NovelToon NovelToon
BiarLah Cintamu Menjadi Kenangan

BiarLah Cintamu Menjadi Kenangan

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:42.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: dheandra

Violensia Robertson gadis berusia 23 tahun berparas cantik, karena cintanya yang mendalam dia rela mengubah wajah demi ingin memiliki pria tampan pemilik nama Alvarendra.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dheandra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 23

Malam semakin larut dingin pun mulai mencekam, selimut tak cukup untuk menahan tubuh dingin nya udara masuk hingga menusuk tembus ke tulang, malam itu Alva tak bisa memejamkan matanya ketika mengingat pembicaraan saat bersama Salman orang tua Nata waktu siang tadi.

Pemuda tampan postur tinggi nyaris sempurna tanpa cela di wajah nya. Alvarendra dia mencoba keluar dari kamar menuju tempat santai di halaman rumah. Dia duduk di sebuah kursi di temani minuman hangat, Alva mulai menyulut sebatang Rokok untuk menghilangkan rasa jenuhnya.

Natasya keluar dari kamar menuju dapur membuat minuman hangat dia menengok kaca samping melihat Alva duduk di kursi.

Alva sedang apa dia kenapa belum juga tidur. batin Nata

Setelah membuat minuman Nata mencoba keluar, saat kaki melangkah melihat Kholifah duduk di ruang tamu.

"Umi kenapa belum juga tidur?" tanya Nata

"Nak.., Abi kamu sampai larut malam belum pulang Umi khawatir Abi kenapa-kenapa"

"Coba Umi hubungi Abi, mungkin Abi masih sibuk di kantor" kata Nata

"Sudah ponsel tidak aktif biasanya Abi kasih kabar kalau pulang telat. Abi kamu tidak bisanya seperti ini" Ujar Kholifah sambil meremas tangannya.

"Mungkin Abi sibuk tidak sempat menghubungi, Umi jangan berfikiran macam-macam ya, kita berdoa buat Abi semoga Abi baik-baik saja, sekarang Umi tidur biar Nata yang tunggu Abi pulang"

"Umi mau nunggu Abi sampai Abi pulang" ucap lagi Kholifah.

"Ya sudah biar Nata temani ya" kata Nata samping merangkul tubuh Kholifah

Waktu menunjukkan pukul 12 malam tapi sepertinya tidak ada tanda-tanda Salman pulang di guyur hujan yang sangat deras membuat istri dan anak semakin cemas mengkhawatirkan Salman yang sampai saat ini belum ada kabar, ponsel pun milik Salman tidak bisa di hubungi.

"Ya allah hujan nya deras kenapa Abi belum juga pulang" lirih Kholifah

"Umi tenang ya, biar Nata minta Alva temani Nata untuk mencari Abi di kantor." kata Natasya

"Ya sudah tapi kamu hati-hati ya Nak jangan ngebut kalau sudah ketemu kamu cepat pulang" ucap pesen Kholifah.

Natasya menganggukkan kepala, "Iya Umi" kata Nata meyakinkan Kholifah kalau ia akan baik-baik saja dan akan membawa Abi nya pulang.

Sebelum pergi terlebih dulu ke Fapiliun yang di tinggali oleh Alva, Nata mengetuk pintu dengan ragu-ragu ia takut akan mengganggu istirahatnya.

Assalamu'alaikum.., Alva " Panggil Nata pelan.

Seperti suara Nata tapi ada apa masa iya malam-malam dia memanggil ku ah..ini hanyalah ku saja seperti nya. gerutu Alva.

Tok...tok...tok, Assalamu'alaikum Alva" panggil lagi Nata

Seperti nya benaran Nata mengetuk pintu. Alva pun segera turun dari tempat tidur ia segera melangkah kan kaki keluar membuka pintu.

CekleK!.., nampak gadis cantik berhijab coklat tanpa make up namun tetap terlihat cantik.

Alva menatap tajam tanpa mengedipkan matanya sampai Nata melambaikan tangan nya di tepat wajah Alva.

"Hai.., kenapa bengong?"

"Eh .. ia Nata ada apa malam-malam kesini?" tanya Alva

"Bisa bantu aku tidak?" tanya Nata.

"Bantu apa? kalau bisa ku bantu pasti aku bantu.., cepat katakan" kata Alva tapi tatapan Alva masih berbinar-binar menatap kecantikan Nata yang hanya mengenakan pakaian tidur namun masih terlihat cantik.

