NovelToon NovelToon
Peluk Aku Di Kehidupan Ini

Peluk Aku Di Kehidupan Ini

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:7.5k
Nilai: 5
Nama Author: Red_Purple

‎Saat membuka mata kembali, Aruna mendapati dirinya hidup kembali, terbangun di masa lalu, tepat sebelum segala kehancuran dalam hidupnya dimulai.

‎Dengan ingatan yang masih utuh akan luka dan kematiannya, dia berjanji akan membuat Rafael dan semua orang yang menyakitinya merasakan penderitaan yang sama, bahkan berkali lipat lebih berat.

Di tengah rencananya yang penuh dendam itu, Aruna mencari kembali Zeffrano - pria dingin, misterius, dan berkuasa yang di kehidupan sebelumnya pernah dia tolak lamarannya.

‎"Kali ini bukan lagi aku yang ada di bawah kakimu. Kali ini, akulah yang akan berdiri di puncak tertinggi bersama orang paling berkuasa di kota ini." ~ Aruna Kirana Dirgantara.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Red_Purple, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 23

‎"Jangan lupakan janjimu pada papaku, Rafael. Kamu sudah berjanji akan menikahiku!"

‎‎Nada bicara Tania makin meninggi, penuh penekanan seolah ingin menyadarkan Rafael dari lamunan bodohnya itu.

‎‎"Apa semua itu hanya janji manis belaka agar kamu bisa mendapatkan apa yang kamu mau? Apa kamu sudah lupa bahwa posisimu, jabatanmu, dan segala kemewahan yang kamu nikmati sekarang itu semuanya ada berkat dukungan kami? Tanpa nama besar Hendrawan, tanpa koneksi dan kekayaan kami... kamu bukanlah apa-apa, Rafael."

‎‎Dia menjeda sejenak, napasnya tersengal karena emosi yang meluap.

‎‎"Aruna sudah tidak ada gunanya lagi. Jika kamu masih saja memikirkan wanita itu dan mengabaikan janji yang sudah kamu ucapkan padaku... jangan salahkan aku jika papaku menarik kembali seluruh dukungannya dan membuatmu jatuh terperosok lebih dalam dari yang pernah kamu bayangkan!"

‎‎Rafael tak menjawab. Kata-kata Tania menusuk ulu hatinya, bukan karena dia takut akan ancaman itu, tapi karena dia sadar betul apa yang dikatakan wanita itu adalah kenyataan pahit yang tak bisa dia elak.

‎‎Tanpa diduga, Rafael tiba-tiba bergerak cepat. Tangannya terulur dan menarik pergelangan tangan Tania dengan kuat, lalu menariknya sekuat tenaga hingga tubuh wanita itu terhuyung ke depan dan jatuh terduduk tepat di atas pangkuannya.

‎‎Tania terkejut, mulutnya terbuka hendak berteriak atau memprotes, namun kalimat itu tertahan di tenggorokan saat dia merasakan lengan Rafael melingkar erat di pinggangnya, menahannya agar tidak bisa bangkit atau menjauh.

‎‎"Diamlah, Tania..." bisik Rafael parau, suaranya rendah namun penuh tekanan, tangan di pinggang wanita itu makin mengerat seolah memberi peringatan halus. "Kamu pikir aku sebodoh itu hanya karena hancur ditinggalkan dia? Kamu salah besar."

‎‎"Aruna belum sepenuhnya tidak berguna. Justru dia sekarang menjadi kunci emas yang paling berharga. Aruna adalah satu-satunya pewaris tunggal seluruh harta peninggalan orang tuanya. Semua itu tertulis atas namanya, dan akan menjadi milik siapa saja yang berhasil memiliki Aruna."

‎‎Dia meremas pinggang Tania pelan, seolah sedang membisikkan rahasia besar yang hanya milik mereka berdua.

‎‎"Selama Aruna masih ada di sisiku dan bisa aku kendalikan... maka seluruh kekayaan peninggalan orang tuanya akan ada di genggamanku. Dengan begitu aku bisa membawa kekayaan itu dan menggabungkannya dengan kekuasaan papamu, membuktikan padanya bahwa aku bukan sekedar menantu biasa yang bisa diremehkan."

