NovelToon NovelToon
Pacar Suamiku!

Pacar Suamiku!

Status: tamat
Genre:Patahhati / Nikahkontrak / Kriminal dan Bidadari / Tamat
Popularitas:5.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Lemari Kertas

Nilam rela meninggalkan panggung hiburan demi Indra, suaminya yang seorang manager di sebuah pusat perbelanjaan terkenal. Sayangnya, memasuki usia dua tahun pernikahan, sang suami berulah dengan berselingkuh. Suaminya punya kekasih!

Nilam yang kecewa kepada suaminya memutuskan untuk kembali lagi ke panggung hiburan yang membesarkan namanya dulu. Namun, dia belum mampu melepaskan Indra. Di tengah badai rumah tangga itu, datang lelaki tampan misterius bernama Tommy Orlando. Terbesit untuk balas dendam dengan memanfaatkan Tommy agar membuat Indra cemburu.

Siapa yang menyangka bahwa lelaki itu adalah seorang pengusaha sukses dengan masalalu kelam, mantan pemakai narkoba. Mampukah Tommy meraih hati Nilam yang terlanjur sakit hati dengan lelaki dan bisakah Nilam membuat Tommy percaya bahwa masih ada cinta yang tulus di dunia ini untuk lelaki dengan masa lalu kelam seperti dirinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lemari Kertas, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mas Tommy?

Nilam menghembuskan nafasnya keras setibanya di dalam kamar. Ia menjatuhkan diri ke atas ranjang, telentang. Matanya menatap ke langit-langit. Perlahan airmatanya turun begitu saja, tapi tak lama, sebab Nilam menghapusnya kasar setelah itu. Ia beranjak, meraih ponsel.

Dilihatnya nomor telepon dari Tommy. Ia jadi geli sendiri saat terkenang tadi terpaksa menjadikan Tommy alat untuk memanas-manasi Indra. Apalagi sampai memanggil Tommy dengan sebutan Mas.

"Pasti lelaki itu sekarang mikir macam-macam tentangku." Nilam mengetuk-ngetuk keningnya sendiri dengan jari, menyesali kebodohan sesaatnya beberapa saat yang lalu.

Sekali lagi dilihatnya nomor telepon Tommy. Dia ragu akan menelepon balik atau tidak. Tapi sepertinya, dia harus menelepon balik lelaki itu, menjelaskan duduk perkara mengapa dia bisa memanggil Tommy dengan sebutan manis itu. Dia tak mau kelak lelaki itu berpikir macam-macam kepadanya.

Beberapa saat menunggu, belum ada sahutan dari sambungan telepon yang dilakukan Nilam kepada Tommy. Tapi tak lama berselang, telepon itu diangkat juga.

"Aku tahu kau pasti akan meneleponku balik." Suara Tommy yang berat di ujung telepon itu seperti sedang mengejek Nilam. Nilam mendengus sebal.

"Kau menelponku di saat yang tepat tadinya. Dan maaf jika aku harus memanggilmu begitu tadi. Aku tak bermaksud apapun."

"Memanggil apa memangnya?" pancing Tommy.

Nilam sebal bukan main, Tommy pasti sedang memancingnya.

"Ayolah, kau tahu aku tak serius. Dan dari mana kau tahu nomor teleponku?" tanya Nilam galak.

Tommy tertawa di seberang telepon mendengar Nilam begitu sensi. Tapi dia suka, Nilam sangat masuk kriterianya.

"Santai, Dear. Aku tentu tahu nomormu dari koneksi-koneksiku. Aku terlalu lama hidup di luar negeri jadi tak tahu bahwa ada artis memikat sepertimu."

Sekarang Nilam jadi diam, tentu saja lelaki itu memang punya koneksi dan jaringan di mana-mana. Dia menghembuskan nafasnya kasar menyadari kenyataan itu.

"So, kau sudah menyimpan nomorku kan, Sayang?" tanya Tommy lagi di seberang sana.

...Sayang-sayang kepalamu peyang! ...

Nilam menggerutu di dalam hati.

"Untuk apa aku menyimpan nomormu?"

"Hei, aku penting bagimu, Nilam. Kau akan membutuhkanku dalam segala aspek. Kau akan membutuhkanku untuk memuluskan pekerjaanmu dan yang paling penting, kau akan membutuhkanku untuk membalas suamimu yang gatal itu."

Nilam mengepalkan ke sepuluh jarinya, darimana lelaki ini tahu segala hal tentangnya termasuk masalah rumah tangganya? Dia tidak pernah menceritakan apapun masalah rumah tangganya kecuali kepada Yuki.