"Alva.., Abi ku belum pulang sampai sekarang aku ingin ke kantor Abi barang kali Abi masih di kantor apa kamu bisa mengantarkan ku ke kantor Abi?"

"Hah! Abi belum pulang?!, ayo kita cari tunggu aku ganti pakaian dulu, silahkan masuk tunggu di dalam" ucap Alva mempersilahkan.

Nata nampak sedih namun ia menyembunyikan dia depan Alva agar terlihat baik-baik saja. Nata boleh menyembunyikan semua dari Alva, namun Alva melihat jelas di wajah Nata kalau ia sedang menghawatirkan Abi nya.

"Terimakasih Alva, aku tunggu disini saja"

"Ok tunggu sebentar ya" Kata Alva

Alva segera berbalik badan masuk ke dalam mengganti pakaian.

Astaga baru saja aku pikiran kenapa dia langsung muncul wajah nya buat aku tidak bisa konsentrasi terlihat orang bodoh aku di hadapannya. gumam nya Alva

Setelah pakaian rapih Alva segera keluar dan siap menghantar Nata mencari Abah nya.

"Bisa berangkat sekarang..?" tanya Alva

Keduanya berangkat mencari orang tua Nata dan Alva mengemudi, seketika tangan gemetar saat duduk berdampingan dengan Nata.

"Ada apa Alva?" tanya Nata saat Alva memasang kunci selalu meleset di tempat nya

"Tidak apa-apa" kata Alva tapi kunci tetap meleset pada tempatnya.

"Sini aku bantu" kata Nata dan Nata membantu memasukan kunci ke wadah nya namun tangan Nata sedikit menyentuh tangan Alva, Nata sedikit merasakan getaran tangan Alva ia tersenyum malu dan segera melepaskan kuncinya setelah nyantol di tempatnya.

Astaga tubuh ku seketika tidak bisa gerak gadis ini selalu saja buat ku tidak bisa bergerak di hadapannya. gumam Alva

"Alva kenapa menatap ku seperti itu" tatapan Alva di ketahui oleh Nata.

"Ti..dak" jawab Alva.

Bagaimana aku tidak bosan menatap mu semakin lama semakin cantik dan jantung ku saat bersama mu selalu saja tidak bersahabat dengan pemilik jantung nya, Sial! bisa sakit jantung aku kalau berlama-lama dengan dia.gumam nya dalam hati Alva

Alva mulai menginjak gas melajukan kendaraannya dengan kecepatan sedang, di dalam perjalanan Nata dan Alva tak yang membuka suara kedua nya saling diam hujan pun semakin deras sehingga Alva melajukan nya dengan lambat karena uap hujan menghalangi perjalanan nya.

"Alva apa bisa di percepat jalanya?"

"Tidak bisa sayang ini hujan lebat sekali" kata Alva dan di memalingkan wajah nya saat di terlepas kata sayang.

"Tadi kamu sebut apa?" tanya Nata penasaran dan ingin memastikan pendengar nya.

"Ah..!, itu sayang sekali hujan nya sangat lebat jadi tidak bisa melaju dengan cepat"

"Oooh" ucap Nata membulat kan bibirnya nya seperti lingkaran O

Ternyata aku salah pendengaran dia tidak memanggil ku sayang, bodoh sekali kamu Nata berharap yang belum tentu di harap. dalam hati Nata.

"Alva di depan belok ya"

"Ok"

Mobil yang di kendarai Alva masuk ke gerbang gedung tinggi, tapi nampak sepi hanya penjaga kantor pak satpam yang sedang berdiri di depan pintu kantor, Nata pun turun dari mobil menemui pak satpam yang sedang berdiri di depan pintu kantor besar milik Salman.

"Assalamu'alaikum..., Pak"

"Wa'alaikumsalam.., Non Natasya ada apa malam-malam kesini?, apa ada yang tertinggal?" tanya pak satpam.

"Tidak ada Pak hanya saja Nata kesini mencari Abi, apa Abi ada di dalam?"

"Tuan sudah pulang dari jam 5 Non bersama pengawal nya." ucap nya lagi pak satpam.

"Ya Allah.., Abi kemana" lirih Nata sambil mendekap kan tangan nya menahan dingin.

Alva pun ikut serta turun dari Mobil dan menyusul Nata yang sedang bicara dengan pak satpam.

