WARNING!!
MENGANDUNG UNSUR DEWASA DAN PELAJARAN HIDUP LAINNYA. HARAP BIJAK DALAM MEMBACA.. 🙏🙏
Hai Pencinta Pelangi Setelah Hujan (PSH) season 1.. Allhamdulillah akhirnya di awal Ramadhan Tahun ini release..
*
Aku adalah Rizkiya.. mereka menyapaku Kiya, sedari kecil aku sudah harus berjuang untuk kehidupanku, orang tua dan keluarga juga ikut memberi dukungan hingga support yang luar biasa untukku..
Aku Menjalani hari-hariku penuh perjuangan, hingga akhirnya aku memutuskan untuk 'Berubah' .. Namun ternyata perubahan pada diriku mengarahkan diri ini Kalam kemelut cinta yang begitu membuat hatiku hancur...
🌷🌷
Aku Adalah Rizky, Kehidupanku sangat sempurna, tak ada yang tidak bisa aku raih di dunia ini.. Orang tuaku dan keluargaku selalu bangga padaku meski di belakang mereka aku banyak melakukan hal bodoh.. Hingga ketika jalan hidupku membawaku dalam sebuah pelajaran hidup yang kemudian merubahku..
⭐⭐⭐⭐
Apakah Cobaan yang akan kami hadapi?
Mari Beri dukungan kalian yaa 🙏😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mynamei, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps. 23
"Jadi kalian kembar?" tanya Deon yang begitu syok mengetahui kenyataan tersebut.
"Iya mas, dia adik kembar saya.." kata Rizky pada obrolan santainya dengan Deon di sebuah caffe di pusat kota.
"Sorry harus melihat perdebatan kita tadi" kata Rizky merasa tak enak mengingat Deon ternyata adalah salah satu Dosen Kiya.
"Tak masalah, yang kamu lakukan benar jika itu untuk menjaga adikmu" kata Deon membuat Rizky tersenyum.
"Kiya masih sangat polos, dia telat puber.. sementara dunia percintaan di kampus semakin seram kan?!" kata Rizky membuat Deon memahami ranah pembicaraan Rizky yang ingin melindungi adiknya.
"Saya takut Kiya di manfaatkan atas kepolosannya" kata Rizky yang memiliki kekhawatiran itu.
"Saya paham, saya punya kakak perempuan.. sebelum dia menikah orang tua saya ketat menjaganya" kata Deon berkata jujur.
"yaa begitu seharusnya memang, Tapi mama dan papa kami tidak bisa terus mengekang Kiya, dia sedikit keras dalam diam, kami takut Kiya malah merasa kita tidak menyayanginya... padahal sepanjang hidup kiya selama itu juga mama selalu menjaga Kiya, tidak ada hari tanpa Kiya, berjauhan pun mama rela menunda makan nya sebelum mendengar kabar Kiya yang sudah makan" kata Rizky mengungkap sedikit ke istimewan Kiya dalam keluarganya..
"Begitu juga papa, kalo belum Kiya membalas pesannya dia akan terus meneror Kiya bahkan bibi yang menemani kiya di Bandung" kata Rizky menambahkan.
Tapi kabar lewat pesan digital tentu tidak bisa di tandingkan dengan keberadaan orang yang bisa menjaganya secara langsun, kan?" tambah Rizky sambil terkekeh kecil.
"Betul juga, lalu apa kamu mau menetap disini" Tanya Deon dengan serius.
"Tidak untuk saat ini mas, saya masih kuliah... makanya saya mau kerjasama kita bisa goal dalam beberapa hari, agar tidak terlalu lama saya bolos kuliah" kata Rizky dengan canda nya.
"Baiklah, saya akan minta buat kontrak kerjasama secepatnya..." kata Deon dengan yakin.
"Benar? wah thanks banget Mas... ini bisnis besar pertamaku" kata Rizky dengan senang.
"Wah sukses, saya suka jiwa muda pekerja keras sepertimu" kata Deon penuh semangat.
*
Di Apartemen, Kiya memendam kekecewaannya terhadap Rizky.. ia tidak menyangka jika Rizky berani bersikap seperti itu terhadap dirinya..
"Memalukan!!!" kata Kiya kesal dalam tangisnya.
Kiya mengunci diri di kamarnya hingga Ichal kesulitan untuk masuk bahkan menemuinya, bibi membujuk pun tak mampu, hanya suara tangis pecah Kiya saat itu.
Kiya kemudian meraih ponselnya, ia membaca pesan yang di kirimkan oleh Rizky saat itu, permintaan maaf Rizky yang membuat Kiya tak mampu membenci Rizky terlalu jauh..
