NovelToon NovelToon
Karena Kamu Jodohku

Karena Kamu Jodohku

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Perjodohan / Ketos
Popularitas:886
Nilai: 5
Nama Author: Witan Alfariski

bersatu demi keinginan orang tua yang ingin menjodohkan anaknya,demi keperntingan bisnis dan pertemanan,yang dimana sepasang kekasih tersebut menerima keinginan orang tua mereka,tapi dengan awal yang berat akhirnya benih cinta akhirnya tumbuh di hati mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Witan Alfariski, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23

"Saya Jerry,tan,saya pacarnya Lisa" Jawab Jerry.

Rina yang mendengar jawaban Jerry sempat kaget,tapi dia mencoba se normal mungkin demi memahami kalau putri nya tidak menerima perjodohan ini.

"Oiya,tan,saya pamit dulu" Pamit Jerry kemudian dan mencium tangan Rina,sebelum keluar dia menghampiri Lisa dan memegang tangan nya,

"Aku pamit dulu,cepat sembuh ya"

Semua yang dilakukan Jerry tak lepas dari penglihatan Rina.

Setelah itu Rina mengantarkan Jerry keluar, baru sampai di tangga mereka ber pas-pasan dengan suka yang sedang menaiki tangga.

"Om,saya pamit dulu,assalamu'alaikum" Pamitnya sambil mencium tangan Wijaya.

"Walaikum salam" Jawab Wijaya dan Rina bersamaan.

Tak lama setelah kepergian Jerry,sebuah mobil memasuki halaman ruang Lisa,ya dia adalah Roy.

Setelah mendengar ketukan pintu Rina berjalan menuju pintu di ikuti Wijaya di belakangnya.

"Assalamu'alaikum,om,tan" Sapa sambil mencium tangan Wijaya dan Rina setelah pintu tebuka.

"Walaikum salam" Jawab Wijaya dan Rina bersamaan.

Wijaya dan Rina menatap Roy tanpa ekspresi.

"Dari mana saja kamu,Roy?" Tanya Wijaya dengan nada dingin.

"Maaf,om" Jawab Roy sambil menundukkan kepala nya,dia sendiri juga bingung mau memulai nya dari mana.

"Saya pikir kamu bisa menjaga Lisa, untuk menggantikan kami" Ujar Rina dengan suara pelan.

"Masuklah,kita bicara didalam" Ajak Wijaya

Setelah Roy masuk dan duduk di ruang tamu, laki laki itu mulai menceritakan kepada Wijaya dan Rina. Kenapa dia meninggalkan Lisa di butik tadi sore.

Flashback on

Roy yang sedang memainkan ponselnya sambil menunggu Lisa yang sedang melakukan pengukuran,tapi,terganggu ketika ada panggilan dari seseorang.

Ya,yang menelpon itu adalah nita ibunya Desi, yang memberitahu kalau Desi belum pulang dari tadi siang dan bertanya apakah Roy tidak mengantarkan Desi lagi waktu pulang.

Laki laki itu pun menjawab kalau dia ada urusan dengan Mia,bundanya. Nita meminta tolong kepada Roy untuk mencari keberadaan Desi,Roy yang panik pun langsung pergi tanpa memberitahu Lisa.

Roy terus berkeliling dan mencari keberadaan Desi,apalagi hujan waktu itu sangat deras, akhirnya dia menemukan keberadaan Desi yang sedang berjalan di trotoar dibawah guyuran hujan.

Roy langsung turun dari mobilnya dan berlari ke arah Desi.

"Apa yang kamu lakukan,cepat masuk ke mobil,entar lo sakit" Pinta Roy sambil menarik tangan Desi.

"Gak usah peduliin gua,gua gak butuh kasihan dari,lo" Tolak Desi sambik menarik kembali tangannya.

"Lo gak boleh kayak gini" 

Ayo"ujar Roy sambil menarik kembali tangan Desi untuk masuk kedalam mobil.tapi Desi malah menolak nya kembali bahkan dia berlutut di hadapan Roy.

"Gua cinta sama lo,gua juga sayang sama lo" Teriak Desi sambil menitikan air mata yang sudah bercampur dengan air hujan.

"Kenapa lo jahat sama gua,apa susahnya lo Terima cinta gua" Sambung nya lagi.

Roy mematung di tempat nya,pasalnya ini kedua kalinya Desi mengungkapkan perasaannya. 

Namun kali ini berbeda,sekarang gadis itu mengungkapkan nya secara langsung, berbeda dengan sebelum nya hanya lewat chat.

