NovelToon NovelToon
XUAN JI

XUAN JI

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Spiritual / Iblis / Kelahiran kembali menjadi kuat / Dan budidaya abadi / Epik Petualangan / Tamat
Popularitas:662.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Bang Regar

Sepuluh tahun lalu Xuan Ji menggunakan seni beladiri rahasia Klan Xuan untuk mengalahkan Kaisar Iblis. Setelah itu ia tiba-tiba menghilang dan dalam catatan sejarah, tidak ada nama Xuan Ji yang menaklukkan Kaisar Iblis tersebut.

Setelah Sepuluh tahun Perang melawan Kaisar Iblis, di Sekte Pedang Abadi muncul seorang Penatua bernama Xuan Ji juga. Namun, basis Kultivasinya sangat rendah dan mata duitan.

Ketua Sekte Pedang Abadi tidak ingin Penatua Xuan Ji hanya makan gaji buta saja. Kemudian ia memaksa Penatua Xuan Ji turun gunung untuk merekrut murid. Xuan Ji tidak boleh kembali sampai ia harus membawa minimal Sepuluh murid.

Xuan Ji dengan sombong mengatakan akan membawa murid baru dan menjadikan mereka sebagai Kultivator terkuat di dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bang Regar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Semua Masalah Dapat Diatasi Dengan Uang

“Hei, Kakek tua, kenapa kau melamun saja? Apa jangan-jangan kau kencing di celana saking takutnya melihat kami? Ha-ha-ha.” Pelanggan bertubuh mungil kembali tertawa terbahak-bahak.

“Cih, dasar cabai rawit!” cibir Xuan Ji, “tubuhmu kecil, tetapi mulutmu pedas sekali!”

“Kau bilang apa, Kakek brengsekk?” Pelanggan bertubuh mungil itu mengerutkan keningnya dan meremas wadah arak di tangannya hingga hancur berkeping-keping. Namun, teman-temannya malah tertawa terbahak-bahak dan ikut mengejeknya.

Pria mungil itu menghunus pedangnya dan menggerutu, “Aku akan memotong lidahmu itu!”

“Hentikan Lu Wuchen!” seru Lu Xingcheng, pria dengan bekas luka sayatan di wajahnya. Dia menghentikan tindakan Lu Wuchen karena Sesepuh Klan Lu-nya tidak memerintahkan instruksi menyerang.

Kedatangan mereka ke Kota Qingxuan ini adalah untuk membujuk Klan Qing bergabung dengan Klan Lu menjadi kaki tangan Sekte Serigala Surgawi. Namun, bila Klan Qing menolak, maka mereka akan menghancurkan Klan Qing.

Saat mereka sampai di kediaman Klan Qing, Ketua Klan Qing tidak ada di sana. Menurut tetua Klan Qing, Ketua Klan Qing sedang ada urusan bisnis dengan Penginapan Mawar, makanya mereka datang kemari. Siapa sangka, Penatua dari Sekte Pedang Abadi juga datang ke penginapan Mawar.

Lu Xingcheng curiga Ketua Klan Qing yang mungkin meminta Penatua itu datang. Namun, ia heran kenapa bukan Penatua Puncak Qianfeng yang datang? Padahal Kota Qingxuan ini dibawah kendalinya.

“Master Ji,” sapa Meng Xi turun dari lantai atas Penginapan Mawar bersama Pria tua yang mengenakan jubah berlambang Klan Qing.

“Itu dia!” seru Lu Xingcheng sembari menoleh ke arah sesepuh Klan Lu.

Namun, sesepuh Klan Lu hanya menoleh ke arah Ketua Klan Lu tanpa mengucapkan sepatah katapun.

“Apakah ada masalah nona Xi?” sahut Xuan Ji masih bersikap tenang dan mengelus-elus janggut putihnya. “Kukihat wajahmu pucat, apakah Klan Qing mempersulit bisnismu?” selidiknya walaupun ada Pria tua Klan Qing disebelah Meng Xi.

Ketua Klan Qing mengerutkan keningnya mendengar sindiran Xuan Ji. Walaupun ia sangat kesal dengan sindiran itu, ia tetap menahan amarahnya dan memaksakan diri untuk tersenyum.

Saat ini yang penting adalah mendapatkan dukungan dari Penatua Sekte Pedang Abadi agar Klan Lu tidak berani menyerang Klan-nya.

