan disedot masuk ke dalam rantai!

"I-Ini tidak mungkin! Kau menelan serangan jiwaku?!" Zhou Yan terkesiap, merasakan sebagian dari kekuatan mentalnya terputus secara paksa. Ia segera menyadari bahwa pemuda ini menyembunyikan ilmu rahasia tingkat tinggi!

"Terlalu tumpul. Hawa murnimu terasa seperti lumpur jika dibandingkan dengan ahli alam bawah yang kubunuh sebelumnya," cibir Shen Yuan.

Ia tidak membuang waktu. Sambil menahan hujan pedang, tangan kanan Shen Yuan merentang ke belakang bahunya dan menarik gagang Pecahan Gigi Naga. Begitu pedang patah berkarat itu dicabut, aura kematian dari penguasa purba meledak, menekan Alam Jiwa Zhou Yan hingga bergetar hebat.

"Gulungan Pedang Penelan Langit: Belah Kehampaan!"

Shen Yuan mengayunkan pedangnya lurus dari atas ke bawah. Sebuah pusaran sabit hitam raksasa merobek udara, membelah hujan pedang besi, dan melesat lurus membelah langit-langit Alam Jiwa tersebut!

Klaaaaanggg!

Suara pecahan kaca yang memekakkan telinga bergema di seluruh pos tambang. Alam Jiwa: Penjara Hujan Besi milik Zhou Yan hancur berkeping-keping!

Zhou Yan memuntahkan seteguk darah di udara. Ia terlempar mundur dan mendarat keras di atas pelataran batu merah. Matanya memancarkan kengerian yang tak terlukiskan. Seorang ahli Puncak Inti Emas baru saja menghancurkan Alam Jiwanya dalam satu serangan!

"S-Siapa kau sebenarnya?! Jenius dari sekte iblis mana yang berani berkeliaran di Wilayah Besi Berdarah?!" Zhou Yan tidak lagi berani meremehkan pemuda itu. Ia mencabut pedang pusakanya yang berwarna perak gelap. Hawa murni Peleburan Jiwa-nya meledak maksimal.

"Kau tidak pantas mengetahui namaku," Shen Yuan membuang Pecahan Gigi Naga ke tangan kirinya, sementara tangan kanannya membentuk cakar yang diselimuti kabut iblis.

Langkah Bayangan Hantu!

Kecepatan Shen Yuan membelah udara, meninggalkan sisa bayangan hitam yang langsung menguap. Ia muncul tepat di depan wajah Zhou Yan, mengabaikan pedang perak yang hendak ditebaskan oleh utusan tersebut.

"Jurus Pedang Pemisah Ang—"

Sebelum Zhou Yan sempat menyelesaikan rapalannya, tangan kanan Shen Yuan telah mencengkeram wajahnya dengan kekuatan yang sanggup meremukkan batu karang! Jari-jari Shen Yuan menancap kuat, membungkam mulut sang utusan.

"Aku butuh kekuatanmu untuk menyempurnakan fondasiku di alam ini," bisik Shen Yuan sedingin maut.

Sutra Penelan Surga, Putaran Mutlak Pelahap Jiwa!

Pusaran hitam raksasa meledak dari telapak tangan Shen Yuan, langsung menembus ke dalam lautan kesadaran dan Dantian Zhou Yan secara bersamaan!

"MMPPHHH! MMMMMPPHH!"

Zhou Yan meronta-ronta dengan sangat brutal. Pedang di tangannya jatuh berdenting ke tanah. Kedua tangannya mencengkeram lengan Shen Yuan, mencoba melepaskan cengkeraman maut itu, namun cengkeraman sang Iblis sekuat penjepit dari neraka.

Esensi kehidupan, hawa murni dari Ranah Peleburan Jiwa, dan serpihan ingatan Zhou Yan disedot keluar secara paksa. Daging utusan itu menyusut dengan kecepatan yang mengerikan, sementara Shen Yuan menyerap setiap tetes keabadian dari alam atas tersebut.

Berbeda dengan energi alam fana, hawa murni Peleburan Jiwa dari Alam Spiritual ini terasa seratus kali lipat lebih pekat, lebih murni, dan lebih menantang. Inti Emas Iblis di dalam Dantian Shen Yuan berputar ganas, memancarkan cahaya merah kehitaman yang membakar dinding-dinding Dantian-nya.