‎‎Tania diam, matanya bergerak-gerak memproses setiap kata yang baru saja didengarnya. Rasa cemburu dan amarahnya perlahan terkikis habis digantikan oleh rasa serakah dan ambisi yang sama besarnya dengan Rafael. Bayangan tentang kekayaan luar biasa yang bisa mereka raih, serta kemungkinan untuk menaklukkan Mahesa Group, membuat egonya terpuaskan.

‎‎Dia perlahan tersenyum kembali, senyum yang sama licik dan jahatnya dengan senyum Rafael. Tania melingkarkan tangannya ke leher Rafael, mendekatkan wajahnya hingga bibir mereka hampir bersentuhan.

‎‎"Baiklah..." bisik Tania pelan, nadanya berubah kembali manis namun penuh kepalsuan. "Aku percaya padamu. Lakukan apapun caramu untuk mendapatkan harta peninggalan itu. Buktikan padaku dan pada papaku bahwa kamu memang layak bersanding denganku."

‎‎Rafael mengangguk yakin, memberikan kecupan di punggung tangan Tania.

‎‎"Tenang saja. Aruna hanyalah alat, dia hanya batu loncatan bagiku untuk mencapai puncak bersamamu. Begitu tujuanku tercapai... dia akan menyesal seumur hidupnya karena pernah mengenalku."

-

-

-

‎‎Setelah film berakhir, Aruna masih duduk diam di kursinya. Film yang mereka tonton begitu indah, namun kebersamaan yang dia rasakan dengan Zeffrano terasa jauh lebih berharga.

‎‎Dia berdiri saat Zeffrano mengulurkan tangannya kembali, menggenggam jari-jarinya erat seolah enggan melepaskan.

‎‎"Filmnya sangat bagus," ucap Aruna sambil tersenyum lebar, "Terimakasih, Zeff. Ini momen paling indah yang pernah aku rasakan selama ini."

‎‎Zeffrano hanya tersenyum tipis, "Benarkah? Apa selama ini kekasihmu itu belum pernah mengajakmu pergi menonton film?"

‎‎"Kami sudah putus semalam," jawab Aruna pelan, namun nada bicaranya begitu tenang dan ringan.

‎‎"Sebenarnya... hubungan itu sudah berakhir jauh sebelum semalam." lanjut Aruna, jari-jarinya meremas sedikit jari-jari kekar milik Zeffrano, mencari rasa aman dan hangat yang kini hanya bisa dia temukan disana. "Rafael sudah tidak ada lagi di hatiku sejak lama, Zeff. Bagiku dia sudah mati."

‎Zeffrano menghentikan langkahnya, menatap wajah wanita itu lekat-lekat. Di bawah cahaya remang lorong bioskop yang sepi, dia bisa melihat ketulusan yang mendalam di mata Aruna.

‎‎"Sudah mati?" ulang Zeffrano pelan, nada suaranya rendah namun penuh pengertian. Dia mengangkat tangan kirinya, lalu dengan lembut mengusap punggung tangan Aruna yang masih erat menggenggam tangannya. "Aku tidak tahu apa yang sudah kamu lalui sebelumnya, Aruna. Tapi satu yang pasti, aku akan selalu ada disini untukmu."

‎‎Aruna mengangguk perlahan. Dia memajukan langkahnya selangkah lebih dekat, hingga tak ada lagi jarak yang tersisa di antara mereka, lalu menengadahkan wajahnya untuk menatap pria itu lekat-lekat.

‎‎"Terimakasih, Zeff..." bisiknya, suaranya bergetar namun penuh ketulusan. "Seandainya di kehidupan sebelumnya aku tidak mengabaikanmu, mungkin aku tidak akan mengalami kematian tragis seperti itu. Tapi kalau tidak begitu, mungkin aku juga tidak akan mengerti betapa berharganya kehadiranmu sekarang. Terimakasih, Takdir... karena meski terlambat, kamu tetap mengirimkan dia padaku di saat aku hampir hancur lebur."

‎‎"Aku akan mengajakmu makan malam, setelah itu baru mengantarmu pulang," ucap Zeffrano, dia mengeratkan sedikit genggamannya di jari-jari wanita itu.

‎‎"Baiklah," jawab Aruna pelan, senyum manis mengembang di bibirnya, "Dimana pun itu, apapun makanannya... aku pasti akan suka. Karena yang paling penting bukanlah tempatnya atau makanannya, tapi orang yang ada di sampingku."

‎‎"Kamu pandai sekali bicara manis, ya," goda Zeffrano lembut, namun sorot matanya memancarkan kebahagiaan yang tak terlukiskan. "Aku sudah menyiapkan tempat yang istimewa, kamu pasti akan suka."