Kiya membuka kamarnya, dengan wajah murung dan kesal Kiya menuju ruang tengahnya, ia duduk di samping Ichal.
"Astagfirullahhaladzim..... gilaaa Lo ya, gue pikir kuntilanak" kata Ichal begitu terkejut atas kehadiran Kiya.
"Gue kesel banget sama si Rizky" kesal Kiya berucap.
"Dia sayang sama Lo, cantik!" kesal Ichal.
"Lo yang gak bisa jaga perasaan gue, ga gitu caranya" kesal Kiya membuat Ical harus mengalah.
"Oke.. dia salah... jadi benar ya tadi Bima mau cium Lo??" kata Ichal to the poin.
"Benar... Tapi, gue juga gak mau lah" jawab Kiya memeluk bantal Sofanya.
" kenapa?" tanya Ichal.
"Semurah itu kah gue mau di cium ditempat umum??!" kata Kiya sedikit kesal.
"Tidak seperti yang ka Rizky lihat" sambung Kiya.
"Haduhhh udah jangan di bahas kalo kaya gitu .. sabar aja, berfikir positif dia pasti mau melindungi Lo" kata Ichal membuat Kiya melirik sinis Ichal.
"Eh ngomong-ngomong, kok Rizky bisa sama pak Deon?" kata Ichal mengundang perhatian Kiya.
"Iya yaa... itu yang juga harus gue bahas sama manusia pengacau itu" kata Kiya sambil memicingkan matanya.
"Tapi pak Deon tuh ganteng banget ya Ki, baru loh gue lihat dia pake baju casual kaya tadi... meleleh tubuh ini" kata Ichal dengan gaya kemayunya.
"Meleleh??? lu lilin ya?!" kesal Kiya sambil sedikit membayangkan wajah Deon tadi.
"Deon si om om galak" kesal Kiya tiba-tiba mengucap
"Om-om?" kata Ichal.
"Iyalah om - om... dia pasti usia 30 sampai 35 tahun, terus dia galak banget kalo di kelas kan" kata Kiya membuat Ichal tertawa terpingkal.
"Heh dia baru 28 tahun, yang artinya beda 6 tahun sama kita" kata Ichal membuat Kiya seolah tak percaya.
"28 tahun sudah jadi dosen? hemm gigih juga dia" kata Kiya seolah meremehkan..
"Ali itu aneh Ki, harusnya sebagai perempuan Lo mengebu-gebu ketemu lelaki gigih mapan kaya pak Deon, ini malah kadal buntung Lo ladenin" kata Ichal membuat Kiya menyungingkan bibirnya.
"Sudahlah, jangan bahas Bima" kata Kiya kesal.
"Gue mau Deket sama Bima sebenarnya" kata Kiya jujur.
"Lo suka sama dia?" kata Ichal sedikit terkejut membuat Kiya mengangguk yakin.
"Kenapa memang? dia buat gue nyaman, beberapa waktu gue Deket sama dia bikin gue merasa takut jauh dari dia bahkan kalo hilang kabarnya pun gue nyariin" kata Kiya jujur membuat Ichal menepuk keningnya.
"Hellooww Kiya, come on.... Lo cantik, tajir,.. masa Lo mau sama Bima yang hanya anak rantau playboy cap gembok...???" kata Ichal tak habis pikir.
"Dia cerita kok siapa aja mantannya, itu yang membuat gue yakin dia bisa setia sama gue chal..." kata Kiya yang sudah mulai tahu bahwa mantan kekasih Bima adalah wanita yang tidak seberapa cantik di banding Kiya.
"Karena wanita-wanita itu tak secantik dan setajir Lo makanya Lo yakin dia bisa setia???? Oh My God kiyaaaaaa" Ichal kembali tak habis pikir.
"Lo kenapa si chal, kenapa Lo jadi ga support gue kaya gini???" kesal Kiya.
"Gue bukan ga support, selama gue kuliah gue tau gimana Bima, kiii... makanya gue bisa protec Lo kaya gini" Ichal mulai kesal dengan sikap keras Kiya.
"Percaya sama gue , dia bisa berubah sama gue" kata Kiya membuat Ichal semakin tak kuat mendengar kata-kata Kiya. Ichal berdiri sambil meraih tasnya.
"oke, biar kemudian waktu yang bisa buat Lo percaya sama kata-kata gue!" kata Ichal dengan nada sinisnya.
"gue pamit..." Tambahnya sambil berjalan menuju pintu apartemen Kiya.
Kiya hanya terdiam dalam lamunannya.
Setelah ka Rizky, sekarang Ichal... kenapa semua gak bisa dukung gue?? hemm....
*
*
*
To be Continue...❤️❤️
malas baca lebih suka dengan in
buntu ya kehabisan