Sequel Married with duda
Cerita tentang seorang Alexander Constanzo (26) yang cintanya di tolak hingga dipertemukan dengan Selena Alessandra (23) seorang wanita yang angkuh dan memiliki mulut tajam. Namun Alexander jatuh hati padanya hingga melakukan cara apa pun untuk mendapatkannya. Apa yang akan terjadi jika mereka dipersatukan dalam ikatan pernikahan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nidia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 24 : Pak Bos ada rasa
Pagi harinya Selena bangun kemudian menyandarkan tubuhnya di kepala ranjang. Ia merenggangkan otot-otot tubuhnya. Tersadar akan sesuatu, matanya melirik kesamping dan melihat tempat tidur Alex kosong.
"Huh...untung Dia sudah bangun" ucap Selena merasa lega. Ia menurunkan kakinya kelantai dan mencoba menggerakkannya.
"Sepertinya kaki ku sudah lumayan" ujarnya berdiri dan mencoba berjalan. Selena sudah bisa berjalan meskipun kadang masih terasa sakit. Tapi setidaknya Ia bisa berjalan.
"Kenapa dari tadi Alex tidak muncul? kemana Dia" batin Selena.
"Apa Dia sudah berangkat kerja? memangnya sudah jam berapa ini" gumam Selena kecil. Ia melihat jam dinding dan terperanjat saat melihat jarum pendek berada diangka 9.
"Astaga...pantas saja Dia tidak disini. Ini sudah jam 9 pagi dan Aku baru bangun. Aku harus segera bersiap-siap. Kalau tidak Aku bisa terlambat kerja. Kalau tau bakalan seperti ini lebih baik Alex membangunkan ku tadi" ujar Selena monolog. Ia berjalan menuju dapur untuk membuat telur ceplok sarapannya pagi ini. Namun Alex ternyata sudah menyiapkannya di atas meja dengan segelas susu.
Untung saja Alex menyiapkannya setidaknya Ia bisa menghemat waktu dan tidak akan terlambat ketempat kerjanya.
Setibanya di tempat kerja, Selena langsung menuju area loker untuk menyimpan barang-barangnya dan mengganti bajunya dengan seragam pegawai. Ia langsung menuju dapur bergabung dengan yang lainnya. Beberapa pengunjung mulai berdatangan. Restoran tersebut hampir tidak pernah kosong, karena itu para pekerja yang ada di restoran tersebut harus bekerja dengan ekstra. Tampak sedari tadi Selena tidak beristirahat sekali pun.
"Ada apa dengan kaki mu" tanya Emily dengan raut wajah cemas saat melihat Selena berjalan dengan sedikit pincang.
"Aku terpleset saat di kolam" ujar Selena.
"Kamu tenang saja, Aku masih bisa bekerja. Untung saja semalam Al__. Maksudku Aku sudah mengoleskan salep" ujar Selena. Hampir saja Ia mengucapkan nama Alex. Bisa-bisa Selena curiga dan bertanya.
"Nanti kalau kamu tidak tahan bilang saja pada ku. Aku akan membantumu untuk izin" balas Emily perhatian.
"Thanks. Kamu memang sahabat terbaik ku" balas Selena merangkul bahu Emily. Keduanya lalu tersenyum.
"Emily" ucap seseorang membuat kedua wanita itu menoleh ke arah sumber suara.
"Eh..maaf Pak. Sa..saya hanya berbicara sebentar pada tem__".
"Bos hari ini datang, seperti biasa Dia meminta mu untuk mengantarkan makan siangnya" ucap kepala koki memotong perkataan Emily.
"Baiklah, Aku akan mengantarnya" ucap Emily.
"Sepertinya Pak bos ada rasa pada mu" ucap kepala koki mencoba menebak-nebak.
"Huss...apaan sih Pak. Ada-ada saja" pungkas Emily menggeleng-geleng kan kepalanya.
"Buktinya..akhir-akhir ini yang selalu mengantarkan makan siangnya hanya kamu" balas kepala koki.
"Itu tidak ada hubungannya kali pak, kalau begitu saya permisi dulu. Mau mengantarkan makan siang Pak Alex" ujar Emily kemudian berlalu.
"Lanjutkan pekerjaan mu" ujar kepala koki pada Selena lalu pergi.
Ditempatnya Selena diam membisu sambil membersihkan piring-piring kotor. Moodnya sedikit berkurang setelah mendengar perkataan kepala koki tadi.
"Apa mungkin Alex menyukai Emily?. Itu artinya kemungkinan Emily menjadi istrinya kelak setelah kami berpisah" batin Selena.
"Emily memang pantas untuk menjadi pasangan Alex. Dia baik, lembut, pintar memasak, tidak sombong dan penyayang. Tidak seperti diri ku. Jika dilihat-lihat Dia sepertinya tipe orang yang setia. Sangat sesuai dengan kriteria wanita yang disukai Alex" gumamnya. Ada sedikit rasa tidak rela dalam dirinya. Namun Ia segera menepisnya.
"Kenapa Aku jadi begini sih, harusnya Aku senang jika Alex segera mendapatkan wanita yang dicintainya dengan begitu Aku akan bebas darinya. Kami akan segera berakhir. Ya..itu bagus untuk kami. Lagi pula tidak mungkin Alex mencintai ku. Dia hanya ingin Aku tidak mengganggu Sarah. Aku juga tidak tahu apa istimewanya Sarah bagi Dia" gumam Selena.
Alex ❤️ Selena...
ceritamu sangat menarik thor..
aku suka 🥰🥰🥰❤️❤️
selamat berkarya ❤️
sukses
semangat
mksh
mantap