"Gimana Nata..?, Abi ada di dalam?"

Nata menggelengkan kepalnya menatap Alva mata Nata mulai berkaca-kaca Alva merangkul pundak Nata.

"Kita cari di tempat lain ya?"

Nata mengangguk kepala dan merangkul pundak Nata sambil melangkah meninggalkan kantor tersebut. Melihat Nata kedinginan Alva melepaskan jaket nya dan memberikan nya kepada Nata.

"Pakai lah kamu seperti nya kedinginan" kata Alva.

"Tidak Usah Alva aku nggak apa-apa"

"Kamu yakin lihat wajah mu terlihat pucat bagaimana mau cari Abi sedangkan kamu saja sudah kedinginan seperti ini" katanya lagi Alva

Dan memasangkan jaket ke tubuh Nata, nafas Nata terasa hangat..., bibir Alva menempel ke pipinya nafas Nata tidak beraturan karena ia pertama kalian mendapatkan sentuhan dari seorang pria tanpa sadar Alva meremas tangan Nata dengan lembut saat akan menempelkan bibirnya suara petir menggelegar keras, akhirnya keduanya saling sadar.

"Astaga! maaf kan aku Nata"

Nata tidak menjawab perkataan Alva ia hanya menyembunyikan wajah nya menahan malu. Saat itu juga Alva bertanya dengan Nata.

"Nata.., jika aku tidak memiliki apa-apa apa kamu mau menikah dengan ku?"

Nata menganggukkan kepala sedikit malu-malu untuk menjawab

"Aku mau tapi nanti kita di bicarakan lagi ya sekarang kita cari Abi dulu" kata Nata.

Dan Alva mengagetkan Nata dengan mencium bibir nya sampai tak bisa bernafas tapi lumutan bibir Alva di sambut oleh Nata lumutan demi lumutan ke duanya hanyut dalam ciuman permainan Alva, Nata yang masih bengong setelah Alva melepaskan ciumannya.

"Kenapa masih mau?" tanya Alva meledeknya.

Nata mencubit pinggang Alva "Isss apaan sih..., udah yuk lanjut cari Abi"

Tertawa Alva bahkan Nata tidak mengatakan kalau itu ciuman pertama Nata dengan pria.

"Ciuman tadi itu menandakan kalau kamu sudah siap menjadi istri ku" kata Alva.

Di perjalanan sorotan lampu mobil menerangi seseorang berdiri menghadang mobil yang di kendarai oleh Alva.

"Alva itu siapa?" ucap Nata ketakutan.

"Kamu tenang ya biar aku turun"

Nata menarik kaos yang di kenakan oleh Alva, dan Alva menyentuh tangan Nata.

Menggelengkan kepala nya.

"Kamu hati-hati" kata Nata

Alva mulia membuka pintu mobil dan turun menghampiri seseorang yang menghalangi perjalanan, pria itu memakai jas bertopi wajahnya tertutup rapat dan hampir tak bisa mengenalinya;

...----------------...

Assalamu'alaikum semuanya aku ucapkan terima kasih tas like dan komentar nya. jika ada kurang dan lebihnya silahkan komentar di kolom tersebut aku hanya membalas komentar yang bersangkutan dengan karya ku" terima kasih 🙏🙏🙏

1
Qūuēn🅰īsHā
lanjuttt
Qūuēn🅰īsHā
nexttt
Qūuēn🅰īsHā
boom like
Qūuēn🅰īsHā
mantap visual nya👍👍
Qūuēn🅰īsHā
swmngatt
Qūuēn🅰īsHā
like like
Qūuēn🅰īsHā
walaikum salam...semangat kka
Qūuēn🅰īsHā
lanjutt kaka
M⃟3💋 ˢ⍣⃟ₛ༄⃞⃟⚡𝐜𝐜🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦
cantik & ganteng
Qūuēn🅰īsHā
semngatt ka
Qūuēn🅰īsHā
semngattt alva..
Qūuēn🅰īsHā
like like
Qūuēn🅰īsHā
alva bakal nyesell..
Qūuēn🅰īsHā
lanjutt lagii
Qūuēn🅰īsHā
panas wehhh🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️
Qūuēn🅰īsHā
nexxttt
Qūuēn🅰īsHā
up up
Qūuēn🅰īsHā
lagiii
Qūuēn🅰īsHā
mangatttss
Qūuēn🅰īsHā
like like
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!