cerita ini menceritakan 2 orang dari kalangan yang berbeda, dan menikah karna terpaksa
semoga kalian suka dengan cerita ini
🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shanti_San, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
24 - Ibu Nadin dioperasi
Hari Mulai sore Nadin pun bersiap2 untuk pulang
sesampai dirumah, nadin tidak lansung Masuk kedalam kamar, nadin menanti kedatangan Ricko seperti yang disuruh Tio selama ini, meski pun Nadin belum menerima pesan Dari Tio
Setelah menunggu Hingga Hari mulai gelap, pak mun pun menghampiri Nadin yang baring di sofa Ruang keluarga dilantai bAwah
"Nona, Makan malam sudah siap, lebih baik anda duluan makan nona" Ujar pak mul
"Pak mul, kok Tuan muda belum plg jg sih" Ujar balik Nadin mengerutu
"Biasa Tuan lembur nona,lebih baik anda makan malam duluan, dan beristirahat dikamar" lanjut pak mul
"Nanti kalau tuan muda plg aq tidak menyambut nya bisa dimarahi aq nanti" Nadin tertunduk lemas
"Nanti sy akan memberitahu nona, jika Tuan muda sudah plg" Jwb pak mul
"Benar kah, baik lah kalao begitu,terimakasih pak mul, saya mandi dulu,nnt sy akan turun makan" Jwb nadin dengan semangat, sambil menuju ketangga untuk naik kekamar
Pak mul yang melihat tingkah Nadin hanya tersenyum, sambil mengeleng2 kan kepala melihat sikap nadin
nadin pun segera masuk kekmar mandi untuk membersihkan diri ,
setelah mandi, nadin turun kebawah untuk makan malam, seperti biasa nadin makan sendiri tanpa seorang pun dimeja makan bersama nya, karna mama ricko dan kedua adik ricko blm plg dr rumah pak Irawan
(Hm. aneh sekali Tio bahkan tidak menghubungi ku, malah membiar kan aku menunggu tuan muda plg ujar nadin dalam hati)
KANTOR RICKO
Ricko Dikantor masih sibuk bersama Tio dan staf lain nya, menyelesaikan kerjaan yg bergitu banyak, hingga Membuat semua yg ada dikantor harus pulang malam
Ricko pun menyuruh Tio menghubungi pak mul, agar memberi tahukan Nadin untuk tidak menunggu.
Ricko tidak ingin Nadin Menunggu nya pulang, karna dia tahu nadin baru sembuh dari sakit
Tio pun segera menghubungi pak mul untuk memberi tahukan nadin untuk tidak menunggu tuan muda plg
(mungkin cinta di hati tuan ricko sudah tumbuh,bagus lah tidak susah lagi bagi nya melupakan sara, pikir Tio sambil menatap ricko yang sibuk dengan berkas)
KAMAR NADIN
Nadin yang sedang duduk menonton Tv, mendengar suara Hp berbunyi, iya menatap ponsel nya dan melihat no yang dipakai ibu nya kemarin untuk menelepon nya, dengan semangat nadin menjawab nya dengan cepat
"Hallo Bu" ujar nadin
"Nak, ibu ingin memberitahu kalau besok ibu akan dioperasi, ibu jg tadi habis mengabari adik mu" kata ibu nadin
"iya buk, akhir nya ibu sudah siap untuk menjalani nya,,, aku berdoa semoga op berjalan dengan lancar, Amin" jwb nadin
"Iya nak, ibu rindu sekali sm kamu dan adik mu" Ujar ibu nadin lg
"Kami jg merindukan mu buk" balas nadin
"Sudah dulu ya nak, dokter menyuruh ibu tidak boleh bicara lama2 ,jaga diri mu dan adik mu ya,salam Buat suami mu" lanjut ibu nadin
"Baik lah bu, Ibu juga ya,beristirahat la bu" Jwb nadin sambil mematikan sambungan telefon nya
setelah menelepon, nadin pun mulai mengantuk dan tertidur disofa
tidak berapa lama pak mul pun datang mengetuk pintu
TOK TOK TOK
tapi tidak mendapat jawaban,karna nadin sudah tertidur pulas, pak mul membuka pintu dan masuk, pak mul melihat nadin tertidur pulas disofa, dan membatalkan niat nya untuk memberitahu ,kalau tuan muda menyuruh nya untuk tidak menunggu nya pulang
pak mul pun menutup pintu kamar kembali dan turun kebawah
miris
coba kalian bayang jika dibalik suami kalian yang bebas pergi dan pulang semaunya, apakah kalian akan Terima begitu saja
pembelaan kalian "jangan baper lah kalau kagak suka skip aja, ini hanya halu"
mau ini hanya halu tapi faktanya ini adalah hasil pola pikir kalian yang artinya karakter kalian bisa dilihat dari novel karya kalian
ceritanya jd gak berbobot krn ...author memposisikan seorang CEO yg labil....
ini juga mama ny Ricko, udah tau anak ny punya istri, kok malah mbawa perempuan lain ke rumah ny
mana tych cewek ulat keket lagi