‎‎Aruna tertawa kecil mendengar godaan itu, pipinya merona di bawah cahaya lampu yang lembut. Dia membiarkan tangannya tetap diam dan nyaman di dalam genggaman Zeffrano, mengikuti kembali langkah pria itu dengan rasa percaya diri yang utuh.

-

-

-

Bersambung...

1
W I 2 K
idihhhhhh nyebelin banget kamu tania... celamitan.... sok²an mau ngelakuin apa aja....
🔥Violetta🔥: Kangen belaian plus belalai dia kak ,🤭🤭🤣🤣🤣
total 1 replies
W I 2 K
mimpi terindah... khayalan belaka....
bangun woyyyy... bangun Tania... udah siang..... mimpinya dilanjut si balik jeruji aja... 🤣🤣
🔥Violetta🔥: Perlu diceburkan ke comberan sepertinya dia 😂😂😂
total 1 replies
W I 2 K
secangkir kopi sm Sajen bunga sekebon meluncur.. biar authornya tambah cemangat....... 💃
🔥Violetta🔥: Wah... terimakasih banyak kakak /Grin//Pray/
total 1 replies
〈⎳ FT. Zira
langsung ciut🤣
〈⎳ FT. Zira
siap siap bangun dari mimpi dengan seember air yak🤣
〈⎳ FT. Zira: /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 4 replies
〈⎳ FT. Zira
Faunai siapa??? apa itu panggilan?
〈⎳ FT. Zira
bicaramu sungguh manis bang/Hammer//Hammer//Hammer/
〈⎳ FT. Zira
tinggikan saja percaya dirimu.. semakin tinggi semakin sakit saat jatuh🤧
W I 2 K
slow Rafael.... baru juga disedot dasar bumi.... belum sedot dasar neraka kan... aman.. aman... aman..
🔥Violetta🔥: astaga 😂😂😂
total 1 replies
W I 2 K
dateng zeff... siapa tau kejutannya bikin terkejot.. kejott.... 🤣
🔥Violetta🔥: Zeff langsung guling-guling di ranjang... ehhh 🤭🤭🤭
total 3 replies
W I 2 K
astaga drama apa lagi Rafael... mimpi mana lg yg km mau gapai... nanti jatuh sejatuhnya sakit loh🤭
🔥Violetta🔥: EEEE.... AAAAA 💃💃💃💃🕺🕺🕺🕺
total 7 replies
〈⎳ FT. Zira
Luar biasa..
kisah balas dendam yang ditulis dengan apik. definisi wanita bisa melakukan apa saja setelah disakiti, bisa bangikit dan kuat dari rasa dakit yang sudah diterima.
kisah ini memang reinkarnasi, tapi mengajarkan jika kesempatan itu bisa datang dua kali,
karyamu luar biasa Kak..
semangat berkarya😍😍😍
🔥Violetta🔥: Wah, terimakasih banyak kakak /Pray//Grin/ Semangat juga untuk kakak /Good/
total 1 replies
〈⎳ FT. Zira
mimpi Rafael ternyata belum berakhir🤧🤧
🔥Violetta🔥: Berakhirnya kalau sudah mau end 🤣🤣🤣
total 1 replies
〈⎳ FT. Zira
mokondonya kental dong ya Rafael ini🤧
〈⎳ FT. Zira: rujak biar asem, enak di makan. lah rafael di mana bagian enaknya../Silent//Silent/
total 2 replies
〈⎳ FT. Zira
nikah aja dah.. mending mereka nikah biar gak jadi masalah setelahnya
〈⎳ FT. Zira
puas puasin dah mau ngapain aja gak ada yg larang
〈⎳ FT. Zira
nampar doang mah napa gak berani
〈⎳ FT. Zira: hilanglah masa depan🤧🤧
total 2 replies
〈⎳ FT. Zira
makin berani aruna🤣
🔥Violetta🔥: Biar Zeff meleleh' 😂😂😂
total 1 replies
〈⎳ FT. Zira
percaya saja pada kemampanmu, ada Zef yg siap berdiri di garda depan ini
W I 2 K
sok suci banget Rafael... lah km aja peluk sana peluk sini sm cewek lain loh...
W I 2 K: du du du.... ngalamat viral nanti lipen gosong.... 🤣🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!