NovelToon NovelToon
Menikahi Pewaris Gila (Spin Off MBPB)

Menikahi Pewaris Gila (Spin Off MBPB)

Status: sedang berlangsung
Genre:Aliansi Pernikahan / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:430
Nilai: 5
Nama Author: Jeju Oranye

Menikahi pewaris gila (spin off MBPB) Ini adalah spin off dari novel sebelumnya (Mengandung benih pria beristri) silakan baca novel itu dulu untuk mengerti alurnya. Menceritakan kisah Sagara davitra Fernandez, buah hati dari Citra dan David dan seorang gadis bernama Azalea kirana, disini akan banyak diceritakan bagaimana cerita setelah ending pernikahan David dan citra di novel sebelumnya, Sagara yang di cap sebagai “pewaris gila” harus di hadapkan dengan intrik dan konspirasi yang kejam demi kekuasaan di dalam keluarganya sendiri setelah ayahnya meninggal dunia dan ibunya yang ia anggap pengkhianat dan meninggalkan nya sendirian saat kecil

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jeju Oranye, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23

Aleah sontak menoleh ke arah Mayang. Senyum wanita itu terlihat begitu ramah, tetapi entah mengapa Aleah merasakan firasat buruk.

”Dalam rangka hal apa ya, bibi?” Tanyanya.

Mayang meletakkan cangkir teh nya, kemudian menatap Aleah dari ujung kepala hingga kaki. “Sebagai istri Sagara tentu ada banyak hal yang perlu kau pelajari. Terutama tentang bagaimana bersikap di lingkungan keluarga Fernandez.”

Aleah lantas mengangguk pelan. “Baik, bibi. Kalau memang ada yang perlu ku pelajari, aku akan berusaha.”

Mayang mendelik namun ekspresinya berubah cepat, dan belum sempat ia berucap kembali, nyonya Gracia menyela dengan lebih dulu membuka suara.

“Bagus kalau kau memahami itu. Menjadi bagian keluarga ini bukan perkara mudah, Aleah. Ada nama baik yang harus dijaga dan peraturan yang harus di patuhi.”

Aleah menegakkan duduknya. “Kalau boleh tahu, aturan seperti apa, nyonya?”

Gracia mengangkat wajah. Tatapannya tajam, seolah sedang menilai apakah gadis di depannya mampu memahami perkataannya.

“Pertama, kau harus menjaga sikap di depan publik. Jangan sampai ada perilaku yang mempermalukan keluarga ini. Kedua, kau harus memahami acara- acara keluarga dan cara membawa diri di lingkungan sosial kami.”

Gracia berhenti sebentar sebelum melanjutkan. “Dan yang terpenting, jangan pernah menggunakan nama Fernandez untuk kepentingan pribadi mu.”

Aleah kontan terdiam. Ia mengerti maksud perkataan itu. Bagaimanapun bagi Gracia, dirinya tetaplah orang asing yang tiba-tiba masuk ke dalam keluarga mereka, melalui pernikahan yang bahkan tidak direncanakan.

“Aku mengerti nyonya, aku tidak pernah berniat memanfaatkan nama keluarga ini.”

Nyonya Gracia menatap sesaat lalu menggeleng pelan, entah apa maknanya. “Semoga saja begitu,” ujar wanita tua itu pelan.

Jawaban singkat itu membuat Aleah menahan napas. Namun, ia memilih tidak membalas, bagaimanapun ia tidak ingin mencari masalah dengan tahta tertinggi di keluarga ini.

Sementara di sampingnya, Sagara tetap sibuk dengan sarapannya. Ia tentu mendengar jelas percakapan mereka, tetapi tidak menunjukkan keinginan untuk ikut campur.

Sampai akhirnya Mayang yang kembali bersuara. “Oh ya, Aleah. Ada satu hal lagi yang ingin bibi tanyakan.” Ia tersenyum manis namun dibalik itu ada yang lo racun yang mematikan. “Kau tentu tahu bahwa Sagara sebelumnya sudah di jodohkan dengan Xavia, bukan?”

Sendok di tangan Aleah berhenti bergerak.

“Ya, aku pernah mendengarnya.”