Dalam lima belas tarikan napas, rontaan Zhou Yan berhenti sepenuhnya. Tubuhnya telah berubah menjadi kerangka layu keriput yang dibalut jubah perak.

Shen Yuan menjatuhkan mayat itu. Ia langsung duduk bersila di tengah pelataran, mengabaikan burung rajawali yang kini memekik ketakutan dan terbang melarikan diri ke angkasa.

"Tahan energinya!" batin Shen Yuan, menggertakkan giginya.

Hawa murni yang luar biasa besar dari Zhou Yan mengamuk di dalam tubuhnya, mencoba menghancurkan Inti Emas Iblisnya. Namun, Shen Yuan telah terbiasa menelan energi yang jauh melampaui batas tampungnya. Ia memandu energi tersebut, menggilingnya dengan Sutra Penelan Surga, dan memaksa kekuatan itu untuk melapisi Inti Emasnya lapis demi lapis.

Dua jam berlalu. Pelataran pos tambang itu sunyi senyap. Lu Qi dan kawannya bahkan tidak berani bernapas keras, menatap ngeri pada pemuda yang sedang bermeditasi di atas darah dan kematian.

Bummmmm!

Sebuah dentuman teredam meletus dari dalam tubuh Shen Yuan. Gelombang kejut hawa murni menyapu pelataran, menghancurkan sisa-sisa kereta kayu di sekitarnya menjadi serbuk.

Inti Emas Iblis di dalam Dantian-nya yang sebelumnya telah berada di titik puncak mutlak, kini mulai memancarkan cahaya merah darah yang berdenyut seakan memiliki nyawanya sendiri. Urat-urat emas gelap di permukaannya terlihat semakin jelas, memadat hingga ke batas tertinggi, bersiap untuk pecah dan melahirkan wujud jiwa kapan saja!

Setengah Langkah Ranah Peleburan Jiwa!

Shen Yuan membuka matanya. Tidak ada kilatan liar yang meledak, melainkan sebuah kedalaman hitam pekat yang tenang namun mematikan. Ia menghembuskan napas panjang. Menelan utusan Peleburan Jiwa alam atas ini telah menghemat waktu kultivasinya selama bertahun-tahun dan membawanya tepat di depan gerbang penciptaan jiwa.

"Luar biasa," gumam Shen Yuan, mengepalkan tinjunya. "Di tingkat Setengah Langkah Peleburan Jiwa, tekanan berat bumi Alam Spiritual ini tidak lagi menjadi beban, melainkan menjadi perisai tambahan untuk pukulanku."

Ia berdiri perlahan, berjalan menghampiri mayat kering Zhou Yan.

Dengan satu gerakan tangan, ia mengambil Cincin Ruang dari jari utusan tersebut dan mematahkan segel jiwanya yang sudah mati. Di dalam cincin itu, Shen Yuan menemukan ribuan Batu Roh Spiritual, beberapa botol pil penyembuh tingkat atas, dan sebuah plakat giok putih yang memancarkan pendaran hawa murni khusus.

Di atas plakat giok itu, terukir dua baris aksara: Utusan Luar Istana Pedang Besi Zhou Yan

Melihat plakat tersebut, seulas senyum tipis dan mematikan terukir di wajah Shen Yuan. Ia menatap plakat itu, lalu menatap mayat di bawah kakinya. Pikirannya dengan cepat menyusun sebuah siasat yang akan mengguncang Wilayah Besi Berdarah.

"Istana Pedang Besi adalah bawahan langsung dari Kuil Dewa Perak," bisik Shen Yuan kepada dirinya sendiri. "Jika aku menyerang mereka dari luar, mereka akan waspada dan memanggil bantuan dari sekte pusat. Tetapi jika aku menghancurkan mereka dari dalam..."

Shen Yuan meremas plakat giok itu. Ia memiliki ingatan Zhou Yan, ia memiliki plakat jati dirinya, dan dengan Sutra Penelan Surga, ia bisa memalsukan riak hawa murni yang mirip dengan pria itu.

Sebuah panggung sandiwara baru telah disiapkan. Sang Iblis Penelan Surga tidak lagi hanya akan menjadi pemangsa liar di hutan; ia bersiap mengenakan jubah sang utusan, melangkah lurus masuk ke dalam sarang Istana Pedang Besi, dan menyayat tenggorokan para penguasa dari dalam ruang perjamuan mereka sendiri.

1
black swan
...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!