Dia sebenarnya sudah mengirim pesan pada Penatua Puncak Qianfeng, tetapi tak kunjung datang surat balasannya—sementara Ketua Klan Lu telah mengirim Sesepuh dan Lima Kultivator Ranah Kaisar Bumi ke kediamannya. Tentu Klan Qing tidak akan dapat melawan mereka, makanya ia meminta bantuan pada Meng Xi setelah mengetahui di Penginapan Mawar dipajang plakat nama Penatua Paviliun Puncak Qianyun.

“Sekte Serigala Surgawi akan menyerang Kota ini Master Ji,” sahut Meng Xi sembari menoleh ke arah Ketua Klan Qing. “Ketua Qing bersedia membayar Seribu Koin Emas bila Master Ji mengusir mereka dari Kota Qingxuan.”

Ketua Klan Qing menangkupkan tinju untuk menunjukkan rasa hormat. “Bagaimana kalau kita ke lantai atas untuk mendiskusikan bisnis tersebut, Master Ji?” sahutnya.

Dia tidak ingin Sesepuh Klan Lu mendengar perbincangan mereka, karena basis Kultivasi Xuan Ji hanya Ranah Raja Bumi saja, sementara basis Kultivasi Sesepuh Klan Lu adalah Ranah Raja Matahari. Sudah jelas sekali, Sesepuh Klan Lu lebih kuat dari Xuan Ji.

“Hmm, tak sia-sia aku datang kemari,” sahut Xuan Ji tersenyum lebar setelah mendengar angka Seribu Koin Emas tersebut.

Pedang Iblis Surgawi tiba-tiba melayang di depannya. Pedang itu bergetar hebat, bak binatang buas yang dikekang dan bila dilepaskan maka ia akan menerkam mangsanya.

Semua terkejut dengan tindakan tiba-tiba Xuan Ji, apalagi Pedang berukuran besar dan berwarna hitam itu terasa sangat mengintimidasi. Ya, itu wajar, mengingat dulu Pedang itu digunakan oleh Kaisar Iblis dan telah membunuh Kultivator manusia tak terhitung jumlahnya.

“Ma-master Ji, apa yang Anda lakukan?” tanya Ketua Klan Qing dengan gugup dan takut Pedang itu diarahkan kepadanya.

Namun, Xuan Ji tidak menanggapi pertanyaan Ketua Klan Qing. Pedang Iblis Surgawi melesat ke arah Lu Wuchen.

“Kurangajar! Berani sekali kau menyerang anggota Klan Lu-ku!” bentak sesepuh Klan Lu menampar meja hingga hancur berkeping-keping, kepingan meja itu kemudian melesat ke arah Pedang Iblis Surgawi.

Kepingan meja itu berubah menjadi potongan besi tajam, tetapi saat berbenturan dengan Pedang Iblis Surgawi; kepingan-kepingan meja hancur lebur.

Sesepuh Klan Lu tercengang serangannya yang mengandung energi spiritual Ranah Raja Matahari dihancurkan dengan mudah oleh Raja Bumi. “Bagaimana mungkin?” gumamnya.

Si mungil Lu Wuchen membelalakkan mata saat melihat Pedang besar berwarna hitam telah muncul di depan wajahnya. Tanpa sempat berteriak, kepala Lu Wuchen telah hancur lebur.

Para pelanggan dan karyawan wanita Penginapan Mawar serta beberapa pengunjung Pria yang mengaku-ngaku sebagai seorang gadis berteriak histeris dan berhamburan keluar dari sana.

Ketua Klan Qing hendak mengatakan sesuatu, tetapi Pedang Iblis Surgawi kembali melesat ke arah Lu Xingcheng.

Namun, tidak seperti Lu Wuchen yang hanya pasrah saat kematiannya, Lu Xingcheng langsung meraih gagang Tombak yang tergeletak di atas meja.

Ujung Tombak beradu dengan ujung pedang Iblis Surgawi.

Lu Xingcheng terdorong mundur oleh Pedang Iblis Surgawi hingga menghancurkan dinding Penginapan Mawar, beberapa tarikan napas terdengar suara dua logam beradu. Namun, tak lama kemudian suara jeritan kesakitan menggema dari luar Penginapan Mawar.