“Kalau begitu, kau juga pasti mengerti bahwa pernikahan kalian cukup mengejutkan banyak orang.” Mayang menghela napas seolah ikut prihatin. “Bibi hanya khawatir kau akan kesulitan menyesuaikan diri. Apalagi, sebagian orang mungkin menganggapmu sebagai penyebab gagalnya pernikahan Sagara dengan Xavia.”

Aleah menatap Mayang lekat-lekat.

Jadi, inikah maksud pembicaraan yang dijanjikan wanita itu?

Bukan untuk membantunya beradaptasi, melainkan mengingatkannya bahwa dirinya adalah pengganti pengantin yang kabur.

Aleah menarik napas pelan sebelum menjawab.

“Aku mengerti, Bibi. Tapi, aku rasa Bibi juga tahu bahwa aku tidak pernah merencanakan pernikahan ini. Aku bahkan baru mengenal Sagara saat kejadian itu terjadi.”

Mayang terdiam sesaat.

“Astaga, Bibi tidak bermaksud menyalahkanmu. Bibi hanya ingin kau memahami situasinya.”

“Aku paham.” Aleah tersenyum tipis. “Karena itu, aku tidak akan menyalahkan siapa pun. Aku hanya berharap orang lain juga tidak menyalahkanku atas sesuatu yang tidak pernah kurencanakan.”

Kalimat itu terdengar sopan, tetapi cukup membuat senyum Mayang sedikit kaku.

Almira yang duduk tak jauh dari mereka mendengus pelan.

“Pandai sekali kau berbicara. Seolah-olah kau sama sekali tidak punya andil dalam semua ini.”

Aleah menoleh kepadanya.

“Almira, kalau kau memang punya bukti bahwa aku merencanakan semuanya, silakan katakan. Aku akan mendengarkan.”

Almira membuka mulut, tetapi tak ada jawaban yang keluar.

Sebab, memang tidak ada bukti yang bisa ia tunjukkan.

Aleah kemudian tersenyum, seolah tidak terjadi sesuatu sebelumnya. “Kalau tidak ada, lebih baik kita sarapan saja. Makanannya bisa dingin,” lanjut Aleah santai, kemudian kembali menyendok makanannya.

...----------------...

Di tempat yang berbeda dengan keadaan yang sangat jauh berbeda, Aminah sedang menatap pintu kamar yang terkunci dari luar. Sejak mengetahui bahwa Aleah menikah dengan Sagara Fernandez, pikirannya tak pernah bisa tenang.

Ia sudah membaca berita tentang kematian Davidson Fernandez dan hilangnya Citra. Nama keluarga itu terus menghantuinya, membangkitkan ketakutan yang selama bertahun-tahun berusaha ia kubur.

Jika Sagara benar-benar putra Citra, berarti Aleah kini tinggal bersama seseorang yang menyimpan kebencian mendalam terhadap ibunya sendiri.

Aminah tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi di keluarga itu. Namun, ia tahu satu hal: Aleah tidak boleh terseret terlalu jauh ke dalam masalah yang bahkan belum dipahaminya.

“Aku harus membawa Aleah pulang,” gumamnya.

Di sudut kamar, Ratih menatap ibunya dengan cemas.

“Ibu mau ke mana?”

Aminah terdiam sesaat, lalu berjongkok di hadapan putrinya.

“Ibu akan mencari Kak Aleah.”

Ratih langsung menggeleng. “Ayah pasti marah kalau tahu Ibu pergi.”

“Ibu tahu.”

“Kalau Ayah menyakiti Ibu lagi bagaimana?”

Pertanyaan itu membuat dada Aminah terasa sesak. Ia mengusap rambut Ratih, berusaha tersenyum meski hatinya sendiri diliputi ketakutan.

“Ibu sudah terlalu lama membiarkan keadaan seperti ini. Ibu tidak mau kehilangan anak-anak Ibu hanya karena ketakutan.”

Aminah kemudian berdiri dan memeriksa jendela kecil di belakang kamar. Jendela itu menghadap ke gang sempit yang jarang dilewati orang. Ukurannya memang tidak terlalu besar, tetapi cukup untuk dilewati tubuhnya.