Apa mungkin Yuki yang sudah memberitahu hal itu kepada Tommy. Tapi tak mungkin, Yuki sangat menjaga Nilam. Tak mungkin juga dia akan menyebarkan berita itu karena pasti akan mempengaruhi karirnya kelak. Yuki tak sebodoh itu.

"Kau tidak boleh mencampuri urusanku!" gertak Nilam.

"Aku tidak suka ikut campur masalah siapapun apalagi jika dia tak penting bagiku. Sayangnya, kau kini membuat aku kepikiran, Nilam. Gunakan aku sebagai alat bagimu untuk membalasnya. Setelah itu tendang dia dan masuk lah ke dalam pelukanku."

"Heh???"

Nilam dibuat tak bisa berkata-kata oleh lelaki itu. Dia bingung kenapa Tommy bisa bicara seperti itu kepadanya. Apa lelaki ini sedang membuat lelucon dengan menggunakan permasalahan yang tengah ia derita saat ini?

"Sudah malam, Nilam. Terlalu lama berpikir hanya akan membuat kepalamu sakit. Dan kau sangat cantik, orang cantik dilarang sakit hati."

"Hei, kau bicara apa sih?"

Nilam mencak-mencak sendiri kala mendengar Tommy berbicara seperti itu.

"Sudah ya, selamat malam, sampai bertemu besok."

"Tommy!" Nilam memanggil berulang nama lelaki itu, tetapi Tommy sudah memutuskan sambungan teleponnya. Nilam melongo, menatap nomor yang belum dia simpan.

Apa dia harus menyimpan nomor lelaki itu di ponselnya? Tapi untuk apa? Namun, Nilam akhirnya tetap menyimpannya. Dia tidak habis pikir mengapa Tommy bisa menebak semua hal tentangnya dengan benar.

Tak lama berselang, Nilam memutuskan untuk berendam di bath up kamar mandinya. Dari luar terdengar mobil Indra sudah keluar dari pekarangan rumah mereka. Hati Nilam memang sakit, tapi sekarang jauh lebih tenang.

Ia menghidupkan aromaterapi, merilekskan tubuhnya yang penat seharian ini. Setelah selesai berendam, Nilam keluar lagi. Tubuhnya harum susu dan mawar. Perpaduan yang selalu Nilam suka.

Nilam memandang tubuhnya di depan cermin. Dua benda padat menantang itu sudah lama tak dibelai suaminya. Saat Nilam sedang memejamkan mata, malah ia terbayang wajah orang lain. Wajah Tommy yang tampan tapi penuh senyum misteri. Nilam mengetuk-ngetuk kepalanya sendiri.

"Ya ampun, kenapa aku bisa berpikir nakal begini?" Nilam segera memakai handuk. Dia harus bersiap untuk menyambut Indra yang akan dia perdaya untuk menandatangani surat kuasa yang telah dibuatnya beberapa hari yang lalu.

1
Budi
🤣
Iris Yasmin
ikut deg deg an
rie
kok ga ketemu ka di fi**o. nama othornya dsnaa apa kak?
off
Keren 👏🏻👏🏻👏🏻
Titien Prawiro
Nilam hatinya masih ragu. blm mantep
Titien Prawiro
Nilam hatinya masih ragu. blm mantep
Lisna Wati
nilam keren bangeet
Yoona
Maaf izin ya kak 🙏
Yuk semuanya, mampir di novel ku judulnya REAL WORLD FILTER. di tunggu kehadiran semuanya buat dan mampir di novel ku💜✨
Ninik Srikatmini
good job lam.. 👍👍👍srh minggat aja benalu itu
Ninik Srikatmini
marissa kok bar bar ya beda dgn nilam yg lmh lembut
Ninik Srikatmini
mampus kalian suami durjana & pelakor luknut
Ninik Srikatmini
sikat aja madu lucknut mu lam..
Ninik Srikatmini
hmmm babang tomy jodohmu kali lam.. 😃
Cheng Nyo
Luar biasa
Aan Mamanya Kiran
/Heart//Heart//Heart//Heart//Heart/
Ida Rodiah
Luar biasa
Uthie
keep dulu 🙏
Gita Anggi
nilam terlalu lama berpikirnya, ceraiiin cepat indranya biar tau rasa.
ALNAZTRA ILMU
sudah vote jugak
ALNAZTRA ILMU
cerita yang keren..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!