Empat Kultivator Ranah Bumi Klan Lu yang tersisa memutuskan menyerang Xuan Ji. Mereka berpikir Pedang Iblis Surgawi mungkin adalah senjata pusaka tingkat tinggi, maka Pedang itu begitu kuat. Namun, pemiliknya hanya Pria tua Ranah Raja Bumi yang saat ini sangat jauh dari pedangnya. Yang perlu mereka lakukan adalah membunuh Xuan Ji secepat mungkin, maka Pedang itu akan menjadi milik Klan Lu.

“Master Ji … awas!” seru Ketua Klan Qing melompat ke depan Xuan Ji sembari menghunus pedangnya. “Mundurlah Master Ji, aku akan … eh, di mana mereka?” Matanya terbelalak karena tidak melihat Empat Raja Bumi Klan Lu tadi.

“Maksudmu mereka?” sahut Xuan Ji menunjuk ke arah Empat Raja Bumi yang tergeletak di atas lantai dengan mulut berbusa.

Saat keempat Raja Bumi Klan Lu itu melesat ke arahnya, Xuan Ji langsung mengeluarkan Jarum yang dilumuri Racun Monster Ular Kaisar Surgawi. Itu adalah Racun Monster yang sangat langka dan mahal, tetapi ia menggunakannya dengan santai karena Jarum beracun itu berasal dari cincin dimensi milik Zi Long.

Sesuai prinsip hidupnya, buat apa berlagak sok kuat dan memperagakan berbagai jenis seni beladiri tingkat tinggi, bila ada cara yang lebih mudah menaklukkan musuh. Namun, kadang-kadang prinsip itu membawa sial seperti saat perang melawan Kaisar Iblis. Niat hati ingin mencuri harta karun, eh ia malah bertemu Kaisar Iblis dan menjadi Pahlawan tanpa jasa.

“Kau!” Tiba-tiba niat membunuh yang mengerikan memancarkan dari tubuh Sesepuh Klan Lu, meja dan kursi-kursi disekitarnya melayang di udara dan berubah wujud menjadi besi tajam. “Rasakan hukuman mati dariku!” ancamnya.

Ketua Klan Qing langsung berkeringat dingin dan mundur beberapa langkah. “Kekuatan yang mengerikan, bagaimana cara kita mengatasinya?” gerutunya.

“Cih, di manapun berada, orang-orang tua bangka selalu menyebalkan dan merasa mereka itu Kultivator terkuat serta tak terkalahkan!” cibir Xuan Ji dan tetap terlihat santai sembari mengelus-elus janggut putihnya.

Meng Xi dan Ketua Klan Qing langsung menatap Xuan Ji dengan tatapan keheranan, bukankah Anda juga Pria tua.

1
Zein Dewa Ruci
sportif👍
Zein Dewa Ruci
jangan" ini anggota yg membantai klan xio
Zein Dewa Ruci
inilah akibat jadi orang sok keren
Zein Dewa Ruci
panen cuan lagi😄
Zein Dewa Ruci
didikan yang luar biasa🤣
Zein Dewa Ruci
keren🤣
Zein Dewa Ruci
tapi kan masih banyak cincin dimensi bawahannya Duan Mu😄
Zein Dewa Ruci
kayak preman di konoha aja🤣
Zein Dewa Ruci
langsung download kredione🤣
Janop Poernomo
bisaan aje nh otor
S P Lani
Belajar dari mana sih penulis kamu kok aneh ya tiap ngeluarin ilmu masa turun kultivasi ini novel apaan masa hal yg dinkuasai ga dinjaga ga di pelihara setiap bertarung turun ranah aneh banget yg lain mah malah meningkat anda ceritanya sangat melenceng dgn realita.orang awam pun tau kalau udah menguasai ga mungkin turun karena bertarung ahh gila anda
Nugroho Sodiq: kan kena kutukan raja iblis..baca yg detil..
total 1 replies
S P Lani
aneh masa ada ilmunya tiap hari dinpelajari bisa habis sekali pakai gila loe penulis otak loe di mana sih
S P Lani
ngapain di rekrut buat murid sampah dong xuannji
Sriana Junaidi
KEREN
@rt
sabar neng...resiko punya guru bokisss 🤣🤣
@rt
sekalian lapangan bola, bulutangkis, basket 🤣🤣
@rt
udah gembel...ngerusak pula 🤣🤣
@rt
siapa juga yang suka di datengin tukang ngutang 🤣🤣
@rt
kalo jagoan emang belaga bego dulu 🤭🤭
@rt
dasar muka cor 😩😩
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!