Dia lantas mencari sesuatu untuk bisa membuka kaca jendela itu. Aminah akhirnya menemukan sebuah linggis, lalu dengan sekuat mungkin ia akhirnya berhasil membuka kaca jendela itu dengan tenaganya.

Sebelum pergi, ia menggenggam tangan Ratih.

“Kau tetap di sini. Jangan melakukan apa pun yang bisa membuat Ayah curiga. Kalau Ibu berhasil menjemput Kak Aleah, Ibu akan mencari cara agar kita bisa pergi dari rumah ini.”

Ratih memeluknya erat.

“Hati-hati, Bu.”

Aminah mengecup kening putrinya, kemudian memanjat jendela. Ia hampir kehilangan keseimbangan saat turun ke tanah, tetapi segera bangkit dan merapikan pakaiannya.

Ia tidak membawa banyak uang. Ponselnya pun harus dimatikan agar Darto tidak bisa melacak keberadaannya melalui panggilan yang terus-menerus ia lakukan.

Satu-satunya tujuan Aminah sekarang adalah kediaman keluarga Fernandez.

Ia harus bertemu Aleah sebelum semuanya terlambat.

Perjalanan menuju kota terasa jauh lebih panjang daripada biasanya. Sepanjang jalan, Aminah terus memikirkan cara membujuk putrinya agar mau pergi bersamanya.

Ia tahu Aleah bukan anak kecil lagi. Gadis itu mungkin akan menolak, terlebih karena pernikahannya dengan Sagara baru saja berlangsung.

Namun, Aminah tidak bisa membiarkan putrinya bertahan di sana hanya demi mempertahankan pernikahan yang sejak awal tidak pernah direncanakan.

Apalagi, ia belum tahu karakter dan sifat Sagara, mengingat reputasi nya yang buruk di publik.

“Maafkan Ibu, Aleah,” bisiknya sambil menatap jalan dari balik jendela angkutan umum. “Seharusnya Ibu tidak menyuruh mu untuk pergi.”

Kalimat itu membuat matanya memanas.

Selama ini, ia mengira menjauhkan Aleah dari masa lalunya merupakan cara terbaik untuk melindungi putrinya. Ia tidak pernah menyangka bahwa surat yang ditinggalkannya justru akan membawa Aleah masuk ke dalam problem keluarga Fernandez.

Ketika akhirnya tiba di kota, Aminah segera turun dan mencari kendaraan menuju kediaman keluarga tersebut.

...----------------...

Hampir satu jam kemudian, Aminah akhirnya berdiri di depan gerbang besar kediaman Fernandez.

Bangunan megah itu terlihat begitu asing sekaligus mengintimidasi. Ia menarik napas dalam-dalam sebelum menghampiri petugas keamanan.

“Permisi, Pak. Saya ingin bertemu Aleah Kirana. Dia tinggal di sini bersama suaminya.”

Petugas itu memandangnya dari ujung kepala hingga kaki.

“Apakah Ibu sudah membuat janji?”

“Belum. Tolong sampaikan saja bahwa ibunya datang. Saya yakin dia akan menemui saya.”

Petugas tersebut masuk ke pos keamanan untuk menghubungi bagian dalam. Aminah menunggu dengan gelisah, sesekali melirik ke arah gerbang.

Tak lama kemudian, petugas itu kembali.

“Maaf, Bu. Nyonya Aleah sedang tidak bisa ditemui.”

Aminah mengernyit. “Kenapa? Apa dia sedang keluar?”

“Saya tidak mendapatkan informasi mengenai keberadaannya.”

“Kalau begitu, tolong panggilkan saja. Saya hanya ingin berbicara dengannya sebentar.”

Petugas itu tampak ragu. “Mohon tunggu di sini.”

Aminah mengangguk, meski kecemasannya semakin besar.

Beberapa menit berlalu tanpa kabar. Ia mulai kehilangan kesabaran. Bagaimana mungkin ia tidak bisa menemui putrinya sendiri?

Akhirnya, ia mengeluarkan ponsel dan mencoba menghubungi nomor Aleah.

Panggilan pertama tidak dijawab.

Ia mencoba lagi.

Kali ini, panggilan tersambung.

Namun, bukan suara Aleah yang terdengar dari seberang.

“Siapa ini?”

Aminah membeku.

….

Bersambung

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!