Setelah lama terdiam dan Desi menagis,laki laki itu mulai angkat bicara.

"Gua gak bisa,des,gua juga sayang sama lo,tapi hanya sebagai sahabat,dan gua berharap lo ngerti" Jawab Roy lirih.

Dia sebenarnya tidak tega mengatakan itu,tapi dia juga tidak ingin sahabat kecilnya itu terlalu berharap banyak kepada nya.

Setelah mendengar jawaban dari Roy,Desi mulai beranjak dari tempat nya dan berdiri di hadapan Roy sambil tersenyum.

"LO JAHAT,LO BENER BENER JAHAT ROY,LO EGOIS" Ujar Desi dengan suara tinggi dihadapan Roy.

"Lo yang EGOIS,lo yang memaksakan perasaan gua buat cinta sama lo"

Roy mulai kesal dengan sikap Desi,sambil menunjuk wajah hadis yang ada di hadapan nya sekarang.

"Lo harus paham,des,perasaan itu tidak dapat di paksakan,gua sayang sama lo,tapi gua gak cinta sama lo" Sambung Roy.

Hilang sudah kesabaran Roy saat ini ketika dia menghadapi Desi. Roy langsung menarik tangan Desi dengan kasar dan memasukkan Desi kedalam mobil dan mengantarkan gadis itu untuk pulang.

"Turunin gua,gak usah peduli sama gua" Teriak Desi kembali ketika mobil yang dikendarai Roy sudah melaju.

"Gua gak peduli lo mau ngomong apa,intinya gua hanya ingin bertanggung jawab sebagai laki laki,karena lo berangkat sama gua,jadi lo pulang sama gua"

Sepanjang perjalanan Roy hanya diam dengan ekspresi wajah yang datar dan dingin. Sedangkan gadis yang ada di samping nya menangis tersedu sendu,dia tidak menyangka Roy yang dia kenal sangat lembut,sekarang sudah berubah tanpa menjadi sangat kasar.

Tak lama mobil itu sudah sampai dihalaman rumah Desi.

"Turun.." Perintah Roy

Tapi Desi hanya diam ditempat nya,membuat laki laki itu sangat kesal dan turun dari mobilnya lalu membukakan pintu buat Desi,karena Desi tidak mau turun juga akhirnya Roy memilih untuk menarik tangan Desi dengan kasar kembali.

Roy yang sudah berniat kembali kedalam mobilnya,tangan nya ditahan oleh Desi.

"Roy" Panggil Desi dengan nada sendu.

"Gua kecewa"

"Gua ingin bicara sama lo"

Namun Roy tidak menghiraukan lagi,lalu menepis tangan Desi dan masuk kedalam mobilnya.

Flashback off

"Baiklah jangan ulangi lagi hal itu" Ujar Wijaya kepada Roy.

"Baik om,sekali lagi saya minta maaf" Ujar Roy dan dianggukin Wijaya

"Bunda gak mau tau ya,Roy,kalau sampai kejadian ini terulang lagi,bunda tidak akan pernah memafkan kamu lagi,apalagi kamu tau kan Lisa itu kurang kasih sayang dari kami, seandainya kita tidak ada dirumah sekarang, apa yang akan terjadi,Roy" Ujar Rina panjang lebar.

"Iya,tan,Roy janji hal seperti ini tidak akan terjadi lagi" Janji Roy.

"Kalau boleh tau jadi Lisa pulang sama siapa ya,tan" 

Soalnya setelah mengantarkan Desi pulang,Roy kembali ke butik,tapi tidak menemukan keberadaan Lisa.

Rina lalu menceritakan semua seperti yang diceritakan Jerry tadi kepada Roy.

Sedangkan Roy mengangguk paham dengan cerita Rina.

"Om,tante,apa boleh saya menemui Lisa sebentar"

"Sepertinya Lisa sudah tidur,setelah siuman tadi,kamu naik saja kekamar nya Lisa "

"Terima kasih,om,tante saya keatas dulu" Pamit Roy ,lalu dia berjalan kearah kamar Lisa.

Sesampainya dikamar Lisa dia berjalan menuju kasur dimana gadis itu tertidur.

Roy berjongkok disamping kepala Lisa,lalu tangan nya bergerak menyingkirkan anak rambut yang menutupi wajah cantik Lisa yang sedikit pucat itu.

"Maafin gua ya,atas kecerobohan gua yang seharusnya gua menghubungi lo dulu dan jodohnya aku tidak punya nomer lo" Ujar Roy lirih.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!